Peringati Hari Ibu, IPHI Ngaglik Gelar Lomba Nyanyi

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 94 Tahun 2022 serta Hari Lahir Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI),  Majelis Taklim Perempuan (MTP) IPHI Cabang Kapanewon Ngaglik mengadakan Lomba Menyanyi Bersama 3 lagu sekaligus yaitu Hymne IPHI, Mars IPHI , serta Mars Sleman Sembada yang diselenggarakan di Klidon, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Sabtu (24/12/2022). Lomba ini sendiri diikuti oleh 6 MTP IPHI Ranting Kalurahan yang berada di Kapanewon Ngaglik.

“Lomba menyanyi bersama ini adalah untuk memupuk tali silaturahmi dan kebersamaan sesama haji dan Hajjah se Kapanewon Ngaglik dari MTP IPHI Ranting se Ngaglik dan mendalami arti dan makna isi Mars IPHI yang dinyanyikan,” terang Ketua Panitia Penyelenggara, Surtilah.

Ketua MTP IPHI Ngaglik, Zaenah Salamun Sodry mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi pemacu bagi MTP IPHI Ngaglik. “Terimakasih untuk ranting yang hadir dan mengikuti acara lomba menyanyi bersama ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah  MTP IPHI Kabupaten Sleman Miyatun Thoyibah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada MTP IPHI Cabang Kapanewon Ngaglik  yang telah melaksanakan lomba, karena kegiatan ini merupakan yang  pertama se Kabupaten Sleman.

“Semoga nantinya akan diikuti oleh MTP IPHI Kapanewon lainnya sebanyak 17 Kapanewon tuturnya,” ujar Miyatun.

Setelah proses lomba, makan tim juri memutuskan Ranting Minomartani yang berhasil meraih juara 1, diikuti oleh Ranting Sariharjo dan Sukoharjo sebagai juara 2 dan 3. Sementara untuk Ranting Donoharjo, Sardonoharjo, dan Sinduharjo masing-masing meraih juara harapan 1, 2, dan 3. (KIM Ngaglik/Srp)




Data Potensi Pemilih Khusus, Panwaslu Gamping Sambangi Kampus Unjaya

Sleman – Guna mengakomodir hak pilih bagi warga kampus yang dipastikan tidak berada di wilayah domisili administrasinya di saat hari pemungutan suara pada pemilihan umum serentak 2024 mendatang, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kapanewon Gamping melakukan pendataan potensi pemilih khusus yang ada di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta Jalan Siliwangi, Ringroad Barat, Banyuraden, Gamping, Sleman, Sabtu (24/12/2022).

Kunjungan yang dilakukan oleh Ketua merangkap Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia, Organisasi, Data dan Informasi, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko, dan Staf Pendukung, Alifudin Tri Prasetya ini diterima secara langsung oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Sudibyo beserta Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Zennul Mubarrok, dan Staf Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Fredi Erwanto di Ruang Rapat Kampus 1 Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran manajemen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) menyambut baik terhadap kegiatan yang dilakukan Panwaslu Kecamatan Gamping terkait pendataan sumberdaya manusia yang ada di lingkungan kampus Unjaya yang telah memiliki hak pilih pada pemilihan umum tahun 2024.

“Kami mengapresiasi terhadap kerja Panwaslu Kecamatan Gamping yang telah berupaya melakukan pendataan pegawai, dan mahasiswa khususnya yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Sleman maupun dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak dapat menggunakan hak pilih di wilayah domisilinya agar dapat menggunakan hak pilihnya saat pemilu 2024 di TPS terdekat dengan kampus Unjaya,” tutur Sudibyo.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo bahwasannya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dalam hal pemenuhan hak pilih pegawai maupun mahasiswa Unjaya pada hari pemungutan suara terkait pindah memilih akan diakomodasi dalam komponen Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Sedangkan pemenuhan hak pilih terhadap penduduk yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik tetapi belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan DPTb tetapi memenuhi syarat sebagai pemilih akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Daftar pemilih tambahan yang dimaksud adalah pemilih yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di suatu Tempat Pemungutan Suara (TPS) namun karena keadaan tertentu pemilih tersebut tidak dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih di TPS wilayah domisili yang bersangkutan terdaftar dengan memanfaatkan formulir A5 yang dikeluarkan oleh Panitia Pemungutan Suara,” tegas Adnan.

Ditambahkan, Panwaslu Kecamatan Gamping dapat memanfaatkan data kependudukan berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk mengetahui penduduk yang termasuk dalam daftar pemilih, sekaligus membantu pelaksanaan pengawasan pemutakhiran data pemilih sesuai dengan alamat yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik secara akurat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon gamping)




YKPI Tawarkan Konseling Pesantren Guna Wujudkan Pesantren Ramah Anak

Sleman – Yayasan Karir Protean Indonesia atau lebih dikenal dengan YKPI menyelenggarakan Halaqoh Konseling dan Turots Pesantren pada Sabtu (24/12/2022). Acara yang diselenggarakan di Mushola Nahari Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dihadiri oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan pondok pesantern sw-DIY. Ini juga sekaligus menjadi media launching website Protean yang dilakukan sebagai pembuka rangkaian acara.

Ketua YKPI, Muhammad Khairul Anwar, menyampaikan bahwa acara Halaqah oleh YKPI diiniasi dari proses panjang penulisan sekaligus penelitian ”Ensiklopedia Karya Berbasis Tokoh Pesantren”. Acara halaqoh ini mengulas dua tema bahasan utama yaitu gagasan konseling pada pondok pesantren dan turots pesantren yang berfokus pada kajian pesantren dan langkah strategis dalam mendidik santri.  

