KSM Ngudimulyo Mendiro Sukoharjo Menerima Penghargaan AMPL Awards 2022

Sukoharjo – Pengolahan  limbah kotoran manusia saat ini penting dilakukan, mengingat populasi kepadatan penduduk juga makin meningkat. Sehingga kebersihan lingkungan dan kemurnian air di sekitar kita bisa tetap terjaga dengan baik. Hal inilah yang mendorong warga Mendiro untuk mendirikan IPAL Komunal untuk mengolah limbah manusia yang berasal dari rumah warga yang ada di padukuhan Mendiro, Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik.

Dengan adanya Ipal Komunal dan kegiatan yang dilakukan oleh pengurus beserta warga dengan membuat inovasi-inovasi yang sangat mengagumkan ini, maka pada beberapa waktu lalu IPAL Komunal KSM Ngudimulyo Mendiro Sukoharjo mendapatkan penghargaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Awards 2022, Jumat (10/6/2022)

“Penyerahan AMPL AWARDS 2022 ini diterima pada 25 Mei 2022 yang lalu di Swiss Hotel PIK Avenue Jakarta, dan diterima langsung oleh Prapto Suharyono selaku Ketua Pengurus dari IPAL Komunal KSM Ngudimulyo,” ujar Sri Hastuti, Sub-Koordinator Kelompok Substansi Pengelolaan Air Limbah Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Sleman ketika mengunjungi IPAL Komunal.

Lebih lanjut Sri Hastuti menjelaskan, IPAL komunal KSM Ngudimulyo mendapatkan AMPL Awards karena sudah terbukti bisa berinovasi mengolah limbah dengan baik. “Selain itu juga bisa memanfaatkan bangunan IPAL untuk kegiatan yang lain juga, misal jadi perpustakaan, angkringan, penanaman toga dan lainnya, sehingga wargapun bisa memanfaatkan bangunan ipal untuk kegiatan kemasyarakatan. Semoga IPAL-IPAL yang lain juga bisa mengikuti jejak IPAL Komunal KSM Ngudimulyo, sehingga lingkungan yang bersih dan sehat bisa terwujud,” tambah Sri Hastuti.

Sementara itu, Prapto Suharyono, Ketua KSM Ngudimulyo mengatakan bahwa selain memaksimalkan perpustakaan dan penanaman toga, pihaknya telah berjuang dan berusahan memperbaiki semua sarana dan prasarana yang ada di IPAL Komunal. Sehingga pada saat dilaksanakan verifikasi lomba IPAL Komunal yang berlangsung beberapa hari di bulan April hingga Mei yang lalu melalui zoom bisa mendapatkan poin yang memuaskan,” terang Prapto.

Prapto menambahkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh tim penilai yang berasal dari Bapenas, PUPR, LSM Visi Indonesia dan LSM Speak Indonesia berdasarkan kategori Kelompok Masyarakat Bidang Sanitasi Limbah, yang terdiri dari 10 nominator se-Indonesia. “Dan akhirnya (KSM Ngudimulyo) terpilih dan berhak mendapatkan AMPL Awards,” tambahnya.

Hadi Subronto selaku Lurah di Kalurahan Sukoharjo mengaku bangga dengan pencapaian IPAL Komunal KSM Ngudimulyo ini. “Semoga ke depannya bisa tetap mempertahankan predikat ini dan bisa lebih mencari lagi inovasi-inovasi yang lain, sehingga bisa meningkatkan nilai plus dari ipal komunal KSM Ngudimulyo dan diharapkan bisa diikuti oleh IPAL-IPAL yang lain,” harapnya. (Eswe/KIM Sukoharjo Ngaglik)




Satgas PPA Condongcatur Gelar Rapat Koordinasi

Sleman – Satgas Perempuan dan Anak (PPA) Condongcatur melaksanakan rakor di ruang wacana loka kalurahan condongcatur, Jumat (10/6/2022). Rakor ini dihadiri anggota satgas PPA yang terdiri dari berbagai unsur pamong, tokoh masyarakat, kader kesehatan, PKK, Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Kamituwa condongcatur, Al Thouvik Sofisalam, menyampampaikan bahwa agenda Satgas PPA terdekat saat ini adalah melakukan penguatan kelembagaan agar setiap anggota satgas memahami dan mengetahui tugasnya masing-masing. Selain itu, program dalam satu tahun akan diinisiasi adanya minimal 2 dan maksimal 3 satgas PPA. “Di tingkat padukuhan juga akan dilaksanakan Sambang Remaja dan Sambang Kost,” terang Al Thouvik.

