Permainan Tradisional Sebagai Bukti Identitas Peradaban Bangsa Indonesia

Permainan olahraga tradisional merupakan sebuah identitas peradaban Bangsa Indonesia. Permaianan tersebut bukan hanya sekedar olahraga, tetapi dapat menunjukkan karakter sebuah bangsa, yaitu kerja sama. Hal tersebut yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sleman saat membuka kegiatan lomba permainan dan olahraga tradisional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga di Lapangan Pemkab Sleman, Rabu (25/5/2022).
“Esensinya olahraga permainan tradisional adalah membangun kebersamaan, selaras dengan tema hari ulang tahun atau hari jadi Kabupaten Sleman yaitu Sesarengan Mbangun Sleman, Sleman Gumregah,” kata Aji.
Menurut Aji, Sesarengan Mbangun Sleman tersebut memiliki dasar kebersamaan dan kegotong-royongan. “Hal tersebut bisa dilatih, bisa divisualisasikan dalam permainan tradisional ini,” tambah Aji.
Permainan tradisional, lanjut Aji, sangat membutuhkan interaksi antar individu untuk dimainkan. Artinya, dengan memainkan permainan tradisional dapat membangun kebersamaan dan memahami perasaan orang lain, sehingga dapat memupuk rasa untuk menghargai kekurangan dan kelebihan masing-masing.
“Mudah-mudahan, gumregahnya para peserta yang ikut permainan tradisional ini menjadi inspirasi masyarakat luas untuk tidak lupa dengan jati diri bangsa sebagai bangsa yang bisa berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya,” ujar Aji.
Dispora Sleman sendiri menggelar lomba permainan dan olahraga tradisional dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sleman yang jatuh pada 15 Mei 2022 lalu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang berada di Kabupaten Sleman. Ada beberapa nomor lomba yang diadakan, diantaranya adalah Lomba Halang Rintang (Gobak Sodor), Egrang, Lomba Balap Karung, dan Lomba Senam Kreasi Sleman Bangkit.



