Festival Upacara Adat Tingkat Kabupaten Sleman 2023 Resmi Dibuka

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka acara Festival Upacara Adat Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2023 pada Senin, (12/6) di Lapangan Sumedang, Kalurahan Purwobinangun, Pakem. Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan secara simbolis oleh Bupati Sleman.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman, Edy Winarya melaporkan bahwa tujuan acara ini adalah melestarikan dan mengembangkan seni tradisional khususnya upacara adat kemudian juga menjadi media pembinaan dan wadah bagi pelaku seni dan upacara adat di Sleman.

“Dengan adanya media pembinaan dan wadah berkreasi, diharapkan dapat melestarikan dan mengembangkan seni tradisional khususnya upacara adat,” ujarnya

Edy melaporkan, Festival Upacara Adat 2023 Tingkat Kabupaten Sleman diikuti kelompok perwakilan dari 17 Kapanewon se-Kabupaten Sleman. Penyelenggaraan dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 12-13 Juni 2023 mulai pukul hingga selesei di Lapangan Sumedang, Kalurahan Purwobinangun Pakem.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan, penyelenggaraan festival ini merupakan komitmen dan upaya Pemkab Sleman dalam melindungi, melestarikan dan menjaga keragaman upacara adat yang ada di Kabupaten Sleman. Ia menambahkan, seniman di Kabupaten Sleman juga dapat memanfaatkan festival ini sebagai wahana berkreasi serta unjuk kreativitas.

“Saya berharap dengan festival ini menjadi sarana dan usaha kita bersama untuk nguri-uri serta menjaga berbagai keragaman upacara adat yang ada di Kabupaten Sleman,” imbuhnya

Lebih lanjut, Kustini berharap melalui berbagai acara kebudayaan dapat berdampak positif bagi kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat Sleman.




FLH Berbah Gelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia 2023

Sleman – Forum Lingkungan Hidup (FLH) Berbah bersama Pemerintah Kapanewon Berbah bekerja sama dengan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM serta PAUD Kalitirto menggelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia tahun 2023 di Embung PIAT UGM, Dadapan, Kalitirto, Berbah, Sleman, DIY, Minggu (11/6/2023).

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, anggota DPRD Sleman Rahayu Widi Nuryani, Panewu Berbah, Kepala PIAT UGM, Danramil Kapolsek Berbah, Kepala KUA, Kepala UPT Pertanian, Kepala Puskesmas Berbah, Lurah Kalitirto, Lurah Sendangtirto, Pimpinan Aisyiyah Cabang Berbah, Jaga warga, DenWatSer, TRB, team WCD jogja, dan warga masyarakat Berbah.

Kegiatan diawali acara bersih lingkungan oleh team World CleanUp Day Jogja diikuti oleh pengunjung yang kemudian dilanjutkan senam Bergas.

Seusai senam dilakukan donasi eco enzyme di perairan embung PIAT dengan tujuan menjaga ekosistem  air embung juga dilakukan pelepasan burung perkutut  oleh tamu undangan.

Ketua FLH Berbah Kusnadi mengatakan bahwa tema peringatan hari lingkungan hidup dunia tahun 2-23 ini adalah solusi untuk polusi plastik /Beat Plastik Solutions, suatu gerakan untuk menangani permasalahan polusi yang ditimbulkan oleh sampah plastik.

“Permasalahan sampah plastik menjadi isu penting dan menarik disisi usaha daur ulang plastik cukup menjajikan karena perputaran  ekonominnya, namun penangan sampah plastik yang tidak tepat akan merusak lingkungan,” katanya.

Kusnadi menuturkan, peringatan hari lingkungan hidup dunia  ini FLH menggandeng PIAT UGM yang berlokasi di kalitirto Berbah sebagai lokasi penyelenggaraan dengan tujuan mengenalkan embung PIAT kepada masyarakat. Selain itu, dirinyajuga mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam Forkom UMKM Berbah untuk menggelar stand UMKM

“Harapannya para pelaku usaha bisa mendapatkan tambahan ekonomi tetapi juga mendapatkan pembelajaran untuk peduli likungan, tidak membuang sampah sembarang serta memilah sampah,” ujar Kusnadi.

