Semarakkan Ramadan, Pemerintah Kapanewon Moyudan Gelar Tarling

Sleman- Guna menyemarakkan bulan Ramadan 1444 H, Pemerintah Kapanewon melakukan safari Tarwih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Ikhlas Klisat, Sumbersari, Moyudan pada hari Rabu (29/3/2023). Rombongan tarling terdiri dari Panewu Anom Moyudan beserta perangkat Kapanewon, Muspika dan jajaran Forum Pimpinan Kapanewon Moyudan, Lurah dan Pamong se-Kapanewon Moyudan dan masyarakat setempat.

Lurah Sumbersari Sukadi menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada tim safari tarwih  keliling. Dirinya mengungkapkan alasan dipilihnya masjid Al-Ikhlas sebagai tempat safari tarling, dikarenakan saat ini masjid tersebut masih dalam proses pembangunan atau rehab.

“Atas nama Pemerintah Kalurahan Sumbersari dan masyarakat Klisat kami menharapkan bantuan dana untuk kelanjutan pembangunan masjid ini,” tutur Sukadi mengakhiri sambutannya.

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Achmadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan masjid Al-Ihklas baru mencapai 70 persen.

“Pembangunan dimulai sejak bulan Agustus  tahun 2021 dan telah menelan biaya sebesar untuk kesempurnaan masih kekurangan dana sebesar 715 juta rupiah,” terang Achmadi.

Sedangkan Ketua kelompok tarling Kapanewon Moyudan yang diwakili Danramil Moyudan Hanung menuturkan bahwa safari tarwih keliling Kapanewon Moyudan dilaksanakan sebanyak empat kali, dan dimulai pada hari Senin 27 Maret 2023 di Masjid At-Taqwa  Sangubanyu Sumberrahayu.

“Kemudaian hari berikutnay di Karang Anjir Sumberarum, saat ini di Masjid Al-Ikhlas Sumbersari dan akan diakhiri pada hari berkutnya di Sumberagung,” jelas Hanung.

Lebih lanjut Hanung mengharpakan untuk selalu memupuk rasa ukhuwwah sehingga akan terwujud rasa persatuan dan kesatuan dan terbentuk masyarakat yang adem ayem.

Asmui dari KUA Moyudan dalam tausiahnya menyampaikan bahwa semua yang ada di dunia ini akan hilang dan akan ditinggalkan baik pangkat, jabatan dan harta, kecuali tiga hal yaitu shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih. Jariyatun artinya mengalir maka setiap amal jariah akan mendapatkan pahala yang mengalir, sedangkan ilmu yang bermanfaat maksudnya setiap ilmu harus diajarkan kepada orang lain.

“Ridha Allah adalah ridha orang tua maka jadilah anak yang sholih yang menjadi dambaan setiap orang tua,” tutup Asmui. (Giek/KIM Sumber Biwara Moyudan)




32 Pantarlih Kalurahan Donoharjo Terima Honor Tahap Pertama

Sleman – Raut wajah bahagia terlihat jelas dari 32 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Donoharjo saat berkumpul di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman. Pasalnya, mereka baru saja menerima honor sebagai Pantarlih dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Donoharjo pada Selasa (28/3/2023).

“Ini adalah gaji atau honor tahap pertama setelah sekitar satu bulan bekerja terhitung mulai 12 Februari 2023. Nanti nya Pantarlih akan menerima honor tahap 2 setelah masa tugas selesai sampai tanggal 11 April 2023,” kata Sri Sutarti ketua PPS Donoharjo

Dikatakan oleh Sri, bahwa KPU melalui PPS Donoharjo memberikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja Pantarlih yang memiliki tugas tidak ringan, berkeliling dari rumah ke rumah, mendatangi pemilih untuk mencocokkan dan meneliti (Coklit) data kependudukan berupa KTP atau KK dengan Form A Data Pemilih untuk selanjutnya diinput pada aplikasi e-coklit.

“Anggota Pantarlih mengetahui secara detail wilayah dan nama pemilih  yang masuk Coklit. Sehingga diharapkan data pemilih yang  diperoleh benar-benar data aktual dan termutakhir. Dengan demikian  tidak salah jikalau  Pantarlih menjadi salah satu ujung tombak kesuksesan Pemilu karena tugasnya sangat penting terkait data pemilih,” kata Sri Sutarti.

