Tingkatkan Kapasitas Anggota, UMKM Jogomukti Gelar Pelatihan SDM

Sleman – Untuk menambah pengetahuan terkait usaha dalam rangak UMKM naik kelas, Kelompok UMKM Jogomukti menggelar pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia untuk anggotanya pada Minggu (12/2/2023) di Joglo Inspirasi Rinara, Rejosari, Jogotirto, Kapanewon Berbah, Sleman, DIY. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Sri Rahayu, pemilik usaha Ayu Berkah Batik Prambanan.
Dalam sambutannya Maryoto selalu ketua UMKM Jogomukti menutukan bahwa pelatihan ini penting dilakukan karena anggota UMKM Jogomukti masih banyak yang minim pengetahun tentang wirausaha, terutama tentang pemasaran berbasis digital.
“Semoga anggota bisa menyerap ilmu dan menerapkan sesuai kondisi masing masing untuk bersama sama meningkatkan usaha agar lebih baik,” harap Martoyo.
Sementara itu, Sri Rahayu dalam kesempatan tersebut memberikan trik agar dalam melewati rintangan saat membuka usaha.
“Bila melakukan suatu usaha harus diniatkan untuk ibadah karena sejatinya usaha adalah salah satu ibadah bila dijalankan akan bernilai pahala,” ujar wanita yang biasa disapa Ayu ini.
Dalam berusaha, seorang pengusaha harus bangga dengan produknya dan yakin bahwa produk tersebut mempunyai kualitas yang tinggi.
“Meski di luaran ada produk yang sama janganlah dibuat jadi pesaing tapi malah menjadikan pemicu meningkatkan kualitas produk,” ungkap Ayu yang juga merupakan pendamping UMKM DIY.
Selain itu, Ayu juga mengingatkan agar setiap pengusaha harus mempunyai legalitas yang lengkap, sesuai prosedur yang ditetapkan dari pemerintah, terutama Nomor Induk Berusaha (NIB). Menurutnya, itu suatu keharusan dalam berusaha jika ingin mendapatkan fasiltas dari pemerintahan bisa dinas terkait.
“Sebenarnya untuk para wirausaha banyak sekali fasilitas pelatihan, pendampingan baik managemen, permodalan atau pemasaran. Tinggal kita gimana cara meraihnya, bisa lewat pemerintahan atau pihak swasta,” jelas Ayu.
Menurut Ayu, bila ingin sukses, para pewirausaha harus memiliki mental yang bagus, memiliki tekat yangk kuat pantang menyerah dan kerja keras. Juga yang tidak kalah penting adalah relasi atau pertemanan yang luas. Dengan banyak teman dan relasi akan bisa merubah pola pikir dan keterbukaan wawasan.
“Kita bisa menduplikasi cara kerja, semangat kerja, pola pemasaran atau apapun dengan amati tiru dan modifikasi (ATM) itu boleh dilakukan asal tidak menjiplak plek,” tambahnya. (Kusnadi/KIM Berbah)



