PRNU Banyuraden Beri Penghargaan Terhadap Jasa Fisabilillah

Sleman – Sebagai salah satu bentuk penghargaan dan kepedulian terhadap jasa para fisabilillah agar semakin meningkat kualitas iman dan takwanya terhadap Allah SWT, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kalurahan Banyuraden menyelenggarakan kegiatan pentasyarufan santunan tali kasih yang digelar di RW 19 Padukuhan VII Sukunan-Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu (27/4/2022) sore.
Dalam sambutannya, Lurah Banyuraden, Sudarisman didampingi Kamituwa Banyuraden, Muhajir mengatakan bahwa pentasyarufan ini merupakan bukti terjalinnya tali silaturahmi antar warga di wilayah Kalurahan Banyuraden yang harus dipupuk karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.
“Terciptanya silaturahmi menjadi tanda bahwa manusia beriman kepada Allah SWT. Sebagai makhluk yang paling mulia dihadapan-Nya, manusia berupaya menjalin tali silaturahmi dengan sesama agar terhindar dari siksa api neraka, membantu melapangkan rezeki, serta selalu mendekatkan dirinya dengan Sang Pencipta,” tutur Sudarisman.
Tampak hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini, Rois Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping, KH. Ahmad Mabarun beserta jajarannya, Rois Syuriah PRNU Banyuraden, Kyai Ahmad Shofi, Ketua Tanfidziyah PRNU Banyuraden, Suhartono, Ketua Lembaga Amal Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman, Kyai Sumaini, Dukuh VII Sukunan-Cokrowijayan, Subiyatna serta Bhabinkamtibmas Banyuraden, Aiptu Ifanudin.
Dalam keterangannya, Rois Syuriyah PRNU Banyuraden, Kyai Ahmad Shofi menegaskan bahwa penghargaan diberikan kepada 30 Rois, 7 Guru Ngaji, 35 santri serta santunan bagi 152 kaum dhuafa berupa bingkisan paket sembako, sarung, dan uang tali asih yang diberikan secara simbolis untuk memberikan kebahagiaan masyarakat pada bulan suci Ramadhan.
“Kami juga memberikan tambahan hadiah kepada 10 anak yatim piatu yang diprioritaskan yang masing-masing menerima 1 set meja belajar guna menambah semangat belajar dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai, serta semakin berkualitas iman dan takwanya dengan rajin mengikuti kegiatan keagamaan,” ujar Kyai Shofi.
Menjelang waktu berbuka puasa, Rois Syuriyah Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping, KH Ahmad Mabarun menyampaikan tauziyah tentang keutamaan malam Lailatul Qadar yang menurut surat Al-Qadar memiliki banyak keistimewaan di bulan suci Ramadhan karena merupakan malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Ia menambahkan bahwa keutamaan dari malam Lailatul Qadar yang lain yakni turunnya para malaikat ke bumi yang akan mendoakan dan mengamini orang mukmin yang ditemui saat menghidupkan malam dengan beribadah kepada-Nya sehingga Allah SWT akan memberikan Qadr atau derajat yang tinggi. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)



