Menembak Sumbang 9 Medali Emas untuk Sleman di Porda 2022

Sleman – Kontingen Kabupaten Sleman untuk cabang olahraga menembak berjaya dengan meraih 9 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu dari 12 medali yang diperebutkan pada perhelatan PORDA DIY XVI tahun 2022. Pertandingan yang berlangsung selama dua hari Sabtu (3/9/2022) dan Minggu (4/9/2022)) di Lapangan tembak Indoor Stadion Maguwoharjo, Komplek AAU Adisucipto dan Purwomartani tersebut mempertandingkan beberapa kelas, meliputi 10 M Air Pistol Open, 10 M Air Pistol Team, 10 M Air Rifle Men, 10 M Air Rifle Putra Beregu. Selain Itu Juga 10 Air Rifle Putri Beregu, 10 M Air Rifle Perorangan Putri, 10 M Air Rifle Mixed Beregu, 10 M Youth Open, 10 M Air Pistol Mixed Beregu, serta Tembak Reaksi dan Air Rifle 3 posisi perorangan.

Sembilan medali emas yang diraih kontingan kabupaten Sleman diperoleh dari Kelas 10 M Air Pistol perorangan dengan nilai 555 atas nama Agung Susilo Waskito. Di kelas ini pula medali Perak diraih Atlet Sleman dengan nilai 541 atas nama Muhammad Roman Feirus. Sedang perunggu diraih Atlet kontingen Bantul dengan perolehan nilai 532 atas nama Heri Wibowo. Medali Emas Untuk kelas 10 m air pistol beregu Kontingen Sleman dengan atlet Mohammad Roman Feirus, Agung Susilo Waskito dan Victor Suhartanto mendapatkan nilai total 1614. Sementara Perak diraih Kota dengan nilai 1580 dan Perunggu diraih Bantul total nilai 1576.

Di kelas 10 m Air Rifle perorangan putra, Damar Novi Pradityaka mempersembahkan medali emas dengan perolehan nilai hasil tembakan 584, sedang perak diraih kota dengan nilai 576 dan Bantul meraih perunggu poin nilai 568. Sedangkan 10 m air rifle beregu putra medali emas diraih Sleman dengan atlet Ries Arfianto, Agung Susilo Waskito dan Damar Novi Pradityaka total nilai hasil tembakan 1718. Perak diraih kota total nilai 1680 dan Perunggu diraih regu Kulonprogo dengan nilai 1677.

Nomor 10 m perorang putri, atlet Sleman Trisnaningtyas Pramasari meraih medali emas dengan nilai 579, medali perak juga diraih Atlet Sleman dengan nilai 576 atas nama Fatimah Az-Zahra dan perunggu diraih kota dengan nilai 574 atas nama Ayu Octavi Setya Utami. Sedang untuk 10 beregu putri, Medali emas juga diraih petembak-petembak Sleman dengan mengumpulkan nilai hasil tembakan 1727 atas nama Trisnaningtyas, Fatimah Az-Zahra dan Fadhila Aureliya Putri, berturut-turut perak dan perunggu diraih Bantul 1666 dan Kota 1657.

Dari hasil persiapan yang cukup matang selama mengikuti pemusatan latihan menghadapi PORDA XVI 2022, petembak-petembak Sleman juga berhasil medali emas untuk kelas lainya, meliputi 10 m air rifle mixed beregu dengan total nilai 573 atas nama duet Fatimah Az-Zahra dan Damar Novi Pradityaka, Perak diraih Kota dengan nilai 570 atas nama Ayu Octavi dan Dian Eko. Dikelas ini Perunggu berhasil diraih Kontingen Sleman  dengan nilai 569 atas nama Trisnaningtyas dan Ries Arfianto. Sementara itu untuk nomor 10 m air rifle youth open Atlet Sleman atas nama Fadhila Aureliya berhak mendapat medali Emas   dengan nilai tertinggi 576 disusul atlet Sleman atas nama Laras Sari Sukanti peraih Perak dengan nilai 567 baru kemudian nilai 557 atas nama Karunian Al Ghozi dari Gunungkidul.

