Peringati HUT yang ke-25, Kelompok Ternak Sedyo Mulyo Gelar Upacara Gumbrengan

Sleman – Memperingati HUT yang ke 25, Kelompok Kandang Ternak Sapi Sedyo Mulyo Jragung mengadakan upacara adat Gumbregan di Kandang kelompok Sedyo Mulyo jragung, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY pada hari Sabtu (31/12/2022). Upacara Gumbregan dihadiri dukuh Jragung, owner omah dahar mbah Wanto, sesepuh , pengurus , anggota kelompok kandang  ternak sapi Sedyo Mulyo berserta keluarga.

Supriyanto, Ketua Kelompok Ternak Sapi Sedyo Mulyo mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya membangun dan memelihara kelompok hingga saat memiliki anggota 50 orang dengan  kepemilikan sapi sejumlah 94 ekor.

“Semoga jalinan kerjasama kelompok ini akan terus terjaga harapannya kelompok ternak Sedyo Mulyo semakin berkembang,” ujar Supriyanto.

Sedangkankan Tikno, Dukuh Jragung mengucapkan selamat karena kelompok ternak sapi Sedyo Mulyo sudah melewati waktu 25 tahun. 

“Semoga dengan diadakannya upacara sesaji gumbregan  sapi dan yang memeliharanya sehat dan sejahtera, terhindar dari penyakit dan marabahaya,” harap Tikno.

Menurut sesepuh kelompok ternak sapi Sedyo Mulyo, Sutedjo upacara adat Gumbregan adalah suatu bentuk upacara adat yang dilakukan oleh pemilik ternak dengan maksud menyampaikan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas kesejahteraan yang diberikan, dalam wujud hewan hewan piaraan yang sehat tanpa aral yang berarti sehingga memberikan kesejahteraan kepada pemiliknya. Dengan harapan semoga kedepannya hewan hewan ternak lebih baik dan berkembang.

“Perlengkapan upacara adat Gumbregan ada beberapa macam yang merupakan simbul ucapan rasa syukur, yang utama adalah sego tumpeng nasi putih berbentuk kerucut dikitari gudangan dan lauk pauk juga pisang sanggan melambangkan satu tujuan doa dan harapan. Selain itu juga ada ingkung ayam tilamsari, sambel gepeng, kembang setaman dan bokor wadah air suci,” jelas Sutejo.

“Semua perlengkapan ini setelah didoakan oleh pemimpin agama nantinya akan dimakan bersama sama oleh para peternak sebagai bentuk kebersamaan,” tutup Sutejo. (Kusnadi/KIM Berbah)




Barata Ke-37 Resmi Ditutup, Sangga MAN 1 Sleman Juara Umum, Pangkalan Sidokarto Raih Tunggul

Sleman – Kegiatan Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) Ke-37 Kwarcab Sleman resmi ditutup pada hari Minggu (1/1/2023) pagi, bertempat di lapangan Pemda Sleman. Kegiatan kepramukaan yang diikuti oleh

pelajar SMK/SMA/MA se-Kabupaten Sleman ini ditutup oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Danang berharap Barata Ke-37 ini dapat menjadi bekal bagi para generasi muda untuk berkontribusi positif dan berperan aktif dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan. Diharapkan pula dengan adanya kegiatan ini, semakin banyak generasi muda yang terinsipirasi untuk  memberi dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan.

“Jika adik adik mengetahui potensi diri dan fokus pada pengembangannya sejak dini maka saya yakin adik adik semua dapat menjadi insan yang berprestasi dan sukses,” kata Danang.

Dalam acara tersebut juga diserahkan sejumlah trophy penghargaan bagi kelompok yang berprestasi dalam kegiatan Barata Ke-37 ini. Pangkalan MAN 1 Sleman keluar sebagai Juara Umum pada Barata Ke-37 Kwarcab Pramuka Sleman dengan poin 13,4. Sedangkan sangga Sidokarto meraih Tunggul pada kegiatan ini dengan total poin 300.

“Saya ucapkan selamat kepada para penerima trophy kejuaraan, semoga kemenangan ini menjadi semangat dan motivasi di masa yang akan datang,” kata Danang.

