Bupati Sleman Dukung Hybrid Virtual Run

Ngaglik – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Sleman mendukung semua pihak yang hendak mengembangkan Kabupaten Sleman. Ini disampaikan saat audiensi dengan Komunitas Pecinta Sleman Sejati di Ruang Rapat Bupati Sleman, Kabupaten Sleman, Jumat (8/7/2022).

Komunitas Pecinta Sleman Sejati berinisiatif menyelenggarakan Hybrid Virtual Run dan Digitalisasi UMKM. “Hybrid Virtual Run salah satu kegiatan di mana setiap olahraga hasilkan peningkatan UMKM. Setiap UMKM hasilkan peningkatan ekonomi,” kata Kustini Sri Purnomo.

Profesor Suhono, Pembina Pecinta Sleman Sejati menyampaikan bahwa tuntutan digitalisasi telah memasuki berbagai lini kehidupan termasuk dalam kegiatan olah raga.

“Semoga Sleman bisa menjadi inspirator , inisiator dan pengembangan digitalisasi di semua sektor yg bisa meningkatkan kualitas hidup. Sleman menjadi contoh dan sekaligus sebagai laboratorium kehidupan melalui sinergi pemerintah, industri, akademia, dan masyarakat umum,” jelas Prof. Suhono.

Hybrid Virtual Run telah dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa pada 26 Juni lalu di Lapangan Denggung Sleman. Rangkaian acaranya antara lain Mini Fun Run 17 Juli di Wisdom Park UGM serta penutupan pada 24 Juli di Lapangan Maguwoharjo yang akan diisi dengan penyerahan trofi kejuaraan lomba Hybrid Virtual Run, kegiatan lari bersama, pentas kesenian rakyat, dan bazar UMKM.

Selain itu juga ada webinar tentang Digitalisasi Olah Raga pada 14 Juli dengan pembicara di antaranya Gatot Dewa Broto, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olah Raga tahun 2021-2021; Prof Dr Ali Gufron Mukti, MSc, PHd, AAk, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ratu Tisha Destria, Wakil Presiden ASEAN Football Federation; dan Andhy Wardana Putra, Direktur Utama PT Persatuan Sepakbola Sleman. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Lebih dari 50 Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Career Expo Sleman City Hall

Sleman – Puluhan perusahaan di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Yogyakarta Job Fair Career Expo yang diselenggarakan oleh selama 3 hari, dari Selasa 5 Juli 2022 – Kamis 7 Juli 2022, di Sleman City Hall, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Oktavianus Jimmy, CEO di , mengatakan bahwa Job Fair yang terbuka untuk umum ini diikuti oleh lebih dari 50 perusahaan yang berada di DIY. Sampai hari ketiga pelaksanaan, sudah lebih dari 5000 peserta yang telah mendaftar pada Job Fair ini.

“Hal yang perlu dipersiapkan untuk para peserta, yaitu peserta hanya membuka link website yang sudah tersedia, dan mengisikan data dirinya masing-masing melalui website tersebut, se-simple itu,” ungkap Jimmy saat diwawancara di Sleman City Hall, Kamis (7/7/2022).

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Job Fair ini ditargetkan dapat menyerap 70% sampai 80% tenaga kerja dari para peserta yang telah mendaftar.

“Bagi para peserta yang telah diterima untuk penempatan kerja sesuai permintaan dari perusahaan yang telah membuka lowongan pekerjaan tersebut. Ada yang meminta di Yogyakarta ataupun yang meminta di luar Yogyakarta,” ungkapnya.

Jimmy mengatakan bahwa Job Fair ini sendiri tidak dipungut biaya karena fokus utama dari acara tersebut untuk memberikan peluang bagi para masyarakat yang telah kehilangan pekerjaannya semenjak adanya pandemi Covid-19.

“Selama digelar acara Job Fair yang telah berlangsung selama tiga hari tidak ada hambatan untuk acara tersebut karena semuanya berjalan dengan lancar, dengan jumlah peminat yang cukup banyak,” tambah Jimmy. (Rep Ica)




Kalurahan Caturtunggal Sampaikan Akta Kematian Program Lukadesi

Depok – Dalam rangka mendukung peningkatan kesadaran tertib administrasi kependudukan, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal mulai tahun 2018 melakukan inovasi melalui perjanjian kerja sama dengan Disdukcapil Kabupaten Sleman untuk Program Keluarga Duka Desa Siaga (Lukadesi) yang berkaitan dengan peristiwa kematian.

Lurah Caturtunggal melalui Dukuh Kledokan, Supriyono, menyerahkan akta kematian Program Lukadesi kepada ahli waris dari Almarhum Amat Sumadi, warga RT 04 Padukuhan Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (07/07/2022) siang.

“Selain sebagai upaya mendukung kesadaran tertib administrasi, Program Lukadesi ini juga merupakan bukti nyata pelayanan prima dan bentuk empati serta dukungan moril dari Pemerintah Kalurahan Caturtunggal kepada warganya yang sedang berduka,” ujar Lurah Caturtunggal, Agus Santoso.

