PPS Sumberagung Gelar Pleno Terbuka Tentukan DPSHP

Moyudan – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir pada hari Jum’at (2/6/2023) bertempat di Aula Kalurahan setempat. Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Sumberagung, Babinsa, Babinkantibmas, PPK,PKD dan sejumlah pengurus Partai Politik tingkat Kalurahan.

Ketua PPS Sumberagung Wijang Wahyu Wiwoho dalam sambutannya menyampaikan bahwa DPSHP Akhir merupakan tahapan akhir dari pendataan Pemilih yang nantinya akan dijadikan sebagai  Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Dari data yang akurat dan falid merupakan awal suksesnya Pemilu tahun 2024,” ungkap Wijang.

Sementara Lurah Sumberagung Duljiman memberikan apresiasi kepada PPS Sumberagung yang telah melaksanakan semua tahapan Pemilu. Lebih lanjut Duljiman semua pihak yang terkait menjaga kondusivitas di Wilayah Sumberagung.

“Semoga semua warga yang sudah punya hak pilih bisa pilihnya tahun 2024, jangan sampai ada yang tidak bisa menggunakan hak pilih karena tidak terfaftar sebagai Pemilih,” tutur Duljiman.

Selanjutnya disampaikan rekapitulasi DPSHP Akhir oleh devisi Data PPS Sumberagung dengan data yaitu Jumlah TPS 41, Jumlah Pemilih Aktif , Pemilih Baru 6, Pemilih Tidak Memenuhi Syarat 28, Ubah Data Pemilih 7 dan Pemilih Potensial Non KTP-el ada sebanyak 61. (Giek/KIM Sumber Biwara Moyudan)




PPS Condongcatur Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP Akhir Pemilu 2024

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur mengelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP Akhir) Pemilu 2024 bertempat di ruang Wacana Loka Kantor Kalurahan Condongcatur, Jumat (2/6/2023)

Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP Akhir) ini berdasarkan pada  Peraturan Komisi Pemilihan Umum No 7 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum No 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih, dan Surat Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri pada penyelenggaraan Pemilihan Umum 

Dalam rapat Pleno Rekapitulasi ini sesuai ketentuan yang diundang adalah Lurah, Babinkamtibnas, Babinsa, PKD (Pengawas Kalurahan /Desa), 18 Ketua Partai Politik Pemilihan Umum Tahun 2024 Tingkat Kalurahan

Dalam sambutanya Kaur Pangripta, Wahyu Nurendra mewakili Lurah menyampaikan saat ini tahapan pemilu  terus berjalan dan hari pemungutan suara telah ditetapkan pada tanggal 14 Februari 2024. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan kerukunan sehingga penyelenggaraan Pemilu 2024, khususnya diwilayah Condongcatur bisa berjalan dengan aman dan damai.

Dalam Sambutanya Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani menginformasikan bahwa Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP Akhir) ini nantinya di tingkat KPU akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Nantinya setelah proses penetapan oleh KPU, PPS akan menerima salinan DPT sebanyak 3 rangkap untuk ditempelkan di Papan Pengumuman Kalurahan, di Sekretariat/Balai RT/RW atau tempat strategis lainnya di 137 titik sesuai jumlah TPS di Condongcatur dan sebagai arsip PPS,” ungkapnya

Rapat Pleno DPHP Akhir ini dipimpin oleh Ketua PPS Condongcatur, pembukaan secara resmi ditandai dengan mengetuk palu sidang Rapat Pleno kemudian dilanjutkan pembacaan rincian data per TPS dalam lampiran dokumen Rekapitulasi oleh Anggota PPS Sdr. Ghulamul Mustofa dan Sdri. Juliana Sukmawati

Hasil rekapitulasinya adalah, Jumlah TPS 137, Jumlah Pemilih Aktif , Jumlah Pemilih Baru 14, Jumlah Pemilih Tidak Memenuhi Syarat 44, Perbaikan Data Pemilih 66, dan Pemilih Potensial Non KTP-el ada 79.

Selanjutnya Hasil Pleno dituangkan dalam Berita Acara dan salinan Berita Acara di berikan kepada Pemerintah Kalurahan, PKD dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024.

