Rumah Zakat Hadirkan Senyum Untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Jogotirto Berbah

Sleman – Rumah Zakat mempunyai berbagai program Ramadan di mana salah satunya adalah Berbagi Kado Lebaran untuk anak yatim dan dhuafa. “Program ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk kita sama-sama berbagi kebahagiaan kepada mereka,” jelas Asti Wulandari relawan inspirasi Rumah Zakat.

Kali ini melalui Relawan Inspirasi, Rumah Zakat menyalurkan sebanyak 11 paket Kado Lebaran Yatim (KLY) pada Kamis, (7/4/2022) bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa yang bermukim di Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.

Salah satu penerima, Arif Dwi Wicaksono (13 tahun) warga Pedukuhan Kranggan 1, Jogotirto, Berbah, Sleman mengatakan sangat senang mendapat kado ini.

“Alhamdulillah, saya dan ibu sangat senang dapat alat tulis dan parcel ini. Terimakasih Rumah Zakat, ” ujar Arif ketika menerima paket tersebut.

Terpancar rona kebahagian di wajah anak-anak melihat isi kado lebaran dari donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya buat mereka, membuat relawan bahkan siapapun yang melihatnya ikut merasakan haru. (Asti Wulandari/KIM Berbah)




Komunitas Dharma Laku Pererat Kekerabatan Santri Lewat Buka Bersama

Sleman – Pandemi Covid-19 yang masih melanda tak menghalangi Komunitas Dharma Laku Cokrowijayan, Banyuraden, Kapanewon Gamping untuk menjalin tali persaudaraan antar muslim. Guna mempererat hubungan kekerabatan antar sesama dan memotivasi para santri, komunitas yang digawangi oleh Sri Purwanti ini mengadakan kegiatan buka bersama anak-anak yatim piatu yang dilaksanakan di Pendopo Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyyah Kokap, Kulon Progo, Kamis (7/4/2022).

Kegiatan yang diikuti puluhan relawan dan relawati Komunitas Dharma Laku ini disambut secara langsung oleh Pimpinan Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyyah, Kyai Muhammad Tulus beserta 40 santriwan dan santriwati yang menanggapi dengan sangat baik dan antusias.

Dalam tanggapannya, Kyai Muhammad Tulus mengemukakan bahwa Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Ash-Shidiqiyyah yang didirikannya sejak tahun 2002 silam saat ini menampung 40 anak yang tergolong yatim, piatu, dhuafa, dan terlantar yang masih bersekolah di tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, serta kuliah di perguruan tinggi.

Sambil menunggu waktu berkumandangnya adzan maghrib, kemudian dimanfaatkan dengan pemberian hibah satu unit sepeda motor secara simbolis berupa Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang diserahkan oleh perwakilan relawan, Kahana kepada Pimpinan Panti Asuhan Ash-Shidiqiyyah, Kyai Muhammad Tulus disaksikan para santri dan relawan.

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya hibah sepeda motor yang dapat digunakan sebagai kendaraan operasional panti asuhan dalam menunjang kegiatan santri. Semoga niat baik ini menjadi amal kebaikan yang akan dibalas oleh Allah SWT,” tutur Kyai Tulus.

Lebih lanjut, Pria asli Kulon Progo tersebut menjelaskan bahwa manfaat memberikan hibah yakni dapat memupuk rasa kebersamaan dan tolong-menolong, menumbuhkan sifat sosial kedermawanan, mendorong seseorang untuk berbuat baik, serta membina hubungan antar sesama sebagai mahkluk sosial.

Usai melaksanakan buka bersama, Sri Purwanti selaku Ketua Dharma Laku berharap tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terjaga dengan baik karena silaturahmi merupakan amalan bernilai pahala besar yang memiliki keutamaan dapat memperpanjang usia dan melapangkan rezeki, serta dapat menciptakan kerukunan dan keharmonisan antar manusia. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Kalurahan Sukoharjo Berikan Bantuan Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan

Sukoharjo – Ketahanan pangan yang diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari memiliki posisi yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104 tentang Ketahanan Pangan, di mana Dana Desa harus dialokasikan sebanyak 20% untuk program ini.

Berkaitan dengan hal tersebut, Lurah Sukoharjo Hadi Subronto mempunyai program dalam ketahanan pangan yang meliputi bantuan benih padi buat kelompok tani, pemanfaatan pekarangan di tingkat RW, bantuan bibit sayuran, dan bantuan benih ikan dan pakan ikan bagi budi daya ikan air tawar

Hal tersebut yang menjadi dasar Pemerintah Kalurahan Sukoharjo melaksanakan kegiatan pemberian bantuan bibit ikan untuk kelompok-kelompok pembudidaya ikan yang ada di wilayah Sukoharjo pada Kamis (7/4/2022).

