Bupati Sleman Resmikan Masjid Dalam Mall Terbesar se-DIY

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan Masjid Al – HusnaPakuwon Mall (Hartono Mall) yang berada di Hartono Mall, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (24/3/2022).

GM Pakuwon Mall (Hartono Mall) Dian Widayanti dalam sambutanya menyampaikan Masjid Al – Husna ini berada di Lt.1 Pakuwon Mall yang mampu dengan kapasitas 1100 jamaah, menjadikan Masjid Al-Husna sebagai masjid dalam mall terbesar se-DIY dan Jateng.

“Harapannya, masjid mall ini dapat bermanfaat bagi umat Muslim yang sedang berkunjung di Pakuwon Hartono Mall baik karyawan atau pengunjung mall,” kata Dian.

Bupati Sleman Sleman, Kustini Sri Purnomo atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan apresiasi atas berdirinya masjid Al-Husna di mana mall merupakan pusat aktivitas belanja masyarakat dan itu harus  ada keseimbangan kebutuhan duniawi.

“Maka dengan adanya masjid di mall ini dapat memberikan fasilitas bagi karyawan dan pengunjung untuk melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim,” kata Kustini.

Ia juga tak lupa berpesan bahwa di masa pandemi ini Pakuwon Hartono Mall harus tetap memperhatikan prokes setiap pengunjung.

Dalam kegiatan ini juga di berikan Santunan /CSR kepada Panti Asuhan Sinar Melati, Panti Asuhan Sayap Ibu, Panti Asuhan Ibadah Bunda, dan Panti Asuhan Atap Langit. (Wasana/KIM Depok)




Terkait Mudik, Bupati Sleman Tunggu Petunjuk Teknis Pemerintah Pusat

Sleman – Situasi pandemi COVID-19 di Indonesia terus berangsur membaik. Hal tersebut direspon pemerintah dengan mengumumkan kebijakan yang memperbolehkan perjalanan mudik pada Hari Raya Idulfitri tahun 2022. Kebijakan tersebut diumumkan secara langsung oleh Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu.

Kebijakan ini disambut baik oleh Bupati Sleman Kustini, Sri Purnomo. Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman akan melakukan penyesuaian aturan terkait perjalanan mudik lebaran tahun 2022 sesuai dengan peraturan Pemerintah pusat.

“Tentu kita sambut baik ya, karena sudah mulai ada pelonggaran. Karena ini juga yang ditunggu-tunggu masyarakat setelah dua tahun berjuang melawan pandemi,” ungkap Kustini saat dikonfirmasi di Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (24/3/2022).

Meskipun diperbolehkan, Kustini menegaskan bahwa pemerintah tetap memberikan aturan ketat terkait syarat mudik. Salah satunya pelaku mudik wajib sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin dan satu kali booster.

“Pak presiden sudah jelas memberikan rambu-rambunya ya, dua kali vaksin dan booster. Jadi untuk menjaga kita semua disamping terus mendisiplinkan protokol kesehatan,” terang Kustini.

Sementara terkait Ramadan, Kustini menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Sleman menerapkan kebijakan PPKM level 3, sehingga pada prinsipnya aturan dalam penyelenggaraan kegiatan di bulan Ramadan akan menyesuaikan dengan ketentuan PPKM. Kustini menyebut hal tersebut tentunya bersifat sementara dikarenakan masih menunggu ketentuan secara teknis dari Pemerintah Pusat.

“Sementara ini Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan peraturan yang ditentukan dalam PPKM level 3. Jadi Ramdhan berbagai kegiatan tetap diperbolehkan tetapi dengan menyesuaikan peraturan PPKM level 3 sembari menunggu kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.

Ditambahkan Kustini, guna menyambut momentum Hari Raya Idulfitri tahun ini, pemerintah Kabupaten Sleman terus menggenjot vaksinasi booster kepada masyarakat.

“Sejauh ini kita masih wait and see (menunggu dan melihat). Karena aturan teknisnya belum dikeluarkan. Tapi yang jelas kita terus genjot vaksinasi booster di tiap kalurahan dalam menyambut itu (Hari Raya Idulfitri),” tambah Kustini.




Polres Sleman Lantik PKS MAN 1 Sleman

Sleman – Kanit Kamsel Satlantas,  Iptu Mulyanto,  mewakili Kepala Satlantas Polres melantik anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) MAN 1 Sleman. Pelantikan diikuti oleh 30 peserta setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari, sejak tanggal 22 s.d. 24 Maret 2022 ini berlangsung di Aula MAN 1 Sleman, Kamis (24/3/2022).

“PKS adalah wadah dari partisipasi pelajar bidang lalu lintas khususnya mengatur di lingkungan sekolah masing-masing. PKS mempunyai peran penting dalam menanamkan kebiasaan para pelajar agar sejak duduk di bangku sekolah telah mengenal dasar-dasar pengaturan dan peraturan lalu lintas maupun cara-cara bertingkah laku yang benar di jalan,” amanat Kepala Satlantas Polres Sleman yang dibacakan Iptu Mulyanto.

“Selain itu para siswa diharapkan mampu mengatur  lalu lintas jalan di sekitar sekolah dengan tidak mengabaikan keselamatan,” lanjut Iptu Mulyanto.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menanamkan disiplin pribadi yang tinggi dalam setiap melaksanakan tugas dengan memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. “Pahami 12 gerakan pengaturan lalu lintas agar tidak ragu dalam pengaturan di jalan. Dan Selalu berkoordinasi dan bersilaturahmi dengan instruktur dari polres dan jangan lupa berdoa sebelum melaksanakan tugas,” tambahnya.

Sementara itu , Kepala MAN 1 Sleman mengucapkan terima kasih atas ilmu yang diberikan kepada keluarga besar MAN 1  khususnya kepada anggota PKS, “Mudah-mudahan para anggota PKS nantinya bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam membantu mewujudkan ketertiban madrasah terutama dalam tertib lalu lintas,” kata Soir.

Sedangkan Ernawati, Waka Kesiswaan menginformasikan acara pelantikan dilaksanakan di ruang aula karena halaman sedang dipakai kegiatan olah raga kelas lain dan terdapat beberapa material bangunan. Acara pelantikan sekaligus penutupan pelatihan PKS juga dihadiri Aiptu Agus Kristianto, Aipda Mulyana, Bripka Hana Hermawan, Briptu Rina Handayani,  Henru Suryadi, Kepala Tata usaha, Muhammad Irawan, .(smn)