SDN Berbah I Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Berbah I mengadakan kegiatan Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kamis (24/11/2022) di Halaman SDN Berbah I. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu penerapan Peraturan Menteri Pendidikan.

Dalam sambutannya, Henny Sri Rantauwati selaku Kepala SDN Berbah I menjelaskan bahwa gelar karya menampilkan kreasi dari seluruh siswa kelas satu hingga kelas enam. Karya yang ditampilkan mulai dari seni budaya, kerajinan dari hasil daur ulang sampah, hingga olahan makanan.

“Semua kegiatan gelar karya merupakan suatu cara untuk melatih siswa belajar berkreasi mandiri dan mengekspresikan cinta budaya serta saling bekerja sama. Semoga nantinya menjadikan siswa lebih berkarakter dan lebih baik,” harap Henny.

Sementara itu, Pengawas Korwil Berbah, Supriyati Basuki Rahayu mengapresiasi para guru dan siswa SDN Berbah I dalam pengelolaan sampah menjadi berbagai kreasi dan kerajinan tangan. “Ini merupakan bagian dari membentuk karakter. Semoga ini menjadi kegiatan keseharian yang berkelanjutan,” tambahnya.

Lurah Sendangtirto, Amir Junawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan baru akan menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Kapanewon Berbah mengingat bahwa sampah menjadi masalah besar yang harus ditangani bersama.

“Pengajaran peduli sampah dari dini akan lebih baik untuk masa mendatang. Semoga kegiatan ini akan membentuk siswa berkarakter pintar berbudi luhur dan peduli lingkungan,” tutup Amir. (Kusnadi/KIM Berbah)




Dukuh Terpilih di Sumbersari Dilantik

Moyudan—Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dukuh di Sumbersari dilakukan di Pendapa Kalurahan Sumbersari pada Kamis (24/11/2022). Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Lurah Sumbersari, Sukadi kepada dua dukuh terpilih yaitu Rizky Anas Ikhwanudin untuk sebagai Dukuh Blendung dan Akhmad Annas Makruf sebagai Dukuh Bendosari.

Usai melantik dan mengambil sumpah Lurah Sukadi berpesan kepada dukuh baru untuk siap menjadi pelayan masyarakat. “Dukuh harus dekat dengan Ketua RT dan Ketua RW, serta dekat dengan seluruh warga dan jangan sampai ada warga yang dianaktirikan,” pesannya.

Sementara itu, Panewu Anom Moyudan, Pardjono dalam sambutannya mengucapkan selamat dan berpesan agar dukuh terpilih harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan lembaga-lembaga di kalurahan dan lembaga-lembaga masyarakat yang ada di padukuhan.

“Dukuh harus aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujar Pardjono.

Sriningsih selaku perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman menyampaikan selamat dan berpesan kepada para dukuh muda tersebut agar selalu tanggap situasi dan kondisi warganya.

“Dengan terpilihnya dukuh dari anak-anak milenial ini semoga dapat membawa kemajuan di padukuhan yang dipimpinnya, profesional menguasai kewilayahan, basic data, kalurahan digital, dan sebagainya,” tuturnya. (Eny MS/KIM Sumber Biwara Moyudan).




NU Kapanewon Tempel Kembali Gelar Pengajian Lapanan Muslimat Tempel

Muslimat Pimpinan Anak Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kapanewon Tempel kembali menggelar pengajian lapanan pada Selasa (22/11/2022) di Balai Desa Sumberrejo Tempel yang dihadiri oleh muslimat dari Kapanewon Tempel.

Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama Anak Cabang Tempel, Fatimah Azzahro Ketua   dan sekretaris Urbaningsih menuturkan bahwa pengajian lapanan tersebut digelar secara bergantian di delapan kalurahan di Kapanewon Tempel setiap Selasa Pahing dan kali ini menghadirkan Gus Syarif Hidayatullah dari Yogyakarta.

Sementara itu Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melalui sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Mustadi, menyatakan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Akan tetapi, mohon untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama acara berlangsung,” ujar Kustini. (Arief Hartanto)




Forda MAN 1 Sleman Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

Sleman (MAN Sleman)—Forum Dakwah (Forda) MAN 1 Sleman menggalang dana untuk membantu meringankan beban para  korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian dan sebagai wujud bela sungkawa keluarga besar MAN 1 Sleman kepada para korban.

Wakil Kepala Humas, Praptiningsih menginformasikan donasi yang terkumpul dari guru, pegawai, dan siswa telah terkumpul sebanyak ,00. Selanjutnya, dana sosial tersebut akan disalurkan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Kita semua berdoa semoga para korban bencana gempa bumi Cianjur diberikan ketabahan dan kekuatan, ikhlas dan sabar dalam menerima musibah ini. Semoga apa yang kami berikan ini bisa meringankan beban para korban,” kata Prapti.

Menurut data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa Cianjur telah menyebabkan korban jiwa 268 orang, orang terluka dan orang mengungsi, rumah rusak berat, rumah rusak sedang, dan rumah rusak ringan. (smn)




Sertifikat Halal Permudah Pemasaran Produk

Ngaglik – Tiga belas pelaku usaha di kalurahan Donoharjo mengikuti pelatihan aplikasi sertifikasi halal yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan pemerintah kalurahan Donoharjo di Kantor Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Rabu (23/11/2022).

Agus Susila, pendamping sekaligus narasumber workshop mengatakan bahwa pelatihan sertifikasi halal merupakan program bagi 300 ribu pelaku UMKM yang dibiayai pemerintah melalui program Layanan Fasilitasi Sertifikat Halal Gratis (Sehati).

“Selama ini banyak kendala bagi pelaku usaha untuk memasukkan produk ke supermarket , pasar swalayan, atau pasar modern lainnya di antaranya karena tidak memiliki sertifikat halal,” kata Agus.

Ia menambahkan beberapa keuntungan apabila pelaku usaha memiliki sertifikat halal di antaranya berhak menempelkan logo halal di kemasan produk karena sertifikat halal merupakan salah satu syarat bagi pengusaha untuk memasarkan dan mengedarkan produk yang dimiliki. Ini sudah sesuai dengan aturan tentang sertifikat halal yang tercantum dalam Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Proses pengurusan sertifikat termasuk mudah apalagi sudah ada upaya jemput bola berupa pendampingan dari penyelenggara. “Para pelaku usaha dapat mengakses Sertifikasi Halal Gratis ini melalui aplikasi Sihalal pada laman untuk mendaftar fasilitas Sehati yang dilakukan secara elektronik atau online,” kata Agus.

Layanan pemberian sertifikat halal melalui self declare (pernyataan status halal oleh pelaku usaha itu sendiri) diberikan untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang harus memenuhi persyaratan, dan kemudian akan dilakukan verifikasi oleh pendamping.

“Dibutuhkan beberapa dokumen pelengkap di antaranya data pelaku usaha (KTP), Nomor Induk Berusaha /NIB , nama dan jenis produk yang harus sesuai dengan yg didaftarkan, daftar produk dan bahan yang digunakan, dan proses pengolahan produk,” terang Agus.

Bagi pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal wajib mencantumkan label halal pada kemasan produk yang mudah dilihat, pastikan tidak mudah rusak, lepas, atau terhapus. Logo halal harus sesuai standar yang ditetapkan LPPOM MUI dengan tulisan halal di bagian tengah, juga harus membubuhkan nomor serifikat di bagian bawah logo.

“Harapannya dengan sertifikat halal ini menjadi langkah awal untuk masuk ke dalam ekosistem halal global,” pungkas Agus. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)