Dinas Kominfor DIY Berdayakan UMKM Moyudan Dengan E-Business

Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika DIY menyelenggarakan Kegiatan Pelathan E-Business dengan tema “Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM Menuju Bisnis Online” di Kantor Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Kamis (18/2/2023). Kegiatan yang diikuti peserta yang berasal dari Komunitas Lima Project ini menghadirkan 3 narasumber yaitu Sadar Narima yang merupakan Anggota DPRD DIY, Ihwani Joko Prasetyo yang merupakan Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis Infotekno, dan Nova Ardiyanto yang merupakan Conten Creative Infotekno.
Sadar Narima dalam kesempatan tersebut berharap dengan kegiatan ini, UMKM dapat naik kelas dengan pemasaran secara digital.
“Bagaimana pelaku UMKM bisa memperoleh networking/ jaringan untuk memperluas peluang, menigkatkan kemampuan pemasaran digital melalui pelatihan internet marketing dan bagaimana mengelola bisnis di era digital,” ujar Sadar.
Sementara itu, kedua narasumber dari Infotekno memfokuskan pokok bahasan kepada cara memanfaatkan teknologi informatika dalam peningkatan produktivitas dan optimalisasi penggunaan internet dalam peningkatan UMKM.
Ihwani Joko Prasetyo memamparkan komponen utama dan struktur yang membentuk digital marketing dengan memahami Dasar Digital Marketing dan Tools Utama Google Bisnis untuk Mendukung Usaha Secara Online [E-Business].
Sedangkan Nova Ardiyanto, Konten Kreatif Infotekno menggarisbawahi mengenai perkembangan pengguna media sosial di Indonesia, terutama di Aplikasi Instagram.
“Laporan We Are Social menunjukkan, jumlah pengguna aktif Instagram di Indonesia sebanyak 101 sekian juta orang pada Oktober 2022. Jumlah tersebut setara dengan hampir 60% dari populasi di dalam negeri. 52% Laki-Laki dan 48% Perempuan,” tutur Nova.
Nova menjelaskan bahwa Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri.
“Instagram diambil dari kata insta yang berasal dari kata instan. Nama ini diambil dari kamera polaroid di mana merupakan kamera instan yang langsung jadi seketika. Sedangkan kata gram diambil dari kata telegram yang mampu mengirim informasi secara cepat. Instagram membantu bisnis anda,” ujarnya. (Arief Hartanto)