Sri Sutarti menambahkan, setelah berakhirnya masa coklit pada 14 Maret 2023 Pantarlih masih dalam tugas untuk siaga apabila diperlukan perbaikan data sampai DPS ditetapkan.

“Artinya Pantarlih masih menjadi penjaga data sehingga apabila ada kesalahan terkait data pemilih dapat segera diatasi,” imbuh Sri Sutarti.

“Akhir Maret ini PPS akan melakukan pleno Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) di tingkat kalurahan, maka pada kesempatan tersebut Pantarlih dapat memastikan bahwa data yang terinput sudah benar,” tegasnya.

Ditemui pada kesempatan tersebut, Nadin Maghfi Zahwa Pantarlih dari TPS 19 memyampaikan kesan bahwa menjadi Pantarlih pada pemilu 2024 memberikan banyak pengalaman berharga terutama mendapatkan tambahan ilmu khususnya dalam proses pengumpulan dan pengolahan data pemilih. 

“Teamwork (kerjasama) yang terjalin antara PPS dengan Pantarlih, antar sesama Pantarlih dan hubungan dengan stakeholder yang terlibat dalam proses pemutakhiran data sangatlah baik sehingga tugas berjalan dengan lancar. Dan tak kalah penting adalah kami merasa senang karena dekat dengan masyarakat,” kata Nadin.

Nadin juga memberikan kesan terkait penggunaan e-coklit yang sangat mudah dipahami, dikerjakan dan memudahkan Pantarlih dalam pencocokan data karena semua data sudah tersedia di aplikasi tersebut.

“Akan tetapi juga terdapat kelemahan dari aplikasi tersebut karena sering down server atau tidak dapat sinkron sehingga lumayan menjadi penghambat kita selama melakukan pencocokan data.” pungkas Nadin. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)




PPS Condongcatur Distribusikan Honor 133 Pantarlih

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui  Sekretariat PPS Condongcatur mendistribusikan Honorarorium bagi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) bertempat di ruang Sekretariat PPS Condongcatur, Selasa (28/3/2023).

Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani menyampaikan bahwa besaran Honor dari Pantarlih Pemilu 2024 ditetapkan dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-647/  tertanggal 5 Agustus 2022 dimana setiap Pantarlih akan mendapatkan Honor sebesar Rp  1 Juta/bulannya.

“Sehingga total dari besaran Honorarorium yang akan diterima Pantarlih selama 2 (dua) bulan adalah total Rp 2 juta,” ujar Wuri.

Wuri memaparkan, Kalurahan Condongcatur sendiri saat ini ada 133 Pantarlih yang bertugas melakukan penyocokan dan pemutakhiran data pemilih di 133 TPS yang tersebar di 18 Padukuhan, 64 RW, dan 211 RT.

“Jumlah TPS di Condongcatur terbanyak kedua Se Kabupaten Sleman bahkan se DIY, walaupun banyak tetapi Alhamdulillah Pantarlih dapat menyelesaikan ketugasan dan tanggungjawabnya sesuai waktu yang ditentukan baik secara manual maupun di aplikasi E- Coklit serta pembuatan laporan kerja (LK). Sedangkan masa kerja Pantarlih adalah bersifat nasional serentak seluruh Indonesia bertugas mulai 12 Februari 2023 sampai dengan 11 April 2023,” ujarnya.

Wuri menambahkan dalam pengambilan Honorarorium ini, PPS juga sekaligus melakukan cek ulang terkait dengan alamat Potensi TPS berdasarkan data yg dilaporkan melalui aplikasi E-Coklit masing- masing Pantarlih

Ada beberapa kesan dan pesan yg disampaikan oleh Pantarlih Condongcatur saat pengambilan honorarorium, salah satunya Candra Triana dari TPS 64 Padukuhan Dabag yang mengucapkan “Alhamdulillah, kami sangat senang yang dinanti-nanti akhirnya mencair hari ini (Selasa, 28 Maret 2023) honor petugas pantarlih sudah kami terima utuh, tidak berkurang sedikitpun,” ujarnya.

