Penerima BLT-DD Diminta Gunakan Bantuan untuk Kebutuhan Pokok

Sleman – Penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dimohon bijaksana dalam penggunaan bantuan yang didapat. Dana yang diberikan harus digunakan untuk kebutuhan pokok yang memang penting dan mendesak. Hal tersebut ditekankan oleh Lurah Donoharjo, Hadi Rintoko saat membagikan BLT-DD di Aula Kalurahan Donoharjo, Selasa (28/3/2023).

“Tidak konsumtif tapi digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok serta untuk hal yang sangat penting atau mendesak,” ujar Hadi.

Hadi menuturkan, realisasi BLT DD  merupakan  amanah dari pemerintah pusat  sesuai Peraturan Menteri Keuangan no 201/ tentang Pengelolaan Dana Desa. Peraturan tersebut memberi ruang antara 10% sampai dengan 25% dari keseluruhan Dana Desa.

“Tahun lalu sebesar 40% dari jumlah Dana Desa dengan jumlah 120 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), tahun 2023 Pemerintah Kalurahan bersama BPKal menetapkan BLT DD sebesar 20% dengan jumlah pemanfaat 78 KPM,” terang Hadi.

“Jadi jika kemarin ada yang  mendapat BLT DD tapi tahun ini tidak, hal tersebut bukan karena masalah suka dan tidak suka, tapi karena porsi untuk BLT DD memang dikurangi. Penetapan KPM sudah dilaksanakan melalui proses musyawarah Padukuhan dan musyawarah Kalurahan. Calon KPM juga melalui tahap verifikasi agar tidak terjadi dobel penerimaan bantuan. Jika terjadi dobel  agar berkoordinasi dengan Pak kamituwa agar jangan sampai disuruh mengembalikan,” jelas Hadi lagi.

Hadi berharap agar bantuan lebih bermanfaat dan bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga pemanfaat.

Sementara itu ditemui diruang kerjanya Kamituwa Donoharjo Dani Prasetyo menjelaskan bahwa penyaluran BLT-DD ada keterlambatan karena proses dari pusat. “Karena itu hari ini menerima langsung 3 bulan  kali  300 ribu sehingga menerima  900 ribu,” jelasnya.

Doni menjelaskan bahwa Penerima BLT-DD merupakan prioritas dari keluarga miskin, rentan miskin, keluarga manula, keluarga difabel dengan ekonomi belum stabil yang belum ter-cover bantuan.

“Uang tunai hendaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekolah dan sebagainya. Tidak boleh untuk beli rokok, paket data, atau kebutuhan konsumtif lain,” ujar Dani.

Dani menambahkan bahwa penerima BLT-DD tidak boleh menerima bantuan lain seperti PKH, BPNT, bantuan lansia, bantuan anak terlantar dan difabel.

“Jika terbukti sengaja menerima dobel wajib mengembalikan BLT-DD,” tegasnya.

Dani juga menyampaikan bahwa penerima BLT-DD cukup istimewa karena langsung menerima uang tunai, sehingga harusnya memiliki kontribusi lebih di kehidupan sosial di padukuhan seperti aktif kerja bakti dan kegiatan sosial lainnya. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)




Bupati Sleman Dorong Percepatan Tanam Komoditas Padi Melalui Rice Transplanter

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menghadiri acara percepatan tanam komoditas padi melalui Rice Transplanter hari ini, Selasa, (28/3/2023) di Bulak Konteng, Sumberadi, Mlati. Acara tersebut merupakan inisiasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman berkolaborasi dengan Gapoktan Sumber Lestari.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman juga menyerahkan secara simbolis benih padi sejumlah Kg kepada 9 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Sumber Lestari, Sumberadi, Mlati

Dalam sambutannya, Kustini mengapresiasi serta mendorong agar percepatan tanam komoditas padi terus ditingkatkan salah satunya melalui inovasi teknologi rice transplanter. Menurutnya, dengan percepatan ini diharapkan produktivitas padi di Kabupaten Sleman dapat meningkat dan mempertahankan predikat Sleman sebagai lumbung beras DIY.

“Saya berharap dengan percepatan tanam padi melalui rice transplanter ini nantinya produksi padi dapat lebih optimal dan tentunya dengan kualitas yang lebih baik juga,” ujarnya

Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan adanya inovasi teknologi pertanian juga menjadi alternatif untuk mengantisipasi tertundanya waktu tanam serempak karena terbatasnya tenaga kerja manusia dalam proses penanamannya. Selain itu, kedepan juga dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitasnya dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sleman dan DIY.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sumber Lestari, Maryadi melaporkan bahwa Gapoktan Sumber Lestari membawahi 13 kelompok tani yang terdiri dari 1023 orang petani dengan luas lahan 228 hektare. Dimana 150 hektar diantaranya digunakan untuk komoditas padi dengan rata-rata produksi padi sejumlah 6,2 ton per hektar dengan total 900 ton dalam satu kali masa tanam.

“Harapannya dengan motivasi dan arahan Bupati serta bantuan alat Rice Transplanter ini nantinya dapat memotivasi kami untuk terus meningkatkan produktivitas bahkan memperoleh surplus,” jelasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman juga berkesempatan meninjau implementasi penggunaan rice transplanter untuk menanam komoditas padi.




Pemkab Sleman Kembali Gelar Safari Tarawih Bulan Ramadan 1444 H

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa kembali melaksanakan kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1444 Hijriyah. Masjid Attaqwa Dusun Sangubanyu, Kalurahan Sumberrahayu, Moyudan menjadi tempat pertama dilaksanakannya Safari Tarawih pada Senin (27/3/2023).

