Sleman – Warga RW 45 Kayen Condongcatur melaksanakan kerja bakti warga untuk pembangunan Cor Blok hasil bantuan dari Kalurahan Condongcatur dan swadaya masyarakat, Minggu (6/11/2022).
Pemerintah Kalurahan Condongcatur sesuai program pembangunan berbasis di RW setiap tahunya memberikan bantuan rata-rata senilai 40 juta kepada setiap RW selama 6 tahun kedepan sesuai dengan RPJMKal 2022 – 2027. Pada bulan November 2022 ini warga RW 45 Kayen menerima bantuan untuk pembangunan Cor Blok di Jl. Kayen 1, di mana sebelumnya berbentuk konblok yang telah rusak
Ketua RW 45 Kayen, Sukirman menyampaikan bahwa sesuai program tahun ini, bantuan pembangunan dari Kalurahan Condongcatur diprioritaskan untuk Corblok. Namun mengingat jalan yang akan dikerjakan cukup panjang, sehingga bantuan dari kalurahan tidak dapat menjangkau semuanya.
“Maka dilakukan Pengalangan dana melalui WAG RW 45 dan alhamdulillah dalam waktu sepekan berkat spontinitas dan juga kesadaran warga terkumpul sumbangan semen warga sekitar 250 sak,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan bahwa warga juga dapa menyumbang semen berwujud uang tunai dan transfer dengan harga 50000/sak-nya, split, pasir serta dana untuk konsumsi. “Total terkumpul dana Rp. ,” ungkap Sukirman.
Sementara itu, bantuan dari Kalurahan Condongcatur sendiri senilai sekitar Rp. 40 juta yang terdiri dari pasir 40 M3 (8 truck), Split 21 M3 (3 truck), semen 300 sak, ember, cangkul, sekop dan upah PKT.
Sementara Ketua Pembangunan RW 45, Jindarto menyampaikan bahwa untuk pembangunan Cor Blok ini melibatkan seluruh warga dalam bentuk kerja bakti massal/gotong royong. Pengerjaan dilakukan selama dua hari, yaitu pada Sabtu (5/11/2022) berupa persiapan elefasi jalan, penanaman Pralon saluran air hujan, pembuatan begesting bak kontrol SAL /IPAL melibatkan 6 orang tukang, dan hari Minggu (6/11/2022) yang melibatkan seluruh warga kerja bakti massal dengan pekerjaan mulai pengecoran.
“Bagi warga yang karena punya agenda acara lain dapat menyumbang makanan sebagai ganti tidak mengikuti kerja bakti sehingga semua warga terlibat. Para ibu-ibu menyiapkan masakan untuk warga yang kerja bakti,” terang Jindarto.
Sementara ditempat terpisah Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan warga RW 45 dalam Gotong Royong massal ini, karena kegiatan gotong royong adalah satu diantara ciri khas bangsa Indonesia.
“Gotong royong dianggap sebagai kepribadian dan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan bangsa Indonesia, walaupun saat ini dibeberapa tempat khususunya wilayah perkotaan sudah mulai menurun seiring kesibukan dan aktivitasnya masing masing, sehingga perilaku gotong royong ini perlu ditanamkan kembali dalam setiap elemen lapisan masyarakat khususnya di condongcatur,” ungkap Reno.
Menurutnya, dengan adanya kesadaran masyarakat untuk bergotong royong bisa membuat hubungan persaudaraan makin erat, di mana gotong royong diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Semoga kesadaran warga RW 45 ini untuk gotong royong dan kesadaran berswadaya masyarakat dalam penggalangan dana pembangunan jalan cor blok Jl. Kayen 1 ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti Padukuhan lainnya, Komunikasi dan transparansi pengurus dalam pelaksanaan suatu program adalah kunci sukses keberhasilan kegiatan,” tutup Reno. (Wasana/KIM Depok)