Panwaslu Kecamatan Depok Gencar Sosialisasikan Posko Kawal Hak Pilih

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Depok gencar menyosialisasikan keberadaan Posko Kawal Hak Pilih kepada masyarakat, di sela kesibukkan melakukan Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih, Senin (17/4).

Komisioner Panwaslu Kecamatan Depok Muhammad Muamar Zaenuddin Ekhsan mengatakan, pihaknya telah mendirikan Posko Kawal Hak Pilih selepas Apel Siaga Kawal Hak Pilih Bawaslu Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu.

“Posko Kawal Hak Pilih ini dimaksudkan agar masyarakat Depok Sleman yang belum terdaftar dalam daftar pemilih pada Pemilu tahun 2024 bisa segera didaftarkan,” kata Muamar, Senin, (17/4).

Pasalnya, lanjut Muamar, salah satu tahapan yang paling krusial dalam pemilu adalah pemutakhiran data daftar pemilih.“Karena ini akan menentukan hak konstitusional warga negara, yaitu hak untuk dapat memilih pada hari pemungutan suara. Panwaslu Kecamatan Depok akan terus kawal hak pilih warga, jangan sampai ada yang terlewat, siapa pun dia,” katanya.

Warga yang belum terdaftar dalam data hak pilih, imbuh Muamar, dapat melakukan pengaduan secara daring atau mendatangi Kantor Panwaslu Kecamatan Depok yang berada di Gedung Sasana Kapti Kompleks Kantor Kecamatan Depok Jalan Padjajaran, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman. (Athiful/KIM Depok).




Roots Day MAN 2 Sleman Upaya Hentikan Bullying dan Tingkatkan Prestasi

Bullying adalah peristiwa yang wajib dicegah sedini mungkin karena berdampak buruk pada anak yang mengalami maupun melakukan bullying. Saat ini berbagai upaya yang dilakukan untuk mencegah dan menangani bullying di satuan pendidikan dengan tujuan menjadi menjadikan satuan pendidikan yang ramah anak, salah satunya dengan kegiatan Roots Day yang diselenggarakan MAN 2 Sleman pada Senin (17/4/2023).

Roots Day adalah kegiatan kampanye pencegahan bullying dan deklarasi anti bullying yang diinisiasi oleh agen perubahan. Roots Day menjadi puncak dari Program Pencegahan Bullying “Roots” yang merupakan kerjasama antara UNICEF dan Kementerian Agama RI untuk mendukung Madrasah Ramah Anak.

Program Roots (yang berarti akar dalam bahasa Inggris) bermaksud untuk mencegah bullying dari akarnya menggunakan teori jejaring sosial yang berpusat pada siswa. Agen lerubahan dipilih oleh teman-temannya sendiri melalui sistem voting, kemudian dilatih oleh fasilitator guru selama 15 kali pertemuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mencegah bullying dan menyebarkan perilaku positif di madrasah.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Abd Su’ud dalam sambutannya menyampaikan bahwa MAN 2 Sleman harus berbangga hati sebagai salah satu madrasah piloting pencegahan bullying di DIY dan Madrasah Inklusi. “MAN 2 Sleman harus menjadi madrasah yang aman dan ramah anak dan menjadi contoh bagi madrasah lainnya,” imbuhnya.

Fauzia Firdanisa, Staf Perlindungan Anak UNICEF Jakarta memberikan apresiasi kepada MAN 2 Sleman yang sudah menerapkan disiplin positif dan Roots untuk mendukung Program Madrasah Ramah Anak. Menurut Fauzia, Roots Day ini bukan akhir tapi awal bagi MAN 2 Sleman untuk melanjutkan menyebarkan pesan pesan anti bullying dan melakukan kegiatan positif di madrasah agar madrasah bebas dari perundungan dan terus berprestasi.

Dalam rangkaian kegiatan Roots Day di MAN 2 Sleman, agen perubahan mengkampanyekan perilaku positif dan pesan anti perundungan kepada warga madrasah melalui karya seni, drama puisi, deklarasi madrasah tanpa bullying serta talkshow tentang persoalan bullying yang dipandu oleh fasilitator guru yang menghadirkan Arie Rukmantara, Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa-Bali, Riska Puspitasari, KSKK Kemenag RI, Perwakilan Agen Perubahan, dan Perwakilan Fasilitator Guru dari MAN 2 Sleman.

Riska Puspitasari, Kasi Kelembagaan dan Kerja Sama KSKK Kemenag RI menyampaikan bahwa dukungan kebijakan sudah dilakukan di Kementerian Agama, karena Kementerian Agama sudah ada surat edaran tentang sekolah ramah anak, bahwa sekolah di bawah Kemenag menjadi madrasah ramah anak, yang di dalamnya terdapat indikator sekolah aman dan nyaman tanpa kekerasan dan bullying.

Sementara Arie Rukmantara, Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Jawa-Bali menegaskan pentingnya usaha pencegahan bullying di madrasah. “Harapannya pencegahan selalu dilakukan, karena ketika anak telah menjadi korban, tidak hanya itu menyebabkan dampak negatif bagi fisik dan mental anak, pemulihan dan rehabilitasi akan mengabiskan biaya yang sangat besar bisa jutaan rupiah bahkan lebih,” tegasnya. (Sinung/KIM Gamping)




Jaga Kondusivitas Jelang Lebaran, Kapolresta Sleman Kontrol dan Cek Sarpras Pospam Gamping

Guna memastikan pelaksanaan Pengamanan Operasi Ketupat Progo 2023 termasuk kesiapan menghadapi mudik lebaran berlangsung dengan kondusif khususnya di wilayah Kapanewon Gamping dan sekitarnya, Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Sleman, AKBP Yuswanto Ardi bersama jajarannya melakukan pengontrolan dan pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana Pos Pengamanan yang berlokasi di Jalan Wates Km. 5 depan Pasar Gamping, Sleman, Senin (17/4/2023) malam.

