Susun Kepengurusan, BADKO Rayon TKA TPA Kapanewon Tempel Gelar Musyawarah Ranting

Sleman – Badan Koordinasi Rayon (Badko) TKA-TPA Kapanewon Tempel menggelar Musyawarah Rayon (Musran) sebagai bentuk komunikasi rutin pada Minggu (22/1/2023) di Gedung Dakwah Lumbung Zakat LZI yang beralamat di Jl. Turi – Tempel Km 0.7 Kromodangsan Lumbungrejo Tempel Sleman.

Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 80 orang  yang terdiri Panewu, Kapolsek, Danramil dan Kepala KUA Kapanewon Tempel, Perwakilan dari  Badko Daerah TKA-TPA Kabupaten Sleman, Dewan Pembina Lumbung Zakat LZI, Direktur BMT MULIA serta segenap pembina dan sesepuh TKA-TPA Kapanewon Tempel. Acara secara resmi dibuka oleh Bapak Panewu Kapanewon Tempel Bapak Suyanto.

“Tujuan diselenggarakannya Musyawarah Rayon adalah  menggelar pemilihan pengurus baru periode 2022-2026,” ungkap salah satu panitia pemilihan, Suhartono.

Dalam kesempatan Musyawarah Rayon tersebut  setelah dilakukan pemilihan suara, dengan calon pengurus 52 orang yang terdiri dari pengurus lama dan 2 orang utusan dari Unit TKA-TPA se-Kapanewon Tempel yang harus dipilih, dengan jumlah 62 suara ( dari total 63 suara / 1 suara gugur ). Dari pemilihan, 9 orang peraih suara terbanyak ditetapkan sebagai anggota Formatur terbanyak yang nantinya akan menjadi pengurus harian periode tahun 2022 – 2026. Terpilih sebagai Ketua Umum adalah Akhmad Faturohman dengan 55 suara, didampingi oleh Ketua 1 yaitu Ahmad Zaenudin sebanyak 51 suara, Ketua II yaitu M. Nur Subkhi sebanyak 51 suara, dan Ketua III yaitu Heru Kusriyanto yang meraih 34 suara.

“Untuk melengkapi kepengurusan yang baru akan segera diadakan rapat intern yang akan dilaksanakan secepatnya. Dan setelah penyusunan pengurus selesai akan segera direncanakan untuk pelantikan dan rapat kerja,” imbuh Suhartono lagi. (Arief Hartanto)




Lulusah Perguruan Tinggi Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman

Sleman – Kondisi perekonomian global mengalami dampak negatif  setelah terjadinya Pandemi COVID-19 yang kemudian disusul konflik di beberapa Negara di Eropa yang menyebabkan terjadinya krisis energi dan pangan yang bisa menyebabkan resesi ekonomi. Ini yang menjadi tantangan tersendiri bagi para lulusan perguruan tinggi di Indonesia dalam menghadapi kondisi tersebut, bagaimana bisa berkontrbusi bagi masyarakat, bangsa dan Negara.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) DIY, Mohamad Irhas Effendi dalam sidang terbuka Senat UPN Veteran Wisuda Diploma Tiga, Sarjana, Magister, dan Doktor periode ke 2 tahun 2022/2023, Sabtu (21/1/2023) di Auditorium WR Supratman, UPN Veteran, Sleman, DIY.

“Untuk itu ada dua hal yang harus anda pegang teguh, pertama nilai-nilai bela negara yang meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila serta jiwa rela berkurban. Kedua harus siap belajar, beradaptasi, terus berinovasi membangun cara-cara baru yang bersifat teknis, praktis, adaptif dan fleksibel,” ujar Irhas di depan 655 wisudawan dan wisudawati dari berbagai tingkat kelulusan ini.

Irhas menuturkan bahwa kehidupan itu terus berubah, sehingga tantangan silih berganti. “Mau tidak mau anda harus siap, maka jangan cepat menyerah. Anda harus terus meningkatkan kemampuan diri  agar berhasil mengatasi setiap tantangan. Anda harus mengembangkan kemampuan digital baik dalam skill, culture, ethic maupun safety,” ungkap Irhas.

Irhas menambahkan bahwa sebagai landasan, lulusan UPN sudah dipersiapkan untuk menjadi tenaga profesional di bidang masing-masing.

“Tetapi tetap harus terus belajar untuk memasuki dunia kerja. Juga harus diingat bahwa sekarang bukan lagi jaman kompetensi, tapi era kerjasama, kolaborasi dan menjalin jaringan. Karena itu harus terus dikembangkan kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, kreativitas serta pola berpikir yang kritis,” tandas Irhas. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)




Pastikan Tes Wawancara PPS Berintegritas, Panwaslu Gamping Lakukan Pengawasan Langsung

Untuk memastikan pelaksanaan tes wawancara terhadap calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah kapanewon Gamping berjalan secara transparan dan berintegritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping melakukan pengawasan kegiatan wawancara yang berlangsung di Ruang Cokrodikromo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (20/01/2023).

Tes wawancara dilakukan oleh Anggota KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi didampingi Kepala Sub Bagian Hukum dan Sumberdaya Manusia, Adiyuni Nurcahyo beserta Ketua PPK Kecamatan Gamping, Muhammad Mualif dan Anggota PPK Kecamatan Gamping, Syukron Amin. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian akhir dari seleksi terbuka calon anggota PPS yang diampu oleh KPU Kabupaten Sleman di wilayah Kapanewon Gamping guna menempatkan calon terpilih untuk bertugas di Kalurahan Trihanggo, Kalurahan Nogotirto, Kalurahan Banyuraden, Kalurahan Ambarketawang, dan Kalurahan Balecatur dalam perhelatan pemilihan umum serentak tahun 2024.

