Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan Resmi Dilantik

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, R. Ay. Sri Hapsari Suprobo Dewi melantik Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan yang baru, Sri Suyamtiningsih pada Sabtu (10/6/2023) di Aula Lantai II Kantor Pemerintah Kapanewon Seyegan.

Prosesi pelantikan didahului dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Sleman nomor 08/KEP/PKK. KAB/VI/2023 tertanggal 10 Juni 2023, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dengan terlebih dahulu dibacakan naskah pelantikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sleman dan dilanjutkan penandatanganan Naskah Pelantikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten.

Acara dilanjutkan dengan serah terima dan penandatanganan berita acara dari Ketua TP PKK yang lama, Eka Suryanti kepada Ketua TP PKK yang baru, Sri Suyamtiningsih. Pada kesempatan itu pula, Sri Hapsari menyerahkan piagam penghargaan kepada Eka Suryanti dan Rachma Ika Safitrie atas pengabdiannya selama menjadi Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan.

Hapsari dalam sambutannya selain mengucapkan selamat bekerja kepada Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan yang baru dilantik, juga berpesan untuk segera bisa melaksanakan tugasnya yang tertuang dalam 10 Program Pokok PKK.

“Dengan munculnya Perpres No. 99 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, diharapkan di masa datang TP PKK Kabupaten akan mempunyai induk sehingga program dan kegiatannya lebih terukur. Demikian juga untuk TP PKK Kapanewon secara berjenjang. Artinya program dan kegiatan TP PKK harus mempunyai kejelasan hasil dan arahnya serta indikator pencapaiannya. Dengan demikian bisa dirasakan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah,” jelas Hapsari.

Selain itu, Hapsari juga menyampaikan kepada Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan untuk berperan dalam menjaga kerukunan dan suasana damai dalam keluarga dan masyarakat, meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan program program PKK dan menjaga kebersamaan yang harmonis dalam melaksanakan kegiatan.

Samino, selaku Pembina TP PKK Kapanewon Seyegan dalam sambutannya menyampaikan selamat bekerja kepada ketua yang baru. Ia juga mengimbau untuk segera menyusun rencana kerja program 10 pokok PKK dan Kapanewon Seyegan siap untuk bersinergi dalam ketugasannya. Samino mengharapkan Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan dapat amanah dalam bekerja dan selalu diberi kelancaran. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Badko TKA-TPA Rayon Moyudan Dilantik

Moyudan –  Pengurus  Badan Koordinasi Taman Kanak – Kanak. Al Quran dan Taman Pendidikan Al Quran (Badko TKA-TPA) Rayon Kapanewon Moyudan Periode tahun 2022-2026 dilantik oleh Ketua Badko Daerah Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Farid Setyawan pada hari Minggu (11/6/2023) bertempat di Pendapa Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Pada pelantikan tersebut dihadiri oleh Panewu Moyudan beserta jajaran Muspika Kapanewon Moyudan, Lurah se Kapanewon Moyudan, Perwakilan Muhammadiyah dan NU.

Panewu Moyudan Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dilantiknya Pengurus Badko TKA-TPA Rayon Moyudan.

Lebih lanjut Harsowasono berharap Badko TKA-TPA Rayon Kapanewon Moyudan untuk bisa besinergi dan saling kerjasama dengan organisasi yang membina anak-anak lainnya.

“Selamat kepada pengurus Badko Rayon Moyudan, semoga bisa melaksanakan amanah dengan baik dan kami berharap bisa mewujudkan Moyudan yang ramah anak,” kata Harsowasono.

Pengurus Badko Daerah Kabupaten Sleman, Farid Setyawan  berharap agar Badko TKA-TPA Rayon Kapanewon Moyudan dalam pembuatan program mengacu 4 hal.

“4 hal yaitu optimalisasi ustadz-ustadzah, digitalisasi data, terwujudnya gedung dakwah sebagai kantor Badko, dan melindungi anak dari tindak kriminal,” tutup Farid. KIM Sumber Biwara Moyudan/Giek




BKL Suka Manunggal Ngaglik Studi Tiru di BKL Mugi Waras Moyudan

Moyudan – Bina Keluarga Lansia (BKL) Suko Manunggal, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman berkunjung ke BKL Mugi Waras, Blendung, Sumbersari Moyudan,  Sabtu (10/6/2023).

