Pengurus dan Pengawas BUMKal Donoharjo Periode 2022 -2028 Resmi Ditetapkan

Sleman – Pengurus dan Pengawas BUMKal Donoharjo periode 2023-2028 resmi ditetapkan pada Musyawarah Kalurahan Donoharjo yang digelar di Aula Kalurahan Donoharjo, Jumat (30/12/2022).

Berdasarkan Berita Acara hasil seleksi yang dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2022, terpilih sebagai Direktur Albertus Budi Setiawan, Sekretaris Dini Iwanina Syafarini, dan Bendahara Sri Sutarti. Sementara yang terpilih sebagai Pengawas adalah Naryanto, Hudi Wantoro, Nurhayati,  dan Aji Waluyo.

Dalam sambutannya,  Direktur BUMKal Donoharjo, Albertus Setiawan yang akrab dipanggil Budi menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaannya untuk mengelola BUMKal.

“Semoga kami bisa amanah dan bisa membawa berkah bagi Kalurahan Donoharjo. Mohon dukungan kepada semua pihak terutama Pak Dukuh,  jika ada  warga yang menjadi pemilik usaha apapun, agar bisa  berkolaborasi dengan BUMKal.  Mari Kita  guyub rukun gumregah bersama membangun Donoharjo melalui BumKal  Sri Taman Rejeki,” ujar Budi.

Ketua BPKal Bapak Fajar Krismasto menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus  BUMKal sebelumnya,  meskipun harus prihatin, melalui sandungan, bagi  BUMKal itu tantangan.

“Kegagalan tidak menjadikan patah semangat. Tapi cari terus saya yakin akan menemukan jalan terbaik. Sebetulnya masih terbuka luas untuk berkembang. Pengurus terpilih masih muda-muda, silahkan berkarya dan menggali potensi-potensi yang ada,” ungkap Fajar.

Sementara itu, Panewu Ngaglik Agung Indarto menjelaskan bahwa BUMKal dibentuk berdasarkan UU  tentang Desa nomor 6 tahun 2014, yang mengamanatkan bahwa desa diharapkan bisa menjadi maju mandiri sejahtera dengan menggali potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. “Upaya tersebut dapat dilakukan dengan  membentuk Bumdes atau BUMKal,” terang Agung.

“Dalam perjalanannya, sejak UU dikeluarkan ada Dana Desa. Namun  kita tidak tahu Dana Desa akan diberikan sampai kapan. Karena itu BUMKal diharapkan  benar-benar bisa eksis dan bisa memberikan kontribusi pada pendapatan Kalurahan. Jadi jika DD dikurangi atau ditiadakan, kegiatan pembangunan maupun  pemberdayaan tetap berjalan,” jelas Agung lagi.

Agung juga menambahkanbahwa tantangan BUMKal luar biasa. “Untuk pengurus yang baru bisa melanjutkan dan mengembangkan  apa yang sudah dirintis pengurus sebelumnya dengan menggali potensi yang dimiliki. Prinsipnya,  jangan mematikan usaha masyarakat, jika bisa usahakan agar dapat berdampingan dan saling mendukung. UMKM justru bisa menjadi kekuatan sehingga bisa berjalan beriringan,” tutup Agung . (Endarwati/KIM Donoharjo)