Wuri menambahkan bahwa selain Data, tahapan yang sedang berjalan pada bulan Mei 2023 kemarin adalah Pendaftaran DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota mulai dari tgl 1 Mei s/d  14 Mei 2023, kemudian dari tanggal 15 Mei s/d 23 Juni 2023, Tahapan Verifikasi Administrasi Persyaratan Calon, dalam tahapan ini PPS Condongcatur melayani pembuatan Surat Tanda Bukti Terdaftar sebagai Pemilih yang menjadi salah satu syarat Administrasi dan ada 20 Caleg dari berbagai Parpol yang telah meminta surat keterangan tersebut

Dalam rapat pleno DPHP Akhir ini juga dihadiri PPK Depok dan Nurlaly Kadarwati selaku Pengadmistrasi umum KPU Kabupaten Sleman. (Wasana/KIM Depok)




Lurah Condongcatur Dapat Anugerah Paralegal Justice Award 2023

Sleman – Reno Candra Sangaji, Lurah Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, berhasil menorehkan prestasi dengan mendapatkan Anugerah Paralegal Justice Award 2023 sesuai Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Yasonna H Laoly, Nomor Tahun 2023.

Bersama Beja, (Canden, Jetis, Bantul), Nawangsasi, (Purbayan, Kotagede, Yogyakarta), Boiran (Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo), Apt Wahyudi Anggoro Hadi, (Panggungharjo, Sewon, Bantul), Sigit Kusuma Atmaja, (Terban, Gondokusuman, Yogyakarta), Anom Sucondro (Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo), Saparjo, (Banyurejo, Tempel, Sleman), Reno mendapat Anugerah Paralegal Justice Award sekaligus Piala Paralegal Justice Award 2023.

Prestasi yang diraih Reno mendapat dukungan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejalan dengan tujuan Paralegal Justice Award 2023 untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam menegakkan keadilan dan hukum di negara ini peserta Paralegal Academy tidak hanya mendapatkan pembekalan kompetensi dalam penyelesaian sengketa nonlitigasi, tetapi mereka juga mengikuti tour ke kantor Mahkamah Agung RI yang terletak di Jl. Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Rabu (31/05/2023).

Tour ini tidak hanya memberikan pengalaman yang berharga bagi peserta Paralegal Academy, tetapi juga memperluas wawasan mereka tentang sistem peradilan dan keberadaan Mahkamah Agung sebagai institusi penegak hukum di Indonesia.

Kedatangannya di kantor Mahkamah Agung disambut dengan hangat oleh Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Soebandi.

Dalam tur tersebut peserta Paralegal Academy mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di Mahkamah Agung, seperti perpustakaan, museum dan taman dengan jogging track.

Sesi pertama dibuka Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Maria Fransiska Walintukan, dengan tema “Negara Hukum dan Pancasila”. Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Panca Yunior Utomo, menyampaikan “Pengantar Hukum Tata Usaha Negara” untuk memperkuat kompetensi kepala desa dan lurah di bidang hukum.

Pengetahuan peserta tentang hukum juga diperkuat dan dipaparkan oleh Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Ngguli Liwar Mbani Awang, dengan materi “Pengantar Hukum Perdata”.

Reno bersama peserta lain juga belajar tentang penyelesaian sengketa secara nonlitigasi. Materi ini disampaikan oleh Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI Riki Perdana Raya Waruwu.

Sesi terakhir dihadiri oleh Plt. Sekretaris BPHN dan Kepala Pusat Perencanaan Hukum Nasional, Constantinus Kristomo, yang memaparkan materi mengenai “Peran Paralegal dalam Bantuan Hukum dan Advokasi serta Pola Relasi Penyuluh Hukum dalam Pembentukan DSH”.

Selama ini, peran kepala desa/lurah kerap dianggap sebelah mata. Padahal, kontribusinya sangat besar bagi stabilitas nasional.

Oleh karena itu, gotong royong kolaboratif antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui BPHN, Mahkamah Agung (MA) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) serta didukung oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berinisiatif memberikan apresiasi dalam bentuk Paralegal Justice Award.

