Kelompok Pengajian Siti Zubaidah Sampaikan Santunan bagi Anak Yatim dan Duafa

Dalam rangka pembukaan Pengajian Siti Zubaidah setelah sempat vakum karena pandemi COVID-19, disampaikan santunan senilai ,00 kepada 90 anak yatim dan duafa di Padukuhan Janti, Minggu (23/01/2022).

Kegiatan yang didukung langsung oleh Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, bersama Dukuh Janti tersebut berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Sleman, Panewu Depok, Wawan Widiantoro, Danramil XI Depok, serta tokoh agama dan masyarakat Padukuhan Janti.

Heri Sugiyarto, Dukuh Janti, menyampaikan bahwa kegiatan santunan bagi anak yatim dan duafa ini rutin dilakukan oleh kelompok pengajian Siti Zubaidah.

“Alhamdulillah kegiatan ini selalu mendapat dukungan penuh dari Lurah Caturtunggal,” ungkap Heri.

Selain itu, Heri juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Sleman dan Panewu Depok serta Ketua Wanita Islam (WI) Kabupaten Sleman.

Ketua Kelompok Pengajian Siti Zubaidah, Sugiyanti Budi, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur.

“Walau masa pandemi, kegiatan pengajian tetap kami lakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta kami harapkan pengajian ini dapat meningkatkan imun dan iman kita (jasmani dan rohani),” jelasnya.

Sugiyanti berharap melalui penyaluran bantuan tersebut dapat meringankan beban mereka yang membutuhkan dan menjadi ladang amal serta keberkahan. (Danang/KIM Depok)




Forkopimda Kabupaten Sleman Dapatkan Booster Vaksin COVID-19

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa bersama sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman terima vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau lanjutan (booster) di RSUD Sleman, Senin (24/1/2022). Vaksinasi ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor serta dalam rangka memberikan perlindungan dan imunitas bagi ASN di lingkup Pemkab Sleman.

Danang menjelaskan kick off vaksinasi ketiga di Kabupaten Sleman sudah dilakukan pada 12 Januari 2022 di Kalurahan Sardonoharjo,  Kapanewon Ngaglik. Pemberian vaksinasi lanjutan atau booster bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan terhadap Covid-19.

Menurutnya, seiring berjalannya waktu, antibodi juga akan menurun meskipun seseorang sudah mendapatkan dua kali vaksin. “Mudah-mudahan dengan vaksinasi ketiga ini dapat meningkatkan antibodi lagi sehingga dapat menambah rasa nyaman dan aman bagi masyarakat dalam mengantisipasi laju penyebaran COVID-19, termasuk omicron yang menjadi varian baru,” ujar Danang.

Danang menambahkan saat ini di Kabupaten Sleman sasaran vaksin ketiga masih diprioritaskan untuk lansia yang merupakan bagian dari masyarakat kaum rentan. “Setelah kaum rentan selesai baru dilaksanakan untuk masyarakat umum,” tambahnya.

Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni menyampaikan pelaksanaan vaksinasi booster di Kabupaten Sleman sejauh ini berjalan lancar tanpa adanya masalah. Namun menurutnya kuota yang diberikan terbatas. 

“Di RSUD Sleman untuk vaksinasi lanjutan ini perhari kuota 100 orang dengan jadwal pelaksanaan Senin sampai Rabu jam 8 hingga 11,” kata Novi.

Menurutnya, Pemkab Sleman mendapat jatah 11 ribu vaksin lanjutan dan akan menambah sesuai kebutuhan. Adapun vaksin yang diberikan pada vaksinasi lanjutan bagi Forkopimda di RSUD Sleman yaitu vaksin Pfizer.




PMI Bukittinggi Pelajari Program Ladamanis dan Penanganan Bencana PMI Sleman

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi Provinsi Sumatra Barat melakukan Studi Tiru tentang Program Ladamanis dan Dana Penanganan Bencana Alam Erupsi Merapi di PMI Kabupaten Sleman, Senin (24/1/2022).

Rombongan terdiri dari Pengurus, Kepala Markas, Staf dan Ketua PMI Kecamatan diterima oleh Ketua dan Jajaran PMI Kabupaten Sleman, di Markas PMI.

Kepala Markas PMI Kota Bukit Tinggi Ahmad Jais menuturkan bahwa Kunjungannya bertujuan ingin mendapatkan banyak ilmu ke Kabupaten Sleman. Lebih dalam lagi ingin belajar tentang program Ladamanis dan manajemen penanganan bencana alam erupsi Merapi.