Panwaslu Gamping Gandeng KPI UIN Sunan Kalijaga Awasi Pemilu Lewat Podcast

Sleman – Kolaborasi antara Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping dengan Perguruan Tinggi dalam wadah pengawasan partisipatif guna meningkatkan fungsi pencegahan dan pengawasan tahapan pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan serentak tahun 2024 dilakukan Pimpinan Panwaslu Kecamatan Gamping dengan menggandeng Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta khususnya pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) melalui jalinan kerjasama program Podcast selama proses pemilihan umum berjalan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kaprodi dan Dosen KPI Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (29/12/2022) ini dihadiri Pimpinan Panwaslu Kecamatan Gamping yang terdiri dari Ketua merangkap Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia, Organisasi, Data dan Informasi, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko,  Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Hery Purwito, beserta Staf Teknis Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwaslu Kecamatan Gamping, Galih Wicaksono. Sedangkan dari Pimpinan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta diwakili oleh Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Nanang Mizwar Hasyim didampingi oleh salah satu dosen, Mochammad Sinung Restendy dan Tim Podcast KPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam sambutan pembukanya, Nanang Mizwar Hasyim menyambut baik adanya keinginan dari Pimpinan Panwaslu Kecamatan Gamping untuk bersosialisasi tentang pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan tahun 2024 yang telah berjalan, termasuk dalam hal pencegahan terjadinya dugaan pelanggaran dalam tahapan pemilu dan pemilihan 2024 melalui program Podcast yang banyak diminati para netizen saat ini karena menyajikan proses diskusi yang ringan, menarik, dan mendalam terhadap perspektif narasumber yang berbicara dibandingkan dengan media sosialisasi lainnya.

“Seiring dengan misi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yakni meningkatkan peran serta pada pengabdian masyarakat, serta menjalin dan memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan Tridharma Perguruan Tinggi, maka kami menyambut baik rencana kerjasama ini,” tutur Nanang.

Hal senada diungkapkan Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo sesuai dengan arahan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia melalui Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Media Sosial Panwaslu Kecamatan Pada Tahapan Pemilu 2024 bahwa publikasi melalui media sosial perlu dilakukan sebagai sarana sosialisasi sekaligus upaya optimalisasi penyebaran informasi mengenai pengawasan dan penyelenggaraan tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024 baik kepada badan penyelenggara, peserta pemilu, dan juga pemilih.

“Publikasi yang kami lakukan ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dalam Pemilu dan Pemilihan 2024, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi demi mewujudkan keadilan pemilu,” tegas Adnan.

Ia menambahkan, pemanfaatan media sosial Panwaslu Kecamatan Gamping diharapkan mampu memberikan informasi yang bersifat edukatif, impresif dan advokatif bagi masyarakat, serta memiliki peran yang besar dan nyata dalam mendorong terlaksananya pemilu dan pemilihan 2024 yang demokratis dan berkeadilan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Pengurus LP3K Kabupaten Sleman Dikukuhkan

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengukuhkan sebanyak 65 pengurus Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Sleman periode 2022-2025. Pengukuhan dilaksanakan pada Kamis (29/12/2022), di Rumah Dinas Bupati Sleman.

Dalam sambutannya, Kustini mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik tersebut. Ia berharap kepengurusan yang baru ini dapat meneruskan estafet dari kepengurusan sebelumnya dengan lebih baik lagi.

“Pesparani memegang peranan sangat penting dalam pelaksanaan aktivitas pelayanan Gereja. Saya percaya, pengurus yang baru dilantik ini bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kustini mengajak semua umat beragama untuk selalu menjaga toleransi satu sama lain. Terlebih, menurutnya Sleman merupakan Rumah Bersama bagi semua elemen masyarakat, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, etnik dan budaya.

“Pemkab Sleman memiliki visi Terwujudnya Sleman sebagai Rumah Bersama yang Cerdas, Sejahtera, dan Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong,” jelasnya.

Ketua Umum LP3K Kabupaten Sleman yang baru dilantik, Bambang Sigit Sulaksana, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sleman beserta jajarannya yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada umat Katolik, khususnya LP3K Kabupaten Sleman. Dikatakan pihaknya siap bekerjasama dengan pemkab Sleman, serta mendukung pembangunan yang ada di Kabupaten Sleman.




Pemkab Sleman Resmikan Hasil Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Bantuan Baznas

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman meresmikan hasil  bantuan rumah bagi warga masyarakat yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH. Bertempat di Padukuhan Tegalsari, Pakembinangun, Pakem, peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pemberian IMB oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Pada kesempatan tersebut Bupati juga meninjau rumah yang akan diserahkan kepada penerima manfaat yakni Joko Budi Santoso

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kasubditbinpolmas Polda DIY, Kompol Darmawan dan Ketua Komisi A DPRD Sleman, Ani Martanti.

Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman, Kriswanto dalam laporannya menyampaikan bahwa melalui 5 program unggulan, Baznas Sleman menyalurkan bantuan RTLH dan santunan sembako bagi warga kurang mampu.

“Pada tahun 2022 ini, Baznas Sleman telah menyalurkan 31 bantuan rumah bagi RTLH dan 10 paket sembako bagi warga miskin,” ujar Kriswanto

Kriswanto juga berterimakasih kepada para Muzaki yang telah mempercayakan Baznas Sleman dalam pengelolaan ZIS. Ia juga berharap melalui program-program Baznas dapat memberikan kemanfaatan bagi warga masyarakat Sleman yang membutuhkan.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman. Ia berharap dengan program RTLH ini dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dengan mewujudkan rumah yang layak huni.

“Kami terus berupaya dalam melakukan penanganan RTLH dengan tujuan memenuhi kebutuh primer selain sandang dan pangan bagi masyarakat Sleman yang kurang mampu,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini juga berpesan kepada penerima manfaat untuk memiliki rasa handarbeni agar rumah yang di renovasi dapat dirawat dengan baik.

“Semoga penerima manfaat dapat Baiti Jannati yang artinya rumahku surgaku agar dihuni dengan rasa memiliki dan dapat bermanfaat kedepannya,” ujar Kustini. (Humas Sleman)




UKP Bidang KPKKP Dukung Ketahanan Pangan di Sleman

Sleman – Sebagai upaya membangun ketahanan pangan, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono melakukan kunjungan di Kabupaten Sleman pada Kamis (29/12).

Dalam kunjungannya, Muhamad Mardiono didampingi secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau Merapi Farm yang merupakan salah satu lokasi peternakan kambing dan sapi di wilayah Kabupaten Sleman.

Dalam kunjungannya, Muhamad Mardiono menyampaikan bahwa Presiden RI menugaskan dirinya untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan terkait pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan khususnya di sektor peternakan.

“Saya diberi tugas khusus oleh Bapak Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan melihat secara langsung kondisi (pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan) di lapangan seperti apa, khususnya di bidang peternakan,” jelasnya.

Didampingi Bupati Sleman dan jajarannya, Muhamad Mardiono meninjjau secara langsung kondisi peternakan Merapi Farm sekaligus berkesempatan berbincang dengan sejumlah peternak.

“Peternak ini merupakan ujung tombang ketahanan pangan di masyarakat. Khususnya untuk ketersediaan daging, dimana kita masih sering mengandalkan impor daging. Maka sektor peternakan ini menjadi fokus. Kami ingin mendengar langsung seperti apa kondisinya sehingga bisa kami sampaikan dan akan menjadi pertimbangan Pemerintah dalam menentukan kebijakan,” katanya.

Sementara itu, Dani (30) peternak sekaligus pemilik Merapi Farm mengutarakan kondisi yang selama ini menandi kendala yang dialami sebagain peternak di wilayahnya. Dani menyebut kendala yang dialami olehnya dan para perernak lain yaitu terkait stok pakan untuk para ternak, keterbatasan lahan peternakan, dan kendala jumlah bibit dan genetik. Sementara untuk pasar, Dani mengaku dirinya tidak mengalami kendala untuk memasarkan hasil ternaknya.

Sedangkan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan Sektor peternakan di Kabupaten Sleman merupakan sektor yang cukup potensial, hal ini dibuktikan dengan kenaikan pertumbuhan PDB sektor pertanian yang sangat signifikan.

Kustini juga menjelaskan bahwa untuk memastikan produksi ternak Sleman terus meningkat, Pemkab Sleman telah melakukan berbagai upaya diantaranya peningkatan kapasitas SDM peternak tentang agribisnis peternakan, pelayanan kesehatan dewan, bantuan bibit ternak, sarana prasarana penyediaan air minum, Bantuan peralatan pembuatan pakan ruminansia (Baller Silase), dan lainnya.