Peringati Hari Jadi ke-74, Kalurahan Caturtunggal Gelar Malam Tirakatan

Memperingati hari jadi ke 74 tahun, Kalurahan Caturtunggal menyelenggarakan malam tirakatan dan doa bersama di Pendopo Puspadenta Kantor Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (18/4/2022).

Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa malam tirakatan dan doa bersama ini merupakan bentuk wujud syukur kepada Allah SWT terhadap Peringatan Hari Jadi Ke-74 Kalurahan Caturtunggal di 2022 ini.

Acara pengajian dan doa bersama tersebut juga dihadiri oleh Panewu Depok, Wawan Widiantoro, Kapolsek Depok Barat, Kapolsek Bulaksumur, Kepala Puskesmas Depok III, Ketua BPKal, Ketua TP-PKK Caturtunggal, dukuh se-Caturtunggal, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Wawan Widiantoro dalam sambutannya menyampaikan mengenai sejarah berdiri Kalurahan Caturtunggal.

“Saat itu, lima kelurahan melebur menjadi satu berdasarkan Maklumat Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sebagai raja sekaligus pemangku wilayah Jogjakarta. Kelima wilayah tersebut adalah, Karangwuni, yang membawahi Padukuhan Manggung, Karangwuni, Karanggayam, dan Kocoran; Demangan (Blimbingsari, Sagan, Samirono, Papringan); Mrican (Santren, Mrican, Karangmalang); Ambarukmo (Nologaten, Gowok, Janti, Ambarukmo); dan Kledokan (Ngentak, Tempel, Kledokan, Tambakbayan, Seturan),” lanjut Wawan.

Rangkaian acara Peringatan Hari Jadi ke-74 Kalurahan Caturtunggal telah dimulai pada 27 Maret 2022 dengan funbike berhadiah utama sepeda motor, dilanjutkan dengan senam sehat pada 1 April 2022, dan puncaknya adalah doa bersama dan malam tirakatan.

“Harapannya dengan usia Kalurahan Caturtunggal yang telah memasuki 74 tahun, dapat menjadi Kalurahan yang semakin maju dari segala aspek, dapat meningkatkan pelayanan lebih prima, pembangunan fisik maupun non-fisik yang berkembang lebih pesat, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan warga Caturtunggal,” ujar Agus Santoso. (Danang/KIM Depok)




Dukung Perceptan Vaksin COVID-19, Lazada Yogyakarta Gelar Vaksinasi Booster Gratis

Sleman – Dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi COVID-19, Lazada Yogyakarta bekerja sama dengan Puskesmas Gamping 2, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Trihanggo menggelar Vaksinsi Booster untuk Pahlawan Ekonomi Digital di Kantor Lazada, Jalan Kabupaten, Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Senin (18/4/2022).

Rohmad Agung, Manajer Lazada Hub Yogyakarta menyampaikan bahwa pelayanan vaksinasi booster ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah pengguna platform Lazada, masyarakat umum, kurir logistik, dan juga karyawan Lazada untuk menerima vaksinasi COVID-19 dosis ketiga.

“Kami berharap lebih banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin booster dengan kemudahan pelayanan melalui sentra vaksinasi ini,” kata Rohmad Agung mengenai vaksinasi yang diikuti oleh 120 peserta dengan jenis vaksin AstraZeneca ini.

Peserta vaksinasi, lanjut Rohmad, adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan, seperti berusia 18 tahun ke atas, memiliki KTP elektronik seluruh Indonesia dan sudah menerima vaksin kedua minimal tiga bulan sebelumnya. “Peserta juga harus dinyatakan lolos skrining kesehatan,” tambahnya.

Menurut Rohmad, kegiatan vaksinasi ini adalah sebagai langkah nyata untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi khususnya bagi mereka yang berada di garda depan ekonomi digital. 

“Para kurir logistik, pelaku usaha, dan masyarakat umum tergolong sangat beresiko terhadap penularan COVID-19. Untuk itu harus dilindungi dengan baik menggunakan vaksin yang lengkap,” kata Rohmad.