Terhitung sejak tanggal 8 Agustus 2018 sampai dengan 7 September 2022, Kalurahan Caturtunggal telah melayani ribuan permohonan akta kematian melalui Program Lukadesi.

Dalam program ini, data kematian akan dioptimalkan lewat integrasi data secara berjenjang antara dinas dan kalurahan. Kalurahan Caturtunggal secara langsung melakukan input data mengenai informasi kematian atau membuat surat keterangan kematian melalui petugas yang telah ditunjuk oleh lurah.

Jika ada peristiwa kematian, petugas akan langsung meng-input data kematian melalui SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) dan petugas dari kalurahan akan menangani registrasi sehingga proses pembuatan akta bisa segera dilakukan melalui mekanisme yang ada. Akta kematian diserahkan kepada ahli waris pada saat prosesi pemberangkatan jenazah atau menyusul ketika setelah pemakaman. (Danang/KIM Depok)




Damkar Kabupaten Sleman Gelar Penyuluhan Pencegahan Kebakaran di Moyudan

Sleman – Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sleman menggelar Penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran kepada masyarakat di Joglo Kebun Buah dan Edu-wisata Bendosari, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Selasa (5/7/2022). Kegiatan ini diikuti oleh anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kapanewon Moyudan dan sejumlah relawan

M. Afri, Ketua Tim Sosialisasi Damkar Sleman menandaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas relawan di wilayah Kapanewon Moyudan  dalam menanggulangi bahaya kebakaran. “Pengetahuan keterampilan upaya pencegahan, akan sangat penting  dalam bencana kebakaran,” kata Afri.

Pelatihan dilakukan dalam bentuk teori yang kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu oleh Operasional UPT Damkar Kabupaten Sleman. Pelatihan yang disampaikan adalah mengenai teknik  pencegahan dan penanggulangan kebakaran, pengenalan jenis api, peralatan pemadam kebakaran, hingga cara penggunaan peralatan pemadaman api baik yang tradisional serta modern.

“Jenis alat pemadam api tradisional adalah  pasir, tanah, air, atau karung goni, handuk, selimut yang sudah dicelupkan dalam air. Sementara alat pemadam api modern APAR (Alat Pemadam Api Ringan) . Dalam prakteknya setiap peserta diberikan kesempatan mencoba berbagai penguasan terhadap peralatan pemadam secara langsung,” tambah Afri.

Lurah Sumbersari, Sukadi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Damkar Sleman ini. “Baru kali ini mendapat pelatihan. Harapannya, ini terus digulirkan di masyarakat,” kata Sukardi.

Sementara Respati Agus Sasangka, selaku Anggota DPRD Sleman yang menginisiasi kegiatan menuturkan dirinya akan terus berusaha untuk memperhatikan kelangsungan Damkar Sleman.  

“Kami mendorong Pemkab  untuk terus ditambah baik personil maupun peratan untuk mencapai rasio yang lebih besar, karena wilayah Sleman yang luas dan dengan kompleksitas permalahan kerawanan bencana yang beragam pula,” ungkap Respati. (Arief Hartanto)




Berdayakan Potensi PKK Melalui UP2K

Sleman – Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak yang signifikan di seluruh sektor kehidupan masyarakat. Tak terkecuali sektor ekonomi, di mana banyak masyarakat yang harus kehilangan mata pencaharian mereka sehari-hari. Menyikapi hal tersebut, kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sleman menginisiai program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) hingga tingkat kalurahan. Salah satunya di Kalurahan Sidokarto, dengan nama UP2K Karta Lestari.

Tuti Purwani, perwakilan tim PKK Sidokarto menuturkan bahwa UP2K bertujuan untuk memberdayakan seluruh potensi anggota PKK agar berdaya dan mandiri untuk meningkatkan ketahanan dan perekonomian keluarga. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman, dan BPD DIY Cabang Sleman dalam membina kelompok UP2K.

“Tidak hanya itu, pada hari Selasa 5 Juli 2022, tim PKK juga telah mendatangani kesepakatan kerja sama dalam bidang pengembangan literasi bagi masyarakat, dan diharapkan dengan adanya program literasi tersebut dapat menambah wawasan masyarakat,”  ujar Tuti dalam acara Monitoring dan Evaluasi Kegiatan UP2K Karta Lestari yang diselenggarakan di Balai Kalurahan Sidokarto, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (5/7/2022).

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sleman, Sri Hapsari Suprobo Dewi berharap program UP2K ini dapat berdampak terhadap pendampingan yang dilakukan setiap orang tua terhadap anaknya.

“Dengan adanya program gerakan UP2K ini diharapkan para orang tua mampu menjadi pendamping sebagai guru bagi anak-anaknya dalam pengembangan minat dan juga bakat anak, dan diharapkan dapat mengubah perekonomian bagi masyarakat agar berkembang dengan baik,” ujar Sri Hapsari. (Rep Rima/Ica)