PPS Donoharjo Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPHP

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Donoharjo Ngaglik Sleman menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) bertempat di Aula Kalurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada Jumat (31/3/2023).

Rapat pleno dipimpin langsung Ketua PPS Donoharjo, Sri Sutarti dan dihadiri oleh Lurah Donoharjo, anggota atau pengurus partai politik peserta pemilu, Pengawas Kalurahan Desa (PKD), Panwascam, Babinsa, Babinkamtibmas serta Pantarlih yang sejak 1 bulan terakhir  terjun langsung di masyarakat untuk melakukan pencocokan dan penelitian pemilih di TPS yang menjadi wilayah kerjanya.

“Rapat pleno ini merupakan Rekapitulasi data riil dari hasil kerja Pantarlih selama berada di lapangan. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan coklit, utamanya kepada pemerintah kalurahan, warga masyarakat, Pengawas Kalurahan/Desa (PKD), dan apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Pantarlih atas kerja keras dan penuh tanggung  menyelesaikan tugas coklit dengan baik,” kata Sri Sutarti.

Berdasarkan Rekapitulasi Daftar Perubahan Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Donoharjo diperoleh data yaitu jumlah TPS sebanyak 32, pemilih aktif sebanyak 7662, pemilih baru sebanyak 300, pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 250, perbaikan data pemilih sebanyak 224, dan Pemilih potensial non KTP elektronik 60.

Dari data yang dipaparkan tersebut, seluruh peserta  menerima hasil rapat , dilanjut  penandatangan Berita Acara oleh ketua PPS, divisi data maupun divisi teknis PPS Donoharjo.

Acara diakhiri dengan serah terima salinan Berita Acara dan Form A Rekapitulasi Perubahan Pemilih kepada Lurah Donoharjo, PPK kapanewon Ngaglik, PKD /Pengawas Kalurahan/ Desa, dan Anggota atau pengurus Partai Politik peserta pemilu 2024.

Lurah Donoharjo Hadi Rintoko yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada semua  pihak yang turut serta mensukseskan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 terutama kepada PPS dan Pantarlih Donoharjo.

“Satu bulan lalu saya hadir di sini menyaksikan pelantikan Pantarlih se Donoharjo, dan hari ini berkesempatan menyaksikan hasil kerja Pantarlih yang melakukan coklit . Dari hasil pemutakhiran data ini akan menjadi dasar suksesnya pelaksanaan pemilihan umum. Karena bila awal nya baik , proses dan hasilnya juga akan baik,” kata Hadi.

Lebih lanjut ia berpesan agar semua pihak saling menghormati perbedaan, hak dan pilihan, proses serta tatacara hukum yang berlaku dalam  pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

“Semua boleh berbeda, tetapi ada yang perlu diingat  oleh seluruh lapisan masyarakat adalah selalu menjadikan Donoharjo  tetap kondusif , dan itu menjadi kewajiban dan tanggungjawab kita bersama,” tegas Hadi. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)




Panwascam Gamping Awasi Rekapitulasi Pleno Terbuka DPHP

Sleman – Usai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping menerima Berita Acara Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) lima Kalurahan se-Kapanewon Gamping, maka PPK Gamping menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat Kecamatan Gamping yang dilangsungkan di Ruang Rapat A Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Minggu (2/4/2023) pagi.

PPK Gamping mengundang pihak-pihak yang berkompeten terhadap proses penyusunan daftar pemilih antara lain Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Panewu Gamping, Ketua Partai Politik yang ada di wilayah Kapanewon Gamping, Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping, Kepala Kepolisian Sektor Gamping, Komandan Koramil 17 Gamping, serta Ketua dan Anggota Panitia Pemungutan Suara se-Kapanewon Gamping.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) digelar sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023 tentang pedoman teknis penyusunan daftar pemilih dalam negeri pada penyelenggaraan pemilihan umum yang bertujuan untuk memberi kesempatan peserta rapat dalam hal menyampaikan masukan dan tanggapan untuk memperbaiki data diri, menghapus data yang tidak memenuhi syarat (TMS), memasukkan pemilih yang memenuhi syarat namun belum terdaftar, dan menyampaikan bentuk disabilitas pemilih guna memudahkan pelayanan pada hari pemungutan suara.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam melakukan pengawasan pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih di wilayah kapanewon, maka Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo bersama Koordinator Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Panwaslu Kecamatan Gamping, Kurniawan Prihandoko, dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwaslu Kecamatan Gamping, Antonius Hery Purwito memberikan masukan kepada PPK Gamping berupa perbaikan data pemilih yang tidak memenuhi syarat yang berada di TPS 35 dan TPS 46 Kalurahan Banyuraden dan TPS 55 Kalurahan Ambarketawang.

