Meriahkan Hari Santri, 22 Pesantren di Kabupaten Sleman Ikuti Festival Hadroh Santri

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2022, sebanyak 22 pesantren dari Kabupaten Sleman mengikuti Festival Hadroh Santri di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman pada Kamis (20/10/2022). Festival hadroh ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2022, dengan mengangkat tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”.
Mustadi, Ketua Umum Peringatan Hari Santri Sleman, sekaligus Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah menyampaikan bahwa hadroh memiliki arti penting bagi umat islam.
“Kita tidak bisa melupakan sejarah musik hadroh yang ada sebelum Nabi Muhammad di Arab. Kemudian di Indonesia juga sebelum kemerdekaan pun sudah dibawa oleh para Habaib dalam rangka mensyiarkan Islam. Lantunan sholawat yang diiringi dengan musik hadroh itulah yang harus kita ingat-ingat, dan tentunya bagaimana kita selalu mendengungkan sholawat Nabi kepada Rasulullah kita. Inilah nilai yang harus kita ingat-ingat terus, sehingga dalam rangka peringatan hari santri ini tentunya kita semua ingin menguatkan ruhnya, bahwa kita selaku umat Beliau selalu mengagungkan nama Beliau dan mengagungkan sholawat-sholawat Nabi,” ujar Mustadi.
Sehingga ia mengapresiasi partisipasi santriwan dan santriwati yang hadir memeriahkan festival hadroh ini.
“Kami atas nama panitia penyelenggara merasa bangga, bahagia, dan memberikan apresiasi kepada pondok pesantren yang hadir pada kesempatan hari ini sudah dapat hadir. Pondok pesantren memberikan peran dalam bermasyarakat dan berbangsa. Kami ucapkan terima kasih atas semangatnya hari ini dengan berbagai seragam dari santriwan santriwati,” ungkap Mustadi.
Mustadi berharap agar kedepannya pondok pesantren dapat semakin meningkatkan perannya, menguatkan kerja sama dengan Kementerian Agama, agar para santriwan dan santriwati dapat menjadi penerus para pejuang, para ulama, dan para kyai dalam menguatkan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan. (Rep Nesya)
