Pemkab Sleman Beri Bonus untuk Atlet Muda Berprestasi di O2SN dan GSI 2022

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan penghargaan kepada para atlet muda Sleman yang berhasil meraih prestasi pada pagelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan Gala Siswa Indonesia tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Gelora Pora Dispora Sleman, Selasa (6/12/2022).

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih oleh para atlet muda Sleman yang bertanding di kedua event tingkat nasional tersebut.

“Intinya apresiasi untuk anak-anak yang turut serta di event nasional, mewakili provinsi. Ini mengapresiasi para anak-anak tersebut,” ungkap Kepala Dispora Sleman, Agung Armawanta.

Selain bentuk apresiasi, Agung menuturkan bahwa penghargaan ini juga bentuk motivasi dari Pemkab Sleman kepada para atlet muda Sleman tersebut untuk dapat terus mengembangkan kemanpuan dan kualitasnya sampai ke tingkat internasional. “Jangan sampai terputus hanya di tingkat lokal,” tambah Agung.

Agung berharap, dengan apresiasi yang diberikan ini, para atlet yang masih berusia SD sampai dengan SMP tersebut dapat terus bersemangat untuk mengembangkan diri mereka, sehingga bisa sukses dan tumbuh menjadi atlet tingkat nasional, bahkan internasional.

“Tetap berlatih untuk bisa menjadi pemain internasional mewakili Kabupaten Sleman,” ujar Agung.

Ada 13 atlet muda Sleman dari 3 cabang olahraga yang berhasi meraih prestasi di pagelaran O2SN dan GSI tahun 2022 ini, 2 dari perorangan yang berpartisipasi di O2SN, dan 1 beregu dari GSI. Pertama adalah nomor perorangan Karate atas nama Meyla Rizky Larasati dari SMP Negeri 4 Depok yang berhasil meraih juara 1 dalam O2SN SMP cabor Karate Nomor Kata Perorangan Putri.

Cabor yang kedua adalah perorangan Pencak Silat, di mana ada 7 anak yang bertandi di 2 kategori umur O2SN, yaitu SD dan SMP berhasil meraih prestasi. Pertama adalah Barra Abhirama Putra dan Adelia Salsabila Firdausy  dari SD Budi Mulia Dua berhasil meraih juara 1 O2SN SD cabor Pencak Silat nomor Jurus Tunggal Putra dan Jurus Tunggal Putri. Selain itu ada juga Vania Ramadhani dari SD Negeri Godean 1 yang berhasil meraih juara 3 O2SN SD Cabor Pencak Silat nomor Jurus Tunggal Putri.

Sementara untuk O2SN SMP, perwakilan Sleman yang berhasil meraih prestasi adalah Ilyas Fakhrudin dari SMP Negeri 3 Sleman yang berhasil meraih juara 1 Cabor Pencak Silat untuk nomor Jurus Tunggal Putra, Revally Lingga Dinata dari SMP Negeri 4 Kalasan berhasil meraih juara 2 untuk nomor Jurus Tunggal Putra, Caya Elan Elevate dari SMP Negeri 2 Kalasan yang berhasil meraih juara 2 untuk nomor Jurus Tunggal Putri, dan Tazkiyatul Hayah daru SMP Negeri Ngaglik yang berhasil meraih juara 3 untuk nomor Jurus Tunggal Putri.

Masing-masing anak mendapatkan penghargaan berupa uang sebesar Rp. , – untuk yang berhasil meraih juara 1, Rp. , – untuk yang juara 2, dan Rp. , – untuk yang juara 3.

Sementara untuk pagelaran GSI, satu beregu adalah dari cabor sepakbola, di mana Sleman berhasil mengisi 5 perwakilan dari total 7 anggota tim sepakbola tingkat Provinsi DIY yang berhasil meraih juara 1 di GSI yang diselenggarakan di Bogor. Mereka adalah Mauli Afrizal dari SMP Negeri 1 Gamping, Afif Pagut Resiwaning Pinto dari SMP Negeri 4 Gamping, Karendra Ar Rafi Ahmad dari SMP Negeri 3 Godean, Muhammad Rangga Zaki Azfar dari SMP Negeri 1 Kalasan, dan Adelio Dzakwan Niswara dari SMP Piri Ngaglik. Setiap anak mendapatkan apresiasi uang sebesar Rp. , -.