Ia menambahkan bahwa faktanya, pemasaran produk UMK menggunakan teknologi digital atau market place berkembang sangat pesat, terlebih di masa pandemi di mana bisnis online terbukti lebih kuat, tangguh bertahan, dan lebih cepat pulih dalam pemasarannya.

“Hal ini patut diapresiasi dan harus diupayakan agar kontribusinya semakin meningkat di antaranya dengan memberikan layanan vaksinasi untuk memutus mata rantai penularan virus COVID-19, sehingga roda perekonomian terus berjalan dengan baik,” tutup Rohmad. (Upik Wahyuni/KIM Ngaglik)




Kalurahan Tamanmartani Bagikan Paket Buka Gratis untuk Warga

Sleman – Pemerintah Kalurahan Tamanmartani bersama para relawan dari berbagai unsur kalurahan membagikan paket buka puasa kepada masyarakat di depan Kantor Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Senin (18/4/2022).

Tomi, Carik Kalurahan Tamanmartani menuturkan, pembagian paket buka puasa ini dilakukan dengan sasaran masyarakat yang melintas di ruas jalan depan kantor kalurahan. “Jumlah paket yang dibagikan sebanyak 1500 paket terdiri dari air mineral dan beberapa jenis snack,” terang Tomi.

Program pemberian paket buka puasa ini diinisiasi oleh Relawan Bolo Ngabehi, Linmas, Karang Taruna, Destana serta berbagai komunitas, bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan. Palaksanaan kegiatan dimulai pukul WIB hingga menjelang waktu buka, dipimpin Carik dan Kamituwo.

“Pembagian paket buka puasa bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan, sementara waktu berbuka masih berada dalam perjalanan, tampak membedakan antara pengendara sepeda motor, mobil, sepeda onthel, bahkan pejalan kaki,” lanjut Tomi.

Sementara itu beberapa masyarakat penerima paket yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku sangat senang dan terbantu dengan program ini.

“Alhamdulillah, cucu saya sangat senang ketika menerima paket, serasa menerima bingkisan hadiah ulang tahun,” tutur salah seorang kakek sembari menunjuk cucu yang bonceng dibelakang. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




BSMI DIY Berikan Dukungan Psikososial Terhadap Anak Lewat Permainan Kerja Sama

Sleman – Sebagai bentuk dukungan psikososial yang memiliki peran penting dalam menciptakan dan mewujudkan kondisi yang memungkinkan bagi pertumbuhan optimal dan kesejahteraan anak dalam situasi pandemi Covid-19, maka Komunitas Relawan Kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Daerah Istimewa Yogyakarta bersinergi dengan Komunitas Dharma Laku Banyuraden menyelenggarakan kegiatan berupa dukungan psikososial dan permainan bagi anak yang digelar di Rumah Sehat Cokrowijayan. Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (17/4/2022) sore hari.

Kegiatan diikuti oleh anak-anak santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Ikhlas Patran sebanyak 20 orang dengan pemateri Diana Setiyowati selaku relawan non medis BSMI. Adapun materi permainan yang diberikan pada anak berupa permainan kerjasama karena bekerja bersama merupakan hal yang terpenting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mental dan perlindungan bagi anak.

Di sela kegiatannya, Psikolog yang akrab disapa dengan sebutan Bunda Diana mengungkapkan bahwa dalam setiap tindakan yang melibatkan anak-anak maka yang menjadi pertimbangan utama adalah kepentingan terbaik untuk anak. Prinsip inilah yang harus dijadikan sebagai dasar rancangan, pemantauan dan penyesuaian semua program dan intervensi kemanusiaan.

“Ketika relawan melakukan kegiatan bersama anak maka protokol perlindungan anak yang sudah tetapkan dan disepakati harus dilaksanakan guna memastikan prinsip tersebut diterapkan. Misalnya, desain kegiatan dukungan psikososial pada anak usia sekolah dasar berdurasi maksimal 30 menit, sedangkan bagi anak remaja selama 1 jam supaya yidak mengalami kelelahan,” ungkap Bunda Diana.