Kusnadi juga mengatakan bahwa pada peringatan ini juga mengajak anak anak PAUD dan TK sejumlah 300 anak untuk mengenalkan peduli lingkungan sejak dini melalui lomba mewarnai. Juga dihadirkan mobil modulling dari P3EJ kementerian Lingkungan Hidup  dan edukasi reptil dari komunitas reptil Jogja.

“Harapannya dengan mengenalkan pembelajaran peduli lingkungan dan mengenal satwa sejak dini anak anak akan selalu teringat dimasa dewasanya kelak untuk peduli menjaga lingkungan,” harap Kusnadi lagi.

Sementara Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi melalui kegiatan ini mengajak masyarakat  untuk selalu bersyukur dan merawat bumi dengan baik sampai saat ini masih bisa bernafas dengan bebas dan gratis dari alam

“Bila lingkungan rusak dan udara menjadi kotor oleh polusi akan sangat mengganggu kesehatan, maka dari itu kita harus merawat bumi dengan bijak mengelola sampah, mengurangi sampah, memilah sampah untuk menjaga lingkungan bersih dan nyaman,” ujar Tri.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Berbah yang sudah berkegiatan mengelola sampah, mengingat TPA Piyungan yang sudah tidak mampu  menampung pasokan sampah dari Slema,  Bantul, dan Kota Yogyakarta. Sehingga upaya penanganan sampah harus di tingkatkan melalui bank sampah  sodakoh sampah dengan prinsip 3 R (reduce, reuse, recycle).

“Sampah adalah masalah besar dan masalah bersama jadi penanganannya  juga harus bersama sama oleh berbagai  pihak. Namun yang paling utama adalah pengurang sampah serta memilah sampah dari rumah dan jangan membakar sampah terutama plastik. Karena plastik yang terbakar akan mengeluarkan dioksin yang bisamenyebabkan penyakit kanker,” terang Epiphana. (Kusnadi/KIM Berbah)




Bantuan Sosial Bapannas Melalui Perum Bulog Untuk Kalurahan Margodadi Dicairkan

Sleman – Bantuan sosial Badan Pangan Nasional (Bapannas) melalui Perusahaan Umum (Perum) Bulog untuk bulan ketiga dicairkan, Senin (12/6/2023). Sebanyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kalurahan Margodadi Kapanewon Seyegan, mendapatkan beras sebanyak 10 kg.

KPM yang mendapatkan adalah penerima manfaat dari Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan).

Nur Oktaviana, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Seyegan menuturkan, program dari Kemensos ini, oleh Dinas Sosial di Kabupaten /Kota ini menjadi bahan monitoring dalam pelaksanaannya mengingat secara teknis Dinsos lebih berpengalaman dalam pendistribusian bantuan.

“Artinya Dinsos tidak hanya sebagai penyedia data penerima/KPM, tetapi juga teknis pendistribusian bantuan juga sudah sangat terbiasa. Perum Bulog sendiri dalam pendistribusian berasnya melalui pihak ke-3 yaitu JP Logistik,” terangnya.

Okta yang bertindak sebagai fasilitator dalam monev kegiatan ini menceritakan bahwa, data induk dari Dinsos yang selama ini menjadi pegangan, dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) yang dibuat oleh pihak ke-3 terkadang masih tidak detail, sehingga masih menjadi permasalahan tersendiri.

“JP Logistik hanya menyampaikan KPM berdasarkan urut abjad dan hanya berisi nama dan padukuhan. Sementara di Padukuhan sering terjadi nama sama alamat RT/RW nya berbeda,” jelasnya.

Okta menambahkan, kendala yang sering terjadi juga adalah datangnya beras tidak tepat waktu/terlambat sehingga diperlukan waktu ekstra mengingat bantuan tidak boleh menginap. “Selama ini mengenai kualitas beras tidak ada komplain dari masyarakat,” tukasnya.

“Menurut prosedur juga sudah cukup rapi, mengingat pencairan bulan Juni ini merupakan jatah bulan Mei yang lalu. Namun perlu diantisipasi pelaksanaannya sehingga TKSK bersama dengan Tenaga Pendamping Sosial Kalurahan ( TPSK) setiap pencairan selalu melakukan pendampingan kepada semua kalurahan yang ada di wilayah Seyegan,” imbuh Okta.

Okta mengakui, operasional kegiatan dari JP Logistik juga tidak luput dari bahan evaluasi TKSK-TPSK,  mengingat banyak pihak yang terlibat dalam pencairan bantuan sosial tersebut.