“Protean itu intinya ada pada adaptive dan fleksibility yaitu dari berbagai situasi dan kondisi yang ada di jaman teknologi ini”, jelasnya.

Beberapa meteri kemudian disampaikan dalam Halaqah ini, seperti pentingnya menyediakan konseling di pesantren ramah anak, peningkatakan kompetensi pesantren berbasis digital, ensiklopedian karya berbasis tokoh pesantren, banyaknya hasil karya para ulama di pesantren, serta kebijakan pemerintah tentang pesantren berupa literasi dan pesantren ramah anak

Wiryono, Direktur PD Pesantren Kemenag RI yang berkesempatan hadir secara daring pada kegiatan tersebut mengapresiasi halaqah ini. Ia juga menggarisbawahi tentang masih adanya kekerasan yang diterima oleh para santri.

“Itu yang menjadi poin penting pencegahan dan penanganan kita bersama. Harapannya hasil dari halaqah menghasilkan deskripsi dan konstruksi untuk konseling pesantren sehingga dapat membangun anak menjadi ramah dan beradab,” ungkap Wiryono. (Sinung Restendy/KIM Gamping)




Family Day SD Muhammadiyah Gunung Pring Dekatkan Siswa dan Wali

Sleman – 128 siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Gunung pring, didampingi orangtua masing-masing mengikuti kegiatan Family Day yang berlangsung di Bangunkerto Village, Turi, Sleman Yogyakarta, Sabtu (24/12/2022).

Menurut Deni K salah satu pengajar di SD Mugu, acara ini diselenggarakan untuk mengisi liburan semester 1, serta merekatkan silaturahmi antar siswa dan wali siswa kelas 6. “Seluruh kegiatan diselesaikan bersama antar anak dan orangtua sehingga terjalin hubungan erat antar mereka,” ungkap Deni.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting karena hakikatnya pendidikan anak tidak semata menjadi tugas guru, namun orangtua justru memiliki peran yang lebih besar dalam hal tersebut.

“Oleh karenanya siswa, sekolah, dan wali murid bersinergi menjalin kerjasama yang baik untuk menjadikan putra-putrinya sebagai insan yang berakhlak, beriman dan berkemajuan,” imbuh Deni.

Bangunkerto Village sendiri dipilih karena tempat wisata tersebut merupakan destinasi yang dikembangkan mengusung konsep wisata keluarga  dengan, memadukan wisata edukasi dengan wisata kuliner.

Di dalamnya juga terdapat kebun binatang mini, outbond, camping ground, otoped, ATV, tempat bermain anak dan taman bunga  dan pusat oleh-oleh.

Di akhir sesi, dilaksanakan tausiyah untuk memberi semangat dan motivasi pada siswa dan wali siswa untuk melakukan yang terbaik dalam kegiatan di sekolah, di rumah dan di masyarakat. (Arief Hartanto)




Gelar Kreasi dan Pameran Kreativitas Siswa SDN Donoharjo Kuatkan Profil Pelajar Pancasila

Sleman – SD Negeri Donoharjo menyelenggarakan acara dengan tajuk “Gelar Kreasi dan Pameran dalam rangka Penguatan Profil Pelajar Pancasila” bertempat di Halaman SDN Donoharjo Ngaglik Sleman pada Kamis (22/12/2022).

Sukardi, Kepala Sekolah SDN Donoharjo menyampaikan bahwa  kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan profil pelajar Pancasila yang juga adalah bagian dari kurikulum merdeka meliputi enam elemen yaitu berakhlak mulia, berkebhinekaaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis dan kreatif.

Memilih tema Kewirausahaan Dengan Mengusung Kearifan Lokal, kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk dapat berkreasi, berwirausaha dan mandiri sejak dini. Beragam menu dari siswa dengan bahan dasar yang berasal dari lingkungan sekitar seperti singkong ditampilkan.

“Dengan program ini diharapkan anak menjadi terampil dalam mengolah hasil pertanian terutama singkong menjadi  beragam olahan, tampilan yang menarik dari olahan singkong membuatnya naik kelas dan mampu  menarik selera pembeli,” kata Sukardi.

Selain  produk makanan dan minuman, pada kesempatan tersebut ditampilkan berbagai ketrampilan     hasil kreasi para siswa diantaranya Batik Colet, Sibori, Jumputan , lukisan sketsa, anyaman, dan seni mozaik dari beragam biji-bijian.

Di bidang seni juga ada penampilan Geguritan, Macapat, tari Dolanan Anak dan Pencak Silat. Berbagai lagu Daerah dan tarian Nusantara seperti tari Tor Tor  (Sumatera Utara,) tari Saman (Aceh) diperkenalkan  sebagai  upaya  untuk menghargai seni budaya dari daerah lain. Serta penampilan yang berhasil menyedot perhatian pengunjung adalah Tari Gedruk, sebuah penampilan tari tradisional Jawa dengan iringan gamelan dengan kostum berwujud raksasa.

“Ajang seperti ini sangat berguna untuk menyalurkan dan memupuk minat bakat anak, baik softskill maupun hardskill, sehingga lebih berkembang dan berguna untuk kehidupan di masa mendatang,” kata Sukardi.

Dalam kesempatan tersebut pihak kepala sekolah juga mengapresiasi tim Destana dan Rajawali Rescue yang memperkenalkan  alat mitigasi sebagai upaya penyelamatan ketika terjadi bencana. (Upik Wahyuni/ KIM Donoharjo)