Dispora Sleman Lakukan Pembinaan Karakter Guna Wujudkan Generasi Muda Berdaya Saing

Sleman – Pendidikan karakter menjadi isu yang kerap diperbincangkan. Bahkan dalam 100 hari kabinet Indonesia bersatu jilid II, hal ini merupakan salah satu bagian dari program. Indonesia sendiri saat ini memiliki anak muda yang berprestasi di bidang intelektual. Namun ternyata yang membuat miris adalah adanya kemunduran pada aspek moral. Hal inilah yang menyebabkan krisis pendidikan akhlak dalam dunia pendidikan.
Dengan perkembangan teknoogi yang sudah ada didepan mata ini, sebetulnya para generasi muda bisa menggunakannya sebagai bekal dalam mengarungi kemajuan digital. Namun perlu diketahui, bahwa bekal utama yang mampu membawa pada kesuksesan adalah bekal ilmu, adab dan akhlaqul karimah.
Mengingat pentingnya karakter dan akhlaqul karimah bagi generasi mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman bekerja sama dengan PKK Kalurahan Sardonoharjo, menggelar acara Pembinaan Karakter Pemuda Menuju Terwujudnya Generasi Muda Yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing. Acara ini berlangsung di Warung Nyamleng yang berlokasi di Kalurahan Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman selama dua hari, yakni Rabu, (15/6/2022) hingga Kamis (16/6/2022) diikuti oleh perwakilan pemuda dari beberapa dusun di Kalurahan Sardonoharjo.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dispora Kabupaten Sleman, Agung Armawanta. Selain itu, turut hadir Anggota DPRD Sleman Happy Briliant Srikandi, Panewu Kapanewon Ngaglik Siti Wahyu Purwaningsih, dan Kapolsek Ngaglik Aiptu Susilo
Dihari pertama, disuguhkan beberapa materi yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban yang diisi oleh Eko Prasetyo dari Jogja Home Care. Materi yang dipaparkan berisi mengenai peran generasi muda dalam pembanguanan daerah, dan arah kebijakan pembinaan generasi muda di kapanewon.
Sementara pada hari kedua yakni Cinta Tanah Air Sebagai Banteng Pemuda dalam Menghadapi Era Disruktif yang disampaikan oleh Lettu Marjono dari Danramil Ngaglik. Kemudian materi character building oleh Erik Hadi Saputra, Kaprodi Ilmu Komunikasi Amikom Yogyakarta, dan diakhiri oleh materi bertema Narkoba merusak generasi bangsa oleh Kepala BNN Kabupaten Sleman, AKBP Siti Alviah.
Dalam motivasinya, Erik hadi menutup sebuah kalimat yang memberikan semangat bagi para pemuda untuk menjaga sebuah karakter
“Ada dua hal tentang kita,ketika anda tidak memiliki apa apa, maka yang membuat anda hebat adalah kekuatan sabar . Yang kedua adalah,ketika anda memiliki apapun, maka yang membuat anda hebat adalah attitude atau sikap dan perilaku anda,“ ungkapnya.
Sementara, AKBP Siti Alviah berharap dengan pembinaan ini, para pemuda dapat saling merangkul untuk membangun generasi masa depan yang berkarakter dengan semangat war from drugs, atau memerangi narkoba. (Ajeng/KIM Ngaglik)


