Tumbuhkan Budaya Berinovasi, Kapanewon Mlati Luncurkan BUMKal Bersama

Sleman – Pemerintah Kapanewon Mlati meluncurkan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Lembaga Keuangan Kalurahan Kapanewon Mlati pada Senin (10/10/2022) di Halaman Kantor Kapanewon Mlati. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari Festival Budaya Mlati yang diadakan dari tanggal 9 – 16 Oktober 2022 mendatang.

Arifin selaku Panewu Mlati menjelaskan bahwa peluncuran Bumkalma menjadi satu kesatuan dengan festival Budaya Mlati. Hal ini dikarenakan budaya tidak hanya berupa kesenian, namun juga seluruh hasil budi dan daya untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya launching BUMKal bersama ini, Arifin berharap agar budaya berusaha, budaya untuk berinovasi, budaya untuk berkolaborasi bisa tumbuh dalam diri para wirausahawan.

Budiharjo selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman mengapresiasi dan menyambut baik Launching Bumkalma Mlati Adi Sejahtera ini. Budiharjo juga menekankan pentingnya peranan Masyarakat dalam pengembangan BUMKal bersama kedepannya.

“Masyarakat memiliki porsi dan peranan yang sangat penting dalam mengungkap potensi di wilayahnya, mengingat masyarakat yang paling mengetahui potensi dan kebutuhan pembangunan yang ada. Keberadaan BUMKal bersama ini mampu memfasilitasi berbagai kebutuhan jika dikelola secara maksimal, terlebih kabupaten sleman memiliki beragam potensi yang jika dikelola dengan baik maka tidak hanya meningkatkan derajat ekonomi masyarakat namun juga bisa meningkatkan pembangunan di wilayahnya,” ungkap Budiharjo.

Pembangunan BUMKal bersama ini juga menjadi salah satu upaya dalam menuntaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan ini pula, Budiharjo juga mengingatkan pemerintah mlati untuk dapat memberikan dukungan, pengawasan, serta pembinaan bagi Badan Usaha Milik Kalurahan.

“Sehingga BUMKal Bersama yang telah dibangun dapat berkembang dan memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat,” tambah Budiharjo.

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial dan alat kerja UMKM bagi para wirausahawan. Bantuan yang telah diberikan diharapkan bisa bermanfaat, serta alat kerja untuk UMKM juga dapat dikaryakan dengan baik sehingga memiliki nilai lebih dan multi efek yang positif bagi masyarakat. (Rep Adis/Foto Dian)




Pentingnya Mewujudkan Lingkungan Belajar Berkualitas pada PAUD

Sleman – Pengurus Pusat Kerja Gugus (PKG) dari 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman mengikuti Bimbingan Teknis Lingkungan Belajar Berkualitas (LBB) di Front One Resot Kapanewon Depok pada Kamis (6/10/2022) dan Jumat (7/10/2022).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Sri Sumiyatun. Dalam sambutannya Sri Sumiyatun menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek LBB merupakan program dari Kementrian yang bertujuan untuk mewujudkan lembaga -lembaga PAUD dapat menciptakan serta menyajikan lingkungan belajar yang berkualitas.

“Saya tahu ini tidak mudah, namun saya percaya melalui program-program  yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, setidaknya dapat membantu upaya lembaga PAUD mewujudkan lingkungan belajar berkualitas,” ungkap Sri Sumiyatun.

Sri Sumiyatun berharap seluruh peserta bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan bimtek LBB ini karena nantinya mereka akan bertanggungjawab untuk mengimbaskan kepada lembaga-lembaga PAUD di Kapanewon masing-masing.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Sleman sangat mendukung pembelajaran di PAUD yang terfokus pada kemandirian dan  pembentukan karakter. Ery juga menyampaikan pentingnya mewujudkan lingkungan belajar yang berkualitas di PAUD. “Karena di sana generasi bangsa ini disiapkan,” ujar Ery.

Pada pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang bagaimana mengoptimalkan akun   untuk peningkatan mutu lembaga PAUD. (Resmi Widayati/KIM Depok)




Meriahkan Muktamar Muhammadiyah ke-48, PCM dan PCA Sleman Gelar Jalan Sehat

Sleman – Dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ke-48, serta mendukung Kabupaten Sleman untuk selalu sehat di mana pun berada dengan berolahraga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sleman menggelar Jalan Sehat pada Sabtu (8/10/2022) di Balai Kalurahan Pandowoharjo, Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Ketua PCM Sleman Agus Nuruddin mengungkapkan bahwa pada awalnya target peserta jalan sehat adalah sebanyak 1000 orang, tetapi ternyata pendaftar acara jalan sehat mencapai 2239 orang. “Hal ini menunjukkan bahwa warga Sleman memiliki keinginan untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga melalui jalan sehat bersama,” ujar Agus.

Ribuan peserta Jalan Sehat PCM-PCA ini terdiri dari warga Muhammadiyah, warga Aisyiyah, Rombongan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang merupakan warga sekolah Muhammadiyah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA, simpatisan Muhammadiyah, dan warga sekitar Pandowoharjo.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah ini. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah atas kolaborasinya bersama pemerintah yang menghadirkan program-program yang menyejahterakan masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan selamat kepada Songsong Muktamar Muhammadiyah yang ke-48 dan Songsong Muktamar Aisyiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah. Saya merasa senang, bangga, dan mengapresiasi karena dengan kegiatan jalan sehat, masyarakat menjadi sehat.” papar Kustini

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah Aisyiyah se-Kabupaten Sleman atas adanya kerja sama dengan pemerintah selama ini di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Memang diperlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Program-program yang dirancang bersama pemerintah selama ini memiliki tujuan mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Sleman,” imbuhnya.

