Banyak Manfaatnya, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengunjungi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Makmur Lestari di Padukuhan Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sabtu, (4/2/2023). Dalam acara tersebut, Kustini memberikan arahan sekaligus secara simbolis memberikan sedekah ikan dan mengajak masyarakat untuk Gemar Makan Ikan (Gemari)

Dalam arahannya, Kustini mengapresiasi Kelompok Makmur Lestari dalam inisiasinya memanfaatkan tanah kas desa untuk menjadi lahan produktif. Ia berharap dengan adanya Kelompok Pembudidaya Ikan Makmur Lestari dapat mengangkat perekonomian masyarakat Tambakbayan. Untuk itu, Kustini mengatakan bahwa Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian Pangam dan Perikanan akan melakukan pendampingan serta dukungan yang diperlukan.

“Saya berharap kedepan Pokdakan Makmur Lestari dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat Tambakbayan dan dapat mengembangkan agar lebih produktif,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini juga mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan karena ikan memiliki manfaat bagi kecerdasan dan kesehatan anak. Menurutnya, dengan gemari kedepan dapat memenuhi gizi anak di Kabupaten Sleman sehingga dapat menekan prevalensi Stunting.

“Saya juga mengajak masyarakat Tambakbayan untuk gemar makan ikan karena baik untuk kesehatan serta dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” ujar Kustini

Sementara itu, Ketua Pokdakan Makmur Lestari, Supriyanto melaporkan bahwa saat ini terdapat 60 anggota yang telah dikukuhkan Lurah Caturtunggal. Ia menjelaskan bahwa potensi air di Tambakbayan cukup melimpah sehingga masyarakat memanfaatkannya untuk perikanan khususnya komoditi bawal dan nila.

“Saya berterimakasih atas arahan Bupati  Sleman dan kedepan berharap dukungan dari Pemkab Sleman agar bisa berdaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tambakbayan,” ujar Supriyanto




Kodim Bersama Pemkab Sleman Salurkan Bantuan Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

Sleman – Dalam rangka mendukung program percepatan stunting di Kabupaten Sleman, Kodim 0732/ Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman salurkan 100 paket bantuan bagi anak stunting di wilayah Sleman.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Dandim Sleman Danny Arianto Pardamean Girsang yang sekaligus sebagai Bapak Asuh Stunting Kabupaten Sleman bertempat di Balai Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Sabtu (4/2/2023).

Dandim Sleman, Danny Arianto Pardamean Girsang menyampaikan bahwa penyerahan bantuan bagi anak stunting ini merupakan kerjasama antara TNI-POLRI dan Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai tindaklanjut dari arahan Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden RI yang memiliki priortas salah satunya percepatan penurunan stunting.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI-POLRI dan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung program percepatan penurunan stunting khususnya di wilayah Sleman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dandim Sleman juga menjelaskan dibanding dengan Kabupaten/Kota di DIY, kasus stunting di sleman terbilang rendah. Namun hal tersebut menurutny tidak menurunkan upaya TNI-POLRI dan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk terus melakukan langkah – langkah percepatan penurunan stunting di Sleman.

Adapun bantuan yang diserahkan dalam kesempatan tersebut yaitu 100 paket yang terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, telur ayam 1 kilogram, susu anak khusus, dan minuman sari kacang ijo.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman, menyampaikan bahwa kemiskinan dan permasalahan stunting menjadi perioritas Pemerintah saat ini.

Terkait kondisi stunting di sleman, Danang menyebut data terakhir tahun 2022, stunting di sleman mengalami penurunan. Dijelaskan Danang, pada tahun 2021 angka stunting di Sleman berada di angka 6,9 persen. Sementara pada tahun 2022 berada di angka 6,8 persen.

Penurunan satu persen ini menurutnya tidak bisa dilihat hanya persentasi. Namun, ada perbedaan dari cakupan data pada tahun 2021 dan tahun 2022.

“Pada tahun 2021 data yang dikumpulkan terkait stunting hanya mencakup 63 persen dari balita yang ada di Kabupaten Sleman. Cakupan tersebut dikarenakan adanya kendala terlebih kondisi Covid. Sementara pada tahun 2022, pendataan mencakupi hingga 93 persen balita yang ada di Sleman,” jelasnya.

Danang menyebut, penurunan angka stunting yang ada di sleman ini hasil dari kerjasama yang baik dari seluruh pihak yang berkomitmen untuk menghadapi permasalahan stunting yang ada di Sleman.




Siswa Sekolah Lansia BKL Mugi Waras Mulai Menempuh S2

Sleman – Sebanyak 50 siswa-siswi sekolah lansia pada kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang telah lulus S1 (Standar 1) dan diwisuda pada November 2022 lalu mulai menempuh pendidikan Standar 2 (S2) yang dimulai pada Minggu (5/2/2023) di Rumah Singgah Lansia Blendung, Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Yuni Hastutiningsih selaku Koordinator Bina Ketahanan Balita, Anak, Lansia dan Rentan BKKBN DIY dalam sambutannya menyampaikan program kegiatan ini akan berlangsung sebanyak 8 kali pertemuan.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, kita akan melaksanakan sekolah pada jenjang S2 ini sebanyak 8 kali pertemuan di tahun ini, dan setelah selesai juga akan diwisuda seperti yang lalu. Pokoknya panjenengan bahagia semuanya, “ujarnya.

Sebagai pemberi materi pada kesempatan itu adalah Dosen Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) yang juga sebagai Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL) Dwi Endah. Endah menyampaikan materi tentang kualitas tidur yang nyenyak pada lansia lengkap dengan faktor penyebab gangguan tidak bisa tidur, solusi dan terapi,  hal-hal yang perlu dihindari sehari-hari, tips tidur nyenyak.

