Bawaslu Sleman Pastikan Kesiapan Panwaslu Gamping Hadapi Pemilu 2024

Sleman – Dalam rangka menertibkan administrasi kesekretariatan dan memastikan kesiapan jajaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping dalam menghadapi tahapan Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman melakukan kegiatan supervisi di Kantor Panwaslu Gamping, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (6/1/2024) siang.

Kegiatan yang digawangi oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Kabupaten Sleman, Lupita Ayu Laksmi disambut dengan baik dan diterima secara langsung oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Hery Purwito, serta Koordinator Sekretariat Panwaslu Kecamatan Gamping, Dewanto Tri Nugroho dan staf teknis.

Turut hadir dari jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman dalam kegiatan tersebut diantaranya Nafisatun Hanifah (Staf Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat), Duroh Nursyamsi Haleda (Staf Administrasi), dan Nur Hendi Widyatmoko (Staf Penanganan Pelanggaran Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum) yang memberikan pembinaan terkait administrasi kesekretariatan yang mencakup daftar hadir, laporan perjalanan dinas, daftar hadir rapat, perjanjian sewa menyewa, serta penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) kegiatan yang dilaksanakan oleh Komisioner dan Sekretariat Panwaslu Kecamatan Gamping.

“Supervisi yang dilakukan oleh Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman dilakukan untuk memberikan pembinaan bagi staf pelaksana teknis terkait penertiban administrasi kesekretariatan di wilayah Kapanewon Gamping dalam menghadapi pemilu tahun 2024,” tutur Lupita.

Di sisi lain, Ia melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan alat kerja sekretariat Panwaslu Kecamatan Gamping meliputi kursi, meja kerja, perangkat computer, printer, lemari cabinet sebagai penyimpan dokumen, serta kelengkapan mebelair lainnya agar dapat mendukung kerja pengawasan di wilayah Kapanewon Gamping.

Di akhir kegiatan, Lupita berharap kepada Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Gamping beserta Koordinator Sekretariat dengan jajarannya dapat menjalin komunikasi yang baik, membentuk sinergitas dan kesolidan demi terwujudnya pengelolaan administrasi yang baik dan suksesnya kerja pengawasan pemilu 2024 di tingkat Kapanewon.

“Tertib pengelolaan administrasi pengawasan dan administrasi keuangan oleh Panwaslu Kecamatan sangat diperlukan karena keduanya merupakan unsur penting dalam proses pengawasan pemilu yang bersih demi tegaknya keadilan pemilu,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Fedjo Gelar Kontes Sepeda di Condongcatur

Sleman – Komunitas Sepeda Federal Jogja (Fedjo) untuk kedua kalinya berkalaborasi dengan Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyelenggarakan Event Condongcatur Federal Cycles Fiest (CFCF#2) tahun 2023 yang juga merupakan rangkaian acara HUT ke 76 Kalurahan Condongcatur 7 – 8 Januari 2023 di GOR Kalurahan Condongcatur

Peserta yang mengikuti kontes CFCF#2 dari Federalis DIY, Jateng, Jabar, Jatim Dsk, Pembukaan CFCF#2 pada hari Sabtu 7 Januari 2023 dilanjutkan acara Talkshow “Cycling, Touring dan Heartbeating” dengan Narasumber para pesepeda yang mempunyai berbagai latar belakang profesi seperti dr. Acep Eko (Dokter RSUD Wates), Galang Bumi Nusantoro (Aktivis Goweser Anti Narkoba BNN), Mbah Kung Endy (Pesepeda Kasepuhan), Danang Kayuh Sepedamu (Digital Creator pencipta mars Federal Indonesia) dan Denie Ruth Unarapal, (BNN Kab Sleman)

Menurut Ketua Panitia CFCF# 2, Puguh Tri Untoro disamping Kontes Federal dengan 3 Kategori sepeda federal (Gravel, Origininal Classic, Touring), ada juga stand penjualan aksories sepeda dan Mobil BNN Sleman yang membagikan bendera, pin, dan gantungan kunci “Goweser Berani Tolak Narkoba”.

