Peringati Hari Otonomi Daerah, Momentum Berikan Pelayanan Terbaik

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah dan Hari Kartini maka Pemerintah Kapanewon Gamping melaksanakan Upacara pengibaran Bendera Sang Merah Putih yang berlangsung di halaman kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Jumat (28/4/2023) yang diikuti oleh berbagai institusi di tingkat Kapanewon Gamping.

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Nogotirto dipimpin oleh Wakil Komandan Koramil 17/GP, Kapten Bambang Subyantoro yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menggantikan Panewu Gamping, Yakti Yudanto dikarenakan berada di Kabupaten Sleman untuk menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sleman yang meraih Peringkat III Kinerja Kapanewon Terbaik.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko, dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, beserta seluruh staf sekretariat Panwaslu Kecamatan Gamping turut hadir sebagai peserta upacara bersama stake-holder tingkat Kapanewon Gamping lainnya.

Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Kapten Bambang Subyantoro menyebutkan momen peringatan hari otonomi daerah yang bersih dan demokratis ke 27 tahun ini merupakan saat yang tepat guna merefleksikan kembali komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintah daerah yang baik, bersih, transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan mengusung tema ‘Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul’ menunjukkan bahwa otonomi daerah pada dasarnya memberikan kesempatan bagi daerah untuk menggali potensi daerah guna memacu percepatan dan pemerataan pembangunan lantaran setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban dalam berpartisipasi dalam pembangunan,” tutur Kapten Bambang dihadapan peserta upacara.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya otonomi daerah maka transparansi dan partisipasi publik menjadi dasar dan tolok ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga dapat dipertanggung-jawabkan kepada masyarakat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Bupati Sleman Ajak Masyarakat Percepat Pembangunan Daerah Pada Peringatan Hari Kartini dan Otda

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan upacara peringatan Hari Kartini ke-144 dan Hari Otonomi Daerah ke-27, hari ini Jumat (28/3) di Lapangan Pemda Sleman. Bupati Kustini Sri Purnomo bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara diikuti oleh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kustini menyampaikan peringatan Hari Otonomi Daerah atau Otda menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintah daerah yang baik, bersih, transparan dan akuntabel. Tema peringatan kali ini yaitu “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Bupati mengajak peserta upacara untuk menggali potensi daerah dalam memacu percepatan pembangunan.

“Dengan adanya otonomi daerah transparansi dan partisipasi publik menjadi dasar dan tolok ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” jelas Kustini.

Sementara pada momen peringatan Hari Kartini, Kustini berharap semakin terbuka kesempatan bagi perempuan untuk semakin berdaya dan mengambil peran yang sama dengan laki-laki baik dalam keluarga, masyarakat, sosial dan negara.

Kustini menambahkan, Pemkab Sleman terus memberikan dukungan untuk meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan. Hal ini ditunjukkan dengan angka Indek Pembangunan Gender tahun 2022 sebesar 96,36 poin.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam mensukseskan pembangunan. Perlu diingat bahwa setiap arah pembangunan sangat membutuhkan peran dan kontribusi perempuan, contohnya adalah penurunan prevalensi stunting, pencegahan kekerasan jalanan dan pemberdayaan keluarga,” ucap Kustini.

Dalam suasana peringatan Hari Kartini, Kustini juga menerima buku “Deru Kartini Sleman 2023” karya Athiful Khoiri.

Usai upacara, Bupati didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa dan Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya, menyerahkan Penghargaan Penilaian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2022. Terdapat 3 perangkat daerah yang memperoleh nilai terbaik 1-3 yang terdiri dari, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.




Pererat Silaturahmi untuk Tingkatkan Prestasi

Sleman – Guru dan karyawan beserta komite sekolah SD Negeri Jetak Kapanewon Godean pada hari Kamis (27/4/2023) mengadakan Syawalan bertempat di rumah sorang guru yaitu, Syaryanto guru PAI. Acara tersebut dihadiri oleh Pengawas SD Kunta Wijayandani, Pengawas PAI Mursiyam,  kepala Sekolah beserta guru dan karyawan SD Jetak, juga komite dan perwakilan kelas.

Triono Kepala SD Negeri Jetak dalam sambutannya berharap momen silaturahmi ini dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi baik di tingkat Kapanewon  maupun Nasional.

” Marilah kita jadikan monent dihari Raya Idulfitri ini untuk untuk mencapai prestasi yang lebih baik,” ajak Triono

Sedangkan Mursiyam selaku Pengawas PAI Kapanewon Godean dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan syawalan tersebut. Dirinya berharap agar Syawalan bisa mempererat tali silaturahmi dan menguatkan rasa persatuan dalam lingkup kerjanya.

Uraian hikmah syawalan sendiri disampaikan oleh Ustaz Agung Budiyanto, Dosen Pascasarjana UGM. Dalam tausiahnya, Agung mengajak para guru untuk menjadi guru yang inpirastif sehingga akan selalu menjadi kenangan para siswanya.

Ia juga mengingatkan bahwa di dunia ada empat hal yang membuat sombong yaitu harta, jabatan, anak dan keluarga.

“Manusia harus selalu ingat, bahwa ada kehidupan setelah mati, kita melupakan akherat tapi di dunia tetap diingat,” pungkas Agung. (Giek/ KIM Sumber Biwara Moyudan )




3000 Jemaah Ikuti Salat Ied di Lapangan Bangunkerto

Sleman – Gema takbir dan tahmid mengalun di Lapangan Ngablak Bangunkerto Turi Sleman, Jumat (21/4/2023). Sebanyak 3000 jemaah memadati lapangan sejak pukul pagi untuk bersama-sama bertakbir sebelum melaksanakan Salat Idulfitri yang diselenggarakan PHBI PRM Sidoharjo.

Bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat adalah Basuki Kasihono. Dalam kesempatan tersebut, Basuki menuturkan bahwa bulan Syawal adalah momen kemenangan umat islam setelah menjalankan kewajiban berpuasa selama bulan Ramadan.

 “Kita masih diberi kesempatan maka kesempatan itu mestinya kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk  kita gunakan untuk beribadah kepada Allah dan keinginan yang sama terdapat kita menjadi insan yang lebih baik. Kita harus banyak dan bersikap dari perilaku Ramadan kita kemarin betapa banyak nilai-nilai Ramadan yang mestinya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari mesti Romadhon sudah meninggalkan kita,” ujar Basuki.

“Semoga kita semua dituntun selalu menjadi orang-orang yang bersyukur dan ingat dalam tubuh kita mengalir darah perjuangan bapak dalam tubuh kita mengalir air susu ibu, tegakah kita sekali lagi tegakah kita menjadi orang yang tidak baik marilah menjadi pegiat kebaikan,” imbuh Basuki.                                                                                                    

Pada kesempatan tersebut juga terkumpul infak sejumlah Rp 18 juta dari para jemaah yang hadir yang nantinya akan digunakan untuk peningkatan penyelenggaraan kegiatan keislaman di Bangunkerto. (Arief Hartanto)




Halal Bihalal Masjid Al-Falah Sumbersari

Moyudan – Rangkaian kegiatan Ramadan Masjid Al-Falah Sombangan, Sumbersari, Moyudan, Sleman diakhiri dengan Halal Bihalal pada hari Sabtu (21/4/2024) Acara tersebut dihadiri oleh Dukuh Sombsngan Agus Sartono dan seluruh warga jamaah masjid.

Jazuli ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid Al Falah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga jemaah yang sudah mendukung kegiatan Ramadan di Masjid Al-Falah, seperti memberikan sedekah takjil, minum dan snack untuk tadarus.

“Semoga Allah SWT menerima ibadah puasa dan amalan Ramadhan yang telah kita lakukan,” tutur Jazuli.

Dukuh Sombangan Agus Sartono dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi kegiatan Ramadan 1444 di Masjid Al Falah.

“Apabila kami ada salah dan khilaf juga mohon dimaafkan, semoga Masjid Al Falah lebih makmur dan lebih maju,” harap Agus. (Giek/ KIM Sumber Biwara Moyudan)