Sarasehan Panatacara, Wadah Diskusi Para Pembawa Acara Berbahasa Jawa dalam

Ngaglik – Panatacara adalah seseorang yang memiliki keterampilan khusus dalam berbahasa Jawa yang mampu membawakan acara di lingkungan masyarakat Jawa. Seorang panatacara sudah tentu memiliki peran penting dalam prosesi sebuah acara.
Seiring berkembangnya zaman, panatacara memiliki tantangan dalam menyesuaikan nilai-nilai budaya asli. Sehingga dibutuhkan sebuah edukasi dan wadah untuk saling bertukar cerita antar panatacara.
Terkait dengan hal itu, dalam rangka halal bihalal dan syawalan, Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) Kapanewon Depok mengadakan sarasehan dengan mengangkat tema serba serbi Panatacara di pendopo Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (24/5/2022).
Ketua PPY Depok Aris Cahyadi menyampaikan rasa senang dan bangga atas kekompakan PPY Depok sehingga sukses melaksanakan acara sarasehan para pembawa acara berbahasa Jawa ini.
Pada sarasehan ini, narasumber yang dihadirkan adalah dr. Wigung Wratsangka. “Modal utama menjadi seorang panatacara adalah kendel, atau berani. Untuk menjadi berani, maka harus jujur. Untuk menjadi jujur, maka harus memahami acara yang ada,” tutur dr. Wigung Wratsangka.
Dalam sambutannya saat membuka sarasehan, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan bahwa ia sangat mendukung kegiatan sarasehan ini. “Dan Kalurahan Condongcatur siap sebagai tuan rumah kembali dalam acara sarasehan selanjutnya,” tutur Reno.(Ajeng/KIM Ngaglik)