“Selain masukan dan saran dari Pengawas Pemilu, PPK Gamping juga membutuhkan partisipasi yang luas dari pemilih dalam proses penyusunan daftar pemilih yang valid dan akurat tanpa diskriminasi sepanjang memenuhi syarat sebagai pemilih sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutur Adnan.

Setelah dilakukan perbaikan, rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran di tingkat Kapanewon Gamping adalah jumlah Tempat Pemungutan Suara (282), jumlah pemilih aktif (), jumlah pemilih baru (), jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (), jumlah pemilih potensial non KTP-el (), serta perbaikan data pemilih sebanyak .

Setelah rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran selesai dilaksanakan, Ketua PPK Gamping, M. Mualif memberikan salinan Berita Acara Pleno beserta formulir model A-rekap perubahan pemilih kepada Anggota KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi, dan Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, perwakilan pemerintah Kapanewon Gamping, serta perwakilan Partai Politik yang hadir sebagai bahan rapat di tingkat kabupaten. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Berkomitmen Bina Generasi Muda, Bupati Sleman Kukuhkan Duta Genre Tingkat Kalurahan

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengukuhkan sebanyak 172 Duta Genre (Generasi Berencana) Tingkat Kalurahan se-Kabupaten Sleman, Minggu (2/4/2023), di BBPPM Yogyakarta, Jalan Parasamya, Sleman. Seluruh Duta Genre yang dikukuhkan tersebut merupakan perwakilan putra dan putri dari 86 Kalurahan se-Kabupaten Sleman.

Hadir pada acara tersebut Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo, (K),Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, SH, MM, serta Ayah Genre DIY, Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara.

Kustini dalam sambutannya berharap kegiatan pengukuhan ini dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata oleh seluruh stakeholder dan pihak terkait. Sehingga hasil dari kebijakan ini dapat memberikan

dampak nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan bagi para generasi muda di Kabupaten Sleman.

“Berkaca dari berbagai fenomena permasalahan remaja seperti pernikahan dini, penyalahgunaan penggunaan narkoba kenakalan remaja dan lain sebagainya. Maka diperlukan langkah masif untuk mengantisipasi berbagai permasalahan tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sleman untuk mengupayakan para generasi muda di Kabupaten Sleman agar memiliki kehidupan berkeluarga yang baik dan berkualitas.

Sementara Kepala BKKBN, Hasto, menyebutkan bahwa Kabupaten Sleman merupakan kabupaten pertama se-Indonesia yang memiliki Duta Genre sebanyak dua orang di masing-masing kalurahan atau desa. Hal ini menurutnya menunjukkan keseriusan Pemkab Sleman dalam membina generasi mudanya.

“Ini bertujuan untuk mengkampanyekan kesehatan reproduksi, mencegah pernikahan usia dini, seks bebas, stunting, dan mencegah penyalahgunaan narkotika pada generasi muda,” kata Hasto.




Antusiasme Warga Donoharjo Manfaatkan Layanan Jemput Bola Adminduk

Sleman – Sebanyak 520 warga Donoharjo mengikuti pelayanan administrasi kependudukan pada kegiatan Jemput Bola Layanan Administrasi Kependudukan yang digelar pada hari Sabtu, (1/4/2023) di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman.

Berbagai macam pelayanan dimanfaatkan dari total 520 orang tersebut meliputi  KTP rusak/hilang  sebayak 48 pemohon, Rekam KTP elektronik  sebanyak 100 pemohon, pembaharuan KK sebanyak  247 pemohon pengurusan KIA atau Kartu Identitas Anak 104 pemohon serta IKD atau Identitas Kependidikan Digital sebanyak 25 pemohon.

Lurah Donoharjo, Hadi Rintoko, menyambut baik pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sleman ini.

“Terima kasih kepada Dinas Dukcapil sehingga pelayanan adminduk di Donoharjo dapat dipercepat. Dalam bulan baik hari baik ini kami berharap semua tetap terkendali dan kegiatan dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujar Hadi.

Sementara itu Pandoyo, Kaur Tata Laksana Donoharjo menjelaskan bahwa kegiatan dapat berjalan sukses  karena kerjasama banyak pihak. 

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Dukcapil, Tim dari Kapanewon,  Tim Pelaksana Kalurahan, Bapak Ibu Dukuh, kader masyarakat yang membantu mempermudah pelayanan, juga kepada seluruh masyarakat yang telah percaya dan menyempatkan diri hadir untuk mengurus dan melengkapi administrasi kependudukan di Kalurahan, meskipun dalam keadaan berpuasa dan cuaca yang kurang menentu,” tuturnya.

Ditemui di sela perekaman, Kasmin warga sekaligus Ketua RT padukuhan Kayunan menyampaikan rasa senang atas kegiatan  jemput bola pelayanan administrasi ini.

