Pemerintah Kalurahan Caturtunggal Salurkan Intensif Untuk Ketua RT dan RW Tahun 2022

Caturtunggal – Bertempat di Pendopo Puspadenta Kantor Kalurahan Caturtunggal, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal menyalurkan dana insentif RT dan RW se-Kalurahan Caturtunggal, Selasa (26/04/2022).

 “Pemberian insentif ini merupakan penghargaan Pemerintah Kalurahan kepada ketua RT dan RW atas pengabdian dan kerja samanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Agus Santoso, Lurah Caturtunggal.

Besaran intensif tiap Ketua RT dan RW sebesar ,00. Ketua RT yang menerima sejumlah 293 dan Ketua RW sejumlah 93 orang. Pemberian dana intensif ini diharapkan dapat memotivasi ketua RT dan RW untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat.

“Peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dimasyarakat dan banyak lagi, apalagi pada masa pandemi juga turut berperan aktif dalam menjaga dan menyosialisasikan penerapan disiplin perilaku hidup sehat,” pungkasnya. (Danang/KIM Depok).




Gandeng Polres Sleman, MAN 4 Sleman Berikan Penguatan Karakter untuk Remaja

Sleman – Masa remaja masa yang indah di mana sedang mencari jati diri hingga remaja sering melakukan hal-hal yang buruk sebagai kompensasi. Untuk itu, perlu sebuah pencegahan agar para remaja dapat menghindari hal tersebut. Salah satunya melalu kegiatan positif. Hal tersebut yang disampaikan oleh Mohamad Yusuf, Kepala MAN 4 Sleman saat memberi pengantar dalam acara Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba Zat Addictive dan Pencegahan Bullying di Laboratorium Agama MAN 4 Sleman, Selasa (26/4/2022)

“Salurkan minat bakat kalian melalui berbagai kegiatan positif. Jadikan diri sebagai remaja moslem yang berkarakter mulia, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan negara,” papar Mohamad Yusuf.

Kegiatan menghadirkan narasumber Iptu Giri Sutopo, Kuaurbinops Sat BinMas Polres Sleman, yang menyampaikan materi membentuk pelajar yang berkarakter, disiplin, cerdas, bertanggungjawab, dan berakhlaq mulia.

Giri menyinggung penyebab munculnya kejahatan jalanan yang marak akhir-akhir ini. “Munculnya kejahatan di jalan disebabkan beberapa factor seperti mem-bleyer-bleyer saat berkendaraan, suka nongkrong dengan komunitas, yang biasanya ditemani minuman keras serta membawa senjata tajam. Ketika Bleyer-bleyer dan berpapasan dengan komunitas lain akan memicu kemarahan dan akhirnya bisa menimbulkan bentrok atau tawuran.   Hal seperti itu harus dihindari,” ungkap Giri di depan 180 peserta didik MAN 4 Sleman.

Ia menegaskan agar remaja jangan sampai terjerat narkoba. “Mengkonsumsi Narkoba dan Miras dapat mengakibatkan ketergantungan serta dapat diancam pidana sesuai UU 35/2009 tentang Narkotika, UU 05/1997 tentang Psikotropika dan UU 36/2009 tentang Kesehatan,” tegasnya. 

Guna menanggulangi penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja diperlukan kerja sama yang baik antara keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah.  “Orang tua sebagai sebagai role model utama bagi anak, memahami perkembangan psikologi anak, mengapresiasi anak, terciptanya kondisi sekolah yang nyaman, pemberlakuan jam belajar masyarakat, dukungan terhadap penegakan hukum yang dilakukan aparat,” tambahnya. 

Terkait agar tidak menjadi sasaran bullying, Giri mengatakan bahwa yang harus dilakukan adalah bersama selalu berpikiran positif, menghargai diri sendiri dan orang lain, percaya diri, optimis, dan berani mengatakan haknya. (Edy /KIM Moyudan)




Peringati Hari Jadi Sleman ke-106, Pemkab Sleman Gelar Bakti Sosial

Moyudan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-106, Pemkab Sleman mengadakan bakti sosial di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Minggu (24/4/2022). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-106, HY. Aji Wulantara yang juga merupakan Asisten Sekda Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini, panitia Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-106 bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman memberikan bantuan kepada warga di 17 kapanewon yang berada di Kabupaten Sleman.

“Bantuan tersebut berupa 18 untuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 2759 paket, santunan untuk 740 anak yatim, bantuan untuk 10 panti asuhan, dan bantuan untuk para rois sebanyak 2915 orang,” kata Aji.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh ASN Kabupaten Sleman dan BAZNAS Sleman atas kepeduliannya untuk membantu meringankan beban warga yang kurang mampu. Lebih lanjut, Kustini mengajak masyarakat Sleman untuk bangkit dari pandemi bersama-sama, dengan saling membantu, gumregah sesarengan mbangun Sleman, sesuai tema Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman tahun ini.

“Saya harap semua masyarakat Sleman mempunyai rasa handarbeni Sleman, dan sadar kalau kita punya hari jadi kabupaten yang kita cintai ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Kustini didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa secara simbolis memberikan bantuan kepada warga penerima bantuan. Untuk Kalurahan Sumbersari, bantuan yang diberikan yaitu RTLH 1 rumah, sembako 350 paket untuk warga kurang mampu, untuk anak yatim 4 anak, dan untuk Rois 31 orang.

Usai penyerahan secara simbolis yang dilakukan di balai kalurahan, Kustini bersama rombongan meluncur ke lokasi penerima dana RTLH di Dusun Tumut, Sumbersari, Moyudan. Rombongan juga menyempatkan pinarak (mampir) di Dusun Papungan, Sumbersari, Moyudan untuk memberikan bingkisan dan trofi kepada anak-anak TPA Masjid Al-Ihsan Papungan dari ICMI Sleman. (Eny MS/KIM Sumber Biwara Moyudan)