Bupati Sleman Dukung Peningkatan Proses Pembelajaran Usia Dini

Sleman –Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, membuka sekaligus memberikan arahan pada Sosialisasi Kelompok Kerja (Pokja) Ibu PAUD Tingkat Kalurahan Se-Kabupaten Sleman. Acara yang diselenggarakan pada Senin (6/3/2023) di Pendopo Rumah Dinas Bupati itu, menghadirkan 75 Kamituwo untuk berdiskusi untuk mendorong program kerja Pokja Ibu PAUD di kalurahan di Kabupaten Sleman dalam mewujudkan PAUD yang berkualitas.

Kustini, menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan Pokja Ibu PAUD di Tingkat Kalurahan. Bupati menjelaskan, hal itu menjadi wujud untuk meningkatkan suasana proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan keterampilan diri.

Kustini memberikan arahan, agar sosialisasi dapat ditindaklanjuti oleh Pokja PAUD di tiap-tiap kalurahan dengan melibatkan masyarakat dan organisasi mitra PAUD. Dengan begitu, diharapkan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing dapat lebih maju dan berkembang.

“Saya yakin dengan landasan pendidikan yang kuat dari keluarga serta dibarengi dengan kualitas pendidikan formal akan terbentuk generasi Sleman yang cerdas, berkualitas dan berakhlak mulia,” ujar Bupati.

Kustini melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya untuk memfasilitasi pendidikan dan perkembangan setiap anak Sleman. Dan melalui kegiatan pembentukan Pokja Ibu PAUD, diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan peran Ibu PAUD di tingkat kalurahan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, mengatakan peran Ibu PAUD memiliki peran penting dalam proses layanan PAUD. Sehingga, Ery memberikan arahan agar Ibu PAUD dapat membangun komunikasi serta relasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Ibu PAUD harus lebih ditingkatkan lagi. Ibu PAUD diharapkan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayah masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan Paud,” kata Ery.

Untuk menciptakan layanan PAUD berkualitas, Dinas Pendidikan menghadirkan narasumber yang berasal dari Pokja Ibu PAUD Kabupaten, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK), dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).




Porkopri Diharap Dapat Jadi Ajang Peningkatan Solidaritas ASN Sleman

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka secara langsung Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Porkorpri) Kabupaten Sleman pada Senin, (6/3/2023). Bertempat di GOR Pangukan, pembukaan Porkorpri dilakukan dengan upacara pembukaan dan penyerahan bola voli secara simbolis oleh Bupati Sleman kepada perwakilan wasit.

Dalam amanatnya, Kustini menyampaikan apresiasi serta mengharap event laga ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas.

“Saya mengharapkan Porkorpri ini jadi jembatan persahabatan untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan solidaritas anggota KORPRI di Kabupaten Sleman,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini berharap melalui olahraga dapat menjadi sarana pembinaan karakter fisik maupun mental sehingga dapat menihgkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan kedepan Kabupaten Sleman dapat menyumbangkan atlet untuk berlaga ke Porkorpri DIY maupun Nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Agung Armawanta dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan PORKORPRI antara lain memfasilitasi serta memotivasi anggota Korpri Sleman dalam mengembangkan potensi pegawai Korpri melalui olahraga.

“Maksud dan tujuannya yakni memberi fasilitasi dan meningkatkan motivasi Korpri Sleman dalam mengembangkan prestasi dan potensi anggota Korpri melalui olahraga,” jelasnya

Porkorpri Kabupaten Sleman diikuti oleh 46 unit Korpri dan 16 Sub unit dengan jumlah atlet Korpri sebanyak 1580 orang anggota Korpri. Dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai dengan 9 Maret dengan mempertandingkan 6 cabang olahraga yakni Bola Voli, Tennis Indoor, Tenis Meja, Bulutangkis, Futsal dan Catur. Venue yang dipakai yakni GOR Pangukan, Lapangan tenis indoor Tridadi, Aula Kalurahan Caturharjo, GOR Donokerto, Futsal Paragon, dan kantor BKPP Sleman.




Bacakan Laporan Pertanggungjawaban, BUMKal Bersama Seyegan Margo Manunggal Gelar Musyawarah Kalurahan

Sleman – Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Bersama Seyegan Margo Manunggal Ltd menggelar Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) Pertanggungjawaban tahun 2023 sekaligus membahan Rencana Kerja Tahun 2023 pada Senin (6/3/2023) di RM Joglo Noto Atmojo, Margokaton, Kapanewon Seyegan, Sleman.

Musyawarah yang dihelat pada pukul WIB tersebut dihadiri oleh Dinas PMK Kabupaten Sleman,  Plt Panewu Seyegan dan jajarannya, Lurah, ulu ulu, BPKal, LPMKal dari 5 Kalurahan yang ada di wilayah Seyegan, perwakilan SPP (Simpan Pinjam Perempuan) dan pengurus kelembagaan Lkd Bumkalma.

Siti Baroroh, Panewu Seyegan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BUMKal Bersama Seyegan Margo Manunggal atas penyelenggaraan MAK sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan di tahun 2022 sekaligus perencanaan program kerja tahun 2023 yang bisa dilaksanakan di awal tahun.

“Artinya BUMKal Bersama yang secara operasional dibebankan kepada 3 pengurus wanita dapat bekerja secara optimal sehingga bisa mengadakan MAK  diawal tahun,” ujar Siti.

