Libur Natal dan Tahun Baru, 1.000 Jeep Wisata Siap Layani Wisatawan di Lereng Merapi

Sleman – Paket wisata minat khusus lava tour menggunakan jeep wisata di kawasan lereng Merapi masih menjadi primadona bagi sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kaliurang dan Kaliadem Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

“Meskipun di luar hari libur akhir pekan, saat ini setiap hari jeep wisata dapat dilihat lalu lalang membawa wisatawan dikawasan lereng Merapi. Ini merupakan fenomena positif pasca pandemi Covid-19,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Daldiri saat melakukan koordinasi informal dengan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Wasita, Senin (12/12/2022) di kawasan Kaliurang Sleman Yogyakarta.

Daldiri menyatakan keyakinannya pada musim liburan Natal dan Tahun Baru 2023 akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan lereng Merapi diantaranya kawasan Kaliurang, Kaliadem dan sekitarnya. Hal tersebut dikarenakan pada saat ini pasca pandemi Covid-19 sudah terdapat kelonggaran yang signifikan sehingga menjadi fenomena positif terhadap minat wisatawan. Pihaknya pada saat ini mempersiapkan armada jeep wisata yang siap operasional untuk menyambut wisatawan dilereng Merapi.

Menurutnya Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) terdiri atas 29 basecamp yang tersebar dikawasan Kaliurang dan Kaliadem, dengan perincian 16 basecamp di kawasan Kaliurang dan 13 basecamp di kawasan Kaliadem dengan keseluruhan armada sebanyak armada jeep wisata.

“Kesiapan armada tersebut juga diselaraskan dengan kesiapan fisik kendaraan yang telah dilakukan secara sinergis antara Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya,” tambah Daldiri.

Selain itu pihaknya juga telah melakukan edukasi yang intensif terhadap para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan wisatawan. Oleh karenanya pihaknya menghimbau kepada para pengemudi agar senantiasa mengedepankan pelayanan terhadap wisatawan dengan mengutamakan aspek keselamatan.

“Demikian sehingga diharapkan wisata minat khusus lava tour menggunakan jeep wisata di lereng Merapi akan senantiasa menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi wisatawan, selain tentunya destinasi-destinasi lain yang tak kalah menariknya,” tutup Daldiri.




Peringati HUT ke-45, RSUD Sleman Gelar Operasi Katarak Gratis

Sleman –  RSUD Sleman bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sleman, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Yogyakarta, menyelenggarakan operasi katarak gratis. Sebanyak 41 orang peserta mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis di RSUD Sleman pada hari Minggu, 11 Desember 2022. Kegiatan Bakti Sosial Operasi katarak Gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 RSUD Sleman.

Kegiatan bakti social operasi katarak gratis dilaksanakan di Instasi Bedah Sentral, Lantai 2 Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman dan dibuka oleh Direktur RSUD Sleman dr. Novita Krisnaeni, .

Novita menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terganggu pengelihatannya karena katarak.  “Semoga setelah dioperasi mereka semakin produktif lagi karena pengelihatannya semakin baik,”ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Operasi Katarak Gratis ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-45 RSUD Sleman mengusung tema “Bagas Waras Sesarengan RSUD Sleman”.

“Saya berharap dengan semangat tema tersebut dan dengan berbagai layanan kesehatan yang ada, RSUD Sleman semakin memantapkan diri menjadi rumah sakit pilihan masyarakat di Kabupaten Sleman dan sekitarnya,” ujar Novita lagi.

Pada kesempatan tersebut Novita juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Sleman, IDI Cabang Sleman, PERDAMI Cabang Yogyakarta dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam acara kegiatan bakti sosial operasi katarak. Novita berharap kerjasama ini terus terjalin berkesinambungan agar ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa terfasilitasi adanya operasi katarak gratis.

Sementara itu perwakilan dari RSUP Sardjito dr. Alba Aza Nuadi, Sp.M dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama RSUD Sleman dan RSUP Sardjito. Dia berharap kegiatan ini berkesinambungan secara terus menerus karena Baksos Operasi Katarak dapat berdampak positif untuk memberantas kebutaan dan menumbuhkan kesadaran kesehatan mata.

