Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten Sleman Gelar Operasi Pasar Murah

Menjelang hari raya Idul Fitri kebutuhan akan bahan makanan pokok akan melonjak seiring juga harga yang bahan pokok akan naik. Untuk mengendalikan naiknya harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di 17 kapanewon.

Di Kapanewon Berbah, pelaksanaan kegiatan pasar murah berlangsung pada Rabu (12/4/2023) di Pendopo Kapanewon Berbah. Kegiatan pasar murah juga berkait dengan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman yang diperingati setiap tanggal 15 Mei.

Pada pasar murah kali ini Disperindag menyediakan bahan pokok berupa beras dari Bulog dan gapoktan kualitas medium dan premium, minyak goreng, terigu, telur, daging ayam dan bebek, kue, dan lain sebagainya.

Panewu Berbah, Rohmiyanto mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya gelar pasar murah yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika kebutuhan bahan pokok meningkat. Ia juga mengaturkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Sleman yang memberikan bantuan kepada masyarakat Berbah.

“Harapannya masyarakat bisa melaksanakan hari raya lebaran Idul fitri dalam kondisi yang lebih baik,” imbuh Rohmiyanto.

Sedangkan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa dengan adanya gelar pasar murah masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga distributor sehingga masyarakat bisa sedikit berhemat.

“Persediaan bahan pokok di Kabupaten Sleman masih aman sampai lebaran, juga di waktu mendatang jadi masyarakat tidak perlu cemas karena Bulog menjamin ketersediaan bahan pokok,” jelas Kustini.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk belanja seperlunya sesuai kebutuhan juga menumbuhkan budaya belanja a ke UMKM sekitar dan belanja di pasar tradisional agar roda perekonomian masyarakat berputar dengan baik.

“Manfaatkan gelar pasar murah Kabupaten Sleman untuk menekan inflasi, belanja sesuai kebutuhan belanja di warung tetangga dan pasar tradisional,” pungkasnya. (Kusnadi/KIM Berbah)




Bakti Sosial di Berbah Semarakkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-107

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-107 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sleman dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah bakti sosial yang dilaksanakan di 17 kapanewon. Di Kapanewon Berbah, kegiatan bakti sosial berlangsung di Kalurahan Jogotirto pada Rabu (12/4/2023).

HY. Aji Wulantoro selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengambil tema “Nyawiji lan Murakabi Sesarengan Mbangun Sleman”, sesuai dengan misi kabupaten Sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan, dan memiliki jiwa gotong royong.

Aji juga menyampaikan bahwa bakti sosial ini terselenggara atas kerja sama pemerintah kabupaten, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan beserta Baznas Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman bukan hanya milik pemerintah namun milik semua elemen masyarakat. Pemberian bantuan sembako kepada masyarakat diharapkan dapat membantu dalam persiapan perayaan Idul Fitri mendatang.

“Sedangkan tali asih yang diberikan kepada rois tidak sebanding dengan apa yang dilakukan para rois sebagai pelestari dan penjaga tradisi budaya masyarakat, pemangku agama yang melayani masyarakat selama 24 jam,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, bantuan stimulan RTLH dimaksudkan untuk memberikan tempat tinggal bagi warga yang rumahnya kurang layak huni. Kustini berharap agar bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi penerima dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. (Kusnadi/KIM Berbah)




Condongcatur Umumkan Daftar Pemilih Sementara Pemilu 2024

PPS Condongcatur mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2024 dengan menempelkan di Papan Informasi Balai Kalurahan Condongcatur, Rabu (12/4/2023). DPS diumumkan selama 14 hari, terhitung mulai 12 hingga 25 April 2023. Jumlah pemilih sementara di Kalurahan Condongcatur terhitung sebanyak pemilih yang terbagi di 133 TPS yang tersebar di 18 Padukuhan, 64 RW, dan 211 RT dan merupakan jumlah terbanyak kedua se-DIY.