“Sedangkan pada hari Minggu pagi dilaksanakan Gowes Bareng (GOBAR) dengan star dari Taman Kuliner Condongcatur menempuh jarak sekitar 35 Km dan Finish di Halaman Kalurahan Condongcatur. Selain itu disediakan juga doorprize aneka aksesories sepeda seperti Helm, Tempat Minum, Topi, Frame Sepeda dsb juga undian utama sepeda Federal Original,” terang Puguh, Minggu (8/1/2023).

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengucapkan terima kasih kepada panitia kegiatan CFCF#2 dari Teman teman Fedjo serta pihak lainnya yang telah menyukseskan acara ini.

“Insya Allah Tahun depan akan digelar kembali CFCF#3 yang lebih besar dengan konsep yang menarik lagi bahwa Persahabatan dan Paseduluran dengan sarana sepeda federal ini akan menjadikan Paseduluran Saklawase karena sejak hari Jumat Federalis dari Kerawang, Purwokerto (Fektor), Temanggung (Fedtema), Depok (Fede) Magelang, Klaten, Sidoarjo dan sebaginya sudah hadir di Kalurahan Condongcatur,” ungkap Reno.

“Condongcatur Federal Cycles Fiest (CFCF) ini menjadi wahana menambah dan memperkuat persaudaraan antar pecinta sepeda federal dari seluruh Nusantara,” imbuhnya.

Sahid Fahrudin, salah satu pengurus Fedjo dari Brayat Lor menambahkan bahwa komunitas Federal Djogja, atau biasa disebut Fedjo, adalah sebuah komunitas sepeda dengan genre sepeda jenis Federal,

“Tujuan dari dibentuknya komunitas ini adalah untuk merestorasi atau melestarikan lagi sepeda buatan Indonesia tersebut yang mulai tertelan jaman, sepeda Federal di produksi di Indonesia oleh PT Federal Cycle Mustika, sebuah anak usaha Astra Group namun, masa kejayaan sepeda Federal berakhir setelah perusahaan tersebut terpaksa menghentikan produksi dan menutup usahanya,” terang Sahid.

Menurutnya, aktivitas bersepeda bisa lebih digalakan tak hanya untuk kegiatan outdoor, melainkan juga untuk kegiatan sosial, kegiatan jurnalistik dan kegiatan positif lainnya. “Bersepeda disamping olahraga untuk menjaga kesehatan juga ramah Lingkungan Sepeda Itu Solusi Tanpa Polusi,” tutup Sahid. (Wasana/KIM Depok)




KB ‘Aisyiyah Insan Muttaqin Gelar Syukuran Milad ke-17

Sleman – Lembaga Pendidikan Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Insan Muttaqin yang berada di Dadapan, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi menggelar syukuran Milad-nya yang ke-17 pada Jumat (6/1/2022).

Serangkaian acara digelar dalam memeriahkan HUT ke-17 KB Aisyiyah Insan Muttaqin ini, seperti pembagian 26 paket sembako kepada warga sekitar KB, serta berbagai unjuk keterampilan anak dalam menghias cupcake, penampilan kesenian dari anak, serta potong tumpeng dan doa bersama.

Choirunnisa Setyaningsih menuturkan bahwa KB Insan Muttaqin pada awal berdirinya memiliki jumlah murid hanya 45 orang. “Jadi pada awal berdiri tanggal 1 Januari 2006, murid berjumla 45, yang dibagi menjadi 3 kelas, diajar oleh 5 guru,” ujarnya.

KB Insan Muttaqin lanjutnya membangun generasi dengan landasan nilai keislaman, keimanan, serta akhlak utama. “Karena pendidikan anak usia dini sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan hal positif lainnya,” terang Choirunnisa.

Sementara itu, Ketua PCM Turi  Bambang  Rahmanto berharap dengan pertambahan usia ini, KB Insan Muttaqin dapat semakin bermanfaat, maju pesat, dan seluruh rencananya yang telah disusun dapat segera terlaksana, terutama rencana rehabilitas bangunan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kusmiyati dari PCA Sleman. Ia juga mengpresiasi acara yang digelar. “Ditengah program rehab atap lembaga yang akan dilaksanakan Januari ini, Alhamdulillah masih berkesempatan berbagi dengan warga sekitar lembaga dan semoga membawa kebaikan untuk kami dan para penerima manfaat dan kami masih menerima donasi dari sebagian Zakat,Infaq ,Shodaqoh para dermawan guna menyelesaikan program rehap atap gedung,” ujar Kusmiyati. (Arief Hartanto)




