Pemkab Sleman Terima Hibah 2 Unit Perpustakaan Keliling

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menerima hibah 2 Unit kendaraan bermotor roda tiga beserta 200 buku koleksi untuk perpustakaan keliling. Hibah tersebut diberikan oleh organisasi sosial nirbala berskala internasional, Rotary Club Yogyakarta yang telah bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Sri Wantini menjelaskan pemberian hibah yang dilakukan Rotary Club Yogyakarta merupakan salah satu wujud nyata Keterlibatan Masyarakat dalam Kegiatan Perpustakaan.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman menggandeng Rotary Club Yogyakarta dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan di Kabupaten Sleman. Kerjasama ini merupakan realisasi salah satu unsur penunjang Index Pembangunan Literasi Masyarakat, yang salah satu diantaranya adalah Keterlibatan Masyarakat dalam Kegiatan Perpustakaan,” jelas Sri Wantini dalam kegiatan penyerahan hibah di Pendopo Parasamya, Kamis (10/3/2022).

Lebih lanjut, Sri Wantini menuturkan bahwa hibah yang diterima Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman akan dipergunakan untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan hingga sampai ke masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo turut hadir sekaligus menerima secara simbolis penyerahan hibah oleh Ketua Rotary Club Yogyakarta, Syahrial Salman. Ucapan terimakasih disampaikan secara langsung oleh Kustini dalam kegiatan penyerahan hibah tersebut.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini atas nama masyarakat dan aparat Pemerintah Kabupaten Sleman maupun selaku pribadi mengucapkan terimakasih kepada Rotary Club Yogyakarta yang telah memberikan bantuan bagi kemajuan perpustakaan Sleman,” katanya.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah dituntut mengikuti perkembangan jaman dengan melakukan berbagai terobosan dan pendekatan baru. Untuk menjawab tantangan perkembangan jaman, Pemerintah dinilai perlu berkolaborasi dengan melibatkan partisipatif multi pihak termasuk sektor swasta.

“Kami yakin dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan swasta maka upaya pemerataan pendidikan dapat terselenggara lebih baik. Pemerintah Kabupaten Sleman menyambut baik dan terbuka pihak manapun yang ingin terlibat dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat Sleman,” jelas Kustini.

Lebih lanjut, Kustini menjelaskan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman sejauh ini telah melakukan kegiatan perpustakaan keliling melalui armada 2 Bus Kunjung Pustaka dan 3 mobil layanan perpustakaan keliling. Dengan armada tersebut kami melaksanakan 82 kunjungan setiap bulannya.

“Kami berharap bantuan yang diberikan Rotary Club dapat membantu kami untuk menjangkau wilayah-wilayah di Kabupaten Sleman yang selama ini belum dapat dijangkau dengan kendaraan beroda empat,” katanya.

Selain itu, Kustini meyebut Pemerintah juga telah melakukan upaya lain yang dapat dimanfaatkan dalam peningkatan layanan perpustakaan keliling. Salah satu upaya tersebut yaitu dengan membuka akses informasi secara merata di wilayah Kabupaten Sleman melalui program wifi padukuhan. Hingga bulan Februari sejumlah 470 padukuhan telah dilengkapi dengan akses wifi gratis. Pada akhir tahun ini ditargetkan seluruh padukuhan di Kabupaten Sleman akan terkoneksi dengan free wifi padukuhan.

“Saya harap, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan guna peningkatan layanan oleh perpustakaan keliling,” ujar Kustini. (Humas Sleman)




Pemkab Sleman Luncurkan Media Pembelajaran Sembada Cerdas

Sleman – Sebagai upaya memberikan media pembelajaran yang efektif bagi siswa didik di masa pandemi, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman meluncurkan inovasi media pembelajaran interaktif (Sembada Cerdas), Kamis (10/3/2022). Peluncuran Sembada Cerdas dilakukan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Ruang Ki Hajar Dewantara Disdik Seman.

Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana menjelaskan bahwa inovasi Sembada Cerdas ini merupakan media pembelajaran yang dikembangkan oleh Disdik Sleman untuk menunjang keberhasilan pembelajaran yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan untuk meminimalisir pertemuan tatap muka.

“Pembuatan media pembelajaran interaktif Sembada Cerdas dilakukan dengan tujuan menunjang dan memudahkan peserta didik mengikuti pembelajaran dalam jaringan dengan media pembelajaran interaktif yang tepat, membantu orang tua peserta didik, saat mendampingi peserta didik melaksanakan pembelajaran dalam jaringan serta menjadi media pembelajaran yang bisa digunakan pendidik dalam pembelajaran dalam jaringan atau belajar dari rumah (BDR),” jelasnya.

Dalam media pembelajaran yang berbentuk aplikasi ini akan berisi materi untuk siswa jenjang sekolah dasar kelas I sampai dengan kelas VI. Seluruh materi yang disajikan dalam aplikasi Sembada Cerdas ini telah disusun dan ditentukan oleh tim yang dibentuk Disdik Sleman yang disesuaikan dengan materi semester genap tahun ajaran 2021/2022.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran inovasi media pembelajaran Sembada Cerdas oleh Disdik Kabupaten Sleman. Kustini menilai inovasi tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah dalam mengatasi permasalahan pembelajaran terbatas bagi para siswa di masa pandemi.

“Pembelajaran terbatas tidak boleh mematahkan semangat siswa dalam belajar. Keberadaan inovasi media pembelajaran ini (Sembada Cerdas) diharapkan dapat memerikan motivasi dan meningkatkan partisipasi aktif guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran selama masa pandemi,” katanya.

Lebih lanjut, Kustini mengatakan untuk memastikan anak-anak sleman mendapatkan pendidikan yang berkarakter, Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus melakukan berbagai upaya dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para siswa dengan bantuan para guru, sekolah dan pengawas sekolah sehingga terciptanya pembelajaran yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi para peserta didik di Kabupaten Sleman. (Humas Sleman)




Pemkab Sleman Raih Opini WTP Ke-11 atas LKPD Tahun 2021

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-11 kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2021. Laporan Hasil Penilaian (LHP) LKPD diterima Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dan Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, pada hari Rabu (9/3/2022) siang, di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kustini dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BPK Perwakilan DIY yang telah mendampingi dalam penyelesaian Laporan Keuangan Pemkab Sleman. Ia berharap opini WTP atas LKPD tahun 2021 ini dapat semakin memotivasi Pemkab Sleman untuk bekerja dengan lebih baik lagi. Kedepannya, lanjut Kustini, Pemkab Sleman juga berkomitmen untuk melakukan upaya perbaikan dalam pengelolaan keuangan, diantaranya dengan memberikan pendampingan OPD dalam percepatan penyelesaian laporan keuangan.

“Alhamdulillah, Pemkab Sleman juga dapat menyelesaikan Laporan Keuangan tahun 2021 lebih cepat dari waktu yang tentukan, tanpa mengurangi kualitasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Kustini menyebutkan bahwa beberapa catatan temuan akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sleman. Beberapa hal yang menjadi rekomendasi BPK terkait LHP LKPD tahun 2021 ini juga akan segera ditindaklanjuti sesuai action plan yang telah disampaikan.

Sementara Kepala BPK Perwakilan Provinsi DIY, Jariyatna, BPK mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman yang mampu mempertahankan opini WTP tersebut untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa  transparansi dan akuntabilitas terkait tata kelola keuangan di Kabupaten Sleman sudah menjadi budaya kerja. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sleman yang mampu menyerahkan LKPD paling awal dibanding Kabupaten/Kota lainnya di DIY.