Pada pertemuan perdana sekolah lansia S2 tersebut juga dikunjungi PKK Dusun Kalitan Desa Blondo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Jawa Tengah, yang bertujuan studi tiru ingin mendirikan sekolah lansia di lingkungannya.

Hadir dan memberi sambutan pada acara itu Lurah Sumbersari Sukadi dan dukuh Padukuhan Blendung Rizky Anas Ikhwanudin, serta didampingi Koordinator PKB Kapanewon Moyudan, Wahyu Aryanti Rosaria Bawaningsih. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan).




240 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai SD Muhammadiyah Sangonan 3

Sleman – SD Muhammadiyah Sangonan 3 yang berlokasi di Padukuhan Genitem,  Sidoagung, Godean, Sleman, pada hari Minggu (5/2/2023) mengadakan lomba mewarnai untuk anak TK. Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Sidoagung Edi Utomo, Pengurus Cabang Muhammadiyah Godean dan tokoh-tokoh masyarakat .

Edi Utomo, Lurah Sidoagung mewakili Panewu Godean yang berhalangan hadir dalam sambutanya menyampaikan atas nama pemerintah Kapanewon Godean memberikan apresiasi dan merasa bangga kegiatan lomba mewarnai tersebut.

“Semoga dengan lomba mewarnai ini bisa menggali bakat dan menghasilkan prestasi yang lebih baik,” ujar Edi.

Wusanti, Kepala SD Muhammadiyah Sangonan 3 menambahkan bahwa lomba ini diikuti oleh 240 peserta, siswa TK dari seluruh DIY. “Pemenangnya akan diberikan trofi dan uang pembinaan,” ujar Wusanti.

“Semoga dengan lomba mewarnai ini bisa lebih memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang SD Muhammadiyah Sangonan 3,” imbuh Wusanti.

Lebih lanjut Wusanti menyampaikan bahwa SD Muhammadiyah Sangonan 3 memiliki beberapa program unggulan diantaranya tuntas iqro’ di kelas 1, khatam qur’an bil Hifdhi juga ekstra kurikuler berupa HW, Tapak Suci, komputer, seni lukis, olahraga, BTAQ dan tahfidz. (Sugiyanto/KIM Sumber Biwara Moyudan)




1071 Siswa Ikuti Wisuda Akbar SMP Muhammadiyah Daerah Sleman

Sleman – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, kembali menggelar wisuda Akbar Baca Tulis dan Hafal Al Qur’an pada Sabtu (4/2/2023). Wisuda ini adalah periode ke-3 setelah 2 kali sebelumnya berhasil digelar dengan sukses.

Wisuda yang diselenggarakan di GOR Pangukan ini diikuti oleh 1071 wisudawan, terdiri dari 941 wisudawan iqro’ dan 130 wisudawan tahfidz, yang tersebar dari 25 SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman.

Selain itu, wisuda kali ini juga menghadirkan seluruh guru karyawan SMP Muhammadiyah Daerah Sleman, Orangtua dan siswa lainnya dengan total hadirin orang.

Wisuda Akbar kali ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Semarak Musywil Muhammadiyah ke-13 dan ‘Aisyiyah ke-12 Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan berlangsung besok 17-19 Februari 2023 di Unisa Yogyakarta.

Tema besar sekaligus ruh kegiatan ini ialah Jadikan Al Qur’an sebagai Teman, Syiarkan Sekolah Berkemajuan. Tema yang sama dalam setiap kegiatan wisuda ini harapannya dapat menghunjamkan dalam jiwa kita bahwa Al-Quran lah teman hidup hingga kelak kita meninggal dunia.

Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah yang hadir ialah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Majelis Dikdasmen PWM DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Majelis Dikdasmen PDM Sleman, BKS SMP Muhammadiyah Sleman,  Seluruh kepala sekolah SD, SMP, SMA/K Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryani, juga turut hadir memberikan apresiasi pada wisuda kali ini.

 “Semoga kegiatan ini senantiasa menginspirasi dan menyemangati untuk terus menghadirkan generasi qur’ani untuk mencerahkan peradaban negeri,” Ketua BKS SMP Muhammadiyah Sleman, Hasanudin.

Ia juga mengungkapkan bahwa Al Qur’an sebagai pedoman hidup tentu sangat penting untuk dibumikan dan menjadi teman para siswa dan seluruh warga sekolah dan umat muslim pada umumnya.

Dalam mengantarkan para siswa mengenal lebih dekat dengan Al Qur’an, salah satu upayanya ialah dengan anak mampu membaca dan memahaminya.

“Proses yang sangat mulia yang dibimbing oleh para guru di sekolah sungguh patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Setiap hari para siswa diajarkan baca Al-Qur’an dan Hafalannya serta makna di dalamnya. Sebuah suluh kehidupan yang tak akan pernah padam, dan sebaik-baik belajar yang ditempuh adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya,” tambah Hasanudin.

Acara sendiri diawali dengan penampilan sekolah-sekolah Muhammadiyah melalui pentas tari, pantomim dan nyanyian lagu religi. Setelah itu, acara dibuka secara resmi dengan dilantunkan tilawah oleh perwakilan wisudawan wisudawati, dilanjutkan dengan ikrar wisudawan serta ikar santri.

Setelah itu, ada sambutan Bupati Sleman dan Penguatan serta motivasi dari Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah, Tasman Hamami.

Dalam acara ada juga pemberian Apresiasi Sekolah Penggiat BTHQ yang diberikan oleh PDM Sleman kepada SMP Muhammadiyah Tempel dan SMP Muhammadiyah Turi. Apresiasi ini diharapkan menjadi cambuk kepada seluruh sekolah untuk berlomba-lomba mencetak generasi qur’ani. (Arief Hartanto)