Tingkatkan Kualitas Pengajar PAUD Melalui Workshop Penyusunan Bahan Ajar

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) formal dan nonformal di Kabupaten Sleman yang mendapatkan SK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka mengikuti Workshop Penyusunan Bahan Ajar pada Kamis hingga Sabtu, 22-24 September 2022 di Aula Sari Dewi Sleman.

Lembaga PAUD yang mendapat SK tersebut adalah TK  Amal Kartini, TK Indriyasana Dharmoyuwono, TK Islam Al Azar 31, TK Budi Utama, TK Salman Al Farizi 2, TK Putra Jaya Patran, TK ABA Sinduadi, TK Pelang Indonesia, TK Indriyasana Gamping, TK Kanisius Demangan Baru, TK Olifan, TK Eksperimental Mangunan Kalasan, TK Model Kabupaten Sleman, TK ABA Rejondani, KB Budi Utama, dan KB Pelangi Indonesia.

Selain itu, workshop juga diikuti oleh peserta dari lembaga-lembaga PAUD yang sudah mengikuti sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan sebelumnya.

Sri Sumiyatun selaku Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Sri Sumiyatun menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga PAUD di Kabupaten Sleman, Disdik Sleman akan selalu berusaha memprogramkan kegiatan pendukung.

“Hasil akhir dari kegiatan ini nanti, saya harapkan dapat memberikan gambaran bagi semua lembaga PAUD di Sleman dalam membuat bahan ajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka,” pungkas Sri Sumiyatun mengakhiri sambutannya. (Resmi Widayati/KIM Depok)




Antisipasi Potensi Pelanggaran Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Sleman Rekrut Panwascam

Untuk mengantisipasi potensi dugaan pelanggaran yang semakin marak dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024 mendatang, diperlukan penguatan lembaga pengawasan baik secara struktural maupun partisipatif berbasis masyarakat. Berkaitan hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan perekrutan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) sejak 21 hingga 27 September 2022.

Animo masyarakat yang ingin berpartisipasi sebagai penyelenggara pemilu di wilayah Kabupaten Sleman sangat tinggi seperti yang terpantau di Ruang Pojok Pengawasan, Gedung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Bawaslu Kabupaten Sleman pada Senin (26/9/2022).

Dalam keterangannya, Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kabupaten Sleman, Fajar Marchito Saleh yang didampingi Staf Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Nafisatun Hanifah menyebutkan bahwa jumlah pendaftar calon Panwascam yang telah memasukkan berkas pendaftaran sebanyak 204 orang terdiri dari 122 laki-laki dan 82 perempuan.

“Masyarakat sangat antusias untuk menjadi Panwascam pada Pemilu 2024 yang akan datang. Jumlah pendaftar sudah mencapai 204 orang, sedangkan kebutuhan personil Panwascam sebanyak 51 orang. Kelompok kerja (pokja) perekrutan Panwascam masih melayani pendaftaran hingga hari Selasa tanggal 27 September 2022 pukul WIB,” tutur Fajar.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan perekrutan Panwascam dilakukan secara terbuka melalui tahap seleksi penelitian berkas administrasi, tahap tes tertulis atau Computer Assisted Test (CAT), serta tahap tes wawancara.

Di tempat terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Abdul Karim Musthofa mengatakan bahwa Panwascam merupakan sumber daya manusia yang harus memahami tugas pokok dan fungsinya seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu.

“Karenanya, Panwascam bertugas untuk mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu di wilayah kapanewon agar berjalan secara demokratis, sehingga Panwascam menjadi pintu masuk utama guna menyampaikan laporan adanya dugaan pelanggaran Pemilu,” pungkas Abdul. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Klinik Pratama Nyawiji dan Laboratorium Kesehatan Sleman Tanda Tangani MoU Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur melakukan penandatanganan MoU dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Sleman bertempat di ruang kerja Lurah Condongcatur, Senin (26/09/2022)

MoU tersebut ditandatangani oleh dr. Yanasta Yudo Pratama selaku manajer Klinik Nyawiji, Rini Astutiningsih selaku Kepala Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman, dan Reno Candra Sangaji selaku Lurah Condongcatur.

Tujuan dari kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Sleman ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dibidang laboratorium klinik seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan urine, pemeriksaan feses, pemeriksaan mikrobiologi yang menunjang untuk penegakan diagnosis suatu penyakit sehingga dokter dapat memaksimalkan terapi yang tepat untuk pasien.

Harapannya, Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Laboratorium Kesehatan Sleman untuk terus dapat melayani masyarakat bagi semua kalangan dengan fasilitas yang standar dan biaya yang terjangkau.

Yanasta menyampaikan bahwa salah satu upaya peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Nyawiji adalah berkolaborasi dengan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman.