“Sleman yang tercepat di DIY, lalu disusul oleh Kota Yogyakarta. Saya juga apresiasi tata kelola keuangan yang diselenggarakan oleh Pemkab meyakinkan sekali,” ujarnya. (Humas Sleman)




Kapolda DIY Pantau Vaksinasi Booster di Unisa Yogyakarta

Sleman – Universitas Aisyiyah (Unisa) yang beralamat di Mlangi Nogotirto, Jl. Siliwangi Jl. Ringroad Barat , Area Sawah, Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta mendapatkan kunjungan Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar, Selasa (08/03/2022). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau vaksinasi booster hari kedua yang diadakan Unisa Yogyakarta, bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) DIY dalam mendukung program percepatan vaksinasi nasional.

Kegiatan Vaksin ini sendiri akan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu dari tanggal 7 – 9 Maret 2022 dengan jumlah kuota 1000 vaksin perharinya yang diperuntukkan bagi para dosen, karyawan, mahasiswa Unisa Yogyakarta serta masyarakat umum di gedung Siti Bariyah Kampus terpadu Unisa Yogyakarta. Adapun jenis vaksin yang dipakai untuk booster ini berjenis AstraZeneca.

Didampingi beberapa Pejabat Utama Polda DIY, dalam kunjungannya Kapolda disambut oleh Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti beserta jajaranya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda DIY memaparkan beberapa perkembangan situasi COVID-19 di DIY. Kapolda menyampaikan bahwa pada tanggal 7 Maret 2022, penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY sebanyak kasus dengan penambahan angka kesembuhan sebanyak kasus.

“Vaksinasi ini merupakan vaksinasi serentak yang dilaksanakan secara bersamaan di 34 Provinsi di Indonesia dan dipantau oleh Kapolri secara virtual,” tutur Asep.

Selain melakukan pemantauan, Polda DIY dan Unisa Yogyakarta juga akan bekerja sama untuk membuka gerai vaksinasi di klinik Unisa Yogyakarta.

Warsiti mengatakan kolaborasi antara Unisa Yogyakarta dengan Polda DIY akan terus berlanjut. “Nantinya gerai vaksinasi akan dibuka setiap hari untuk melayani masyarakat umum agar mendapatkan vaksin secara gratis,” ungkap Warsiti. (Arief Hartanto)




Kalurahan Caturtunggal dan Disdukcapil Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Difabel dan Lansia

Pemerintah Kalurahan Caturtunggal bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan jemput bola perekaman KTP-elektronik pada Rabu (09/03/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) serta membantu penduduk lansia dan penyandang disabilitas dalam mendapatkan dokumen identitas penduduk (KTP-el).

Didampingi oleh dukuh setempat beserta pamong, petugas dari Disdukcapil Sleman, Douglas Sudarmaji melakukan perekaman data penduduk kepada 8 warga penyandang disabilitas dan lansia di 5 padukuhan di Kalurahan Caturtunggal.

Kelima padukuhan tersebut meliputi Padukuhan Karangmalang, Santren, Papringan, Janti, dan Tambakbayan. Perekaman data kependudukan dengan metode jemput bola diperuntukkan bagi warga yang belum memiliki KTP-el dan karena keterbatasannya tidak mampu untuk datang langsung ke kapanewon maupun Disdukcapil Sleman.

Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap pelaksanaan program jemput bola terhadap 4 warga difabel di Padukuhan Janti.

“Awal Januari lalu, telah kami lakukan pendataan warga penyandang disabiltas dan lansia yang memiliki kendala akses mobilitas untuk melakukan perekaman KTP-el melalui Dukuh,” ungkap Bambang Harjati, Kepala Urusan Tata Laksana Kalurahan Caturtunggal.

Kegiatan jemput bola untuk warga penyandang disabilitas dan lansia tersebut nantinya akan dilakukan secara rutin dan berkala, bekerja sama dengan Disdukcapil Sleman.

“Harapannya semua pendudukan yang ada di Kalurahan Caturtunggal dapat memiliki dokumen kependudukan,” tutup dia. (Danang/KIM Depok)