Kontingen Sleman yang turun pada nomor tembak reaksi pun menorehken prestasi gemilang. Dia adalah Anton Septiawan Saputra, dengan poin mengantarkan medali emas ditangannya.  Sementara untuk poin mendapatkan medali perak diraih Atlet asal Kota atas nama Alamat Rosi serta poin untuk Perunggu diraih Eko Djailanto yang juga dari Kota.

“Kami  bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet kabupaten Sleman, dari 12 medali yang diperebutkan, hanya tiga medali yang lepas,  tiga nomor yang lepas medalinya itu meliputi 10 air pistol mixed team, air rifle tiga posisi beregu dan perorangan,” kata Ketua Pengurus Cabang Olahraga Menembak Kabupaten Sleman Hermawan Budi Sulistyo

Dengan hasil di PORDA XVI 2022 ini, Hermawan berharap para atlet dapat terus berlatih untuk menghadapi event lainnya, baik tingkat regional maupun nasional. (Tri Joko S /KIM Kalasan)




Zero TB Goes to Sleman, Upaya Penanggulangan Kasus TBC di Kabupaten Sleman

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat Zero TB menggelar acara Soft Launching Program Zero TB Goes to Sleman pada Senin (5/9/2022) di Kantor Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengeliminasi kasus Tubercolosis di Kabupaten Sleman. Gerakan ini sendiri merupakan kolaborasi Pemkab Sleman dengan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kepala Dinas Kesehatan Sleman dr. Cahya Purnama, menyampaikan bahwa sebagai daerah dengan penduduk terbesar di DIY, yaitu jiwa (semester I 2021), TBC hingga kini menjadi salah satu prioritas masalah kesehatan yang masih belum dapat dituntaskan. Tahun 2020-2021 temuan kasus menurun karena pengaruh pandemi COVID-19 yang menyebabkan kegiatan aktif untuk menemukan kasus TBC terkendala. Realisasi penemuan kasus dan pengobatan TBC di Kabupaten Sleman pada tahun 2021 baru mencapai 983 kasus, lebih rendah dari target Kementerian Kesehatan yaitu sebesar 2546 kasus.

Sementara itu, kasus TB kebal obat yang ditemukan pada tahun 2021 sebanyak 22 kasus, mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Dengan demikian, perlu inovasi dan strategi baru untuk bisa menjangkau populasi resiko tinggi yang didukung oleh segenap lintas sektor, agar program skrining aktif TBC yang diinisiasi melalui ZeroTB ini dapat dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat, karena kegiatan tersebut akan dilaksanakan di 17 Kapanewon,

“Zero TB merupakan sebuah inisiatif penanggulangan TB yang berlandaskan pada tiga elemen yaitu penemuan kasus secara aktif, pengobatan yang efektif, dan pencegahan TB pada kontak serumah,” ujar Cahya.

Rina Triasih, Direktur ZeroTB Yogyakarta menyampaikan bahwa program Zero TB ini terlaksana atas berbagai dukungan dari banyak pihak.

“Zero TB Yogyakarta ini adalah suatu kegiatan yang diinisiasi oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), kami bekerja sama dengan Burnet Institute di Melbourne, Australia, dan mendapatkan dukungan dana dari sana, juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Yogyakarta, Dinas Kesehatan Provinsi Yogyakarta, mengadakan suatu program yang komprehensif, inovatif, dan masif. Jadi pendekatannya tidak hanya menemukan pasien dan mengobatinya sampai sembuh saja, akan tetapi kita juga harus mencegah dan semuanya itu harus dilakukan secara bersama-sama.” tegas Rina Triasih.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Zero TB ini merupakan wujud kesungguhan kita bersama-sama dalam meningkatkan kualitas kehidupan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman.

“Semoga harapan kami  bahwa masyarakat di Kabupaten Sleman mendukung adanya Zero TB ini dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional yang ke- 58  dan semoga dengan adanya rontgen ini dimanfaatkan kepada masyarakat,” kata Kustini. (Rep Ica dan Rima)




Perwosi Sleman Resmi Dilantik

Sleman – Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kapanewon se-Kabupaten Sleman periode 2022-2026 resmi dilantik di Pendopo Parasamya Komplek kantor Bupati Sleman pada Sabtu, (03/09/2022).