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Yuswanto Ardi disambut secara langsung oleh Kepala Pos Pengamanan Gamping, AKP Koesworo beserta anggota Kepolisian Sektor Gamping yang mengatakan bahwa operasional pelayanan pengamanan lebaran tahun ini dimulai pukul WIB pada Selasa tanggal 18 April hingga Senin tanggal 1 Mei 2023 selama 14 hari.

AKP Koesworo menyampaikan tujuan pendirian pos pengamanan sebagai wujud pelayanan kepolisian kepada masyarakat pengguna jalan khususnya para pemudik yang melintas di Jalan Raya Yogya – Wates Km. 5 yang berada di wilayah Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.

“Kita perlu mengantisipasi adanya peningkatan volume kendaraan saat mudik dan libur panjang lebaran 2023 di ruas Jalan Wates yang menjadi akses pintu masuk dan keluar para pemudik saat melintas di wilayah Kapanewon Gamping agar arus lalu lintas terkendali,” imbuhnya.

Gelar apel pasukan pengamanan yang melibatkan seluruh lembaga terkait di Kapanewon Gamping telah dilaksanakan pada hari minggu malam yang lalu di halaman Ruko Pelem Gurih Kapanewon Gamping yang dihadiri Kepala Kepolisian Sektor Gamping, Kompol Surahman beserta anggota kepolisian sektor Gamping, Komunitas Relawan, serta Badan SAR Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal senada dituturkan oleh AKBP Yuswanto Ardi bahwa menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023 khususnya kebiasaan masyarakat melakukan mudik, perlu adanya pengamanan guna mencegah peristiwa yang mungkin terjadi seperti kecelakaan lalu lintas, maupun tindak kejahatan atau kriminal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat mulai saat menjelang hingga pasca perayaan lebaran.

“Saya juga berpesan kepada seluruh masyarakat supaya patuh dan menaati peraturan lalu lintas dalam berkendara di jalan raya saat melakukan arus mudik maupun arus balik,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Sarasehan Si Bakul Upaya Motivasi UMKM Untuk Naik Kelas

Dalam rangka mensosialisasikan kegiatan dan dukungan pemerintah terhadap UMKM, memotivasi UMKM agar naik kelas, dan mengedukasi masyarakat agar peduli dan mencintai produk lokal DIY, Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) DIY bersama DPRD DIY menyelenggarakan Sarasehan Si Bakul pada Senin (17/4/2023) di Joglo Tanjung, Banteran, Donoharjo, Ngaglik, Sleman.

Aris Eko Nugroho, Paniradya Pati DIY menjelaskan bahwa Si Bakul Jogja adalah sistem informasi pembinaan koperasi dan pelaku usaha di DIY yang merupakan salah satu program terpadu dari Pemda DIY melalui Dinas KUKM DIY yang dilaksanakan dengan sistim inkubasi bisnis. Pembinaan dan pendampingan terhadap UMKM dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

“Kegiatan pembinaan dan pendampingan dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM selama 6 bulan penuh.  Jika sudah mengikuti suatu pelatihan harus menerapkan hasil pelatihan tersebut sebelum mengakses pelatihan berikutnya agar hasil pelatihan benar-benar diaplikasikan dalam usaha,” jelas Aris.

Sementara itu, Lurah Donoharjo, Hadi Rintoko menyampaikan bahwa komoditi pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Donoharjo di samping peternakan dan perikanan. “Selain mengupayakan pengolahan pertanian hortikultura dengan sentuhan teknologi, juga mengembangkan produk turunan hasil pertanian seperti salak menjadi pie, keripik, manisan,” jelas Hadi.

Hadi melanjutkan bahwa yang menjadi program pemerintah kalurahan adalah bagaimana UMKM  bisa menyejahterakan. Untuk itu dilakukan kerja sama dengan akademisi, perusahaan, juga pemerintah sehingga mendorong percepatan. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Raperda Pamong Kalurahan Upaya Tingkatkan Kinerja Aparatur yang Profesional

Dalam upaya peningkatan kualitas aparatur, digelar Dengar Pendapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pamong Kalurahan bertempat di Joglo Kamtanan, Rumah kediaman Sukamto, Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Minggu (16/04/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh kader partai tersebut, menghadirkan Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman, Samsul Bakri, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswoyo, serta Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sleman, Janu Ismadi.

Dalam sambutannya, Sukamto menyampaikan bahwa raperda ini merupakan revisi dari Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengisian Perangkat Desa. Dengan kegiatan dengar pendapat ini, harapannya akan mendapat masukan dari masyarakat tentang perda yang sudah dijalankan.

Sementara Samsul menyampaikan bahwa dalam rapera yang baru diharapkan terbentuknya sumber daya manusia yang bagus yang berdampak pada kinerja aparatur yang profesional. Ia menerangkan ada beberapa perubahan dalam rancangan perda yang baru yaitu pada judul, nomenklatur, tata cara pengisian, dan pamong terpilih paling sedikit 5 tahun menjabat setelah itu bisa mundur. Juga dalam kepanitiaan, yang sebelumnya anggota BPKal bisa menjadi panitia, sementara dalam perda yang baru BPKal hanya sebagai pengawas.

Ia juga menjelaskan bahwa wewenang lurah yang semakin meluas dengan fasilitas mutasi bagi pamong Kalurahan yang dirasa tidak capable dibidangnya bisa dilakukan. Sementara khusus untuk ujian tulis calon dukuh, bobot ujian praktik lebih besar dari ujian tulis karena diharapkan dukuh terpilih akan siap pakai terjun ke masyarakat setelah pelantikan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)