Candra pun menggambarkan perasaannya selama bekerja sebagai pantarlih di Kalurahan Condongcatur. “Senang dan lega setelah menyelesaikan tugas di bulan pertama, terima kasih kepada Ketua dan anggota serta Sekretariat PPS Condongcatur yang selalu memberikan arahan, bimbingan, imbauan, waktu, pikiran dan tenaga untuk kami sehingga dalam menjalankan berjalan dengan baik dan lancar tiada kendala yang berarti,” tukasnya.

Dirinya juga menyatakan kesiapannya untuk terus bekerja maksimal sebagai pantarlih demi menyukseskan Pemilu tahun 20204.

“Masa kerja kami sebagai pantaelih masih 1 bulan lagi, tentu kami siap melaksanakan tugas tugas selanjutnya yang diberikan dari KPU melalui PPS Condongcatur, salam semangat. Mari bersama sukseskan Pemilu 2024,” tutupnya. (Wasana/KIM Depok)




Pemkab Sleman Dukung Kemandirian Para Penyandang Disabilitas

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan berupa alat bantu bagi penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia di wilayah Kabupaten Sleman. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo kepada lima perwakilan penerima bantuan, pada Selasa (27/3/2023), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan bahwa penyerahan bantuan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) ini bertujuan untuk mendukung aktivitas hidup para penyandang disabilitas dan lanjut usia.

“Bantuan ini (alat bantu) diserahkan untuk memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia dalam melakukan aktivitasnya sehari – hari,” katanya.

Kustini mengatakan penyerahan bantuan ini juga sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam meningkatkan kesetaraan dan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas agar dapat lebih mandiri dan berdaya di masyarakat.

Menurut Kustini, keberpihakan Pemerintah terhadap penyandang disabilitas juga dilakukan melalui kebijakan untuk menciptakan lingkungan nyaman dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sleman, Eko Suhargono menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia merupakan bantuan dengan rekomendasi faskes. Adapun jumlah bantuan yang diberikan yaitu 15 unit alat bantu dengar, 6 unit kursi roda standar, 9 unit kursi toda 4 in 1, 1 unit walker dan 1 unit tongkat kaki.




Bupati Sleman Imbau PNS Untuk Konsisten Tingkatkan Kapasitas Diri

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat PNS Golongan IV, pada Selasa (28/3/2023). Berlokasi di Ruang Rapat Bima Kantor BKPP Sleman, Kustini hadir didampingi Plt. Kepala BKPP Sleman, Arip Pramana. Sebanyak 46 PNS menerima SK Kenaikan Pangkat untuk golongan IVa, IVb, dan IVc.

Kustini menyampaikan ucapan selamat kepada PNS yang telah resmi menerima SK kenaikan pangkat. Kustini mengatakan, pemberian SK kenaikan pangkat  merupakan bentuk penghargaan atas kedisiplinan, ketaatan melaksanakan aturan yang berlaku dan prestasi kerja semua penerima. Dengan kenaikan pangkat tersebut, Kustini berharap PNS Kabupaten Sleman dapat mengiringi dengan peningkatkan prestasi kerja dan kedisiplinan.

”Saya mengimbau kepada saudara untuk terus konsisten meningkatkan kapasitas diri meski telah berada pada tataran pangkat tertinggi. Saya berharap kepada setiap ASN untuk tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri,” kata Bupati.

Arip Pramana melaporkan, sebanyak 46 ASN menerima SK Kenaikan Pangkat. Dari data tersebut, kenaikan pangkat golongan IVa dan IVb sejumlah 40 orang, dan kenaikan pangkat golongan IVc sebanyak 6 orang. Untuk rincian realisasi kenaikan pangkat, kenaikan pangkat pilihan struktural sebanyak 11 orang, kenaikan pangkat pilihan fungsional 34 orang, dan kenaikan pangkat regular 1 orang.

Arip menambahkan, untuk penetapan Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil untuk menjadi Pembina golongan ruang IV/a dan Pembina Tk.I golongan ruang IV/b dilaksanakan dengan Keputusan Gubernur DIY setelah mendapat Nota Persetujuan dari Kepala BKN berdasarkan usul dari  Pejabat Pembina Kepegawaian.

“Dan untuk penetapan kenaikan Pangkat pilihan Struktural golongan IV/c-IV/d ditetapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara atas nama Presiden,” jelas Arip.