Bupati Ajak Semua Pihak Majukan Sleman

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan Kabupaten Sleman sangat terbuka dengan ide-ide dan gagasan dari pihak manapun dalam rangka memajukan daerahnya.

“Pemda Sleman langsung mengapresiasi dan mendukung kegiatan Sleman Bangkit, UMKM Bangkit, Pariwisata Bangkit, dan PSS Bangkit. Sleman selalu welcome terhadap siapapun. Kita harus bisa mengangkat Sleman yang sudah bagus ini, di antaranya melalui kegiatan Fun Run yang akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Kustini Sri Purnomo saat mengikuti Hybrid Virtual Run yang diselenggarakan di Wisdom Park UGM, Kabupaten Sleman, Minggu (17/7/2022).

Hybrid Virtual Run merupakan acara yang digagas Prof. Suhono dari komunitas Pecinta Sleman Sejati. Konsepnya adalah memajukan pariwisata dan UMKM melalui lomba-lomba, salah satunya lomba lari ini.

Sementara itu Rektor UGM periode 2017-2022 Prof. Panut Mulyono menyampaikan optimismenya bahwa kegiatan Hybrid Virtual Run yang digagas di Jogja ini akan semakin meluas dan besar.

Prof. Panut juga menyampaikan ide-ide kreatifnya terkait pariwisata dan UMKM. “Agar lebih mudah untuk memperkenalkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara, maka spot-spot wisata perlu dikemas dalam cerita yang dipublikasikan dengan baik melalui media sosial, media elektronik, dan media cetak. Sudah banyak bukti tempat wisata yang dulu sepi setelah dipublikasikan dengan baik maka menjadi tujuan wisata yang luar biasa ramai,” ujar Prof. Panut.

Menurut Prof. Panut, dengan banyaknya orang yang datang untuk berwisata diharapkan juga mereka akan membeli produk UMKM. Demikian pula dengan kehadiran mahasiswa ke Sleman, mereka membutuhkan makanan dan aneka kebutuhan yang dapat mendorong produk UMKM baik pangan, sandang, dan penyedia kebutuhan lain menjadi laku.

Rektor UGM ini juga menyampaikan bahwa di 4 hektar area UGM saat ini sedang dibuat super creative hub atau Gelanggang Inovasi dan Kreativitas. Ada tiga zona di dalamnya, yaitu zona kepemimpinan, zona kewirausahaan, dan zona seni budaya. Bangunan tersebut akan memfasilitasi pertemuan para mahasiswa dengan berbagai pihak dari luar kampus yang ingin mengembangkan potensi dan talenta di berbagai bidang, tidak terkecuali terkait pengembangan dan pemberdayaan UMKM.

Kabupaten Sleman tentu akan mendapat banyak manfaat dari keberadaan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas tersebut. “Terima kasih Ibu Bupati, atas bantuannya dalam pengurusan IMB. Berkat bantuan Ibu Bupati semua menjadi lancar. Harapannya, kita dapat membuat berbagai kegiatan atau event yang besar dan bersifat global di Sleman, dan semoga Sleman menjadi rujukan bagi kabupaten lain di Jogja dan wilayah lain,” pungkas Panut. (Endarwati/KIM Donoharjo)




DPD PPNI Kabupaten Sleman Gelar Rakerda I

Sleman – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Pengurus Perawat Nasional (PPNI) Kabupaten Sleman melaksanakan pelantikan pengurus dan rapat kerja daerah (Rakerda) I periode 2022-2027 di The Rich Hotel, Mlati, Sleman, Sabtu (16/7/2022). Rakerda pertama DPD PPNI Kabupaten Sleman ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjalankan amanah musyawarah daerah ke-X tahun 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Muhamad Nasrukin Salasa, Ketua DPD PPNI Kabupaten Sleman.

“Ini merupakan langkah awal kita bersama dimana kita diamanahkan kurang lebih 6000 perawat se Kabupaten Sleman untuk dapat mengangkat, memberikan perlindungan, meningkatkan kompetensi, dan profesionalisme perawat se Kabupaten Sleman”, kata Nasrukin.

Dalam kegiatan rakerda ini salah satunya tujuannya adalah mempertajam program kerja yang sudah disusun dan diamanatkan mejadi kegiatan yang dapat diaplikasikan kepada kebutuhan anggota PPNI Kabupaten Sleman.

“Sehingga nanti diharapkan dalam rakerda kali ini kita dapat menyusun program kerja sebagai rencana anggaran belanja untuk 5 tahun ke depan”, kata Nasrukin.

Nasrukin juga menyampaikan beberapa program kerja yang harus segera tercapai selama 6 bulan ke depan seperti pelantikan 23 Dewan Pengurus Komisariat periode baru, perlindungan hukum pada setiap anggota, penyelesaian kepemilikam lahan PPNI, Optimalisasi pelayanan keperawatan, meningkatkan standar asuhan dan mutu, serta sarana pra sarana keperawatan melalui program satu desa satu perawat.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama menyampaikan bahwa PPNI merupakan organisasi yang bersifat pemersatu, pembina, pengembang, dan pengawas keperawatan di Indonesia.

“PPNI memiliki peran strategis untuk berperan aktif memberikan sumbangsih dalam program pembangunan kesehatan di Kabupaten Sleman”, kata Cahya.

Banyaknya perawat di Kabupaten Sleman ini membutuhkan wadah untuk mengorganisir sehingga mereka dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan mereka tapi juga memberikan pelayanan yang lebih optimal dan bermutu.

“Kebersamaan dan kekompakkan pengurus selalu dijaga untuk menghadapi tantangan kedepan yang cukup berat sehingga program kerja PPNI kedepan harus mampu menata, mengatur, maupun menciptakan suatu sistem yang sesuai dengan regulasi”, kata Cahya.

Penguatan organisasi PPNI ini dapat menciptakan profesionalisme dan inovasi juga memenuhi tuntutan pengembangan pengetahuan teknologi sosial budaya khususnya di bidang keperawatan.

“Untuk hasil Rakerda I ini diharapkan bisa diimplementasikan lebih baik demi membawa PPNI lebih bernilai lagi kedepannya,“ kata Cahya.