Pemkab Sleman Dukung Pengembangan UMKM Sleman

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan PT Indomarco Prismatama selenggarakan pelatihan kewirausahaan mandiri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sleman bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, Senin (19/6). Pelaksanaan pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM ini melibatkan 75 UMKM di Sleman yang telah lolos kurasi dan bermitra dengan retail modern di bawah naungan PT Indomarco Prismatama.

Kustini Sri Purnomo mengatakan jumlah UMKM di Sleman terus bertambah setiap tahunnya. Kondisi tersebut, menurutnya perlu diimbangi dengan pengembangan UMKM dari mulai kualitas dan pemasarannya, salah satunya melalui kemitraan dengan retail modern.

“Jumlah UMKM saat ini terus mengalami peningkatan. Terlebih, teknologi saat ini mengalami kemajuan yang pesat, sehingga pelaku UMKM dituntut untuk terus mengembangkan produknya dan dituntut untuk kreatif dalam pemasarannya. Pelatihan kewirausahaan ini menjadi salah satu upaya Pemkab Sleman dalam mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan produknya,”

Kustini menyebut Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman terus mendorong peningkatan UMKM Sleman agar naik kelas sehingga menghasilkan produk yang dapat bersaing.

Sementara itu, Branch Manager PT Indomarco Prismatama, Royanto Budi mengungkapkan kemitraan UMKM Sleman dengan retail modern di bawah PT Indomarco telah dimilai sejak tahun 2019. Sementara pelatihan kewirausahaan mandiri bagi UMKM Sleman telah dilaksanakan sebanyak 12 kali.

“Pelatihan kewiraushaan bagi UMKM ini bertujuan agar UMKM Sleman bisa bersaing, bisa naik kelas, salah satunya bermitra dengan retail modern sehingga pemasarannya semakin luas,” katanya.

Lebih lanjut, Royanto menjelaskan dalam pelatihan kewiraushaan ini, para mitra UMKM akan diberikan dibekali pengetahuan terkait strategi pengikatan kualitas produk. Selain itu, dalam kegiatan tersebut Ia juga menyiapkan bantuan bagi UMKM Sleman berupa dua unit gerobak UMKM dengan proses pengundian, dan bantuan 75 sealer.




Wabup Sleman Dukung Pelaksanaan Pendidikan Kesetaraan

Sleman – Pelaksanaan Sleman School Expo 2023 pada hari kedua, Senin (19/6), tampak berbeda dari sebelumnya. Usai menampilkan kreasi siswa siswi PAUD pada hari pertama, kini giliran kelompok Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang unjuk tampil pada Sleman School Expo Pendidikan Kesetaraan dan Pendidikan Masyarakat. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa turut hadir sekaligus memberikan arahan untuk acara yang dilaksanakan di Hotel Prima SR itu.

Wakil Bupati Danang Maharsa, memberikan dukungan terhadap kegiatan yang fokus pada pendidikan non-formal ini. Danang menyampaikan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan.  Tak hanya melalui pendidikan formal, namun masyarakat juga bisa mengakses pendidikan melalui jalur non-formal.

“Belajar itu tidak memandang usia. Maka jangan malu. Bagi yang tidak bisa meneruskan pendidikan formal bisa dilanjutkan dengan menempuh pendidikan kesetaraan,” ucap Danang.

Di samping itu, Danang juga memberikan arahan agar orang tua dan tenaga pendidikan dapat menanamkan pendidikan karakter kepada anak. Sebab di era saat ini, pendidikan karakter menjadi salah satu tonggak untuk menjaga karakter bangsa. Dengan begitu, anak tidak akan melupakan nilai-nilai tata krama di samping meningkatkan kualitas akademik.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, menjelaskan bahwa pendidikan kesetaraan menjadi salah satu fokus Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Melalui School Expo Pendidikan Kesetaraan ini, pihaknya ingin menginspirasi dan memberikan semangat kepada semua peserta untuk terus berjuang dalam memperoleh pendidikan yang setara.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi wadah yang memperkuat semangat belajar, memberikan pengetahuan baru, dan membangun jaringan kolaborasi antara peserta, guru, dan lembaga pendidikan,” jelas Ery.

Dilanjutkan Ery, Dinas Pendidikan Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi semua, termasuk bagi masyarakat yang menghadapi tantangan dalam mendapatkan pendidikan formal. Ia pun berharap dukungan dari semua pihak untuk terus bergerak maju dalam mencapai pendidikan yang setara bagi semua individu.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati sekaligus meninjau stand-stand pameran dari berbagai lembaga pendidikan, yang terdiri dari sanggar kegiatan belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan lembaga kursus pelatihan.




Peringatan HUT ke-75 Kalurahan Sidoarum Hadirkan Kirab Budaya Bedhol Projo

Sleman – Ribuan warga memeriahkan Kirab Budaya Bedhol Projo rangkaian Hari Jadi Kalurahan Sidoarum yang diselenggarakan dari Kantor Kapanewon Godean hingga Kantor Kalurahan Sidoarum, Minggu (18/6).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo turut hadir dan mengikuti pelaksanaa Kirab Budaya Bedhol Projo yang rutin diselenggarakaan setiap tahunnya. Selain itu, Kustini juga melepas secara langsung kirab budaya bedhol projo.