Sebelumnya, kegiatan Barata Ke-37 dibuka pada Rabu (28/12/2022) oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Lapangan Pemda Sleman. Kegiatan yang mengusung tema Boyong Kaprajan ini dilaksanakan pada hari Rabu sampai dengan Minggu, tanggal 28 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023, dan diikuti oleh 501 orang peserta pramuka penegak se-Kabupaten Sleman




Gali Potensi Atlet, Wakil Bupati Sleman Resmikan Sekolah Atletik Sleman Sembada

Sleman – Sekolah Atletik Sleman Sembada telah diresmikan pada Minggu, (1/1). Berlokasi di Stadion Tridadi Sleman, Wakil Bupati Danang Maharsa hadir meresmikan rumah bagi para atlet atletik Sleman tersebut dengan didampingi Ketua KONI Sleman, Joko Hastaryo, serta Ketua PASI Sleman, Aris Priyanto.

Ketua PASI Sleman, Aris Priyanto menuturkan, kehadiran Sekolah Atletik Sleman Sembada bertujuan untuk memfasilitasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada para atlet. Di samping itu, Aris juga berharap agar sekolah tersebut dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik dari klub, baik dari sisi organisasi maupun manajemen.

“Mempertahankan juara itu lebih sulit daripada merebut juara. Maka dari itu klub atletik yang ada di Sleman kita rangkum menjadi satu dengan nama Sekolah Atletik Sleman Sembada,” jelas Aris.

Aris menambahkan, semangat tersebut  menjadi motivasi Sekolah Atletik Sleman untuk mempertahankan gelar juara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) pada 2023 mendatang. Sehingga pihaknya menerapkan pelatihan selama 3 kali dalam satu minggu. Namun jadwal latihan akan ditingkatkan hingga 6 kali dalam satu minggu saat akan menghadapi perlombaan.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa juga memberikan dorongan positif terharap Sekolah Atletik Sleman Sembada. Menurutnya, dengan keterlibatan atlet dari berbagai kelompok usia, dapat meningkatkan kuantitas serta kualitas atlet berbakat di Kabupaten Sleman.

“Ini tentunya menjadi semangat kita bahwa nanti sekolah atlet ini akan mencetak atlet-atlet Sleman menjadi lebih baik. Walaupun saat ini kita sudah berprestasi di berbagai cabang olahraga, tapi yang juga harus diingat, salah satu tantangan dalam dunia olahraga adalah mencari bibit dan menjadikan bibit itu atlet yang handal,” kata Danang.

Pada kesempatan itu, Danang juga berpesan kepada wali atlet yang hadir. Ia mengajak agar orang tua lebih memperhatikan minat dan bakat anak. Danang berharap, orang tua tak sekadar menuntut, namun turut memberikan bimbingan dengan mengenali potensi yang dimiliki anak.

“Pastikan anak senang dalam melakukannya. Ketika sudah senang, maka mereka akan lebih mudah untuk dibimbing ke arah yang lebih baik,” begitu pesan Danang.




Gelar Potensi UMKM Sendangtirto Bangkitkan Usaha Lokal

Sleman – Forkom UMKM Kalurahan Sendangtirto mengadakan kegiatan gelar potensi produk UMKM dan senam bersama pada hari Sabtu (31/12/2022) di Halaman Kalurahan Sendangtirto, Berbah, Sleman. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Ketua Panitia Kegiatan, Andayani menuturkan bahwa gelar potensi kali ini mengangkat tema UMKM Bangkit, Masyarakat Sejahtera dan menampilkan berbagai produk UMKM Sendangtirto seperti makanan, minuman  fashion, craft, penjualan sembako murah dari toko tani dan berbagai jasa penyedia mainan anak-anak.

Dalam gelar potensi ini juga dilakukan senam zumba sertas menampilkan kesenian tradisi jathilan Krido Among Taruno Wotgalih.

“Gelar potensi UMKM Sendangtirto didukung oleh dinas koperasi propinsi dan kabupaten, BPD dan banyak pengusaha,” terang Andayani.

“Selain itu sebagai bentuk dan penghormatan peringatan hari ibu semua panitia adalah ibu ibu” imbuhnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sleman R. Haris Martapa, menyambut gembira terselenggaranya kegiatan gelar potensi umkm  Sendangtirto ini. Ia juga mengatakan bahwa bagi UMKM dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemkab jika ingin mengembangkan usahanya.

“Dalam melakukan usaha setiap pengusaha harus memiliki izin usaha, pemerintah melalui dinas koperasi menyiapkan konsultan PLUT untuk mendampingi mendapatkan perizinan. Pemerintah akan selalu memberi peluang dan pendampingan untuk perkembangan dan kemajuan UMKM supaya bisa naik kelas,” ujar Haris.