“Adanya kerja sama antara Klinik Pratama Nyawiji dengan Laboratorium Kesehatan Sleman nantinya akan meningkatkan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Nyawiji dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif,” ujarnya.

Menurut Yanasta, kebutuhan masyarakat tidak hanya sekedar periksa jika membutuhkan atau sedang sakit saja, namun saat masyarakat membutuhkan skrining sebagai upaya preventif atau pencegahan suatu penyakit kronis seperti stroke, diabetes, maupun penyakit kronis lainnya.

Ia menilai bahwa kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Sleman merupakan upaya solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalurahan Condongcatur

Sementara Reno menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Sleman diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan Klinik Pratama Nyawiji Condongcatur.

“Ke depannya, pelayanan di Klinik Pratama Nyawiji akan terus ditingkatkan dengan bekerja sama dengan instansi lainnya agar pelayanan dibidang kesehatan dapat berjalan maksimal,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)




Songsong Pemilu Serentak 2024, Sleman Gelar Seminar bagi Ormas dan LSM

Sleman – Menghadapi Pemilu Serentak 2024, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman mengadakan seminar dengan tema “Peran Ormas Dan LSM dalam Mengawal Pemilu yang Berkualitas di Kabupaten Sleman”, Selasa (27/9/2022), di Rumah Makan Pringsewu, Mlati, Sleman. Kegiatan yang turut dihadiri oleh sejumlah pengurus Organisasi masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Achmad Raharjo, dari Badan Kesbangpol Sleman, menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan sinergitas antara Ormas/LSM dengan Pemerintah Kabupaten Sleman serta stakeholder lainnya dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. Ormas dan LSM yang masuk kategori Non-Governmental Organization (NGO), menurutnya memegang peranan penting sebagai pilar demokrasi. Keterlibatan Ormas dan LSM dinilai penting dalam membangun demokrasi di Indonesia terutama dalam rangka mengawasi kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

“Hal ini dapat dimaknai sebagai kesadaran politik warga negara untuk turut bertanggung jawab menciptakan sistem dan produk politik yang bersih dan sehat,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Danang Maharsa, Wakil Bupati Sleman, menyebutkan bahwa Ormas dan LSM memegang peran yang sangat penting dalam mengawal serta mengawasi jalannya Pemilu. Ormas dan LSM juga diharapkan dapat ikut terlibat secara aktif sebagai penyelenggara pemilu, baik di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun sebagai pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Harapan saya, nanti perwakilan Ormas dan LSM ini nanti dapat menginformasikan terkait hasil seminar kita kali ini, sehingga Pemilu Serentak 2024 nantinya dapat berjalan sukses,” ujarnya.




Bupati Sleman Panen Kedelai Anjasmoro

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama dengan Kelompok Tani Margo Mulyo Sumberharjo melakukan panen raya Varietas Kedelai Anjasmoro di Dusun Bendungan, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan pada Selasa (27/9/2022).

Bupati Sleman melakukan panen kedelai di atas lahan seluas 20 hektar yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman, Suparmono dan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Sugeng Purwanto.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong pengembangan budidaya keledai baik melalui perluasan lahan tanam, maupun peningkatan produktivitas.

“Selama ini untuk pemenuhan kebutuhan kedelai masih dilakukan melalui import. Salah satu upaya untuk membantu mencukupi kebutuhan kedelai tersebut Pemerintah Kabupaten Sleman pada tahun 2022 berupaya melakukan
pengembangan tanaman kedelai melalui dana Tugas Pembantuan APBN pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta pada lahan seluas 50 Hektar,” jelasnya.

Adapun luas lahan tanam kedelai seluas 50 hektar ini terletak di Kalurahan Sumberhajo dengan luas 30 hektar, dan di Kalurahan Bokoharjo dengan luas 20 hektar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Margo Mulyo, Heru Martono dalam kegiatan tersebut melaporkan bahwa saat ini terjadi peningkatan permintaan terhadap kedelai. Untuk itu para petani mulai bergerak budidaya kedelai.

“Budidaya ini (Varietas Kedelai) dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan secara nasional dalam ketersediaan bahan baku kedelai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dia menuturkan dalam dua tahun terakhir, budidaya kedelai dibayang-bayangi dengan kegagalan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung pada saat budidaya. Akibatnya petani beralih ke komoditas padi, jagung, dan kacang tanah.

Heru juga menjelaskan kondisi tersebut ditindaklanjuti oleh Pemerintah melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman dengan meningkatkan upaya inovasi memperkuat tumbuh tanaman melalui penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan yaitu pupuk organik, pupuk hayati, bio pestisida dan pestisida hayati sehingga lahan menjadi subur, lingkungan lestari dan produksi tinggi.