“Hal itu karena kota Bukit Tinggi juga memiliki Gunung Berapi, sekalipun karakternya beda, tetapi sama-sama memiliki risiko dan masyarakat perlu mendapatkan perlindungan. Demikian pula mobilisasi keterlibatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PMI Sleman Sunartono, saat memberi penjelasan mengatakan, bahwa semua yang dilakukan oleh PMI Sleman tidak lepas dari pembangunan sistem. Baik sistem untuk internal maupun untuk berkomunikasi dengan eksternal. Kemudian sistem itu dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab dan saling percaya. “Dan kami memanfaatkan kelebihan dari masing masing personal,” imbuhnya.

Sunartono menjelaskan terkait pelayanan PMI, sampai dengan di tahun 2021 lalu, aktivitas Unit Donor Darah (UDD) kantong. Untuk Layanan Ladamanis kantong. Terkait penanganan Covid, PMI melakukan Spraying dan Edukasi kali. Pemakaman/Pemulasaraan 164, Sedang untuk layanan abulance 96 kali, Pendampingan masyarakat untuk pengurangan resiko bencana kali, layanan penanggulangan bencana 1828 dan pemberian vaksin kepada orang.

Terkait ladamanis, Sunartono menuturkan bahwa pada tahun 2019, 2020 dan 2021, PMI Sleman masing-masing mendapatkan kantong darah. Program layanan darah gratis magi masyarakat Sleman itu tanpa memandang kaya atau miskin. PMI pun telah bekerjasama dengan Rumah Sakit yang berada di Sleman maupun di luar Sleman.

“Itu semua karena PMI selalu berusaha menjalin komunikasi dengan berbagai fihak dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Sunartono. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




MAN 1 Sleman Raih Juara 2 Lomba Robotic Line Follower Aerospace Undip 2021

Sleman – Tim Bismillah MAN 1 Sleman Raih Juara 2 Lomba Robotic Line Follower Aerospace Undip 2021. Lomba yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang. Kegiatan Lomba Robot Line Follower ini diikuti oleh siswa/siswi SMA/MA sederajat se-Indonesia.

Tim Bismillah MAN 1 Sleman yang beranggotakan 3 orang Fathurrahman Maghrib (MIPA 1)i, Ahmad  Hanafi (MIPA 1), dan Neshia Septiarifa (MIPA 1) ini mengangkat judul Robot Line Followe.

Robot Line Follower adalah suatu robot yang berjalan mengikuti garis yang memiliki warna berbeda dari background dari lintasan yang dilaluinya” kata Fathurrahman, ketua tim Bismillah, Minggu (23/1/2022)

Fathur mengatakan bahwa Lomba Robotic Line Follower ini merupakan ajang pertandingan robot yang bergerak mengikuti garis sesuai jalur yang sudah disediakan.

“Kegiatan Robotic Line Follower ini Juga menjadi ajang yang menarik untuk menambah pengalaman dan pengetahuan di bidang robotik,” tambahnya. (smn)




Bupati Sleman Resmikan Aplikasi Sakti Link KSPPS Prima Artha

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan Aplikasi Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Prima Artha, Minggu (23/1/2022). Peresmian dilakukan bersamaan dengan dibukanya secara resmi Rapat Anggota Tahunan XXIII KSPPS Prima Artha di @K Hotel Kaliurang.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dilakukan KSPPS Prima Artha dengan meluncurkan Aplikasi Mobile .

“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada KSPPS Prima Artha atas peluncuran Aplikasi Mobile . Aplikasi ini menjadi wujud semangat dan inovasi KSPPS Prima Artha dalam memajukan organisasi serta memberikan kemudahan layanan bagi para anggotanya,” ujar Kustini.

Lebih Lanjut, Kustini menyampaikan bahwa koperasi merupakan bagian dari sektor strategis dalam pemulihan ekonomi masyarakat Sleman pada saat pandemi COVID-19. Salah satu permasalahan dalam membangkitkan perekonomian masyarakat adalah keterbatasan modal usaha dan likuiditas. Hadirnya Koperasi simpan pinjam menjadi salah satu alternatif solusi untuk penyediaan modal dan likuiditas bagi usaha masyarakat.

Senada dengan Bupati Sleman, Pengurus KSPPS Prima Artha, Choliq menyampaikan bahwa inovasi-inovasi harus dilakukan sebagai penyesuaian terhadap perkembangan teknologi sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya anggota koperasi dapat ditingkatkan.

“KSPSS Prima Artha dinyatakan sebagai Koperasi yang masuk Kategori Sehat oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Oleh karena itu kita harus berusaha mempertahankannya dengan meningkatkan pelayanan-pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mengikuti perkembangan teknologi digital,” pungkasnya.