Rombongan sebanyak 30 orang itu didampingi oleh  Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kapanewon Ngaglik, Tafwidiati Abidah dan anggota Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) DIY, Suripto yang juga Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sembada Sleman. Kunjungan ini diterima oleh Panewu Moyudan,  Koordinator PKB Kapanewon Moyudan, Lurah Sumbersari, Dukuh Blendung, dan Ketua BKL Mugi Waras beserta segenap kadernya.

Ketua BKL Suko Manunggal, Mintarjo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut  bertujuan untuk belajar atau studi tiru.

“Kami ingin belajar dari sini, ingin tahu segala sesuatunya tentang BKL Mugi Waras, yang kemudian akan kami diterapkan di BKL kami,”  kata Mintarjo.

Selanjunya Ketua BKL Mugi Waras, Djumanah menjelaskan segala sesuatunya tentang   BKL Mugi Waras mulai tanggal berdirinya, maksud dan tujuan, kegiatan, pendampingan, studi banding, prestasinya, dan lain-lain.

“Kami dapat memiliki banyak seragam, alat kesenian, angklung, orjen, kereta jenazah, dapat berkegiatan, rekreasi dan lain-lain itu karena dapat bantuan-bantuan dari pemerintah, serta dapat uang pembinaan dari prestasi-prestasi yang kami peroleh,” kata Djumanah.

Sementara itu, Suripto yang menjabat sebagai Ketua Komda Lansia DIY 2018-2022 memberikan sambutan dan motivasinya. 

Suripto menyampaikan bahwa Komda Lansia sebagai mitra pemerintah turut berjuang dengan merumuskan kebijakan pemerintah yang kemudian tertuang dalam Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia, bagaimana mengurus kesejahteraannya, perawatannya, kemandiriannya, dan lain-lain.

“Dan implementasi tentang perda itu sudah terwujud di BKL Mugi Waras ini. BKL-nya ada, Posbindu-nya ada, LKS-nya ada, dan ketiganya berjalan dengan baik, kompak dan semangatnya luar biasa,”  kata Suripto.

Kemudian Suyadi dari BKL Suko Manunggal yang juga merupakan penyiar Radio Vedac FM dalam kesan dan pesannya menyampaikan apresiasinya terhadap BKL Mugi Waras.

“Kami senang sekali dan terharu datang disini diterima  dengan sepenuh hati, disambut dengan gejog lesung, angklung dan pelajarannya yang dapat kami petik untuk kemajuan BKL Suko Manunggal,” tutup Suyadi.  KIM Sumber Biwara Moyudan/Eny Ms




Sarjugi Kapanewon Seyegan Kembali Digelar

Pasar Jum’at Pagi (Sarjugi) Kapanewon Seyegan kembali digelar oleh Forkom UMKM Seyegan, Jum’at (9/6/2023) bertempat di Pendopo Kantor Kapanewon Seyegan. Acara ini dihelat rutin sebulan sekali sebagai ajang promosi produk UMKM di wilayah Seyegan.

Ketua Forkom UMKM Seyegan, Marzuni menyampaikan keluh kesahnya berkaitan dengan strategi yang tepat untuk membangkitkan animo bagi pelaku UMKM dari generasi muda.

“Perlu start up bagi generasi milenial untuk terjun ke UMKM. Era digitalisasi dalam segala aspek ini membutuhkan generasi yang bukan saja melek teknologi tapi juga punya sense of bussiness yang memadai. Pendeknya tidak saja cakap dalam kualitas produk namun juga fasih  dalam pemasaran produknya,” kata Marzuni.

Marzuni juga menyampaikan bahwa berbeda dengan bulan sebelumnya, kali ini kegiatan Sarjugi diikuti pula oleh Peserta pelatihan Tata Boga yang sudah 2 minggu dilaksanakan di Kapanewon Seyegan.

