185 Guru di Sleman Dapatkan Sertifikat Pendidik

Sleman – Sebanyak 185 orang Guru di Kabupaten Sleman yang lulus dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan tahun 2022 mendapatkan Sertifikat Pendidik. Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada tiga perwakilan guru, bertempat di Pendopo Parasamya, Rabu (8/3/2023).

Kustini mengatakan bahwa sertifikat pendidik yang diterima oleh 185 guru di Sleman ini menjadi bukti kompetensi dan profesionalitas para guru sebagai tenaga profesional.

“Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan sebagai guru profesional dan lulus dalam Pendidikan Profesi Guru yang diselenggarakan oleh LPTK. Tentunya ini menjadi kabar baik dan patut dibanggakan,” ungkap Kustini.

Kustini juga mengingatkan kepada para guru yang menerima sertifikat pendidik untuk tidak lupa terhadap tanggungjawab yang melekat yaitu mengimplementasikan hasil uji kompetensi para guru dalam ketugasan menjaga anak-anak didik hingga menjadi generasi yang bukan saja berilmu tetapi juga memiliki wawasan dan budi pekerti yang baik.

“Saya berharap agar para guru yang dinyatakan lulus sertifikasi dapat termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dalam proses belajar mengajar anak didiknya, mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk murid-muridnya, serta terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sebagai bekal anak- anak dalam meraih cita-citanya,” ujar Kustini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana melaporkan bahwa pada tahun 2022, Dinas Pendidikan Sleman telah mengirimkan sebanyak 419 mahasiswa PPG yang terdiri dari jenjang Taman Kanak – Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama  (SMP).

Dari jumlah mahasiswa PPG yang dikirimkan Dinas Pendidikan Sleman, sebanyak 355 guru dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik.




Wujudkan Pertanian Sehat Lewat Panen Padi Sehat

Sleman – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, menyelenggarakan Panen Padi Sehat dan Gerakan Pemassalan Biosoka pada Rabu (8/3/2023). Bertempat di Dusun Prumpung, Sardonoharjo, Ngaglik, prosesi panen dipimpin oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi jajarannya. Kegiatan Panen Padi Sehat dimulai dengan pelaksanaan tradisi wiwitan dan prosesi potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur petani.

Bupati Kustini menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan panen Padi Sehat di Bulak Kelompok Tani “Ngudi Makmur” Prumpung. Kustini menyampaikan bahwa Pemkab Sleman terus berupaya melakukan pengembangan padi sehat atau padi organik yang mempunyai nilai tambah bagi petani.

Ditambahkan Kustini, pertanian organik diupayakan dengan cara meminimalkan penggunaan pupuk kimia secara bertahap. Sehingga nantinya 100% hanya menggunakan pupuk organik. Dengan begitu dampak yang dirasakan tak hanya dari sisi ekonomi, namun juga dari segi kesehatan masyarakat.

“Kami mendukung dan mendorong pemanfaatan bahan alami Biosaka dalam pelaksanaan teknis budidaya tanaman pangan, terutama untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Penggunaan Biosaka juga merupakan upaya perlindungan tanaman untuk menjaga kelestarian lingkungan, dalam rangka penerapan pertanian sehat,” ujar Kustini.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Supramono melaporkan, panen Padi Sehat juga menjadi tanda masuknya musim panen raya di Kabupaten Sleman. Pada Februari hingga April mendatang, Pramono menerangkan bahwa Sleman akan melakukan panen seluas 15 hektar dengan produksi ton.

“Menurut perhitungan kami, hasil panen akan mencukupi kebutuhan beras di Kabupaten Sleman untuk 8-9 bulan ke depan,” jelas Pramono.

Dilanjutkan Kepala Dinas, agenda panen padi sehat merupakan hasil kerjasama dengan tim Riset Inovatif Produktif (Rispro) UGM yang sudah berjalan sejak 2017 silam. Pramono pun berharap kolaborasi baik tersebut dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya. Di samping panen Padi Sehat, Pramono mengatakan pihaknya juga melakukan Sosialisasi Gerakan Pemassalan Biosaka.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto, yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi terhadap Kabupaten Sleman.  Pelaksanaan Panen Padi Sehat dan Gerakan Pemassalan Biosoka dinilainya sebagai wujud nyata komitmen Sleman dalam rangka panen nusantara.

“Adanya sosialisasi pembuatan biosoka ini penting untuk dilakukan. Biosoka bukan pestisida, yang secara fakta bisa mengembalikan metabolisme pupuk tanaman,” terang Sugeng.

Sugeng kemudian menjelaskan, budidaya tanaman sehat sudah saatnya untuk dilakukan. Salah satu hal yang melatarbelakangi hal ini ialah terkait degradasi lahan di DIY yang kian parah. Sehingga, pihaknya menyampaikan akan melaksanakan panen padi dengan konsep budidaya sehat pada Juni mendatang dan akan dilaksanakan di Kapanewon Moyudan, Sleman.

Sementara itu, Profesor Irham, perwakilan Fakultas Pertanian UGM yang juga merupakan tim Riset Program LPDP, menyampaikan respons positif terhadap kerjasama yang dilakukan bersama pihak Pemerintah Kabupaten Sleman. Kerjasama tersebut diharapkan Irham dapat melahirkan peningkatan pembangunan pertanian di Sleman.

“Saya dan tim sangat berbahagia karena beberapa tahun ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pembangunan pertanian di Sleman. Harapan dari kerjasaman ini semoga memberikan kontribusi besar terhadap pertanian di Sleman khususnya, dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya,” tutur Irham.