Sementara Ketua Satgas PPA Condongcatur, Paijan menyampaikan perlu adanya kunjungan dan sosialisasi langsung ke masyarakat dan satgas PPA di Padukuhan, bersama Bhabinkamtibmas untuk menyambangi dan melakukan pembinaan di tempat anak remaja berkumpul.

“Untuk meminimalisir kenakalan remaja dan mencegah kejahatan jalanan masih ada, juga advokasi pendampingan terhadap anak perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga,” ungkap Paijan.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari semua pihak, baik dari masyarakat dan instansi lainnya akan dapat mencegah terjadinya kekerasan pada anak dan perempuan. Salah satu yang memiliki posisi strategis untuk mencegah kejahatan adalah sekolah, sebagai institusi pendidikan yang dapat berperan dengan memberikan edukasi kepada anak didiknya. “Sehingga dapat mencegah terjadinya kenakalan remaja yang dapat berujung pada perbuatan kriminal di masyarakat,” tutup Paijan. (Wasana/KIM Depok)




Karang Taruna Donoharjo Wakili Kapanewon Ngaglik dalam Pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2022

Ngaglik – Karang Taruna Donoharjo (Kanadon) memamerkan program-program kerjanya dalam rangka mengikuti Pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2022 di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Rabu (8/6/2022).

Program kerja Kanadon di antaranya di bidang sosial budaya dengan menggelar Jetis Suruh Night Festival yang diisi dengan drama, tari kolosal, pentas band, kesenian gedruk, dan festival lampion pada beberapa waktu yang lalu. Di bidang ekonomi dengan mengelola pemancingan di Embung Jetis Suruh, membuka stand di sunmor dan terlibat langsung pada kegiatan Global Gotong Royong Tetrapreneur (G2RT) dan BUMDES Sri Taman Rejeki Kalurahan Donoharjo. Di bidang ekonomi kreatif yang menjadi unggulan adalah kerajinan bambu di padukuhan Wonosari dengan nama Seniniman yang sekarang ini pemasarannya sudah sampai ke Malaysia.

Sementara itu untuk kegiatan Unit Kesejahteraan Sosial di antaranya Kanadon Peduli dengan ikut perperan dalam penanggulangan kemiskinan di kalurahan, aktif dalam pendataan PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) maupun membantu penyaluran BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa). Sedangkan untuk UKS (Usaha Kesejarahan sosial) sebagai langkah nyata dari kegiatan Kanadon Peduli tersebut adalah membantu masyarakat kurang mampu dengan membagi sembako yang dilakukan setiap sebulan satu kali di tiap padukuhan secara bergilir.

Panewu Ngaglik, Siti Wahyu Purwaningsih saat menghadiri tahap evaluasi dalam Pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2022 ini mengatakan bahwa karang taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan mempunyai peran penting dalam masyarakat yang merupakan pilar kekuatan di dalam pembangunan suatu wilayah utamanya kalurahan. “Kebanyakan orang orang sukses yang berkiprah di masyarakat dan pemerintahan berasal dari karang taruna karena di sini dilatih untuk berorganisasi, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri , kepemimpinan sehingga peka terhadap lingkungan dan sekitarnya,” kata Siti Wahyu Purwaningsih.

Sementara itu Lurah Donoharjo Hadi Rintoko menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Donoharjo atas semangat dan keyakinan yang tinggi mengikuti Lomba Karang Taruna Berprestasi tahun ini. “Karang Taruna Donoharjo selalu berperan aktif memajukan desa. Dalam program kerjanya selalu menjalin sinergitas dengan pemerintah, komponen masyarakat maupun lintas sektor termasuk dunia usaha yang merupakan pilar partisipasi Pembangunan Kesejahteraan Sosial, selain itu Kanadon terlibat dalam setiap kegiatan baik secara ekonomi, administrasi maupun sosial kemasyarakatan apalagi selama masa pandemi ini. Dengan keyakinan dan semangat yang tinggi pemerintah kalurahan berharap agar Kanadon menjadi lebih baik ke depannya,” kata Hadi.