Paguyuban Pedagang Pasar Jangkang  Ngemplak Galang Dana untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Sleman – Bencana Gempa Cianjur mengundang simpati banyak kalangan. Salah satunya dari para pedagang pasar Jangkang Ngemplak Sleman yang melakukan penggalangan dana untuk peduli korban gempa di Cianjur Jawa Barat. Mereka telah melakukan penggalangan dana sejak Kamis (24/11/2022) dan berakhir pada Minggu (4/12/2022) bersamaan dengan Minggu Wage.

Ketua Panitia Penggalangan Dana, Rumit Anggono bersama Sekretaris Rini Astuti dan Bendahara Yulia menuturkan bahwa mereka tergerak melakukan ini karena pernah merasakan posisi yang sama.

“Kami tergerak untuk melakukan penggalangan dana bagi korban gempa Cianjur karena kami para pedagang pernah merasakan dampak dari gempa erupsi Merapi, yang mengakibatan kami tidak bisa berbuat banyak, lahan kami untuk mengais rejeki ditutup karena dalam zona merah serta harus mengungsi  dengan  sebagian besar kebutuhan sehari-hari kami di topang oleh para relawan, donatur dan dermawan hingga kami bisa berdagang kembali,” ujar Rumit.

“Hal inilah yang membangkitkan rasa paseduluran persaudaraan terhadap korban gempa Cianjur, saudara kita yang saat ini mereka membutuhkan uluran tangan semua pihak agar bisa meringankan beban mereka,” imbuhnya.

Penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp . Dana tersebut kemudian diserahkankan ke LazisMu cabang Ngemplak untuk disampaikan ke korban gempa Cianjur. yang dalam kali itu diterima langsung oleh dan Ismailvserta beberapa staf pengurus,salah satu diantaranya H Noorsasongko mantan Anggota DPRD Sleman.

“LazisMU PCM Ngemplak sangat berterimakasih karena sudah dipercaya untuk menyalurkan dana tersebut dan  juga siap membantu dan mendampingi program pedagang pasar Jangkang,” ujar Ketua Badan Pengurus Lazismu Ngemplak H. Shobariman. (Arief Hartanto)




Peringati Hari AIDS Sedunia, Puskesmas Ngaglik 2 Gelar Aksi Simbolis

Sleman – Memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember, Puskesmas Ngaglik 2 mengadakan aksi simbolis pembagian pita merah kepada pasien dan petugas kesehatan di Puskesmas Ngaglik 2, dan untuk para pengguna jalan di beberapa tempat strategis di wilayah Donoharjo diantaranya di perempatan Balong Donoharjo Ngaglik Sleman, Jumat (3 /12/2022).

Cicilia Purwati, Penanggung Jawab Kegiatan mengatakan bahwa pembagian pita merah sebagai lambang kepedulian dan solidaritas sekaligus sebagai upaya menggugah kembali kesadaran masyarakat akan bahaya HIV/ AIDS.

“Disadari atau tidak HIV AIDS ada di sekitar kita. Dan semakin kita aware/peduli  untuk mengenalnya maka kita bisa menjaga diri dan keluarga terhadap infeksi  HIV AIDS, di samping itu stigma negatif  dan diskriminasi terhadap ODA di masyarakat akan semakin berkurang,” kata Cicilia.

Selain sebagai media kampanye anti HIV AIDS, kegiatan tersebut sekaligus sebagai promosi untuk memperkenalkan layanan di puskesmas Ngaglik 2 terhadap ODA (Orang Dengan HIV AIDS) dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis.

“Penderita HIV AIDS memerlukan perhatian khusus karena bila sudah terinfeksi maka harus menjalani pola hidup yang sehat disamping itu seumur hidup harus mengkonsumsi obat. Bagi keluarga pasien pun bukan sesuatu yang mudah menerima nya. Untuk itu diperlukan edukasi agar masyarakat semakin menghargai , menghormati dan mendukung ODA tanpa diskriminasi,” ungkap Cicilia.

Sesuai tema peringatan hari AIDS pada tahun ini yaitu Satukan Langkah Cegah HIV Semua Setara Akhiri AIDS, Puskesmas Ngaglik 2 melakukan inovasi program pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS dengan JAMU SEGER WARAS yaitu, Jangkau Temukan Segera Waspada Sadarkan Akan HIV AIDS.