Sebanyak 170 orang pengurus Perwosi dari 17 Kapanewon dilantik langsung oleh ketua Perwosi Kabupaten Sleman sekaligus Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo disaksikan oleh pengurus Perwosi Provinsi DIY Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ajeng Adipati Paku Alam (Gusti Putri) dan Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Sri Hapsari Suprobo Dewi.

Dalam sambutannya  Gusti Putri menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya pengurus Perwosi Kapanewon se-Kabupaten Sleman periode 2022-2026.

Gusti Putri juga mendorong pengurus Perwosi untuk berperan aktif memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat sebagai upaya bersama mewujudkan masyarakat yang sehat. Selain itu dalam upaya mengatasi Stunting  diharapkan Perwosi dapat ikut berperan dengan menciptakan senam ibu hamil maupun senam untuk anak usia dini.

“Saya juga berharap Perwosi sebagai  pendamping  pemerintah dapat ikut serta membantu mewujudkan cita-cita pembangunan mensejahterakan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sedangkan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya juga menjelaskan bahwa  Perwosi diharapkan bukan hanya memperhatikan olahraga senam saja, tetapi semua cabang olahraga yang ada wanitanya. “Tugas Perwosi hadir untuk  memberikan dorongan serta dukungan,” kata Kustini.

Selain itu Kustini akan menggerakkan Perwosi Kapanewon ini untuk menghidupkan kembali olahraga tradisional seperti kasti, gobag sodor, egrang, yeye, dakon dan olahraga tradisional lain yang ada di wilayah masing-masing.

Mengakhiri sambutannya Kustini berharap Perwosi Kapanewon dapat menjadi pelopor  menciptakan masyarakat yang sehat, dimulai dari wanitanya.

Usai acara pelantikan dilanjutkan dengan penampilan senam khas Kabupaten Sleman oleh para instruktur senam Kabupaten Sleman. (Resmi W/KIM Depok)




Yongmoodo Sumbang 10 Medali untuk Sleman di Porda 2022

Sleman – Yongmoodo Kabupaten Sleman berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Porda XVI DIY tahun 2022. Bermain di Malika Ballroom Sleman City Hall, Sabtu (3/9/2022) dan Minggu (4/9/2022), para atlit muda Yongmoodo Sleman berhasil menyumbang 10 medali, termasuk 2 emas dari nomor -70 Kg Putra atas nama Fajar, dan nomor Beregu Putra.

Di partai final, Fajar berhasil mengalahkan kontingen dari Kota Yogyakarta, sedangkan Tim Beregu Putra Sleman berhasil mengalahkan tim yang juga dari Kota Yogyakarta.

Pertandingan final -70 Kg Putra sendiri berjalan ketat, di mana masing- masing finalis memperlihatkan permainan maksimal. Jual beli bantingan diperlihatkan oleh kedua finalis, untuk meraih poin. Hasilnya, Fajar berhasil memenangkan pertandingan dengan angka 2-0.

Sementara untuk nomor Beregu Putra, kontingen Sleman menghadapi Kota Yogyakarta di partai final. Dari 4 game yang dipertandingkan, Sleman berhasil meraih keunggulan dengan skor 2-0, di mana 2 pertandingan lainnya berakhir dengan imbang.

Fajar, peraih medali emas Yongmoodo Sleman merasa bersyukur karena berhasil meraih hasil maksimal di nomor yang diikutinya. Ia mengakui bahwa lawannya cukup berat. “Alhamdulillah, berhasil meraih emas,” ujarnya.

Sementara itu, Daeng Safri, perwakilan Tim Pelatih Yongmoodo Sleman mengakui bahwa setiap kontingen yang dihadapi timnya memiliki kekuatan yang seimbang.

“Gunungkidul yang paling berat, yang lain cukup seimbang,” tuturnya.