Pengumuman DPS ini sesuai jadwal dan tahapan pemilu berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Daftar Pemilih serta Keputusan Komisi Pemilihan Umum No 27 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum,

Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani menyampaikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan masukan dan tanggapan terhadap DPS selama 21 hari, mulai 12 April 2023 hingga 2 Mei 2023. Masyarakat dapat memeriksa secara mandiri terlebih dahulu apakah sudah terdaftar atau belum sebagai pemilih melalui tautan .

“Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih atau sudah terdaftar tetapi ada perubahan elemen data, maka bisa menghubungi PPS Condongcatur dapat via phone atau Whatsapp melalui contact person 081382444299 atau datang langsung ke Kantor Sekretariat PPS Condongcatur yang berlokasi di Kompleks Kalurahan Condongcatur di lantai 2,” jelas Wuri.

Ahmad Shidqi, selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY mengapresiasi PPS Condongcatur yang telah melaksanakan tugas dengan baik sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan mengingat di wilayah Depok memiliki jumlah TPS yang cukup banyak sehingga mendapat perhatian khusus. Pasalnya, selain TPS reguler juga ada 3 TPS khusus dalam DPS yang telah diumumkan dan ditempel yang berasal dari kampus kampus diwilayah kerja PPS Condongcatur. (Wasana/KIM Depok)




Kalurahan Margomulyo Selenggarakan Pembinaan bagi RT/RW Tahun 2023

Bertempat di Gedung Pertemuan Kalurahan Margomulyo, Selasa (11/04/2023) dilaksanakan pembinaan RT/RW yang berjumlah 116 orang. Kegiatan ini rutin dilakukan untuk menjalin komunikasi sekaligus pemberian insentif kepada ketua RT/RW di wilayah Margomulyo.

Eko Puji Mulyanto, Lurah Margomulyo menyampaikan bahwa pembangunan fisik dan non fisik di tahun anggaran 2023/2024 sudah berjalan dengan baik. Ia juga menyinggung tentang pembayaran PBB yang sampai sekarang sudah ada 7 dusun lunas PBB dan akan menyusul 3 dusun lagi setelah lebaran.

“Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 13 April 2023 akan diadakan pekan PBB di kalurahan. Harapannya akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membayar PBB,” imbuh Eko.

Sementara Ageng Wijaya, Kepala Jawatan Praja Kapanewon Seyegan menyampaikan peran RT/RW yang sangat strategis berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 44.2 Tahun 2020 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan di mana RT/RW mempunyai tugas utama untuk membantu kinerja lurah dan pamong dalam pemerintahan, data kependudukan, dan tugas lainnya.

Dalam bidang kemasyarakatan, Ageng berpesan untuk menekan terjadinya kenakalan jalanan. Hal ini terkait erat dengan data dari PKH bahwa di Seyegan masih banyak anak putus sekolah sehingga perlu jalan keluar untuk masalah tersebut. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Jelang Idulfitri, Kalurahan Condongcatur Sampaikan Insentif Kepada Rois

Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui Kamituwa menyampaikan insentif dan Kutipan SK Nomor 45/ tentang Rois Sebagai Pelestari Budaya dan Tradisi Kalurahan Condongcatur Depok Sleman kepada Rois Kalurahan Condongcatur pada Rabu (12/4/2023).

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan bahwa di wilayah Condongcatur ada 50 Rois yang berada di 18 padukuhan. Rois sendiri mempunyai peran penting dalam mewujudkan kerukunan beragama.

“Tugas Rois sebagai pelestari adat dan tradisi membantu Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam pelayanan masyarakat dalam bidang agama Islam seperti perawatan jenazah, memimpin pelaksanaan doa ritual keagamaan sesuai permintaan masyarakat dan doa-doa lainnya,” imbuh Reno.

Sementara Kamituwa Condongcatur, Al Tauvik Sofisalam menyampaikan tali asih berupa insentif yang berasal dari Baznas Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur kepada para Rois.

Di samping itu, juga dilakukan pembinaan secara rutin kepada para Rois dengan menghadirkan narasumber dari KUA maupun dari instansi terkait lainya seperti Kemenag atau Dinas Kesehatan yang membahas terkait pemotongan hewan kurban sesuai dengan standar kesehatan. (Wasana/KIM Depok)