“Sebuah anugerah yang ditujukan kepada kepala desa/lurah yang telah memberikan pengabdian tinggi dengan bertindak sebagi non litigation peacemaker atau juru damai desa,” ujar Reno. (Wasana/KIM Depok)




Pentingnya Implementasi Pancasila Dalam Kehidupan

Sleman – Generasi Milenial nantinya pada tahun 2045 akan menjadi bagian dari “Indonesia Emas” sekaligus sebagai pilar kebangkitan bangsa seiring bonus demografi tahun 2030. Bertolak dari hal tersebut, bangsa Indonesia memang harus menciptakan pendekatan baru agar Pancasila secara nalar bisa diterima, dan secara sadar menjadi living ideology. 

“Tak hanya retorika semata, tetapi benar-benar dapat diterapkan walau sesederhana apapun,” tegas Ahmad Arif Makruf, Kepala MAN 4 Sleman selaku inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema Aktualisasi Pancasila, Energi Pertumbuhan Indonesia, di Lapangan MAN 4 Sleman, Kamis (1/6/2023). 

“Maka menjadi tugas besar bersama untuk menerjemahkan Pancasila sebagai pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara seperti telah dicontohkan para leluhur dan pemimpin bangsa,” lanjutnya di depan seluruh guru dan pegawai serta siswa kelas X dan XI MAN 4 Sleman. 

Selain menyampaikan amanat gubernur DIY, Ahmad Arif Makruf juga membeberkan sejarah lahirnya Pancasila serta membacakan puisi tentang Pancasila yang ia tulis.  Arif berpesan agar para siswa harus bangga menjadi warga negara dan mencintai tanah air Indonesia.   Salah satu tugas utama pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati meraih cita-cita hingga menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat, lanjutnya.

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan tetapi nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.  “Bukan hanya semata retorika, tetapi dialektika dalam praktek-praktek nyata, melanjutkan tekad mulia, Pancasila dalam perbuatan,” ujarnya.  

Arif juga mengapresiasi petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan penuh semangat sehingga upacara berjalan dengan baik, khidmat dan lancar.  Meski pada Kamis 1 Juni  2023 merupakan hari libur nasional, namun civitas akademik madrasah di bawah Kemanterian Agama tetap datang untuk malaksanakan upacara Harlah Pancasila.  Apresiasi juga ia berikan kepada segenap peserta upacara yang telah mengikuti dengan penuh kesadaran. 

“Hal itu salah satu manifestasi cinta tanah air, dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Upaya KORMI Sleman untuk Wujudkan Masyarakat Sehat Tanpa Obat Tanpa Ragat

Sleman – Dalam rangka memperingati HUT ke-2 Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sleman dan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-107,  KORMI Sleman menyelenggarakan senam masal dengan tema bersama KORMI Kabupaten Sleman bersatu untuk mewujudkan masyarakat  Sleman yang Sehat,  Bugar dan Bergembira. 

“Agar bisa sehat tanpa obat Tanpa Ragat,” demikian disampaikan Suparman, Ketua KORMI Kabupaten Sleman pada senam masal  di Lapangan Palagan Rejodani Ngetiran Sariharjo Ngaglik, Minggu (4/6/2023).

Lebih lanjut Suparman menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan adalah UU Tahun 2022 tentang Sistem Keolahragaan  dan Program Kerja KORMI Kabupaten Sleman tahun 2023.

“Partisipan senam massal pagi ini berjumlah kurang lebih 2000 peserta yang berasal dari berbagai komunitas, kelompok maupun perorangan yang tersebar di 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman, baik yang sudah mendaftar sebelumnya maupun yang  hadir secara spontan,” terangnya.

“Kegiatan ini dibiayai dengan dana yang berasal dari pemerintah yaitu yang berasal dari dana hibah APBD Sleman, serta dari para sponsor dan pihak ke 3 yang berupa hadiah-hadiah doorprize,” imbuh Suparman lagi.

Kegiatan ini sendiri dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Dalam kesempatan tersebut, Danang berharap KORMI dapat terus memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat terus berolahraga sambil berekreasi.

“Saya merasa senang, melihat para peserta diantaranya  meski sudah lansia tetap bisa hadir dan tetap semangat melakukan senam. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berjalan dari tahun ke tahun dan bisa mensukseskan kesehatan terutama kebugaran masyarakat, sehingga angka harapan hidup di Sleman tetap tinggi,” ungkapnya. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)