BTM Surya PDM Sleman Terima Kunjungan dari KPRI Pasuruan

Sleman – Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Surya PDM Sleman menerima kunjungan studi banding dari KPRI Pemerintah Kota Pasuruan. Direktur BTM Surya PDM Sleman, Hadi Supanan menerima langsung kedatangan rombongan KPRI Pemkot Pasuruan di Kantor BTM Surya PDM Sleman Jl. Raya Patukan (depan kantor kapanewon Gamping) Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (01/07/23).

Dalam penerimaan kunjungan ini, PDM Sleman berbagi materi, pengalaman mengenai pengelolaan managerial karyawan dan anggotanya yang bertujuan untuk meningkatkan serta mengomptimalkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan secara efektif dan mempunyai manfaat yang sangat besar.

“BTM beda dengan BMT karena di Muhammadiyah mall nya dikelola oleh Lazismu,” ujar Hadi.

BTM Surya PDM Sleman Berdiri sejak tahun 2013 sekarang sudah mempunyai aset Rp10,2 M dan mempunyai kantor 2, di masing-masing kantor dikelola 4 orang jumlah keseluruhan pengelola atau karyawan ada 8 orang.

“ Karyawan atau pengelola adalah salah satu kunci keberhasilan, dengan mengajak selalu sharing dalam evaluasi hambatan dan kinerja, dengan menempatkan karyawan merasa memiliki usaha tersebut sehingga rasa tanggungjawab ini timbul pada diri mereka,” ungkap Hadi Supanan.

Hadi menuturkan, sebagai bentuk penghargaan dari BTM Surya PDM Sleman kepada para karyawan atau pengelolanya yang mempunyai masa kerja 15 tahun akan diberangkatkan Umroh dan dibiayai penuh oleh BTM Surya PDM Sleman.

Sementara itu, Ketua KPRI Pemkot Pasuruan Mualif Arif, mengungkapkan bahwa KPRI Pemkot Pasuruan mempunyai unit usaha yaitu SPBU yang secara umunya mempunyai profit yang besar.

“Tapi belum tentu karena didalam usaha tersebut ada penguapan kalau tidak diatasi dan diatur dengan benar bisa menjadi sebuah kerugian,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan study banding ini dapat menjadi semangat dalam meningkatkan pengelolaan dan pengoptimalan kinerja baik untuk BTM Surya PDM Sleman maupun pada KPRI Pemerintah kota Pasuruan untuk lebih bisa menyejahterakan anggota dan masyarakat pada umumnya untuk menerima manfaatnya. (Arief Hartanto)