Kabupaten Sleman Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar Tingkat DIY

Sleman – Kabupaten Sleman bertindak sebagai tuan rumah dalam upacara peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-73, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-61 dan Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-104 tahun 2023 tingkat DIY, Rabu (8/3). Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bertindak sebagai inspektur upacara yang berlangsung di lapangan Pemda Sleman.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Satuan Pol PP DIY, Noviar Rahmad beserta seluruh Kasatpol PP dari 5 Kabupaten/Kota di DIY.

Amanat Gubernur DIY yang dibacakan Bupati Sleman menyebutkan bahwa tema tahun ini adalah Mewujudkan wilayah tertib dan ramah investasi melalui Satpol PP dan Satlinmas yang profesional.

“Oleh karenanya, Gubernur mengimbau jajaran Satpol PP, Satlinmas, dan damkar agar terus memperkuat profesionalitas dan integritas dengan mempertahankan sikap humanis agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk beraktivitas,” ujar Kustini.

Lebih lanjut, Gubernur juga berpesan agar kedepan Satpol PP, Satlinmas dan Damkar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga kamtibmas mengingat menuju pesta demokrasi tahun 2024 agar tercipta kondusivitas di masyarakat sehingga proses demokrasi dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman juga menyerahkan piagam penghargaan pengabdian kepada 50 anggota Satlinmas se-DIY. Selain itu, juga dilakukan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Bupati Sleman dan diserahkan kepada Kasatpol PP DIY dan Kasatpol PP se-DIY.

Setelah dilaksanakan upacara, juga ditampilkan kesenian tari Prawiro Utomo dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dan acara ditutup dengan penampilan senam perahu karet oleh Satlinmas Rescue Istimewa.




Pemkab Sleman Mudahkan Administrasi Kependudukan Lewat Sisir Adminduk Tingkat Kalurahan

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk optimalkan administrasi kependudukan melalui program Sosialisasi Informasi dan Integrasi Rekam Administrasi Kependudukan (Sisir Adminduk) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sleman. Program Sisir Adminduk ini dilaksanakan di tingkat Kalurahan dari masing – masing Kapanewon di Sleman.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa kegiatan Sisir Adminduk ini merupakan salah satu upaya Pemkab Sleman dalam mengedukasi serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.

“Untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan tertib administrasi kependudukan (adminduk) harus diiringi dengan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan. Maka dari itu Sisir Adminduk ini hadir sekaligus dengan dilaksanakannya pelayanan adminduk,” jelas Kustini saat meninjau kegiatan Sisir Adminduk di Balai Kalurahan Sidokarto, Kapanewon Godean, Selasa (7/3/2023).

Pada kesempatan tersebut Kustini juga mengajak masyarakat agar peduli terhadap tertib adminduk untuk mewujudkan pemutakhiran data kependudukan sehingga mempermudah seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah kebijakan dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berbasis data kependudukan.

Penyelenggaraan Sisir Adminduk akan dilaksanakan sampai dengan 21 Maret 2023 mendatang secara bergilir 17 Kalurahan yang mewakili 17 kapanewon. Sisir Adminduk meliputi kegiatan sosialisasi bagi Perangkat Kalurahan, Anggota Lembaga Kemasyarakatan dan berbagai pihak lainnya. Selain itu, di setiap pelaksanaannya, terdapat pelayanan dokumen kependudukan baik Kartu Keluarga, KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Akta Perkawinan bagi penduduk non muslim.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman Susmiarto menuturkan bahwa selain diselenggarakan pelayanan adminduk, pihaknya juga bekerjasama dengan BPJS untuk menyediakan Pelayanan Mobile Customer Service (MCS) BPJS Kesehatan yaitu melayanai Pendaftaran peserta baru, perubahan jenis kepesertaan, perubahan data (identitas, alamat, faskes tingkat I, kelas) dan pengajuan reaktivasi segmen penerima bantuan iuran (PBI-JK)




Kalurahan Sumbersari Sosialisasikan Lowongan Pamong Jagabaya

Sleman – Jabatan pamong jagabaya memiliki peran penting dan  strategis, utamanya untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Namun saat ini jabatan pamong jagabaya Sumbersari masih lowong. Untuk itulah dilakukan Sosialisasi Lowongan Pamong Jagabaya Kalurahan Sumbersari, Kapanewong Moyudan.

“Lowongan harus segera diisi. Rekrutmen kita lakukan secara objektif dan transparan,” kata Sukadi Lurah Sumbersari Selasa (7/3/2023) di Kantor Kalurahan Sumberadi, Moyudan, Sleman.

“Semoga akan terpilih putra terbaik Sumbersari untuk mengisi lowongan tersebut,” imbuh Sukadi.

Jabatan jagabaya Kalurahan Sumbersari lowong karena Bambang Sunarto selaku Jagabaya pensiun tahun 2022. Junaidi yang juga carik kemudian ditunjuk sebagai Plt Jagabaya Sumberari. 

Lurah Sumbersari sendiri telah membentuk panitia panitia pengangkatan pamong yang terdiri dari unsur pamong kalurahan, BPKal dan tokoh masyarakat.

“Rekrutmen dilakukan secara terbuka, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan,”  kata Ridwan Ketua Panitia di rumah Dukuh Tumut Sumbersari saat sosialisasi.

Pelaksanaan sosialisasi mulai Senin (6/3/2023) sampai dengan Rabu (8/3/2023). Sosialisasi dilakukan di rumah dukuh atau yang ditunjuk di Pedukuhan I s.d. XIII.  Sosialisasi di setiap pedukuhan dihadiri 20 orang terdiri dari RT RW dan tokoh masyarakat setempat.  Materi sosialisasi di antaranya jadwal, persyaratan bakal calon, test hingga pelantikan calon terpilih. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)