Kalurahan Jogotirto Meriahkan Malam Ramadan dengan Tarling

Sleman – Dalam rangka menyemarakkan malam Ramadan, Pemerintah Kalurahan Jogotirto mengadakan program Tarawih Keliling (tarling) yang terjadwal akan dilaksanakan di 10 padukuhan yang ada di Kalurahan Jogotirto. Salah satunya adalah di Masji Al Amin, Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, pada Selasa (4/5/2023).
Hadir pada kegiatan tarling tersebut Lurah, Carik, dan Pamong Jogotirto, dukuh sepuluh padukuhan, BPKal, LPMkal, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua Takmir Masjid Al Amin, Pengurus Takmir, Rismaja beserta jemaah masjid Al Amin Rejosari.
Hartono, Ketua Takmir Masjid Al Amin dalam kesempatan tersebut melaporkan kegiatan yang telah dilakukan jemaah Masjid Al Amin.
“Bahwa selama bulan Ramadan seperti masjid yang lain takmir Masjid Al Amin menyelenggarakan kegiatan pengajian anak-anak dilanjutkan takjil buka bersama, sholat taraweh dilanjutkan tadarus, sholat subuh dan pengajian subuh,” terang Hartono.
Sementara untuk kegiatan rutin selain bulan Ramadan, Hartono menuturkan bahwa Takmir Masjid Al Amin menyelenggarakan pengajian tiap malam Minggu Kliwon oleh Ustaz Arif Aryono, dan tadarus Al-Quran setiap malam Kamis.
“Juga sebelum Ramadan, takmir masjid mengadakan pengajian menyongsong bulan ramadan untuk menguatkan akidah agar lebih baik dalam menjalankan ibadah puasa,” imbuh Hartono.
Selain itu, Hartono juga memaparkan kondisi perkembangan pembangunan masjid, dan penggunaan dana infak dan sedekah yang dikumpulkan.
“Untuk pembangunan masjid sebelum puasa renovasi kamar mandi dan tempat wudhu juga pengecatan ulang. Renovasi tersebut menghabiskan dana 12 juta rupiah dari infak sedekah jemaah,” ujar Hartono.
Selain itu, sebagain hasil infak sedekah dari jemaah masjid, lanjut Hartono, juga digunakan untuk membantu para pelaku usaha yang memerlukan tambahan modal, dengan menyediakan fasilitas peminjaman tanpa bunga.
“Harapannya infak sedekah tidak hanya untuk pembangunan fisik tapi juga dipergunakan untuk sosial ekonomi sehingga masjid bisa menjadi penopang ekonomi jemaah,” tukas Hartono.
“Bantuan pinjaman usaha tanpa bunga ini diharapkan bisa membantu pelaku usaha dan mengurangi praktik rentenir, sehingga ukhuwah islamiyah terjaga,” imbuhnya lagi.
Sementara itu, Mitha Mayasari, Lurah Jogotirto dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan tarling merupakan kegiatan rutin pemerintah Kalurahan Jogotirto setiap bulan Ramadan, namun sempat terhenti karena Pandemi COVID-19. “Untuk Ramadan tahun ini kegiatan tarling diadakan yang pertama setelah COVID-19 dirasa sudah relatif aman,” tutur Mitha,
Mitha menambahkan bahwa kedatangannya beserta tim selain silaturahim juga menyampaikan sedikit bantuan berupa sebuah almari. Ia juga mengingatkan jemaah untuk senantiasa menjaga anak-anak dari kejahatan jalanan yang sedang marak.
“Selain itu juga dimohonkan untuk tidak menyalakan petasan karena bisa mengganggu kekhusyukan beribadah juga bisa menimbulkan bencana yang tidak diinginkan,” imbuh Mitha.
Tarling juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Arif Aryono. Berbagai macam dibahas oleh Ustaz Arif, di antaranya adalah keutamaan ilmu, dan penghapusan dosa di berbagai waktu.
“Semoga kita diberi kekuatan keiklasan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan sehingga mendapatkan ampunan dan menjadi manusia yang bertakwa,” pungkas Ustaz Arif. (Kusnadi KIM Tirto Gumregah Berbah)