Hal senada juga disampaikan salah satu peserta operasi katarak Ibu Imronah beserta anaknya ibu Nur yang mengetahui baksos Operasi Katarak dari media sosial. Warga Kapanewon Tempel ini mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dirinya khususnya kesehatan mata dan berharap kegiatan ini dapat diadakan kembali tahun depan.




Pertujukan Budaya Jadi Tema Utama Peringatan HUT ke-76 Condongcatur

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Festival Jathilan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-76 Kalurahan Condongcatur, Minggu (11/12/2022). Acara yang diselenggarakan di Pohruboh Pikgondang, Condongcatur, Sleman ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan menampilkan 3 kelompok Jathilan, yaitu Madumudo Turonggo, Kudho Prasetyo, dan Roso Tunggal.

Lurah Condongcatur,  Reno Candra Sangaji, melaporkan peringatan Hari Jadi Kalurahan Condongcatur menjadi wujud komitmen masyakarat Condongcatur untuk mempertahankan kebudayaan. Reno melanjutkan, bukan hal yang mudah untuk mempertahankan kebudayaan di tengah perkembangan dunia modern saat ini. Sehingga melalui pertunjukkan jathilan, Reno berharap dapat semakin menumbuhkan rasa bangga dan memiliki di hati masyarakat pada tradisi asli Indonesia.

“Untuk itu Pemerintah Kalurahan Condongcatur memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kesenian jathilan ini. Kalau bisa bahkan dalam satu tahun bisa kita agendakan beberapa kali, tidak hanya pada peringatan Hari Jadi saja,” terang Reno.

Reno melanjutkan, pada kesempatan itu pemerintah Kalurahan Condongcatur juga berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan melibatkan UMKM setempat. Reno pun berharap, peringatan Hari Jadi ke-76 Kalurahan Condongcatur tidak hanya menjadi sarana hiburan namun juga memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

Wakil Bupati Danang Maharsa menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif yang dilakukan pemerintah Kalurahan Condongcatur.  Menurut Danang, kesenian jathilan menjadi salah satu media yang tepat untuk mengangkat tradisi Indonesia. Selain menghibur, pertunjukan jathilan pada peringatan Hari Jadi Condongcatur  juga mampu menumbuhkan semangat dari generasi muda untuk melestarikan budaya.

“Kesenian ini harus kita lestarikan. Mana tahu dari pertunjukan hari ini ada adik-adik di sini yang akan menjadi penerus kebudayaan ini. Maka dari itu, kegiatan uri-uri budaya ini penting untuk terus dilakukan,” kata Danang.

Selain itu, Danang juga berharap, di usia Kalurahan Condongcatur saat ini, dapat sekaligus menjadi momen untuk menumbuhkan motivasi dari seluruh perangkat Kalurahan untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat.  Sehingga, hak dan kesejahteraan masyarakat Condongcatur dapat terpenuhi dengan baik. (Humas Sleman)




Wabup Sleman Ajak Para Perempuan Untuk Memperhatikan Kesehatan Dalam Peringatan Hari Ibu di Dusun Santren

Sleman – Peringati Hari Ibu ke-94, Padukuhan Santren, Kalurahan Caturtunggal,  Kapanewon Depok, menyelenggarakan beragam lomba yang melibatkan para wanita. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, hadir dalam acara yang dilaksanakan di halaman SD Negeri Deresan, pada Minggu (11/12/2022).

Ketua kelompok PKK Dusun Santren, Lia, melaporkan bahwa pada peringatan Hari Ibu tahun ini, Padukuhan Santren melaksanakan tiga lomba yakni, lomba bola voli plastik, merangkai bunga dari barang bekas yang diikuti oleh 15 RT, serta fashion show yang melibatkan 25 kelompok dasawisma. Menariknya, para penampil fashion show turut menggunakan pakaian yang terbuat dari barang-barang bekas, seperti tutup botol plastik, bungkus makanan, hingga botol bekas.

“Penggunaan barang bekas pada peringatan Hari Ibu kali ini bukan tanpa alasan, melainkan kami ingin berkreasi untuk mengolah barang-barang bekas, terutama yang terbuat dari plastik agar menjaga bumi menjadi lebih baik,” begitu keterangan Lia.

Di samping itu, Lia berharap dalam peringatan pada tahun ini, dapat menjadikan perempuan lebih berdaya, lebih sehat, dan  mampu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar. 