“Karena meringankan tugas kami sebagai orang tua. Kami tidak harus mengantar anak ke  Kapanewon dan dukcapil. Padahal jika terjadi kesalahan data, mengurus administrasi bisa menjadi lebih rumit jika mengurus di tempat yang jauh,” jelas Kasmin

Kasmin berharap kegiatan jemput bola administrasi kependudukan ini bisa diselenggarakan di Kalurahan setiap tahun untuk membantu warga agar dapat mengurus administrasi dengan lebih dekat dan mudah.

Sementara itu Endang Mulatsih, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Sleman menyampaikan harapannya agar warga selalu memutakhirkan data kependudukan nya.

“Mari kita bangun kesadaran bersama untuk sadar adminduk dimulai dari kita masing-masing, jika ada perubahan data adminduk mohon segera diikuti update. Update bisa di Kapanewon,  tidak dan  jauh tidak sulit,” ajak Endang.

Endang juga menyampaikan bahwa saat ini masih diperlukan sosialisasi pemaksimalan pemanfaatan administrasi penduduk seperti  Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena peminatnya masih sedikit. “Padahal IKD juga penting karena dapat mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital serta mengamankan kepemilikan Identitas Kependudukan Digital melalui sistem autentikasi guna mencegah pemalsuan dan kebocoran data,” ujarnya.

Untuk mendukung program aktivasi IKD tersebut, Dinas Dukcapil membuka layanan kolektif IKD melalui Jemput Bola ke Kalurahan atau Padukuhan dengan  mengajukan permohonan melalui surat terlebih dahulu. “Agar optimal diupayakan minimal 50 orang peserta,” jelas Endang.

Pada kesempatan tersebut Endang juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Kapanewon Ngaglik yang pertama melakukan inisiasi program pelayanan jemput bola administrasi kependudukan dengan inovasi RATU JELITA atau Rekam KTP kamu Jelang Usia Tujuh Belas Tahun. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Rekapitulasi DPHP Pemilu 2024, PPK Kapanewon Moyudan Gelar Rapat Pleno Terbuka

Sleman- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kapanewon Moyudan, Sleman melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitolasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Pemilu 2024 pada hari Minggu (2/4/2023) di ruang pertemuan Kapanewon Moyudan. Rapat pleno tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi, Panewu Moyudan, Kapolsek Moyudan, Danramil Moyudan, Bawaslu Kabupaten Sleman, Panwalu Kapanewon Moyudan, Perwakilan Parpol di Tingkat Kapanewon, PPS dan sekretaris PPS se Kapanewon Moyudan.

Ketua PPK Moyudan Agung Wahyudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Muspika Kapanewon Moyudan yang telah memberikan dukungan moral dan Kerjasama yang baik dalam pelaksanaan kegiatan dan tahapan Pemilu. Lebih lanjut Agung mengutarakan bahwa terlaksananya pleno berkat kerja keras dan kerja ikhlas dari PPS dan Pantarlih.

”Atas nama PPK memberikan penghargaan yang tinggi kepada semua PPS dan Pantarlih se Kapanewon Moyudan,” tutur Agung.

Panewu Moyudan Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PPK, PPS dan Pantarlih yang telah membantu tugas pemerintah. Menurut Harso, awal kerja yang optimal dan akurat sehingga menghasilkan data yang benar yang bisa menjadi  dasar keberhasilan Pemilu tahun 2024.

”Atas nama Pemerintah Kapanewon Moyudan berharap semua warga yang mempunyai hak pilih bisa terdaftar sehingga bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yang akan datang,” ucap Harsowasono.

Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi berpesan kepada semua parpol untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayahnya, pilihan boleh berbeda tetapi kerukunan tetap harus terjaga. Pemilu merupakan hajatan nasional yang berintegritas.

“Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP kali ini berjalan lancer, semoga menjadi awal yang baik untuk tahapan berikutnya,” Harap Trapsi,

Selanjutnya dibacakan Rekapitulasi Daftar Perubahan Pemilih Hasil Pemutakhiran di Kapanewon Moyudan dengan data yang didapat adalah Jumlah Kalurahan 4, Jumlah TPS 118, jumlah pemilih aktif , jumlah pemilih baru 421, Pemilih tidak memenuhi syarat 391, perbaikan data pemilih dan pemilih potensial non KTP-el 236.

Selanjutnya diberikan kesempatan kepada Parpol, Panwas dan pemerintah untuk memberikan tanggapan dan masukan. Dari parpol maupun Panwascam tidak ada yang memberikan tanggapan mengenai data pemilih. Rapat Pleno terbuka DPHP diakhiri dengan memberikan berita acara kepada KPU, Panwascam, perwakilan Parpol dan Pemerintah Kapanewon. (Giek-KIM Sumber Biwara Moyudan )