Dibagian akhir, Okta dalam evaluasinya selalu menyampaikan kepada KPM bahwa bantuan sosial serupa akan ada lagi, namun dengan ketentuan yang belum bisa ditentukan (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan Resmi Dilantik

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, R. Ay. Sri Hapsari Suprobo Dewi melantik Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan yang baru, Sri Suyamtiningsih pada Sabtu (10/6/2023) di Aula Lantai II Kantor Pemerintah Kapanewon Seyegan.

Prosesi pelantikan didahului dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Sleman nomor 08/KEP/PKK. KAB/VI/2023 tertanggal 10 Juni 2023, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dengan terlebih dahulu dibacakan naskah pelantikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sleman dan dilanjutkan penandatanganan Naskah Pelantikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten.

Acara dilanjutkan dengan serah terima dan penandatanganan berita acara dari Ketua TP PKK yang lama, Eka Suryanti kepada Ketua TP PKK yang baru, Sri Suyamtiningsih. Pada kesempatan itu pula, Sri Hapsari menyerahkan piagam penghargaan kepada Eka Suryanti dan Rachma Ika Safitrie atas pengabdiannya selama menjadi Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan.

Hapsari dalam sambutannya selain mengucapkan selamat bekerja kepada Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan yang baru dilantik, juga berpesan untuk segera bisa melaksanakan tugasnya yang tertuang dalam 10 Program Pokok PKK.

“Dengan munculnya Perpres No. 99 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, diharapkan di masa datang TP PKK Kabupaten akan mempunyai induk sehingga program dan kegiatannya lebih terukur. Demikian juga untuk TP PKK Kapanewon secara berjenjang. Artinya program dan kegiatan TP PKK harus mempunyai kejelasan hasil dan arahnya serta indikator pencapaiannya. Dengan demikian bisa dirasakan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah,” jelas Hapsari.

Selain itu, Hapsari juga menyampaikan kepada Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan untuk berperan dalam menjaga kerukunan dan suasana damai dalam keluarga dan masyarakat, meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan program program PKK dan menjaga kebersamaan yang harmonis dalam melaksanakan kegiatan.

Samino, selaku Pembina TP PKK Kapanewon Seyegan dalam sambutannya menyampaikan selamat bekerja kepada ketua yang baru. Ia juga mengimbau untuk segera menyusun rencana kerja program 10 pokok PKK dan Kapanewon Seyegan siap untuk bersinergi dalam ketugasannya. Samino mengharapkan Ketua TP PKK Kapanewon Seyegan dapat amanah dalam bekerja dan selalu diberi kelancaran. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Badko TKA-TPA Rayon Moyudan Dilantik

Moyudan –  Pengurus  Badan Koordinasi Taman Kanak – Kanak. Al Quran dan Taman Pendidikan Al Quran (Badko TKA-TPA) Rayon Kapanewon Moyudan Periode tahun 2022-2026 dilantik oleh Ketua Badko Daerah Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Farid Setyawan pada hari Minggu (11/6/2023) bertempat di Pendapa Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Pada pelantikan tersebut dihadiri oleh Panewu Moyudan beserta jajaran Muspika Kapanewon Moyudan, Lurah se Kapanewon Moyudan, Perwakilan Muhammadiyah dan NU.

Panewu Moyudan Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dilantiknya Pengurus Badko TKA-TPA Rayon Moyudan.

Lebih lanjut Harsowasono berharap Badko TKA-TPA Rayon Kapanewon Moyudan untuk bisa besinergi dan saling kerjasama dengan organisasi yang membina anak-anak lainnya.

“Selamat kepada pengurus Badko Rayon Moyudan, semoga bisa melaksanakan amanah dengan baik dan kami berharap bisa mewujudkan Moyudan yang ramah anak,” kata Harsowasono.

Pengurus Badko Daerah Kabupaten Sleman, Farid Setyawan  berharap agar Badko TKA-TPA Rayon Kapanewon Moyudan dalam pembuatan program mengacu 4 hal.

“4 hal yaitu optimalisasi ustadz-ustadzah, digitalisasi data, terwujudnya gedung dakwah sebagai kantor Badko, dan melindungi anak dari tindak kriminal,” tutup Farid. KIM Sumber Biwara Moyudan/Giek