Mendukung hal tersebut, Wakil Bupati Danang Maharsa menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada seluruh ibu. Peran ibu dalam membersamai, mendidik, dan merawat keluarga, dinilai Danang memberikan pengaruh besar, terutama dalam melahirkan generasi bangsa yang cerdas.

Selain itu, Danang  menyebutkan angka stunting di Kabupaten Sleman yang sempat mengalami peningkatan. Hal itu salah satunya diakibatkan oleh pandemi Covid.  Ia pun mengajak para ibu dan calon ibu untuk lebih memperhatikan kesehatan pada diri sendiri. Menurut Danang, dengan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, risiko anak stunting di Kabupaten Sleman dapat semakin ditekan. 

“Peran ibu sangat luar biasa, tentu dampaknya juga tidak kalah hebat. Sehingga mari untuk ibu-ibu dan remaja putri yang akan menjadi seorang ibu, untuk menjaga kesehatan. Dengan begitu, bersama kita bisa lebih produktif dan memberikan banyak manfaat untuk lingkungan di sekitar kita,” ajak Danang. (Humas Sleman)




Sinergi Relawan untuk Pengabdian Terbaik bagi Masyarakat

Sleman – Penyerahan Bendera Panji/Pataka Relawan Donoharjo dari Seto Aji Kusumantoro kepada Lurah Donoharjo, Hadi Rintoko pada Minggu (11/12/2022) di Aula Kalurahan Donoharjo menandai resminya pergantaian Perngurus Baru Organisasi Relawan Donoharjoo (Relado). Relado sekarang resmi dikelola oleh pengurus baru yang akan bertugas pada periode 2023 hingga 2026, dengan Ketua terpilihnya adalah Suratmi.

Hadi dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar para pengurus baru Relado dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, karena Donoharjo merupakan daerah penyangga karena berada di posisi penyangga bencana, yaitu bencana erupsi Merapi di sebelah utara dan gempa bumi di selatan.

“Kendati demikian, saya merasa nyaman, aman, dan terlindungi karena ada relawan yang 24 jam siap berjuang, berbakti untuk kemanusiaan. Karena itu, atas pengabdian dengan hati dan keikhlasannya,  hanya rasa syukur dan mewakili masyarakat terimakasih sedalam-dalamnya yang bisa kami haturkan,” jelas Hadi.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKRS ), Yoga berharap pergantian pengurus ini dapat menambah semangat baru bagi Relado.

“Semangat Relado akan menjadi semangat kita semua relawan di kabupaten Sleman. Harapannya semakin mendewasakan kita untuk terus meningkatkan kapasitas semata mata untuk kemanusiaan di Donoharjo atau di manapun,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Lurah Donoharjo yang senantiasa mendampingi Relado dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

“Kehadiran relawan mikro di tingkat Kalurahan mutlak dibutuhkan. Pak lurah berkewajiban melindungi namun tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu keberadaan relawan merupakan berkah bagi masyarakat”.

Sehingga Yoga berharap agar Relado ini dapat terus hadir di tengah masyarakat setiap saat, tidak hanya saat bencana alam saja.

“Ketika tidak ada bencana,  mari bersama terjun di masyarakat membantu pak lurah untuk melakukan kegiatan sosial. Kita bantu pembangunan yang berkelanjutan, salah satunya dalam penanggulangan bencana. Bagusnya masukan pembangunan dilakukan berdasar pada pengurangan resiko bencana. Kita tak bisa mengukur kejadian bencana, tapi jika ada komunitas tingkat mikro maka penanganan akan lebih siap,” jelas Yoga lagi.

Ia juga menyarankan agar Relado dapat berkoordinasi dengan elemen masyarakat lainnya seperti bhabinkambtibmas, babinsa, serta destana dalam menjalankan tugas mereka, serta ikut terlibat dalam musrenbang.

Sementara itu, Ketua Relado Periode 2023-2026, Suratmi mengajak masyarakat Donoharjo untuk senantiasa mendukung kiprah Relado. “Saya bukan apa apa dan tidak bisa apa-apa tanpa dukungan semuanya. Semoga kesempatan ini menjadi titik awal yang baik untuk relawan yang lebih baik,” harapnya. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik).