Tiga Pamong Kalurahan Condongcatur Terpilih

Pemerintah Condongcatur melalui panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur Tahun 2022 bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan ujian bagi Pamong Kalurahan Condongcatur yang dilaksanakan di Gedung LPPM UNY, Sabtu (26/11/2022).
Sebelumnya pada Rabu (23/11/2022) dilakukan pembekalan oleh LPPM UNY dan panitia sekaligus penyerahan kartu ujian di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur. Ketua Panitia, Sardjiman menyampaikan ada 25 Calon Carik Condongcatur, 20 Calon Pangripta Condongcatur, dan 4 Calon Dukuh Soropadan.
Sudji Munadi dari LPPM UNY saat pembukaan ujian menyampaikan ujian tersebut meliputi tes psikologi, tes praktik komputer, tes CBT, tes praktik pidato dan wawancara.
Usai pelaksanaan ujian langsung dilaksanakan pengumuman dengan menggabungkan nilai hasil ujian di UNY ditambah nilai lokalitas dan nilai pengabdian calon sehingga total nilai tertinggi yang akan ditetapkan sebagai Pamong Kalurahan Condongcatur. Pengumuman disampaikan panitia secara terbuka di hadapan para peserta dan panitia serta pihak LPPM UNY.
Ketiga posisi tersebut selanjutnya dijabat Riska Dian Nur Lestari sebagai Carik Condongcatur, Wahyu Nurendra sebagai Pangripta Condongcatur, dan Shalahudin Kamal sebagai Dukuh Soropadan.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilihnya tiga putra putri terbaik Condongcatur. “Selanjutnya tugas mengabdi kepada masyarakat telah menanti. Segera siapkan tenaga dan pikiran Anda untuk Condongcatur tangguh dan terus tumbuh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Reno berharap semangat dari 50 peserta seleksi pamong tetap terjaga. Pihaknya meminta bagi yang belum berhasil untuk tetap semangat menyiapkan diri mengikuti seleksi pamong selanjutnya untuk mengisi posisi Danarta.
Panewu Depok, Wawan Widiantoro menilai Condongcatur memiliki generasi muda yang luar biasa. Hal tersebut tampak dari antusias peserta mengikuti seleksi didominasi kalangan muda.
Pada kesempatan tersebut, Wawan juga menyampaikan terkait tiga hal yang harus disiapkan dalam mengabdikan diri menjadi seorang pamong kalurahan. Selain memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni, pamong juga harus mempunyai skill atau keterampilan.
“Terpenting yang juga harus dimiliki oleh seorang pamong yakni attitude (sikap), di mana nantinya hal tersebut akan bersinggungan langsung dengan lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Carik Condongcatur terpilih, Riska Dian Nur Lestari adalah carik perempuan pertama di Kalurahan Condongcatur. “Alhamdulillah, dari hasil ini saya siap bekerja keras mencurahkan tenaga dan pikiran saya. Membaur, bekerja sama, dan berkoordinasi membangun Condongcatur lebih baik,” ujar Riska.
Pengumuman hasil seleksi Pamong Kalurahan Condongcatur berdasarkan Berita Acara Panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Condongcatur Tahun 2022 Nomor 06/ tanggal 26 November 2022 tentang Pencermatan Penambahan Nilai Lokalitas, Nilai Pengabdian dan Hasil Ujian yang diselenggarakan oleh LPPM UNY. (Wasana/KIM Depok)