Ia juga berharap agar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang akan dilaksanakan di Solo dapat berjalan sukses, dan dapat memberikan perubahan yang lebih baik ke depannya untuk Muhammadiyah.

“Semoga dengan adanya Muktamar yang serentak di Indonesia ini, kita bisa bersama-sama mentransformasikan program-program Muhammadiyah untuk masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sleman” tutup Kustini.

Acara ini juga dimeriahkan dengan doorprize utama berupa sepeda dari Bupati Sleman dan berbagai doorprize lainnya dari Lurah Pandowoharjo, pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari UMKM binaan Muhammadiyah dan UMKM warga sekitar Pandowoharjo, penampilan Paduan Suara Aisyiyah Cabang Sleman, dan penampilan tari dari siswa Muhammadiyah. (Rep Nesya)




Kemilau Budaya di Festival Budaya Kapanewon Mlati 2022

Sleman – Dalam rangka memberikan sarana dan wadah masyarakat untuk melestarikan dan menikmati pertunjukan kebudayaan, Pemerintah Kapanewon Mlati menggelar Festival Budaya Kapanewon Mlati yang dibuka secara langsung oleh Bupati Sleman pada Minggu (9/10/2022) di Kantor Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Panewu Mlati, Arifin, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan yang mengusung tema Kemilau Budaya Negeriku, Kuat, Tumbuh Karakter, dan Jati Diri Bangsaku ini berangkat dari ide sederhana untuk memberikan sarana dan wadah kepada seluruh stakeholder dan kalangan masyarakat di Kapanewon Mlati untuk turut “Nguri-uri kabudayan” melalui Festival Budaya Kapanewon Mlati 2022 ini.

“Kami melibatkan instansi pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, dan seluruh stakeholder di Kapanewon Mlati untuk berpartisipasi dan tampil dalam acara ini,” ujar Arifin.

Festival Budaya Kapanewon Mlati 2022 ini diselenggarakan dari tanggal 9 Oktober hingga 16 Oktober 2022 di Kantor Kapanewon Mlati dengan diawali penampilan Gebyar PAUD dan UMKM se Kapanewon Mlati yang kemudian dilanjutkan dengan banyak kegiatan dan pertunjukan budaya seperti Jathilan, Pameran Keris dan Tosan Aji, Macapat, Ketoprak, Pentas Dalang Cilik, Sarasehan Budaya, Lomba sesorah geguritan, Pagelaran Wayang dan ditutup Kirab Budaya pada tanggal 16 Oktober.

Selain itu, terdapat juga kegiatan lain seperti pembukaan FBKM, Launching BumKalma, Lomba kreasi anak, Dialog Kebangsaan, Tembang Nostalgia Koes Plus, Pengajian dan sholawat kebangsaan, serta kampanye Germas.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyambut baik sekaligus mengapresiasi penyelenggaraan Festival Budaya Kapanewon Mlati Tahun 2022 ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wahana pelestarian seni budaya sekaligus peningkatan aktivitas perekonomian di Kapanewon Mlati

“Melalui aktivitas pelestarian budaya, semoga kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini juga mendukung pengenalan budaya kepada anak usia dini serta menggugah keinginan dan ketertarikan generasi penerus kita terhadap kekayaan seni dan budaya di Kabupaten Sleman. (Humas Sleman)




Hadiri Haul Kyai Imam Basuni, Wabup Sleman Serukan Persatuan dan Kesatuan

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menghadiri haul ke-5 pendiri majelis sholawat Macul Langit, Kyai Imam Basuni, Minggu (9/10/2022), di Umbulsari A, Sumberharjo, Prambanan, Sleman.

Dalam sambutannya, Danang turut mengapresiasi pihak penyelenggara kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan ini, para generasi penerus dapat meneladani serta meneruskan kebaikan-kebaikan Kyai Imam Basuni yang telah mensyiarkan nilai Islam di tengah warga di Kalurahan Sumbersari dan sekitarnya.

“Saya harap kegiatan ini dapat menambah iman dan takwa kita. Semoga dapat memperkuat kesatuan dan kesatuan kita semua,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pentingnya kerukunan dan persatuan antar warga bangsa, khususnya di Kabupaten Sleman. Terlebih, di tahun politik menjelang Pemilu Serentak seperti saat ini, dapat memunculkan potensi gesekan di tengah masyarakat apabila tidak diantisipasi mulai dari sekarang.

“Perbedaan itu pasti ada. Kita dilahirkan juga berbeda-beda. Maka mari kita jadikan perbedaan itu kekuatan untuk membangun dan memajukan negara kita Indonesia,” ujarnya.

“Saya juga mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai aksi radikalisme dan intoleran yang merongrong keutuhan NKRI,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pendakwah sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Roudotun Ni’mah Semarang, KH. Muhammad Ali Shodiqin atau biasa dipanggil Gus Ali Gondrong. (Humas Sleman)