Jadi Wadah Karya Sastra, Padepokan Sastra dan Budaya Linus Suryadi AG Diresmikan

Sleman – Padepokan Sastra dan Budaya Linus Suryadi AG diresmikan pada Sabtu (7/1/2023). Padepokan yang berada di Halaman Pendopo Kyi Sobo Kadisobo, Trimulyo, Sleman ini diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng. Selain itu ada juga pembacaan puisi dengan judul Rindy Sumba, Aku Isin Dadi Wang Jawa, serta Pengakuan Pariyem tulisan Linus Suryadi AG.

Harda Kiswaya dalam hal tersebut mengapresiasi keberadaan padepokan ini. Ia berharap padepokan ini dapat mengakomodir untuk menampilkan karya sastra dan budaya, terutama di Kabupaten Sleman.

“Padepokan Sastra dan Budaya Linus Suryadi AG dapat dioptimalkan bagi siapapun untuk berkarya dalam bidang sastra dan budaya,” ujar Harda.

“Pemerintah Sleman sangat peduli, mendukung pada sastra dan budaya hingga memberikan ruang untuk berbagai kegiatan budaya,” lanjutnya.

Ia menuturkan, dengan keindahannya, sastra dan budaya dapat membuat kehidupan manusi menjadi nyaman dan tentram. Sementara ajaran agama menjadikan hidup akan semakin terarah, maka antara budaya dan agama harus berjalan seiring.

Turut hadir Lurah Trimulyo, pewakilan BPKal, Babinkamtibmas, kalangan seniman, keluarga Linus Suryadi AG, pejabat dari Kunda Kabudayan Sleman, kepala sekolah hingga perwakilan dari Rumah Budaya Tembi.  “Atas nama kelurga Linus Suryadi AG, kami terharu dan menyampaikan banyak terima kasih kehadiran dan terselenggaranya acara ini,” papar salah satu perwakilan keluarga Linus Suryadi AG.  (Edy-KIM Moyudan)




Tercepat di DIY, Pemkab Sleman Serahkan LKPD Tahun 2022

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2022 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan DIY, Jumat (6/1) di Kantor BPK RI Perwakilan DIY. Penyerahan LKPD Tahun 2022 diawali dengan penandatanganan berita acara dilanjutkan penyerahan LKPD secara langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada Kepala BPK RI Perwakilan DIY, Widhi Widayat. Turut hadir dan mendampingi Bupati dalam penyerahan LKPD yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, Kepala BKAD Sleman, Haris Sutarta, dan Inspektur Kabupaten Sleman, Hery Dwi Kuryanto.

Pemkab Sleman berkomitmen untuk memenuhi amanat Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah khususnya PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kepala BPK RI Perwakilan DIY, Widhi Widayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Sleman atas konsistensinya dengan menjadi salah satu pemerintah daerah yang menyerahkan laporan lebih awal dibanding wilayah lainnya khususnya di DIY.

“Saya mewakili BPK RI Perwakilan DIY mengapresiasi Pemkab Sleman atas kinerja dan kerja kerasnya dalam menyusun laporan ini sehingga menjadi yang pemerintah daerah tercepat di DIY dalam menyelesaikan LKPD,” ujar Widhi

Lebih lanjut, Widhi menjelaskan bahwa selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh tim BPK dengan mengacu pada 4 poin penilaian yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan, dan efektifitas sistem pengendalian intern.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa Pemkab Sleman berkomitmen untuk melakukan upaya perbaikan dalam pengelolaan keuangan, diantaranya dengan pendampingan kepada OPD dalam percepatan penyelesaian laporan keuangan agar dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Untuk mendukung percepatan laporan keuangan, kami mendorong OPD untuk disiplin serta cepat dan tepat dalam pelaksanaannya,” ujar Kustini

Lebih lanjut, Kustini menyampaikan bahwa  Pemkab Sleman juga berkomitmen untuk selalu melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik sehingga diharapkan mampu meminimalisir penyimpangan dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan. Selain itu, juga berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan publik, baik melalui peningkatan kapasitas SDM, penerapan inovasi, pemanfaatan teknologi dan sistem terintegrasi dalam pelayanan.