Dalam pengawasannya, Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko menyatakan bahwa proses seleksi wawancara yang dilaksanakan berlangsung secara tertib dan transparan diikuti oleh 33 orang peserta dari 36 orang calon anggota PPS yang lolos seleksi administrasi dan berasal dari 5 Kalurahan yang ada di Kapanewon Gamping.

“Terdapat tiga orang peserta tes wawancara yang tidak hadir antara lain dua orang dari Kalurahan Ambarketawang, dan satu orang dari Kalurahan Balecatur dengan alasan yang berbeda, sehingga prosentase tingkat kehadiran wawancara peserta calon PPS sebesar 91,67%,” jelas Adnan.

Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi menyampaikan bahwa pada tanggal 22 Januari 2023 pihaknya akan menetapkan hasil seleksi wawancara peringkat 1 sampai dengan 3 sebagai Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara Terpilih dan Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara peringkat 4 sampai dengan 6 sebagai Calon Pengganti Antar Waktu.

“Adapun calon anggota PPS terpilih nantinya akan diambil sumpah janjinya dan dilantik pada hari Selasa tanggal 24 Januari 2023 sekaligus penandatanganan pakta integritas dilanjutkan kegiatan orientasi ketugasan anggota Panitia Pemungutan Suara,” imbuhnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Bupati Ajak KAGAMA Bersinergi Bangun Sleman

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Sleman yang dilaksanakan di Hotel Alana Yogyakarta, Jum’at (20/1/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa KAGAMA telah banyak berkontribusi dalam mendukung kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Sleman. Kustini menyebut keberadaan KAGAMA telah menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sleman, terutama UGM merupakan salah satu icon pendidikan bagi Kabupaten Sleman dan DIY.

“Keberadaan KAGAMA yang merupakan organisasi alumni mahasiswa UGM ini menjadi kebanggaan kami. Bahkan UGM menjadi icon Sleman karna menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan yang berada di Kabupaten Sleman,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Kustini juga mengajak KAGAMA untuk terus bersinergi bersama Pemerintah untuk membangun negeri dan mendampingi program – program pemerintah salah satunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami juga mengajak KAGAMA untuk kolaborasi dan bersinergi, bersama-sama meningkatkan kesejahteraan dan membangun Kabupaten Sleman,” ujar Kustini.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sleman bersama Wakil Bupati Sleman juga berkesempatan menyaksikan secara langsung pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang KAGAMA Sleman dan Pengurus Daerah KAGAMA DIY.

Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum KAGAMA, Ganjar Pranowo. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar melantik Gatot Saptadi sebagai Ketua Pengda KAGAMA DIY, dan Eka Suryo Prihantoro, Kepala Dinas Kominfo Sleman sebagai Ketua Pengcab KAGAMA Sleman.

Usai melakukan pelantikan, Ketua Umum KAGAMA, Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus KAGAMA.

Lebih lanjut, Ganjar menyambut baik ajakan kolaborasi antara pemerintah dan KAGAMA. Terlebih kolaborasi ini sudah dilakukan sebagai bentuk aksi nyata pengabdian kepada masyarakat.

Ganjar menyontohkan KAGAMA sudah terlibat dalam menangani kemiskinan di daerah di Jawa Tengah. Aksi nyata dari kolaborasi adalah Pemerintah Daerah menyediakan data, dan KAGAMA dapat menindaklanjuti dengan  program – program spesifik dan inovasi yang dibutuhkan masyarakat terkait penanggulangan kemiskinan.

“Cukup dalam lingkup kecil-kecil dulu sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing, namun aksi nyata ini jika dilakukan secara masif dan terus menerus tentu akan menghasilkan dampak yang besar bagi masyarakat,” kata Ganjar.




LPB PDM Sleman Beri Pelatihan Kebencanaan Lewat Outbond

Sleman – Peran Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PDM Sleman yang bergerak dalam kegaitan kerelawanan kebencanaan terus mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Kali ini LPB Sleman mendapatkan undangan dari SD Muhammadiyah Condongcatur Depok Sleman untuk mengirimkan team Outbondnya dalam kegiatan Perkemahan Prestasi dan Mandiri (Presma) yang  dilaksanakan pada Kamis, (19/1/2023) di Youth Center Jl. Kebon Agung, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta  dengan jumlah peserta sekitar 220 siswa.

Nur Khoirudin, Koordinator kegiatan lapangan outbond dari LPB/MDMC PDM Sleman) dalam keterangannya menuturkan bahwa pada kegiatan ini telah disapkan 8-10 personil terdiri dari relawan instruktur serta beberapa pelatih HW yang menentukan materi dan skenario kegiatan sesuai dengan kapasitas anak-anak peserta kegiatan.

“Selain berbagai kemasan untuk membentuk generasi tangguh dan mandiri, Team LPB juga mengenalkan materi mengenai kebencanaan kepada para siswa dan guru . Hal ini penting agar pemahaman akan kebencanaan dan ketangguhan bencana di lingkungan Muhammadiyah dan masyarakat bisa terwujud ,” terang Nur.

Selain mengajarkan siswa untuk berlatih bencana, menolong diri sendiri atau orang lain saat terjadi bencana, outbond kebencanaan ini juga mengajarkan kepada siswa untuk peduli kepada kemanusian dan sesama.

“Kami berharap Kemah Prestasi dan Mandiri serta berbagai rangkaian kegiatannya in bida membangun prestasi yang bukan hanya dari sisi lomba, melainkan prestasi siswa di kegiatan di akhir kemah bisa membangun kemandirian para siswa agar dapat merawat diri sendiri serta peduli sesama ,“ ungkap Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi. (Arief Hartanto)