UAD Tarik Mahasiswa PLP dari SMK Muhammadiyah 2 Turi

Sleman – Universitas Ahmad Dahlan menarik mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang telah melaksanakan tugasnya dari SMK Muhammadiyah 2 Turi. Acara penarikan yang diwakili oleh Dosen Koordinator Lapangan (DKL), Amien Wahyudi pada Selasa (13/9/2022).

Amien mengungkapkan program PLP 2 adalah kelanjutan program PLP 1. “Untuk program PLP 1 mahasiswa hanya melaksanakan observasi pembelajaran di sekolah tempat PLP. Sedangkan program PLP 2, mahasiswa terjun langsung praktik mengajar di lapangan,” ungkap Amien.

Sebanyak 11 mahasiswa PLP 2 dari program studi PAI, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Bimbingan Konseling diterjunkan di SMK Muhammadiyah 2 Turi.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Turi, Pamuji Sri Subekti mengapresiasi pelaksanaan PLP di sekolah yang dipimpinnya tersebut. Ia berharap, kedatangan mahasiswa PLP 2 dapat bermanfaat untuk sekolah, baik untuk guru maupun para siswa.  

“Contoh lain manfaat yang diperoleh dari program UAD ini adalah mahasiswa BK membantu melaksanakan bimbingan guna mengetahui permasalahan yang dialami oleh siswa SMK Muhammadiyah 2 Turi. Data permasalahan siswa bermanfaat bagi sekolah untuk dijadikan bahan pertimbangan pemecahan masalah yang dihadapi oleh siswa. Harapan ke depan jika siswa teratasi masalahnya, maka siswa dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik,” ungkap Pamuji Sri Subekti.

Di acara penarikan tersebut Pamuji dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih dan harapannya semoga mahasiswa PLP 2 kelak menjadi guru yang berkarakter, beretika, amanah dan profesional. Juga berharap kerja sama antara Universitas Ahmad Dahlan dan SMK MUhammadiyah 2 Turi tetap terjalin dengan baik.

Pada akhir acara, Ketua mahasiswa PLP 2 dari program studi Bimbingan Konseling, Krisna Dewangga menyampaikan pesan dan kesannya selama melaksanakan PLP 2. 

“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan praktik mengajar di lingkungan SMK Muhammadiyah 2 Turi dan kami mohon maaf apabila melakukan kesalahan baik sengaja maupun tidak selama kami di sini,” ujar Krisna. (Arief Hartanto)




Forum Komunikasi PAUD untuk Penyelarasan Pembelajaran Anak

Sleman – Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI)  dan Ketua Pusat Kerja Gugus Sekolah Dasar (PKG SD) kelas 1 dari 17 Kapanewon di Sleman mengikuti Sosialisasi Program Forum Komunikasi PAUD SD di aula Sari Dewi Catering pada Selasa (13/9/2022). Beberapa organisasi mitra PAUD ikut hadir sebagai undangan seperti Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman, Forum PAUD Kabupaten Sleman dan Himpaudi Kabupaten Sleman.

Kegiatan dibuka langsung oleh kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Sri Sumiyatun didampingi Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sri Muliani.

Dalam sambutannya Sri Sumiyatun menyampaikan bahwa Forum Komunikasi PAUD SD ini merupakan program dari pusat, sedangkan di DIY sendiri baru Kabupaten Sleman saja yang sudah terbentuk.

“Harapannya dengan terbentuknya Forum ini akan terjalin komunikasi antara guru PAUD dan guru SD untuk bersama-sama menyiapkan anak didiknya dengan menyelaraskan pembelajaran yang dilakukan. Sudah ada buku panduan dan tolkit yang bisa dipelajari bersama. Tolkit ini sebagai panduan mempersiapan anak, keluarga dan lembaga pendidikannya,” kata Sri Sumiyatun.

Menurutnya, masa transisi anak PAUD masuk ke SD sering muncul permasalahan, baik dari sisi anak, keluarga dan sekolah itu sendiri. “Sehingga Forum ini dapat menjembatani  agar semua bisa berjalan selaras,” kata Atun.

Mengakhiri sambutannya Atun juga menyampaikan bahwa mempersiapkan anak PAUD masuk ke SD menjadi tanggungjawab bersama baik di PAUD maupun di SD.