Namun ia tetap bersyukur bahwa anak asuhnya telah berusaha secara maksimal dan berhasil meraih 2 emas pada Porda XVI DIY ini. Ia bertekad bahwa untuk Porda berikutnya, Sleman berhasil meraih hasil yang lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, Porda berikutnya lebih maksimal lagi,” ungkap Daeng Safri.

Hal senada juga disampaikan oleh Eka Suryo Prihantoro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman yang juga merupakan OPD pendamping Yongmoodo Sleman di Porda XVI ini. Ia merasa bangga atas perjuangan yang telah dilakukan para atlit Yongmoodo Sleman.

“Yang penting sudah usaha maksimal, itulah hasil yang terbaik. Ke depan kita usahakan bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ia juga berharap kiprah para atlit Yongmoodo Sleman di Porda XVI DIY ini dapat memperkenalkan Yongmoodo kepada masyarakat, sehingga akan bermunculan atlit-atlit Yongmoodo baru di Kabupaten Sleman.

Yongmoodo Sleman sendiri berhasil meraih total 10 medali dalam Porda XVI DIY 2022 ini, dengan rincian 2 emas, 2 perak, dan 6 perunggu.




Konferancab Ansor Gamping Sebagai Momentum Estafet Kepemimpinan Organisasi

Sleman – Sebagai momentum estafet kepemimpinan organisasi kepemudaan serta tercapainya tujuan organisasi yang solid dan lebih produktif, maka Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kapanewon Gamping untuk yang kedua kalinya menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) masa khidmat tahun 2022 hingga 2024 dengan mengangkat tema ‘Konsolidasi Kader Untuk Organisasi Yang Lebih Baik’ yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Barokah Banyuraden, Gamping, Sleman, Minggu (4/9/2022).

Hadir pada agenda konferensi dua tahunan di tingkat Kapanewon ini, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sleman, Dr. H. Ariyanto Nugroho didampingi Kepala Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Sleman, Walgiyanto guna memantau dan mengarahkan agar jalannya sidang pleno pada Konferancab PAC Ansor Kapanewon Gamping dapat berlangsung dengan baik.

Turut menyaksikan acara seremonial pembukaan konferancab PAC Gamping antara lain Panewu Anom Kapanewon Gamping, Dewanto Tri Nugroho, Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping, KH. Ahmad Mabarun, didampingi Mustasyar, KH. Muhammad Nasrulloh, Kamituwo Kalurahan Banyuraden, Muhajir, Perwakilan dari Kepolisian Sektor Gamping, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta delegasi dari Pimpinan Ranting GP Ansor Kalurahan Trihanggo, Nogotirto, Banyuraden, Ambarketawang, dan Balecatur.

Dalam sambutan pembukanya, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sleman, Dr. H. Ariyanto Nugroho menegaskan bahwa di dalam konferancab terdapat dua agenda penting yaitu penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan pada periode yang lalu, dan pemilihan Ketua Pimpinan Anak Cabang untuk periode selanjutnya. Ia berharap para delegasi dari seluruh Pimpinan Ranting dapat menjalani konferensi sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, Panewu Anom Gamping, Dewanto Tri Nugroho memberikan apresiasi kepada jajaran GP Ansor Kapanewon Gamping atas terselenggaranya kegiatan konferensi, sekaligus memberikan dukungan agar organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini dapat menjalankan roda organisasi dengan baik.

“Cita-cita perjuangan bangsa Indonesia dan upaya pembangunan nasional hanya bisa terwujud secara utuh dan berkelanjutan apabila seluruh komponen bangsa serta potensi yang ada, termasuk generasi muda mampu berperan aktif. Semoga generasi muda di Kapanewon Gamping yang terhimpun dalam GP Ansor ini senantiasa memperoleh semangat kultural dan spiritual yang berakar pada nilai-nilai budaya bangsa yang luhur,” tutur pria yang akrab disapa Dewo.

Setelah dilakukan pemungutan suara melalui mekanisme sidang pleno pemilihan Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Kapanewon Gamping maka Addin Sidiq Purnomo memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai ketua terpilih untuk memimpin dan mengembangkan organisasi yang bersifat kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan yang berwatak kerakyatan masa khidmat tahun 2022 hingga 2024. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)