Ia menambahkan beberapa aspek yang berhubungan dengan perkembangan anak antara lain aspek perkembangan motorik yang berkaitan dengan fungsi gerak tubuh, aspek kognitif yang berhubungan dengan daya pikir dan kemampuan akademik, aspek bahasa yang meliputi kemampuan dalam berkomunikasi secara verbal maupun non-verbal,  aspek sosial yang berhubungan dengan kemampuan menjalin hubungan dengan orang lain dan memahami etika yang berlaku di masyarakat, serta aspek emosi yang berhubungan dengan regulasi perasaan sesuai dengan situasi yang sedang terjadi.

Hal senada disampaikan Ketua BSMI Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. Bambang Edi Susyanto, Sp.A. guna mendukung fungsi psikososial perlu adanya ruang ramah anak yang dijadikan sebagai tempat berkegiatan untuk memfasilitasi pemberian dukungan psikososial pada anak seperti kegiatan menggambar, relaksasi, maupun konseling singkat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Perkuat Ukhuwah Relawan dan Masyarakat, BSMI Gelar Kegiatan Sosial

Ditujukan sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah antar relawan kemanusiaan dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar, serta memperkuat iman di tengah pandemi Covid-19 pada bulan yang penuh berkah sehingga lebih bersemangat meraih ridho-Nya, maka komunitas Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang berlangsung di Pendopo Kekandhangan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupayen Sleman, Minggu (17/4/2022).

Program yang diinisiasi oleh Ketua BSMI Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. Bambang Edi Susyanto, Sp.A. dengan mengangkat tema ‘BSMI DIY: Menyapa dan Melayani Masyarakat’ mencakup berbagai kegiatan sosial diantaranya pengobatan gratis dan konsultasi kesehatan, pelatihan relawan sehat keluarga, kajian sehat rohani dan jasmani, kegiatan anak berupa dukungan psikososial dan permainan, serta berbuka bersama.

Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Bambang bahwa kegiatan pengobatan gratis dan konsultasi kesehatan dilayani oleh dr. Fendy Andra, dr. Puspita Dewi, dr. Annisa Aninditta yang merupakan dokter umum sekaligus relawan BSMI. Sedangkan terkait kesehatan gigi dilayani oleh drg. Amalia Rahmawati, serta dua dokter spesialis yakni dr. Bambang Edi Susyanto, Sp.A, dan dr. Pramudyo Harwandono, Sp.B yang terpisah tempat pemeriksaannya.

“Sasaran pelatihan relawan sehat adalah tim relawan non medis BSMI, anggota karang taruna dan pemuda sekitar Banyuraden, serta para pengampu komunitas Bulan Sabit Merah Remaja sekolah islam terpadu di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 60 orang,” jelas dr. Bambang.

Adapun materi yang diterima peserta pelatihan meliputi penanganan penyakit sehari-hari dalam keluarga serta pengenalan bantuan hidup dasar dan trauma yang terbagi menjadi dua sesi. Sedangkan menjelang waktu berbuka puasa diadakan kajian sore yang dibawakan oleh dr. Probosuseno, yang membahas tentang iman sehat, imun kuat yang dipandu oleh Sekretaris Kekandhangan, Adnan Iman Nurtjahjo. 

Menurut dr. Probosuseno, Iman dan imun merupakan penyeimbang kesehatan tubuh manusia. Iman diperuntukkan kesehatan rohani sedangkan imun untuk kesehatan jasmani. Seseorang dinyatakan beriman bukan hanya percaya terhadap sesuatu, melainkan kepercayaan tersebut mendorong adanya pengucapan dan melakukan suatu perbuatan sesuai dengan keyakinannya.

“Dengan adanya imun yang kuat maka tubuh akan terlindungi dari serangan penyakit maupun virus. Karenanya, iman dan imun harus dijaga guna mempertahankan kesehatan lahir dan batin. Salah satu caranya dengan menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaqwaan dalam diri,” tegas dr. Probo.

Di akhir kajian, dr. Probo memberikan tips agar memiliki imun yang kuat antara lain diperlukan kebersihan dan keamanan diri beserta lingkungannya dengan meninggalkan kebiasaan yang buruk, menerima asupan yang halal dan thoyyib, serta berolah raga secara rutin yang teratur dan terukur tanpa mengesampingkan istirahat yang cukup. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)