Hal senada disampaikan pula oleh Agus Waseso dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan yang menyampaikan apresiasinya kepada Bumkalma dengan laporan yang sudah dibuat. “Semoga bisa diterima oleh undangan sebagai peserta musyawarah,” ucap Agus.

Tri Kusumawati, Direktur BUMKal Bersama Seyegan Margo Manunggal membacakan Laporan Pertanggungjawaban tahun 2022 dan penyampaian Rencana Kerja tahun 2023. Dalam laporannya, Kusumawati menyampaikan gambaran umum yang merupakan profil Bumkalma mulai dari visi-misi sampai dengan payung Hukum dan transformasi terbentuknya Bumkalma.

“Lkd yang mempunyai jumlah anggota sebanyak 980 orang yang diwadahi dalam 107 kelompok ini, sampai sekarang telah mengelola dana sebesar Rp ,-,” ungkap Kusumawati.

Dalam laporan kegiatan dan keuangan tahun 2022, Kusumawati melaporkan tentang kegiatan dari mulai verifikasi kelompok, rakor pelaksana Harian, pencairan perguliran SPP, pembinaan dan pendampingan administrasi.

Kusumawati juga melaporkan realisasi dana sosial yang antara lain duwujudkan dalam bentuk bantuan paket sembako (300 paket), bantuan subsidi minyak (272 paket), bantuan alat produksi bagi Rumah Tangga miskin (51 orang) dan bantuan perbaikan mushola. Total dana sosial yang disalurkan sebesar Rp ,-.

Untuk Laporan keuangan, realisasi perguliran melebihi rencana hingga 12,99 % ( Rp ,-) sedangkan pendapatan juga mengalami kenaikan dari rencana sebesar 13,17 % (Rp ,-). Untuk prosentase biaya terhadap pendapatan terjadi efisiensi sebesar 44,56%. Dilaporkan juga surplus/laba  dari rencana perubahan yang mencapai 41,44 %.

Pada kesempatan tersebut, Kusumawati juga melaporkan tentang permasalahan SPP yang berupa tunggakan, yang mana tunggakan terbesar ada di wilayah kalurahan Margodadi sebesar 6,99 %, disusul Margoagung %, Margoluwih 3,58%, Margomulyo 1,71% dan Margokaton 0,42%. Dihadapan peserta musyawarah, Kusumawati juga melaporkan pembagian surplus netto yang dialokasikan pada penambahan modal (54,65%), dana sosial (20,81%), peningkatan kapasitas (16,01%), reward (8,53%). Bagi hasil Kalurahan tidak ada karena penyertaan modal dari kalurahan belum ada.

Rencana keuangan tahun 2023 yang disampaikan Kusumawati adalah kenaikan batas maksimal pinjaman tiap anggota kelompok, rencana perguliran, rencana pendapatan biaya dan surplus laba. Sedangkan rencana kegiatan dana sosial berupa bantuan sembako, alat produksi dan fasilitasi UMKM.

Sebagai penutup disampaikan hasil pemeriksaan pengawas dengan melihat laporan tingkat kesehatan sampai bulan Desember 2022 dengan hasil cukup sehat.

Setelah laporan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari peserta musyawarah. Banyak hal ditanyakan dengan laporan dan rencana kerja BUMKal Bersama tersebut. Namun secara aklamasi peserta menerima laporan pertanggungjawaban tahun 2022 fan rencana kerja tahun 2023 yang dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan BPKal, LPMKal, SPP,dan Penasehat. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Entaskan Pengangguran, Disnaker Sleman Gelar Pelatihan Tataboga

Sleman – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan LPK Kayu Manis  menyelenggarakan pelatihan Tataboga, bertempat di LPK  Kayu Manis , Saren, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, yang dibuka pada Senin (6/3/2023). Pelatihan hasil pokir dari Anggota Dewan fraksi PAN Arif Kurniawan ini rencananya akan dilaksanakan selama 12 hari, diikuti oleh 16 warga setempat  tanpa dipungut biaya.

Pelatihan ini merupakan salah satu progam pemerintah dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman, yaitu Progam Pokir, merupakan progam yang dilaksanakan atas dasar usulan dari anggota dewan.

Arif Kurniawan menturukan, pelatihan di LPK ini merupakan bentuk pelatihan yang menitikberatkan pada praktik di samping teori. Menurutnya, program ini akan membawa manfaat bagi peserta dengan tersedianya angkatan kerja yang terampil serta menciptakan wirausaha baru bidang kuliner sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, khususnya di kabupaten Sleman.

“Pasca pandemi memang sangat dibutuhkan untuk pelatihan sebagai investasi jangka panjang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti pelatihan keterampilan memasak,” tegas Arif Kurniawan.

Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada LP Kayu Manis Nusantara yang sudah bekerjasama dengan pemerintah dalam melaksanakan program Disnaker dengan sasaran bagi penganggur dan setengah pengangguran  melalui progam Pelatihan Tataboga.

Dirinya juga berharap kepada para peserta pelatihan agar bersungguh – sungguh dalam mengikuti pelatihan ini karena sangat berguna.

“Setelah pelatihan agar lebih trampil lagi  dan dapat  memanfaatkan ilmu yang didapat secara maksimal di kehidupan sehari hari agar bisa lebih mandiri. Selain bekerja juga bisa menciptakan lapangan usaha sendiri dengan dimulai dengan usaha kecil keluarga. Di akhir pelatihan ini ada  perserta akan  mendapatkan sertifikat sehingga dapat menjadi nilai plusnya,” tandas Sutiasih. (Arief Hartanto)