Ketua Karang Taruna kabupaten Sleman selaku ketua tim juri, Samirin dalam sambutannya menyampaikan bahwa karang taruna merupakan salah satu bagian dari potensi sumber kesejahteraan sosial yang sangat diandalkan sebagai mitra kerja pemerintah untuk melaksanakan bakti sosialnya dalam pencegahan dan pengentasan masalah kesejahteraan yang ada di masyarakat. Sedangkan dalam penjurian Karang Taruna Berprestasi ini ada beberapa hal yang dinilai seperti keterpaduan dalam melaksanakan program, meningkatkan kepedulian, jejaring kerjasama kemitraan, dukungan dunia usaha, dukungan masyarakat dan pemerintah. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)




PSM Moyudan Ikut Serta dalam Lomba PSM Teladan Sleman

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kapanewon Moyudan, Anton Sudarto mengikuti Lomba PSM Teladan Kabupaten Sleman yang digelar pada Kamis (9/6/2022) di Kebon Buah Bendhosari, Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Sleman. Kegiatan ini merupakan ajang untuk PSM berprestasi yang dengan semangat kesukarelaan dan kesetiakawanan mampu memecahkan masalah sosial yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, sesuai dengan tugas pokok dan fungus PSM.

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sendiri merupakan relawan sosial sebagai salah satu sumber daya manusia penyelenggara kesejahteraan sosial mempunyai kesempatan untuk berperan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 telah mengamanahkan kepada Pemerintah, dunia usaha, dan sebagai masyarakat untuk bersinergi dalam melaksanakan pembangunan kesejahteraan masyarakat, yaitu untuk membangun SDM daya yang dapat berkomitmen untuk memberdayakan segala kemampuan dan potensi dirinya untuk mandiri dan dapat hidup layak sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya dengan baik.

“PSM Kapanewon harus meningkatkan kemampuan ketrampilan, kreasi dan produksi, mengerahkan swadaya dan swadana untuk menanggulangi masalah masyarakat,” ungkap Panewu Moyudan, Harsawasana.

Di kesempatan ini dipamerkan berbagai produk dari UMKM seperti  kuliner, kerajinan  dan sebagainya yang menjadi binaan PSM Moyudan. Jalinan kerjasama yang sudah berjalan dan bekerjasama dengan berbagai pihak seperti LPMK, Panti Sosial, BPRSW, Rumah Singgah, Koperasi, BMT, Bank, Pendamping PKH, TKSK, TKSD, Karang Taruna, Lembaga Pendidikan mulai dari Play Group, TPA, TK, SD, SLB SMP, SMU, SMK, LPK maupun perguruan tinggi, Instansi Pemerintah, Dukuh, Kalurahan, Kapenwon, Dinas terkait dan Organisasi Kemasyarakatan. (Arief Hartanto)




PAUD Holistik Integratif untuk Pengembangan Anak Usia Dini

Sleman – Sebanyak 54 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Formal dan nonformal di Kabupaten Sleman mengikuti Bimbingan Teknis Pengelolaan Program PAUD Holistik Integratif di ruang pertemuan Sari Dewi Catering pada Kamis (9/6/2022) dan Jumat (10/6/2022).  Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Tuarini. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Elis Indriyani, Kepala Seksi PTK PAUD dan Dikmas.

Dalam sambutannya, Tuarini menyampaikan bahwa lembaga PAUD merupakan tempat belajar pertama anak usia dini setelah keluarga. Sehingga lembaga PAUD berkualitas yang dapat memenuhi layanan kebutuhkan anak usia dini menjadi satu hal yang penting. Layanan PAUD yang menyeluruh Holistik Integratif (HI) sangat dibutuhkan dalam Pengembangan Anak Usia Dini.

Untuk mewujudkan Lembaga PAUD berkualitas yang memberikan layanan HI tidak bisa lepas dari Kompetensi guru dan pendidiknya.  “Tugas dari guru dan pendidik di lembaga adalah membimbing, mendidik, mengasuh dan menstimulasi anak didiknya,” pungkasnya.

Narasumber pada hari pertama, Haryanti dari Forum PAUD Kabupaten Sleman menyampaikan materi pertama yaitu tentang Kesehatan dan Gizi. Haryanti  menegaskan tentang program PAUD HI yang meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Gizi, serta perlindungan dan kesejahteraan. Sementara materi kedua tentang Program Pendidikan disampaikan oleh Sri Mardiyanti dari Himpaudi Kabupaten Sleman.

Hari ke-2 peserta mendapatkan materi tentang Program Perlindungan dan Program Kesejahteraan yang  disampaikan oleh Sri Lestari, dari Himpaudi Kabupaten Sleman.

Peserta diajak mencermati indikator PAUD HI dengan harapan dapat mengevaluasi lembaga masing-masing untuk mengetahui apakah lembaganya sudah melaksanakan layanan secara Holistik Integratif. Selain itu peserta diajak menyusun program2 PAUD HI yang sesuai standar. (Resmi Widayati/KIM Depok)