Pentingnya Manajemen Pengelolaan Data bagi Lembaga kesejahteraan Sosial

Sleman – Sebanyak 51 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Kabupaten Sleman berkumpul dalam Temu Forum LKS se-Kabupaten Sleman yang digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Sleman Rabu (17/5/2023) di Panti Asuhan Tafaqquh Fiddin, Kendal Bangunkerto, Turi.

Mustadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengatakan bahwa Forum Koordinasi LKS Sleman kali ini mengangkat tema Manajemen Pengelolaan Data bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial.

“Hal ini dikarenakan menjadi salah satu tugas Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan dan penguatan kepada lembaga sosial di Kabupaten Sleman,” ujar Mustadi.

Salah satu materi yang ditampilkan dalam pertemuan tersebut adalah membahas mengenai Manajemen Pengelolaan Data bagi tembaga Kesejahteraan Sesial yang disampaikan oleh Ketua PSP DPD Yogyakarta Irwan Fauzi

“Kegiatan ini dalam upaya untuk mengedukasi pengurus LKS terkait Manajemen data LKS ,sharing terkait pengelola data di LKS serta nantinya akan menghasilkan adanya serta peningkatan pemahaman bagi pengurus LKS terkait manajemen data,” ujar Irwan.

Menurut Irwan, data sendiri pada dasarnya adalah kumpulan fakta mentah, angka, atau detail yang diperoleh melalui pengamatan atau pengukuran. Data belum memiliki konteks atau makna yang jelas.

Sedangkan informasi adalah data yang telah diolah, diorganisir, dan diberi makna atau konteks sehingga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang suatu topik atau situasi.

“Manajemen pengelolaan data merujuk pada serangkaian kegiatan dan proses yang dilakukan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, melindungi, dan menggunakan data dengan efektif dan efisien,” jelasnya.

“Tujuan utama dari manajemen pengelolaan data adalah untuk memastikan ketersediaan data yang akurat, terpercaya, dan relevan untuk mendukung pengambilan keputusan pada suatu lembaga,” imbuh Irwan.




Panewu Berbah yang Baru Resmi Bertugas

Sleman – Pemerintah Kapanewon Berbah melakukan proses Serah Terima Jabatan Panewu dari Panewu lama Rohmiyanto, ke Panewu yang baru yaitu Tri Akhmeriyadi di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Selasa (16/5/2023). Proses serah terima jabatan dihadiri langsung oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Hy. Aji Wulantara.

Rohmiyanto yang dipindahtugaskan ke Kapanewon Godean per 9 Mei 2023 menuturkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya bertugas menjadi Panewu di Kapanewon Berbah selama 14 bulan dari 2021 sampai 2023.

“Sebenarnya penugasan di Berbah adalah yang ketiga. Tahun 2010 selama 3 tahun, 2018 selama 14 bulan. Meski penugasan sudah berpindah semoga silaturahmi tetap terjaga. Mohon maaf dan terimakasih,” ujar Romiyanto.

Sedangkan panewu Berbah yang baru Tri Akhmeriyadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai SK bupati Sleman nomor 30 Mei 2023, dirinya mendapatkan promosi penugasan sebagai Panewu di Kapanewon Berbah, setelah sebelumnya sebagai Panewu Anom di Kapanewon Sleman.

“Mohon dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak untuk bisa meneruskan pembangunan harapannya Berbah bisa lebih baik lagi,” tutur Tri.

Sementara Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Hy Aji Wulantara mengatakan bahwa mutasi dan promosi jabatan adalah hal biasa dalam pemerintahan, sesuai dengan sumberdaya dan kompetensi yang cukup dengan kapasitas penugasan.

“Panewu adalah kepanjangan tangan dari pemerintah kabupaten yang akan meneruskan kebijakan pemerintahan. Kerja sama dan dukungan dari semua pihak yang ada di pemerintahan kapanewon akan membuat pembangunan lancar dan menjadi lebih baik,” ungkap Aji.”

Semoga dengan panewu yang baru Berbah menjadi lebih baik lagi,” imbuh Aji mengakhiri sambutannya. (Kusnadi/Kim Berbah)




Meriahkan Hari Jadi Sleman ke 107, KB/TK Insan Cendekia Gelar Karnaval Budaya

Sleman – Menyongsong hari jadi Kabupaten Sleman yang ke-107, KB/TK Insan Cendekia yang berada di Donokerto Turi mengadakan kegiatan Karnaval Budaya pada Sabtu (13/5/2023).

Nanik Purwaningsih, Kepala KB/TK Insan Cendekia menyampaikan bahwa Karnaval Budaya ini selaras dengan tema peringatan Hari Jadi Sleman ke 107 yakni Nyawiji lan Murakapi sesarengan Mbangun Sleman.

“Di mana dengan ini KB/TK Insan Cendekia akan meningkatkan kebersamaan dan membangun rasa bersatu antara orangtua wali murid dan pengasuh untuk memberikan bimbingan dan memfasilitasi anak-anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik serta maksimal. Sehingga kedepan anak-anak menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah dan berguna untuk semua orang,” ujar Nanik.

Kegiatan sendiri diikuti oleh 106 anak dengan 10 pendamping/guru, di mana setiap peserta diajak menaiki kereta kelinci berkeliling dusun-dusun di Kapanewon Turi.

“Selain memupuk kebersamaan, anak-anak juga belajar untuk mengendalikan diri serta banyak pengalaman yang diperoleh saat melewati tempat-tempat tertentu, seperti tempat pembuatan pelet (makanan ikan),  pengisian tanki air, barak-barak pengungsian  serta berbagai hal yang menambah wawasan dan pengenalam lingkungan sekitar,” terang Nanik.