“Dari tahun ke tahun melakukan peningkatan kegiatan berupa pembentukan kader anti HIV AIDS, penyuluhan, sosialisasi lintas sektoral dan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Dan mulai tahun ini akan dilakukan pemeriksaan kepada calon pengantin terkait HIV AIDS,” ujar Cicilia.

“Demikian pula untuk pencari surat keterangan sehat akan diskrining dengan mengisi form JAMU SEGER WARAS dan bila ditemukan salah satu faktor akan dilakukan tes HIV sehingga orang yang beresiko terinfeksi HIV AIDS akan ditemukan sedini mungkin,” tambah Cicilia lagi. ( Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)




Bupati Sleman Resmikan Padat Karya di Moyudan

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan hasil padat karya di Padukuhan Mergan, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Sabtu (3/12/2022). Pada kesempatan tersebut, hasil yang diresmikan berupa cor block dan talud itu diserahkan langsung kepada masyarakat Mergan.

Kustini pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa Sleman selalu menjadi rumah bersama untuk masyarakat Sleman yang majemuk, sehingga program pembangunan juga diarahkan dengan merawat harmoni antar warga yang mutli kultural. Salah satu caranya adalah dengan pendidikan.

“Memotong mata rantai kemiskinan adalah dengan pendidikan, di mana setiap anak Sleman diharapkan bisa sampai jenjang perguruan tinggi, mengingat semua kampus besar bertaburan di wilayah Sleman,” ujar Kustini.

Pada kesempatan tersebut, Kustini juga menyebut akan membangun Sport Center di setiap kapanewon, di mana Sport Center Moyudan rencananya akan dibangun di Kalurahan Sumberagung.

“Mohon doa agar pembangunan Sport Center pada tahun 2023 berjalan lancar dan memberikan manfaat dan kemaslahatan luas bagi warga masyarakat Moyudan.

Selain meresmikan hasil padat karya, Kustini juga melakukan penanaman serentak bibit kelapa kopyor yang merupakan realisasi pokok pikran Anggota DPRD DIY, Sadar Narima.

Sadar menyebutkan pengembangan pertanian, salah satunya kelapa kopyor di Moyudan diharapkan dapat meningkatkan kondisi ekonomi di Sleman Barat.

“Sleman Barat seiring pembangunan jalan tol di DIY akan menjadi kawasan rest area, hal ini potensial bagi warga masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui dunia kuliner dan pariwisata,” ungkap Sadar Narima. (H91)




Pasar Ikan Bangunkerto Diresmikan

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan Pasar Ikan Mina Bangunkerto bertempat di Kawasan Argowisata Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, pada Minggu (4/12).

Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Paniradya Pati Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho.

Lurah Bangunkerto, Anas Maruf dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Pasar Tani yang telah diresmikan Bupati Sleman ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dibiayai Dana Keistimewaan DIY.

“Melalui Dana Keistimewaan, Kalurahan Bangunkerto melaksanakan beberapa kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat. Salah satunya difokuskan dalam peningkatan UMKM dan Pariwisata dengan menggandeng mitra kerja dalam hal ini Dinas Koperasi DIY,” Jelasnya.

Sementara itu, Paniradya Pati Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho menjelaskan bahwa tahun 2022 merupakan tahun Kedua Dana Keistimewaan disalurkan kepada menyebut, Dana Keistimewaan yang saat didapatkan Kalurahan diharapkan dapat difokuskan dalam program atau kegiatan tertentu sehingga bisa lebih optimal dalam realisasinya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Ia menyebut program inovasi pasar Turi tersebut dapat menjadi fasilitas penunjang bagi para petani ikan dalam memasarkan hasil produksinya dengan harga yang bersaing.

“Adanya pasar ikan ini diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani yang segar dan berkualitas. Pemenuhan kebutuhan pangan bergizi termasuk diantaranya ikan menjadi sebuah keharusan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Usai melakukan peresmian, Bupati Sleman beserta rombongan juga melakukan peninjauan langsung lokasi budidaya ikan. Kemudian, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pelepasan ratusan bibit ikan di di wilayah Argowisata Bangunkerto, Turi.