Forum Komunikasi PAUD SD Kabupaten Sleman ini diketuai oleh Sri Sumiyatun, Wakil Ketua Rira Meuthia, Bendahara Sri Muliani. Adapun Bidang-bidang yang ada dalam kepengurusan ini adalah Bidang Diklat yang diketuai oleh Sasmiyati. Kemudian Bidang Humas dan kerja sama oleh Haryanti. Sedangkan bidan Pengembangan Sosial oleh Sri Mardiyanti dan bidang SDM adalah Daris Sucipto. Sedangkan Ibu PAUD Kabupaten sebagai Penasehat dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman selaku Pembina.

Adapun program-program yang disosialisasikan meliputi, dari bidang SDM adalah Pembinaan dan penguatan anggota Forum Komunikasi PAUD SD dan pertemuan rutin. Program Bidang Pengembangan Sosial adalah Mengidentifikasi permasalahan kesiapan bersekolah anak PAUD SD di satuan pendidikan, Menganalisa permasalahan kesiapan bersekolah anak PAUD SD di satuan pendidikan dan membuat rekomendasi kegiatan dari permasalahan kesiapan bersekolah anak PAUD SD di satuan pendidikan, serta membantu terjalinnya koordinasi yang baik antara keluarga dan sekolah serta stakeholder terkait kesiapan bersekolah anak  PAUD SD.

Kemudian dari Bidang Humas dan kerjasama mensosialisasikan program Pembuatan akun kesiapan bersekolah Sleman, Pembuatan flayer dan video pendek tentang kesiapan bersekolah, koordinasi dengan pemerintah Kapanewon tentang agenda roadshow  sosialisasi Forum Komunikasi PAUD SD dan Progam kesiapan bersekolah, menjalin kerjasama dengan lembaga mitra yang berhubungan dengan program kesiapan bersekolah dan Festival anak PAUD SD.

Sementara dari bidang Diklat antara lain mensosialisasikan programnya antara lain Sosialisasi tentang kesiapan bersekolah sebagai bentuk penguatan transisi PAUD SD, sosialisasi penggunaan panduan kesiapan bersekolah, workshop design pembelajaran masa transisi, workshop pembuatan media pembelajaran dan pendidikan paradikma baru implentasi pada Kurikulum Merdeka. (Resmi Widayati/KIM Depok)




Peringati HUT PMI, Kapanewon Cangkringan Gelar Donor Darah

Sleman – Dalam rangka HUT PMI ke-77, di Kapanewon Cangkringan menggelar Pelaksanaan Donor Darah pada Rabu, (14/9/2022) di Komplek Kapanewon Cangkringan. Donor darah yang dilakukan ternyatan melampaui target yang ditetapkan PMI Kapanewon Cangkringan.

Ketua PMI Kapanewon  Cangkringan Endri menuturkan, target perolehan sebanyak 80 kantong, lebih banyak dari penyelenggaraan tiga bulan sebelumnya. “Tetapi sampai jam . WIB, hasilnya sudah mencapai 100 kantong lebih, bahkan paket menu bagi pendonor harus ditambah,” tuturnya.

Sementara itu Penewu Cangkringan Joko Sunarsono bersama Kapolsek Pakem saat memberikan motivasi kepada peserta memberikan apresiasi terhadap kinerja PMI Kapanewon. Secara khusus dalam rangka HUT Ke-77 PMI tahun 2022 ini  Pemerintah Kapanewon Cangkringan menggerakkan seluruh komponen masyarakat baik melalui komunitas relawan, PKK, Himpaudi, Perangkat Kalurahan, instansi setingkat Kapanewon maupun unsur Forkompimcam untuk berpartisipasi. Penewu juga terus mengembangkan komunikasi dengan para relawan donor darah melalui Grup WA.

Kegiatan Donor Darah dalam rangka HUT PMI di Kapanewon Cangkringan dipantau langsung oleh Wakil Ketua PMI Jazim Sumirat bersama sejumlah pengus, dengan melibatkan 8 petugas teknis Unit Donor Darah PMI Sleman.(Tri Joko S/KIM Kalasan)




Pengelola Parkir Harus Profesional dan Bertanggung Jawab

Sleman – Sebagai upaya dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) juru parkir di Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman selenggarakan pelatihan pengelolaan perparkiran bagi pengelola parkir di wilayah Kabupaten Sleman bertempat di Rumah Makan Puri Mataram, Rabu (14/9). Kegiatan pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Kepala Dishub Kabupaten Sleman, Arip Pramana dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut melibatkan sebanyak 100 juru parkir yang ada di wilayah Kabupaten Sleman.