“Sebanyak 16 Peserta Pelatihan Tata Boga unjuk kebolehan memamerkan hasil kreasinya untuk dijual di stan yang sudah disediakan,” kata Marzuni.

Pelatihan Tata Boga sendiri diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja Kabupaten Sleman yang didanai dari kegiatan PUPM Kapanewon Seyegan.

Hadir dalam kegiatan sarjugi dan baking demo tersebut, Kepala BLK Kabupaten Sleman,  Rina Pandu Pertiwi mengapresiasi kepada peserta pelatihan boga yang belum genap 30 hari pelatihan sudah berani menampilkan karya boganya.

Rina juga berharap setelah selesai pelatihan, peserta dapat mengembangkan ketrampilan boganya untuk menjalankan bisnis.

“Peserta untuk membuka jaringan seluas – luasnya sehingga produk bisa terjual dan bisnis berjalan lancar,” kata Rina.

Rina menegaskan pihak BLK juga akan membantu untuk menawarkan produk dari peserta.

“Berkaitan dengan bisnis, BLK juga membantu untuk membuatkan NIB dan MBIZ,” tutup Rina. KIM Seyegan/Sutarto Agus




Bupati  Sleman Apresiasi Rakerwil RAPI Sleman atas Peningkatan Manfaat

Sleman – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja Wilyah di Gedung Bappeda, Minggu (11/6/2023). Kegiatan Rapat Kerja (Raker) RAPI Sleman merupakan serangkaian kegiatan setelah dilaksanakannya musyawarah wilayah pada tahun lalu, di tempat yang sama. Hadir dalam muswil, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, sekaligus membuka acara dan memberikan sambutan.

“Dengan ini, mengapresiasi adanya Rapat Kerja Wilayah  RAPI Kabupaten Sleman. Serta saya merasa bangga, pagi ini bersama-sama di hadapan para relawan yang tak kenal lelah  terus semangat membantu masyarakat. Dalam Rapat Kerja wilayah merupakan suatu kesempatan yang baik, untuk menyusun langkah, rencana sumbangsih mengoptimalkan peran RAPI,” ungkap Kustini.

Dirinya menambahkan, apa yang didapat dari Rakerwil RAPI Ini, merupakan cerminan dan dinamisasi dari optimalnya koordinasi dan konsolidasi semua unsur wilayah di Sleman. 

“Sleman adalah daerah yang rawan bencana, membutuhkan partisipasi dari anggota RAPI,” tukas Kustini.

“RAPI merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial, mampu berkomunikasi dengan radio ke berbagai wilayah, tanpa menggunakan pulsa. Semoga anggota RAPI selalu memasyarakat, memiliki kesadaran bersama, berbeda-beda golongan tapi tetap membantu masyarakat,” imbuhnya.

Pembukaan Rapat Kerja RAPI Sleman dihadiri oleh Bupati Sleman, unsur FORKOMPIMDA yaitu POLRES, KODIM juga utusan dari Dinas Sosial Sleman, Dinas Pendidikan Sleman,  Basarnas, PMI, ORARI dan FK2RS.

Dari Internal RAPI, hadir pula Ketua RAPI DIY, Nurdi Antoro, beserta jajaran Pengurus Daerah 12 DIY, Pengurus Wilayah RAPI Sleman,serta perwakilan dari 11 RAPI Lokal setingkat keamatan di Sleman.

Setelah sesi pembukaan Rapat Kerja Wilayah RAPI Sleman, dilanjutkan  sesi pembahasan rencana kerja hingga sore hari. Peserta rapat kerja terbagi menjadi 3 komisi dengan materi bahasan bidang yang berbeda. Komisi A tentang bidang sumber daya manusia,Komisi B tentang bidang organisasi dan Komisi C tentang hukum dam inovasi.

Hasil rumusan rapat kerja akan digunakan sebagai acuan kerja organisasi hingga 5 tahun mendatang. (Iswara JZ12ARI)