Sepak Terjang Kormi Menanamkan Budaya Berolahraga di Kehidupan Masyarakat

Sleman – Ribuan peserta mengikuti acara Gebyar senam Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (Kormi) yang diselenggarakan Minggu (18/12/2022) di Lapangan Palagan Rejodani Sariharjo Ngaglik Sleman.
Ketua Panitia, Naryanto, menjelaskan bahwa kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Kormi dengan Kapanewon Ngaglik dan Kalurahan Sariharjo ini merupakan upaya Kormi sebagai mitra pemerintah untuk membudayakan olahraga dalam kehidupan masyarakat.
“Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk terus menerus berperan aktif dalam mendorong dan memotivasi masyarakat untuk tetap sehat, maka KORMI menyelenggarakan gebyar senam dengan tema sehat, bugar, bergembira bersama,” terang Naryanto.
Kormi sendiri dibentuk berdasarkan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang keolahragaan nasional, di mana pemerintah membentuk sebuah organisasi berupa komite, yang pembentukannya mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.
“Sebagai olahraga rekreasi, bidang-bidang kegiatan Kormi diantaranya sehat bugar, tradisional serta petualangan tantangan,” tambah Naryanto.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman, Agung Armawanto menambahkan bahwa Kormi merupakan komite yang memayungi olahraga rekreasi, berbeda dengan Koni.
“KORMI memiliki cakupan yang lebih luas karena dari anak sampai orang dewasa dan meliputi seluruh lapisan masyarakat,” terangnya.
Ia berharap Kormi Sleman dapat terus bersinergi dengan pemerintah untuk membawa masyarakat agar selalu bugar dan produktif.
“Dengan olah raga masyarakat akan menjadi sehat, kegiatan olah raga bersama juga akan memberikan dampak yang luas karena selain masyarakat sehat, UMKM dapat menggelar usaha dagangannya sehingga menjadi lebih produktif, memberi lahan kerja kepada tukang parkir, wisata juga bisa terangkat,” jelasnya.
Sementara itu, Rohman, Ketua Paguyuban Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI ) cabang Ngaglik menyampaikan kegembiraannya karena teman-teman difabel diberi kesempatan untuk ikut bergabung meskipun baru sekitar 15 teman yang hadir karena bersamaan dengan beberapa agenda lain.
“Kami berharap akan dilibatkan kembali pada event-event mendatang,” ujarnya. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)



