Pentas Kesenian Kethek Ogleng Sebagai Upaya Pelestarian Budaya

Pentas Kesenian Kethek Ogleng, Langen Budaya Padukuhan Tegalrejo, Tamanmartani yang diselenggarakan pada Senin (26/9/2022) mampu memukau penonton yang memadati arena pertunjukan.

Pementasan difasilitasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman melalui Program Penyelenggaraan Even Pegiat Seni dan program Revitalisasi Seni Kethek Ogleng di Kelompok Langen Budaya, Tegalrejo, Tamanmartani serta diperankan oleh para seniwati muda yang terampil dan berkarakter.

Penewu Kalasan Siswanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa Kesenian Kethek Oglen termasuk kesenian yang termarjinalkan. “Oleh karena itu, perlu direvitalisasi agar dapat tumbuh dan berkembang dan dicintai masyarakat. Kelompok juga perlu melakukan pengkaderan,” tambah Siswanto.

Sementara itu, Kepada Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman, Edi Winaryo, dalam sambutannya mengapresiasi masyarakat Tegalrejo yang masih bertahan melestarikan Kesenian Kethek Ogleng dan terus berkreasi.

Terkait dengan telah ditetapkannya Kalurahan Tamanmartani menjadi Kalurahan Budaya, Edi Winaryo meminta agar antara masyarakat dan pemerintah bahu membahu, saling mendukung program dan kewajiban sebagai Kalurahan Budaya.

“Saya minta masyarakat dan kalurahan kompak, termasuk keterlibatan secara aktif lembaga-lembaga di Tamanmartani,” pungkas Edi Winaryo. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




Bijak Bermedia Sosial, Waspada Berbagi Data Pribadi di Dunia Maya

Laju perkembangan teknologi informasi seperti media sosial begitu cepat seolah tak terbendung.  Hal tersebut dapat memunculkan peluang tindak kejahatan siber yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Bijaklah dalam bermedia sosial, hati-hati berbagi data pribadi seperti kartu identitas diri, merupakan langkah cerdas. Kita harus bisa mengenali bentuk-bentuk kejahatan di dunia maya,” jelas Fitria Nuha, narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI saat menyampaikan materi bertajuk Kenali Kejahatan di Media Sosial pada Senin (26/9/2022) di Aula MAN 4 Sleman dan diikuti oleh 500 siswa.

Sementara Mohamad Yusuf selaku Kepala MAN 4 Sleman mengapresiasi kegiatan ini serta berpesan agar seluruh siswa bijak dalam bermedia sosial. “Kalau dulu mulutmu harimaumu, kini jempolmu harimaumu,” tegasnya.

Nuha mengungkapkan beberapa jenis kejahatan di dunia maya, yakni scamming atau upaya penipuan untuk mendapatkan uang atau sesuatu yang berharga dari korbannya, phishing atau upaya mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan, dan spamming atau penggunaan perangkat elektronik untuk mengirimkan pesan secara berulang-ulang disengaja atau tidak disengaja tanpa dikehendaki oleh penerimanya.

Selain itu, ada pula kejahatan hacking yang merupakan tindakan seorang hacker yang sedang mencari kelemahan dari sebuah sistem komputer, i atau perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik maupun sosial yang diterima seseorang atau sekelompok orang di media sosial, serta malware atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengontrol perangkat secara diam-diam untuk mencuri informasi pribadi milik kita atau uang dari pemilik perangkat.

“Keamanan berbanding terbalik dengan kemudahan, sedikit ribet dan waspada akan membuat kita lebih aman di dunia digital,” pungkas Nuha di akhir presentasinya. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Tingkatkan Kualitas Pengajar PAUD Melalui Workshop Penyusunan Bahan Ajar

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) formal dan nonformal di Kabupaten Sleman yang mendapatkan SK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka mengikuti Workshop Penyusunan Bahan Ajar pada Kamis hingga Sabtu, 22-24 September 2022 di Aula Sari Dewi Sleman.

Lembaga PAUD yang mendapat SK tersebut adalah TK  Amal Kartini, TK Indriyasana Dharmoyuwono, TK Islam Al Azar 31, TK Budi Utama, TK Salman Al Farizi 2, TK Putra Jaya Patran, TK ABA Sinduadi, TK Pelang Indonesia, TK Indriyasana Gamping, TK Kanisius Demangan Baru, TK Olifan, TK Eksperimental Mangunan Kalasan, TK Model Kabupaten Sleman, TK ABA Rejondani, KB Budi Utama, dan KB Pelangi Indonesia.

Selain itu, workshop juga diikuti oleh peserta dari lembaga-lembaga PAUD yang sudah mengikuti sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan sebelumnya.

Sri Sumiyatun selaku Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Sri Sumiyatun menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga PAUD di Kabupaten Sleman, Disdik Sleman akan selalu berusaha memprogramkan kegiatan pendukung.

“Hasil akhir dari kegiatan ini nanti, saya harapkan dapat memberikan gambaran bagi semua lembaga PAUD di Sleman dalam membuat bahan ajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka,” pungkas Sri Sumiyatun mengakhiri sambutannya. (Resmi Widayati/KIM Depok)




Antisipasi Potensi Pelanggaran Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Sleman Rekrut Panwascam

Untuk mengantisipasi potensi dugaan pelanggaran yang semakin marak dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024 mendatang, diperlukan penguatan lembaga pengawasan baik secara struktural maupun partisipatif berbasis masyarakat. Berkaitan hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan perekrutan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) sejak 21 hingga 27 September 2022.

Animo masyarakat yang ingin berpartisipasi sebagai penyelenggara pemilu di wilayah Kabupaten Sleman sangat tinggi seperti yang terpantau di Ruang Pojok Pengawasan, Gedung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Bawaslu Kabupaten Sleman pada Senin (26/9/2022).

Dalam keterangannya, Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kabupaten Sleman, Fajar Marchito Saleh yang didampingi Staf Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Nafisatun Hanifah menyebutkan bahwa jumlah pendaftar calon Panwascam yang telah memasukkan berkas pendaftaran sebanyak 204 orang terdiri dari 122 laki-laki dan 82 perempuan.

“Masyarakat sangat antusias untuk menjadi Panwascam pada Pemilu 2024 yang akan datang. Jumlah pendaftar sudah mencapai 204 orang, sedangkan kebutuhan personil Panwascam sebanyak 51 orang. Kelompok kerja (pokja) perekrutan Panwascam masih melayani pendaftaran hingga hari Selasa tanggal 27 September 2022 pukul WIB,” tutur Fajar.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan perekrutan Panwascam dilakukan secara terbuka melalui tahap seleksi penelitian berkas administrasi, tahap tes tertulis atau Computer Assisted Test (CAT), serta tahap tes wawancara.

Di tempat terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Abdul Karim Musthofa mengatakan bahwa Panwascam merupakan sumber daya manusia yang harus memahami tugas pokok dan fungsinya seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu.

“Karenanya, Panwascam bertugas untuk mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu di wilayah kapanewon agar berjalan secara demokratis, sehingga Panwascam menjadi pintu masuk utama guna menyampaikan laporan adanya dugaan pelanggaran Pemilu,” pungkas Abdul. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Klinik Pratama Nyawiji dan Laboratorium Kesehatan Sleman Tanda Tangani MoU Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur melakukan penandatanganan MoU dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Sleman bertempat di ruang kerja Lurah Condongcatur, Senin (26/09/2022)

MoU tersebut ditandatangani oleh dr. Yanasta Yudo Pratama selaku manajer Klinik Nyawiji, Rini Astutiningsih selaku Kepala Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman, dan Reno Candra Sangaji selaku Lurah Condongcatur.

Tujuan dari kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Sleman ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dibidang laboratorium klinik seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan urine, pemeriksaan feses, pemeriksaan mikrobiologi yang menunjang untuk penegakan diagnosis suatu penyakit sehingga dokter dapat memaksimalkan terapi yang tepat untuk pasien.

Harapannya, Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Laboratorium Kesehatan Sleman untuk terus dapat melayani masyarakat bagi semua kalangan dengan fasilitas yang standar dan biaya yang terjangkau.

Yanasta menyampaikan bahwa salah satu upaya peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Nyawiji adalah berkolaborasi dengan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman.

“Adanya kerja sama antara Klinik Pratama Nyawiji dengan Laboratorium Kesehatan Sleman nantinya akan meningkatkan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Nyawiji dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif,” ujarnya.

Menurut Yanasta, kebutuhan masyarakat tidak hanya sekedar periksa jika membutuhkan atau sedang sakit saja, namun saat masyarakat membutuhkan skrining sebagai upaya preventif atau pencegahan suatu penyakit kronis seperti stroke, diabetes, maupun penyakit kronis lainnya.

Ia menilai bahwa kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Sleman merupakan upaya solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalurahan Condongcatur

Sementara Reno menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur.

“Ke depannya, pelayanan di Klinik Pratama Nyawiji akan terus ditingkatkan dengan bekerja sama dengan instansi lainnya agar pelayanan dibidang kesehatan dapat berjalan maksimal,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)