Sebanyak 700 lebih bingkisan lebaran disiapkan oleh Laskar Sedekah yang merupakan panitia Ramadhan Berbagi Rasa (Romansa) pada tahun 2023 bagi anak yatim piatu dan duafa di wilayah Sleman Barat pada acara yang di gelar di GOR Kalurahan Margoluwih, Seyegan pada Minggu (9/4/2023).
Acara dengan sponsor utama DRW Skincare ini dihelat di 16 kota besar di Indonesia. Untuk wilayah DIY sendiri, Sleman menjadi lokasi ke-3 setelah Bantul dan Gunungkidul dilaksanakan pada beberapa waktu yang lalu.
Acara dihadiri oleh Bupati Sleman, Plt. Panewu Seyegan, Kapolsek, Koramil, KUA Seyegan, Lurah Margoluwih, pemilik DRW Skincare, pendiri Laskar Sedekah, pamong kalurahan, dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Wahyu Triasmara selaku pemilik DRW Skincare menyampaikan bahwa untuk Wilayah DIY ada paket bingkisan lebaran yang dibagikan dari paket seluruh Indonesia. Wahyu berterima kasih telah diberi kepercayaan untuk berbagi kepada sesama terutama yatim piatu dan duafa. Dengan semangat membantu pemerintah dalam menyantuni yatim piatu dan duafa, Wahyu mengajak kita semua untuk ikut merawat dan menyayangi yatim piatu dan duafa.
“Mereka perlu dimuliakan dan dihargai serta dibahagiakan. Selama kita diberi kelapangan rezeki, hendaknya kita berbagi kepada sesama,” pesan Wahyu di akhir sambutannya.
Sementara Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Wahyu yang telah mensponsori kegiatan Romansa yang telah dilaksanakan 3 kali di wilayah Kabupaten Sleman. Ia juga menyampaikan bahwa program pengentasan kemiskinan dengan memberikan beasiswa bagi lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan sarjananya dengan jalur prestasi.
“Semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah Kabupaten hingga lulus sebagai sarjana. Harapannya dengan predikat sarjana yang disandang akan memperoleh pekerjaan yang sesuai dan akan mengentaskan keluarganya dari kemiskinan,” imbuh Kustini.
Kustini menambahkan bahwa angka kemiskinan di Sleman masih cukup tinggi yaitu sekitar 7,69 persen. Harapannya, program beasiswa tersebut dapat menurunkan angka kemiskinan menjadi 6 persen.
Di akhir sambutannya, Kustini berpesan kepada anak-anak untuk tidak main petasan dalam merayakan malam lebaran dan mengajak semua yang hadir untuk bersama mengatasi aksi kenakalan jalanan yang akhir akhir ini marak terjadi. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)