“Kegiatan pelatihan pengelolaan parkir ini menghadirkan sebanyak 100 orang pengelola parkir. Seluruh pengelola parkir akan diberikan pelatihan dalam melayani masyarakat agar profesional dan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arip menuturkan bahwa dalam pelatihan tersebut juga dilakukan sosialisasi mengenai keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengelola parkir atau juru parkir agar dapat terdaftar jaminan pekerja.

Dia menyebutkan sebanyak 536 pengelola parkir yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Sedangkan para juru parkir yang telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan baru sebagian yaitu sebanyak 253 orang. Berdasarkan hal tersebut, Arip mengatakan bahwa pihaknya menargetkan seluruh jumlah pengelola parkir di wilayah Sleman akan diikutsertakan dalam pelatihan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan pengelolaan parkir ini. Menurutnya, pelatihan ini dapat meningkatkan SDM juru parkir sehingga mampu meningkatkan profesionalitas juru parkir dalam melayani masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Danang juga menjelaskan bahwa pengelolaan parkir menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, pengelola perparkiran serta seluruh pengguna fasilitas jalan raya. Terlebih kondisi saat ini terdapat peningkatan populasi penduduk yang dibarengi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat berimplikasi pada peningkatan jumlah kendaraan dan arus transportasi dengan konsekuensi kebutuhan akan fasilitas dan tempat parkir juga semakin tinggi.

Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang perlu dipecahkan bersama baik oleh Pemerintah maupun pengelola parkir agar terpenuhinya fasilitas perparkiran yang baik aman, tertib dan ramah bagi pengguna jalan.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan pengelolaan parkir ini diharapkan dapat menciptakan pengelolaan parkir yang baik, aman, tertib dan ramah bagi pengguna jalan khususnya di Kabupaten Sleman. Saya berharap dengan pelatihan  ini maka pengelolaan parkir di Sleman dapat semakin tertib dan terhindar dari pungutan liar dan oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Danang. (Humas Sleman)




BNNK Sleman Beri Penguatan P4GN-PN Bagi Aparatur Sipil Negara

Sleman – Dalam rangka penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, maka Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman melakukan kegiatan sosialisasi pada apel pagi yang berlangsung di Halaman Kantor DinasTenaga Kerja Kabupaten Sleman Jalan Parasamya, Tridadi, Sleman, Senin (12/9/2022).

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN Kabupaten Sleman, AKBP Siti Alfiah bertindak sebagai Pembina Apel menyampaikan amanatnya mengenai situasi dan kondisi penyalahgunaan  Narkotika, Psikotropika, dan obat-obatan terlarang (Narkoba) khususnya di wilayah Kabupaten Sleman, dan terkait Rencana Aksi Nasional P4GN-PN sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 agar seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara turut berpartisipasi dengan melaksanakan kegiatan secara intensif.

“Mari kita laksanakan Rencana Aksi Nasional yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 secara bersama-sama dan penuh tanggung jawab untuk memerangi penyalahgunaan Narkoba agar Kabupaten Sleman bersih dari Narkoba,” tegas AKBP Alfiah dihadapan peserta apel.

Lebih lanjut Ia mengatakan masih perlu adanya peningkatan kampanye publik melalui penyediaan dan penyebaran informasi terkait pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika khususnya kepada Aparatur Sipil Negara. Serta melakukan sosialisasi P4GN-PN dan tes urin dalam setiap pelaksanaan kegiatan generasi berencana yang dilakukan bersama instansi terkait lainnya.

Di akhir kegiatan, Kepala BNN Kabupaten Sleman, AKBP Siti Alfiah berpesan kepada seluruh peserta apel pagi agar selalu menjaga kesehatan dan konsistensinya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta mengharap kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di tubuh Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman terus meningkatkan kinerjanya supaya lebih kreatif dan inovatif guna pelayanan publik maupun dalam pemberantasan narkoba di wilayah kerjanya masing-masing. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)