Pelaksanaan kegiatan safari tarawih pada tahun ini direncanakan akan dilaksanakan sebanyak delapan kali di delapan kapanewon. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Pejabat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa safari tarawih kembali dilaksanakan pada tahun ini namun tetap dengan memperhatikan protokol Kesehatan sesuai anjuran pemerintah pada masa menuju transisi endemic.

Selain menjadi momentum dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, pada bulan Ramadan ini Kusini juga mengajak masyarakat untuk dapat terus menjaga persatuan dan kerukunan di masyarakat serta mengedepankan tolerasi. Sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Sleman yaitu mewujudkan Sleman sebagai “Rumah Bersama” bagi seluruh komponen masyarakat.

“Kami berharap layaknya filosofi sebuah rumah, dapat menjadi tempat yang paling nyaman dan aman bagi seluruh penghuninya,” katanya.

Pada kegiatan ini, Kustini juga secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Takmir Masjid At-Taqwa sebesar Rp . Bantuan tersebut terdiri dari bantuan hibah Pemkab Sleman, Baznas Sleman, Kapanewon Moyudan, Kalurahan Sumberrahayu, Bank BPD DIY, Bank Sleman, dan PUDAM Sleman.




Hadiri Baksos Tiara Kusuma, Wabup Sleman Ajak Masyarakat Untuk Peduli Sesama

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menghadiri acara Bakti Sosial yang diselenggarakan DPC Tiara Kusuma Kabupaten Sleman, Senin (27/3/2023). Bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Sleman, Danang sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan kepada perwakilan SLB Ganda Daya Ananda.

Dalam sambutannya, Danang mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan bakti sosial ini. Terlebih lagi, kegiatan ini memiliki manfaat dan bertujuan untuk membantu sesama.

“Bulan Ramadan menjadi momentum yang baik dan semoga kedepan tidak hanya seremonial tetapi juga ada implementasi nyata membantu masyarakat,” ujarnya

Lebih lanjut, Danang berharap wujud kepedulian dari organisasi Tiara Kusuma ini dapat terus diadakan bahkan ditingkatkan serta bisa ditiru organisasi lainnya di Kabupaten Sleman.

“Harapan saya Tiara Kusuma terus eksis dan terus berkarya serta kehadirannya dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya Kabupaten Sleman,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPC Tiara Kusuma Kabupaten Sleman, Shinta Kusumaningrum menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana untuk bersilaturahmi sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.

“Ini menjadi sarana kami untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan  berupa uang, sembako, bingkisan makanan bergizi, alat tulis, buku, pakaian baru, dan alat kebutuhan pembersih rumah. Kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat yakni dari SLB Ganda Daya Ananda, Rumah Singgah Buah Hati dan Panti Asuhan Cipto Siswoyo Turi.




Meriahkan Ramadan, Kalurahan Bangukerto Rutin Gelar Tarling

Sleman – Pemerintah Kalurahan Bangunkerto Turi mengadakan mengadakan rangkaian kegiatan Tarling (taraweh Keliling) yang kali ini berlangsung di Masjid At Taqwa Sidoharjo Bangunkerto Turi Sleman, Senin (27/3/2023)

Kegiatan Tarling ini dipimpin Lurah Bangunkerto, Anas Makruf  beserta jajarannya, Carik desa, kasi pemerintahan, kaur keuangan, Dukuh Agus DWi , RT 06 Sutrisno  serta Babinkamtibmas , Karang Taruna dan segenap rombongan yang hadir bersama jemaah masjid setempat.

Anas Makruf dalam kesempatan tersebut menuturkan bahwa Ramadan merupakan momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan. Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk dapat terus menjaga keamana dan ketertiban.

“Salah satunya dengan orang tua yang memastikan anak-anaknya telah berada di rumah pada pukul WIB agar tidak menjadi pelaku atau korban kejahatan jalanan yang saat ini sedang marak diperbincangkan,” ujar Anas.

Sementara itu berbagai kegiatan di Masjid Taqwa juga disampaikan oleh Takmir Masjid At-Taqwa, M Hanafi. Beberapa kegiatan tersebut antara lain takjil yakni sambil menunggu waktu adzan sambil mendengarkan kajian singkat jelang berbuka puasa yang diikuti oleh seluruh jemaah yang pembicaranya berasal dari jamaah yang dilakukan secara bergilir sesuai dengan materi jadwal yang telah disusun takmir dan panitia remaja masjid.

“Selain itu ada juga sholat tarawih, tadarus, subuh jamaah dan berbagai kegiatan lain,” terang Hanafi.

Untuk penyediaan takjil, Hanafi menuturkan bahwa takjil tersebut berasal dari jemaah masjid dan juga warga yang secara sukarela menyediakan hidangan takjil sesuai jadwal yang telah disepakati. Jumlahnya sendiri berkisar 80-100 paket takjil setiap harinya.

“Selain untuk jemaah juga disediakan untuk musafir yang kebetulan ingin berbuka puasa bersama dengan harapan agar mendapat keberkahan di bulan suci Ramadan ini,” imbuh Hanafi.

“Di akhir Ramadhan dilakukan pengumpulan dan pembagian zakat fitrah. Semoga Ramadhan kali ini menjadi momentum menuju kehidupan yang lebih baik,” pungkas Hanafi. (Arief Hartanto)