Sebanyak 6 kelompok pembudidaya ikan mendapatkan bantuan bibit ikan sekaligus dengan pakannya dengan jumlah yang sama, namun dengan jenis ikan yang berbeda, sesuai permintaan dari masing-masing kelompok. “Masing-masing kelompok juga akan mendapatkan pendampingan pemeliharaan selama 3 bulan sejak pelepasan bibit sampai dengan panen dari PPL Dinas Perikanan Kabupaten Sleman,” kata Sujadi, Kamituwo Kalurahan Sukoharjo.

Lebih lanjut Sujadi menjelaskan bahwa kegiatan ini nantinya juga akan dievaluasi, di mana letak kelebihan dan kekurangan yang ditemukan pada saat pelaksanaan budi daya bibit ikan yang dibantukan.

“Oleh karena itu, diharapkan ketua-ketua kelompok selalu melaporkan dan mengoordinasikan perkembangannya maupun pada saat panen. Apabila mengalami kesulitan akan segera dibantu dari PPL-nya,” kata Sujadi.

Sementara itu, Lurah Sukoharjo, Hadi Subronto berharap bantuan ini dapat mewujudkan ketahanan pangan sehingga dapat membantu perekonomian warga Sukoharjo.

“Pada saat panen nanti diharapkan hasil budi daya ikan bisa dijual dan hasilnya bisa digunakan untuk membeli bibit lagi, sehingga kegiatan ini bisa berkesinambungan,” tutur Hadi.

Sementara itu ditemui disela-sela kesibukannya memberikan arahan pada para pembudidaya ikan, Putri dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Sleman menjelaskan bahwa dari DPPP Sleman melalui PPL yang bertugas di Sleman akan selalu siap membantu melakukan pendampingan.

Putri juga sangat mengapresiasi Pemerintah Kalurahan Sukoharjo yang mempunyai respon positif dan segera melaksanakan kegiatan ini. Ia berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat yang memiliki budi daya ikan air tawar bisa terbantu dan bisa memperbaiki taraf perekonomiannya setelah sempat morat-marit akibat adanya Pandemi COVID-19.

”Dengan harapan budi daya ikan ini bisa berhasil dengan baik, sehingga juga bisa ikut menyukseskan program pemerintah Gemar Makan Ikan untuk Mencegah Stunting,” lanjut Putri.

Program ini juga mendapatkan apresiasi dari kelompok pembudidaya ikan di Sukoharjo. Eko Prasetyo, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestantun mengatakan bahwa bantuan ini sangat membantu kesinambungan kegiatan pembudidaya ikan air tawar di kalurahan Sukoharjo.

”Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa lebih meningkat perekonomiannya dan lebih baik dalam usaha budidaya ikannya,” harap Eko. (Eswe-Puji/KIM Sukoharjo, Ngaglik)




Bangun Silaturahmi, Kapanewon Tempel Gelar Safari Tarawih Keliling

Sleman – Kapanewon Tempel menggelar Safari Tarawih Keliling di Masjid Thoyyiban, Sokawetan, Merdikorejo, Tempel pada Rabu (6/4/2022).  Panewu Tempel, Slamet mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membangun silaturahmi antara Pemerintah Kapanewon Tempel dengan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk dapat menjaga toleransi antar sesama. “Saling membantu dan memberdayakan satu sama lain untuk mencapai kesejahteraan bersama,” kata Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Takmir Masjid Thoyyiban, Sugeng Riyanto menyampaikan laporan kegiatan Masjid Thoyyiban. Masjid Thoyyiban telah berdiri sejak 1955 dan merupakan masjid tertua kedua di Kalurahan Merdikorejo. Kendati telah mengalami renovasi, masjid ini tetap mempertahankan bentuk asli sebagai salah satu peninggalan sejarahnya.

“Masyarakat Sokawetan adalah masyarakat yang religius dengan berbagai macam aktivitasnya termasuk salah satu bentuk pengamalan keislamannya adalah dibentuknya Wahana Kesetiakawanan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM). Lembaga sosial ini mengumpulkan donasi dari warga setempat untuk ditasyarufkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” jelas Sugeng.

Sebagai bagian dari silaturahim ini juga diberikan donasi dari Kapanewon, Kalurahan, P2A, Lumbung Zakat sebesar Rp. , serta berbagai barang yang dberikan oleh beberapa sekolahan di lingkungan Kapanewon Tempel.

Menariknya, pada kegiatan tarling juga ddiselenggarakan aksi donor darah oleh PMI, dan tercatat beberapa anggota masyarakat Sokawetan telah mendonorkan darahnya untuk ummat yang membutuhkan. (Arief Hartanto)