Pemkab Sleman Berikan 2 Milyar Bantu Korban Gempa Cianjur

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menyerahkan bantuan Sleman Peduli Gempa Cianjur, pada Selasa (20/12). Penyerahan bantuan kali ini merupakan tahap ketiga usai  diserahkan sebelumnya pada (29/11) dan (8/12) lalu. Pada kesempatan ini, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan langsung bantuan secara simbolis kepada Bupati Cianjur, Herman Suherman,  di Kantor Bupati Cianjur.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Sleman sebanyak , KORPRI Sleman Peduli sebanyak , serta Baznas Sleman sebanyak .

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, bantuan yang diserahkan merupakan amanah dan kepedulian yang diberikan masyarakat Sleman.  Bupati Kustini berharap, bentuan tersebut dapat meringankan beban yang dirasakan masyarakat Cianjur usai mengalami bencana gempa bumi beberapa waktu yang lalu.

“Total bantuan yang kami sampaikan sebesar (dua milyar delapan puluh dua juta tujuh ratus enam puluh tujuh ribu empat ratus enam puluh rupiah).  Semoga bantuan kami ini dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara kami warga Cianjur atas musibah yang tengah dialami,” ujar Kustini.

Bupati melanjutkan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah mengirimkan bantuan berupa tenda, terpal, logistik serta 13 personil relawan pada penyerahan bantuan tahap pertama dan kedua.

Sementara itu Bupati Cianjur,  Herman Suherman, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi terhadap kepedulian Pemerintah Kabupaten Sleman. Bantuan yang telah diterima dikatakan Herman akan disalurkan kepada masyarakat korban gempa, terutama kepada 16 kecamatan yang terdampak bencana.

“Kami haturkan terima kasih yang begitu besar atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah Kabupaten Sleman. Bantuan yang sangat besar ini insya Allah sangat membantu warga kami. Semoga amal kebaikan bapak ibu semua dan masyarakat Sleman dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Herman.

Pada kunjungan itu, Bupati dengan didampingi jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman,  turut meletakkan batu pertama untuk pembangunan Masjid yang diprakarsai oleh SAR DIY. Masjid tersebut dibangun di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, yang merupakan  titik pusat gempa Cianjur. Bupati juga menyerahkan secara langsung bantuan Sleman Peduli Gempa Cianjur kepada warga Desa Sarampad.

Wenti, perwakilan warga Sarampad, menuturkan ucapan syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan tersebut tak hanya meringankan beban namun juga memberikan dampak dukungan moril terhadap masyarakat  Sarampad. 

“Terima kasih ibu Bupati sudah jauh-jauh sampai ke sini. Semoga segala kebaikan yang diberikan akan kembali menjadi kebaikan untuk warga Sleman,” tutur Wenti.




PKG Ngaglik Tingkatkan Kreativitas Pendidik dengan Membatik Shibori

Ngaglik- Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kapanewon Ngaglik melalui kelompok kerja kewirausahaannya melaksanakan Pelatihan Pembuatan Batik Shibori di MI Darul Ulum, Sinar Melati, Bulus II, Candibinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Selasa (20/12/2022). Kegiatan ini diikuti oleh 13 perwakilan pendidik dari Gugus PAUD yang ada di Kapanewon Ngaglik.

Eni Sumiyati, Ketua PKG Ngaglik menuturkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai rangka peningkatan kapasitas para pendidik, terutama dalam memanfaatan batik.  

“Pelatihan ini diharapkan bisa menghasilkan kain batik yang nantinya bisa kita gunakan sebagai seragam identitas PKG yang baru,dan mewajibkan kegiatan ini diimbaskan ke gugus paud masing-masing,” ujar Eni.

Palatihan ini sendiri dipandu Hastuti Setyaningrum dan Martini, dua ahli membatik dari Kalurahan Wedhomartani.

 “Pembuatan Shibori membutuhkan proses yang lumayan lama terutama pada saat melipat kain,karena membutuhkan ketelitian,kerapian dan kesabaran,Shibori sendiri bukan termasuk batik karena dalam proses pembuatannya tidak menggunakan malam,” terang Hastuti.

“Dengan pelatihan membatik ini kita bisa berkarya,berkreasi dan menghasilkan sesuatu yang bisa kita gunakan sendiri,mungkin juga bisa kita kembangkan menjadi lapangan pekerjaan baru,” imbuh Rusmiyati. (Eswe/KIM-Sukoharjo Ngaglik)