Karnawal juga diramaikan dengan 1 pick up yang membawa pasukan drumband serta konvoi orangtua/wali dengan sepeda motor dengan mentaati peraturan tertib lalu lintas.

Berbagai kegiatan yang dilakukan KB Insan Cendekia sebagai perwujudan Visi sekolah yakni terwujudnya peserta didik yang berakhlak mulia, cerdas, mandiri dan berkhebhinekaan global.

“Dengan program kegiatan pembelajaran yang merdeka dan didukung kegiatan ekstrakurikuler seperti IQRA’, drumband, menari, melukis, menang, membaca diharapkan bisa membantu mencapai tujuan sekolah yang juga didukung dengan lolosnya Sekolah Menjadi Sekolah Penggerak tahun ini,” tutup Nanik. (Arief Hartanto)




Jadikan Pengawas Pemilu Profesional dan Akuntabel, Bawaslu Sleman Lakukan Pembinaan Aparatur

Sleman – Guna mewujudkan pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan yang berkepastian hukum, profesional, akuntabel, dan efisien pada Pemilihan Umum serentak 2024 maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan fasilitasi dan pembinaan aparatur pengawas pemilu yang berlangsung di Hotel Crystal Lotus Yogyakarta, Jumat (12/5/2023).

Kegiatan pembinaan aparatur pengawas pemilu yang dibarengi dengan pelantikan anggota Panwaslu Kecamatan Penggantian Antar Waktu (PAW) di Kecamatan Kalasan  dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa didampingi Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Vici Herawati, beserta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Arjuna Al Ichsan Siregar.

Dalam sambutannya, M. Abdul Karim Mustofa mengatakan bahwa menjadi pengawas pemilu harus memiliki soliditas agar mampu melaksanakan tugas dengan baik, sehingga dapat membangun pondasi yang kokoh untuk menjalankan dan menjaga kepentingan demi menegakkan demokrasi.

“Selain itu, Panwascam harus berintegritas. Artinya memiliki kesamaan antara perkataan dan perbuatannya agar dipercaya orang lain, bersikap obyektif dan menjunjung tinggi netralitas sesuai prinsip independen,” tegas Karim.

Sementara, Vici Herawati menekankan mengenai jenis kegiatan pembinaan yang dapat dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman berupa peningkatan kapasitas yang meliputi bimbingan teknis, penyediaan wadah konsultasi, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, dan fasilitasi.

“Bentuk kegiatan pembinaan terhadap Panwaslu Kecamatan yaitu pengawasan kinerja pengawas Pemilu yang mencakup supervisi, pemantauan, evaluasi, dan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Pimpinan bawaslu Kabupaten Sleman,” terang Vici.

Adapun program pendidikan dan pelatihan merupakan kegiatan yang dirancang guna meningkatkan wawasan, pemahaman, pengetahuan, serta kecakapan pengawas pemilu dan sekretariat dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban sesuai tugas pokok dan fungsi pengawas pemilu pada setiap tingkatan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Tirakatan dan Potong Tumpeng Tandai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman di Sumbersari

Moyudan – Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Moyudan Sleman pada hari Minggu (14/5/2023) menyelenggarakan peringatan hari jadi Kabupaten Sleman ke 107sekaligus Syawalan. Acara tersebut dihadiri oleh Panewu Moyudan dan jajaran Forum Pimpinan Kapanewon, Pamong dan staf Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan.

Lurah Sumbersari, Sukadi dalam sambutanya menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tamu. Iaberharap kepada warga masyarakat untuk memberikan masukan agar dapat dirembug sehingga Sumbersari bisa lebih maju.

“Marilah kita wujudkan Sumbersari yang bersatu untuk membanngun bersama,” ajak Sukadi.

Harsawasana, Panewu Moyudan dalam sambutanya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pememeintah Kalurahan Sumbersari yang telah mengadakan tirakatan ini.

“Tirakatan dan doa bersama merupakan wujud syukur kita, semoga Sumbersari masyarakatnya tetap guyup rukun dan ayem tentrem,” ungkap Harsa.

Harsa juga menyampaikan pesan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo tentang perayaan HUT ke-17 Kabupaten Sleman. Dalam pesannya, Kustini menuturkan bahwa perjalanan sejarah Kabupaten Sleman merupakan contoh yang harus ditauladani oleh perangkat daerah kegiatan dengan watak yang bersahaja.

“Peringatan hari jadi Kabupaten Sleman yang ke 107 harus dijadikan kekuatan untuk mewujudkan Sleman yang lebih makmur gemah ripah loh jinawi. Pemerintah dan rakyat menyatu membulatkan tekad berusaha meningkatkan ekonomi, wisata, UMKM dan investasi di Kabupaten Sleman lebih berkembang,” tuturnya.

“Tekad bersatu padu bersama-sama membangun Sleman agar dapat dirasakan oleh masyarakat Sleman sesuai dengan tema hari jadi Kabupaten Sleman yaitu Nyawiji lan Murakabi Mbangun Sleman Sesarengan,” imbuh Kustini

Kustini juga mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk tetap bersatu menjaga persatuan dan kesatuan, guyup rukun visi Kabupaten Sleman yaitu mewujudkan Sleman Rumah Kita Bersama.

Menandai peringatan hari jadi Kabupaten Sleman dilakukan potong tumpeng oleh Lurah Sumbersari yang kemudian diserahkan kepada Panewu Moyudan. (Giek/ KIM Sumber Biwara Moyudan)