Lurah Sidoarum, Hetty Pujiastutik menyampaikan bahwa Kirab Budaya Bedhol Projo ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kalurahan Sidoarum Ke-75 tahun.

Ia menuturkan penyelenggaraan, kegiatan ini melibatkan warga untuk berpartisipasi dalam kirab budaya dengan rute Kantor Kapanewon Godean menuju Kantor Kalurahan Sidoarum.

Selain Prajurit Bregadha, kirab budaya ini juga dimeriahkan dengan arak arakan ogoh – ogoh dan kira gunungan.

Sementara Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan apresiasinya atas pelaksanaan Kirab Budaya Bedhol Projo sebagai bagian dari pelestarian budaya di Kabupaten Sleman.

“Kirab budaya ini merupakan bagian dari pelestarian kebudayaan. Selain itu, kegiatan ini (kirab budaya) menjadi momentum untuk menunjukan semangat kebersamaan warga Sidoarum,” katanya.

Lebih lanjut, Kustini juga mengingatkan agar warga tidak hanya menjadikan Kirab Budaya Bedhol Projo ini hanya sebatas hiburan, tetapi juga sebagai kebanggaan bersama yang harus terus diperkuat dan dilestarikan pelaksanaannya.




Bupati Sleman Dorong Adanya Kolaborasi Dalam Sistem Pendidikan

Sleman – Sleman School Expo PAUD 2023 telah resmi dibuka Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, pada Minggu (18/6). Acara yang digelar di Prima SR Hotel & Convention itu dibuka secara simbolis dengan memainkan alat musik tradisional angklung bersama Bupati dan seluruh tamu undangan.

Bupati Kustini menyambut baik pelaksanaan Sleman School Expo tingkat PAUD. Acara ini dinilai memfasilitasi berbagai potensi siswa paud. Dengan memahami bakat dan potensi yang dimiliki anak, Bupati mengatakan hal itu menjadi dukungan besar bagi kesuksesan anak. Untuk itu, Kustini mengajak orang tua untuk lebih memberikan ruang kepada anak dalam mengembangkan minat dan bakatnya.

Kustini menambahkan, diperlukan kolaborasi antara seluruh pihak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi tersebut dapat diciptakan melalui dukungan orang tua, guru, pemerintah dan masyarakat. Sehingga, diharapkan seluruh pihak dapat memiliki kepedulian untuk menjaga anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Diperlukan adanya kolaborasi dari semua pihak. Bagaimana kita bisa nyawiji, bersatu, bersama untuk menggali potensi anak-anak kita. Guru dan orang tua pun perlu lebih meningkatkan perhatian dalam memahami dan membimbing potensi anak,” jelas Kustini.

Selaras dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, menyampaikan acara Sleman School Expo Paud 2023 menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan pendidikan berkualitas. Selain itu, pembelajaran di tingkat paud disebut Ery sebagai langkah awal pembentukan generasi cerdas.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas anak PAUD melalui program Sleman School Expo. Di samping itu juga sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan sistem pendidikan di Sleman,” kata Ery.

Ery menyebut, Sleman School Expo PAUD 2023 diisi dengan berbagai kegiatan seperti pameran pendidikan, dan penampilan potensi anak. Bupati dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran sekaligus meninjau masing-masing stand pameran dan mencoba beragam permainan edukatif hasil karya siswa.




Mandiri Jogja Marathon 2023 Diharap Dapat Dukung Sport Tourism di Sleman

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, turut berpartisipasi pada event Mandiri Jogja Marathon 2023, pada Minggu (18/6) pagi, dengan titik kumpul di komplek Candi Prambanan, Sleman. Kustini melepas start peserta Mandiri Jogja Marathon 2023, sekaligus ikut lari di kategori fun run 5 kilometer.

Event ini diikuti sebanyak delapan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara. Hadir pula pada acara tersebut Menteri BUMN, Erick Thohir, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta jajaran direksi bank Mandiri.

Ada empat kategori dalam event Mandiri Jogja Marathon 2023 kali ini, yakni Marathon 42 kilometer, Half Marathon 21 kilometer, 10 kilometer, dan fun run 5 kilometer. Kegiatan ini diramaikan dengan 69 UMKM dari Sleman dan sekitarnya, musik, serta door prize.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengapresiasi serta mendukung adanya kegiatan Mandiri Jogja Marathon 2023 ini. Selain dapat menjadi ajang untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, melalui kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Sleman.

“Dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung sport tourism yang ada di Kabupaten Sleman,” imbuhnya.

Sementara Vice President (VP) Bank Mandiri Area Yogyakarta, Evi Martiani, menyebutkan Mandiri Jogja Marathon 2023 kali ini merupakan yang ketujuh kalinya diadakan. Dijelaskan pada event lari ini melewati rute di dua Kapanewon, yakni Kalasan dan Ngemplak. Ia menjelaskan bahwa tujuan diadakannya event ini diantaranya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM.

“Jadi khusus yang 5 kilometer tidak dilombakan, fun run saja. Jadi disepanjang rute ini kami edukasi dan fasilitasi para UMKM dan warga setempat untuk dapat berpartisipasi. Harapannya ekonomi masyarakat bisa meningkat,” ujarnya.