Sementara itu Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo berharap dengan kegiatan gelar potensi ini dapat mengembangkan UMKM yang berada di Sendangtirto.

“Dukungan pemerintah dan masyarakat dengan menggalakkan gerakan beli ke tetangga, saudara dan teman sehingga umkm bisa bertahan dan kokoh dan berkembang,” pungkas Kustini. (Kusnadi/KIM Berbah)




BNNK Sleman Imbau Masyarakat Berperan Aktif untuk Cegah Peredaran Narkotika

Slmen – Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan suatu hal yang sudah tidak tabu lagi dikalangan masyarakat. Masyarakat diharapkan semakin menyadari mengenai besarnya ancaman yang dihadapi seiring adanya peningkatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sehingga diperlukan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangannya melalui kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai wujud keprihatinan dan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba yang mengancamnya.

Hal tersebut yang diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman, AKBP Siti Alfiah dalam kegiatan Press Release Capaian Kinerja Akhir Tahun 2022 berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Sleman, Jumat (30/12/2022) yang disiarkan secara langsung melalui saluran Youtube dan Instagram.

Dalam konferensi press, Kepala BNN Kabupaten Sleman, AKBP Siti Alfiah yang didampingi Kepala Sub Bagian Umum, Wasisno, Kepala Seksi Pemberantasan, AKBP Mulyadi, Sub Koordinasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Irindra septy, serta Sub Koordinasi Rehabilitasi, Menik menuturkan bahwa masalah penyalahgunaan narkoba masih menjadi permasalahan global yang berdampak negatif seperti kematian, retaknya kehidupan keluarga, serta rusaknya hubungan sosial di masyarakat. Hal tersebut dikuatkan dengan penetapan Negara Republik Indonesia dalam keadaan darurat narkoba secara nasional oleh Presiden Joko Widodo yang menegaskan bahwa semua komponen bangsa dimanapun berada harus secara bersama-sama dan kontinyu melawan bahaya penyalahgunaan narkoba, termasuk yang terjadi di wilayah Kabupaten Sleman.

Menyikapi kondisi tersebut, lembaga yang dipimpinnya secara berimbang telah berupaya melakukan pengendalian baik melalui pengurangan permintaan narkoba maupun pengurangan pasokan narkoba yang dikemas dalam bentuk P4GN. Adapun kegiatan advokasi, Informasi dan Edukasi yang telah dilaksanakan diantaranya advokasi Program Ketahanan Keluarga Berbasis Sumberdaya Pembangunan Desa di tiga wilayah desa bersinar (Kalurahan Wedomartani, Banyuraden, dan Tlogoadi) agar dapat menurunkan status wilayah tersebut dari status waspada menjadi siaga hingga aman.

“Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sleman juga menggelar Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba yang melibatkan 10 pasang keluarga yang terdiri dari satu orang tua dan satu anak usia 13-14 tahun atau usia SMP guna meningkatan kemampuan pengasuhan orangtua, peningkatan resiliensi anak, serta penurunan perilaku negatif anak, hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan daya tangkal keluarga terhadap pengaruh buruk terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” tutur AKBP Alfiah bersemangat.

Ia menambahkan, kegiatan Informasi dan Edukasi P4GN, juga melaksanakan Program Pembentukan Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika yang melibatkan 10 anak usia 16-18 tahun atau usia SMA untuk meningkatkan daya tangkal remaja terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Serta didukung sosialisasi melalui media cetak, maupun media elektronik televisi daerah dan radio yang ada di wilayah Kabupaten Sleman.

Disamping itu, selama tahun 2022 pihaknya telah melaksanakan tes uji narkotika kepada 536 orang dengan rincian 431 orang dari instansi pemerintah, 85 orang dari pelaku usaha atau wiraswasta, serta 20 orang dari lingkungan masyarakat. Dalam kegiatan tes uji narkotika tersebut didapatkan 14 orang positif terindikasi positif yang kemudian ditindak lanjuti dengan proses assessment melalui klinik pratama sembada bersinar.

“Di masa transisi pandemi saat ini, BNN Kabupaten Sleman terus berupaya untuk menyosialisasikan antisipasi penyebaran Covid-19 dan bahaya penyalahgunaan narkoba melalui program Edukasi Keliling atau Eling kepada masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Sleman menggunakan mobil dayamas agar kesadaran dan kewaspadaan masyarakat lebih meningkat demi perlindungan diri dan keluarga dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” Pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)